Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 26, 2012, 12:13:50 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Mei 24, 2012, 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Mei 24, 2012, 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Mengenal Pak Jokowi  (Dibaca 799 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Mengenal Pak Jokowi
« pada: Januari 07, 2012, 09:07:07 AM »
Jokowi, Sang Pemimpin Fenomenal

INILAH.COM, Jakarta - Walikota Solo, Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi, sedang jadi tokoh sorotan. Jokowi disorot karena sebagai pejabat pemerintah, ia banyak melakukan hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Misalnya penggusuran pasar, tidak lagi dengan kekerasan. Satpol PP yang digunakan pemda untuk menertibkan kota, diberi seragam khas masyakarat Solo. Sehingga Satpol PP tidak menyeramkan sekaligus menjadi momok. Hasilnya penertiban apapun yang dilakukan di Solo berjalan damai, sesuatu yang membuat masyarakat merasa hidup tidak terbebani.

Yang paling baru, Jokowi memberi dorongan dan apresiasi kepada siswa-siswa dari sebuah sekolah kejuruan di Solo yang berhasil merakit mobil murah. Cara Jokowi yaitu secara spontan menerima hadiah mobil dari para siswa untuk menjadikannya sebagai kendaraan dinas.

Pelajar-pelajar sekolah kejuruan pun luar biasa senang. Karya mereka diapreasiasi. Pelajar-pelajar yang masih belia itu, termotivasi. Kendaraan yang mereka persembahkan, tidak mewah, irit bahan bakar dipuji Jokowi. "Kalau perlu saya ke Jakarta menggunakan kendaraan ini," kata Walikota Solo yang membuat siswa-siswa kejuruan merasa karya cipta mereka, dihargai pemimpinnya.

Contoh di atas menunjukkan Jokowi seorang birokrat yang kreatif, responsif, merakyat dan tentu saja disenangi masyarakat. Bagi masyarakat kota Solo sendiri, kredibilitas dan kapabilitas Jokowi sudah tidak mereka ragukan lagi.

Sebab Jokowi sudah kedua kalinya dipilih sebagai Walikota Solo. Yang signifikan dari keterpilihannya yaitu suara rakyat Solo yang diberikan kepada Jokowi dalam Pilkada periode kedua, nyaris sempurna. Yaitu mencapai 96%.

Sorotan terhadap Jokowi cukup fenomenal. Sorotan lebih banyak bersifat apresiasi. Bukan hujatan. Sorotan tidak lagi menyindir para pejabat pemerintah yang gemar melakukan korupsi tetapi sekadar mengatakan, tirulah cara Walikota Solo.

Dampak dari apresiasi itu, Jokowi mulai disebut-sebut sebgai sosok birokrat yang pantas dipromosikan, menduduki jabatan yang lebih tinggi semisal Gubernur. Tidak tanggung-tanggung sebab ada yang minta supaya Jokowi mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Seninya, walaupun Jokowi diuji, disanjung dan dianggap sebagai sosok yang mampu merestorasi Jakarta sebagai ibukota NKRI, tetapi Jokowi tetap merendah. Jokowi adalah potret pemimpin masa kini yang tidak membayar media untuk pencitraannya.

Tapi apapun sorotan dan apresiasi terhadap Jokowi, substansinya, adalah rakyat Indonesia saat ini merasakan adanya kekosongan pemimpin yang bisa diteladani. Apresiasi terhadap Jokowi merupakan potret paradoksal dari banyak kejadian di tanah air.

Lihat saja di Papua, Papua Barat, Sampang dan Kaimantan Tengah, rumah para pemimpin (Gubernur dan Bupati) di daerah itu dibakar massa secara beramai-ramai. Tragisnya tidak ada yang membela para pemimpin itu..

Aparatur kepolisian yang seharusnya menjaga ketertiban masyarakat, tidak mampu mencegah emosi massa yang berbondong-bondong membakar rumah para pemimpin di daerah itu.

Sorotan terhadap Jokowi terjadi di saat para pemimpin formal baik yang ada di eksekutif, legislatif dan yudikatif, terus berlomba melakukan korupsi, pembohongan kepada publik dan memprioritaskan kepentingan pribadi. Pemimpin yang ada di tingkat nasional mulai dari Presiden, tidak lagi dianggap sebagai tokoh yang bisa diteladani.

Semoga saja dengan munculnya pejabat atau pemimpin daerah seperti Jokowi, dapat menyadarkan semua pihak untuk melakukan restrospeksi. Harapan yang lebih tinggi, semoga saja pemimpin sekaliber Jokowi dapat lahir di berbagai tempat di Indonesia.

Semakin banyak Indonesia memiliki tokoh fenomenal seperti Jokowi, semakin baik bagi masa depan bangsa. Sebab kelak, ketika Indonesia harus mencari dan memilih pemimpin, tidak akan ada kesulitan. Indonesia bisa memilih pemimpin yang terbaik di antara yang terbaik. Bukan yang terbaik di antara yang terburuk. Indonesia perlu stok pemimpin yang kreatif dan dicintai rakyat seperti Jokowi. [mdr]

http://nasional.inilah.com/read/detail/1815215/jokowi-sang-pemimpin-fenomenal

seperti oase sejak di tengah gurun politik yang bikin panas hati...

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Mengenal Pak Jokowi
« Jawab #1 pada: Januari 07, 2012, 04:59:16 PM »
sebelumnya saya pernah menonton Kick Andy yang mengangkat kisah tentang anggota pemerintah yang memiliki karakter tak jauh beda dengan Bapak Jokowi. kalau saya berpikir sekilas..
sifat berbeda Pak Jokowi ini dikarenakan oleh kebudayaan ditempat tinggal. Solo (menurut saya) merupakan sebuah daerah yang masih berikatan erat dengan keaslian dan kebudayaan Solo (Jawa) - dan daerah sekitarnya. yang sepantasnya masih mematuhi semacam ('pamali') atau pepatah yang diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya.
i adore your intelligence - pusing banyak saingan dimana-mana

Offline skuler

  • Staff
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 945
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Lihat Profil
    • Read! write! Revolt!
Re:Mengenal Pak Jokowi
« Jawab #2 pada: Januari 07, 2012, 10:34:23 PM »
sepakat ama syx. karna pejabat yg lain miskin prestasi, maka pencapaian beliau dianggap sangat berprestasi. Hehehe.
"Who controls the present now controls the past. Who controls the past now controls the future.”-- RATM, 1999.

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 502
  • IQ: 16
    • Lihat Profil
Re:Mengenal Pak Jokowi
« Jawab #3 pada: Januari 08, 2012, 01:43:56 PM »
Pak Jokowi patut diteladani, dan pejabat yg lain harus bercermin padanya, bukannya malah menghujat..

Sepertinya Pak Jokowi punya bakat dan syarat jadi pemimpin yang dicintai..Semoga Pak Jokowi karirnya bagus, syukur2 bisa menjadi Presiden..Hny perlu pengalaman saja..Memimpin Indonesia tentu lebih kompleks & rumit dari kota Solo..Tokoh demikian hebat, karismatik, merakyat, sederhana, bersih seperti Soekarno pun, akhirnya digulingkan dan dihujat rakyatnya sendiri..
DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:Mengenal Pak Jokowi
« Jawab #4 pada: Januari 09, 2012, 08:13:56 AM »
pak jokowi ini  didukung penuh oleh masyarakat solo. waktu pilkada, beliau bisa dikatakan menang mutlak. pendekatan pada masyarakat yang baik keberpihakannya pada rakyat kecil membuat beliau sangat dicintai rakyatnya. tidak ada tindakan represif pada orang kecil. pkl diajak diskusi bersama untuk mendapatkan solusi memajukan kota. perintah gubernur jateng untuk membuat mall di tengah kota, dekat pasar tradisional tidak dituruti sampai terjadi konflik antara gubernur dan pak jokowi.
yang kita butuhkan adalah pemimpin yang merakyat (rakyat mayoritas, bukan rakyat tertentu yang punya duit besar).

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 502
  • IQ: 16
    • Lihat Profil
Re:Mengenal Pak Jokowi
« Jawab #5 pada: Januari 09, 2012, 01:10:43 PM »
Kita merindukan pemimpin-pemimpin seperti Jokowi, Dahlan Iskan, Mahfud MD..Karakter pemihakannya pada rakyat kecil, dan teladan hidup sederhana, bersih, cepat dan tepat mengambil keputusan, keberanian untuk mengambil resiko, serta kerja keras..Jika semua itu diimbangi dengan skill leadership (adil dan bijak) maka kita akan mendapatkan pemimpin idaman..

Skill dan ketrampilan leadership sangat dibutuhkan untuk mengelola negara besar seperti Indonesia..Setiap keputusan mustahil akan memuaskan semua pihak..Apalagi dengan iklim keterbukaan dan demokrasi seperti sekarang..Protes dan gejolak sosial setiap hari akan muncul..Yang penting tegas, cepat (kalau bisa tepat juga) mengambil keputusan, dan harus berani mengambil resiko atas keputusannya..

Saya pikir Yusuf Kalla, cukup memenuhi semua syarat..Dia tidak mencari materi..Keputusannya khas pengusaha yang cepat, dan berani mempertanggungjawabkan keputusannya..Cukup terampil dalam analisis permasalahan..Dan kadang idenya cemerlang, yang belum terpikirkan orang kebanyakan..Sayangnya, entah kenapa kok tidak dipilih rakyat..Jokowi, Dahlan Iskan, Mahfud MD dan rising star yang masih tersembunyi lainnya, mereka punya talenta, semoga bisa lebih baik..Kita sebagai rakyat harus belajar juga dari pengalaman cara memilih pemimpin..

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 619
  • IQ: 22
  • Gender: Pria
  • "The Mark of Lone Wolf" by Kamietsu
    • Lihat Profil
Re:Mengenal Pak Jokowi
« Jawab #6 pada: Maret 22, 2012, 04:56:46 PM »
Alhamdulillah... Solo itu kota kelahiranQ... Yah, walaupun sejak umur 3 tahun aq tinggal di Kartasura sih, sebuah kecamatan kecil (tergabung dlm Kabupaten Sukoharjo) yg terletak tepat di sebelah timur Solo, tp efeknya jg masih begitu kerasa sih, coz ekonomi orang Kartasura lebih dipengaruhi ekonomi Solo drpd ekonomi Sukoharjo... Lebih kerasa lagi coz aq kuliah di UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta) yg jaraknya cuma 500 m dr perbatasan Kartasura dg Solo...

Ni katanya Pak Jokowi ikut nyalon jadi gubernur DKI ya? Btw, di sini belum disebutin ya kl rakyat Solo justru banyak yg nggak setuju kl Pak Jokowi jadi gubernur DKI? Alasannya adl karena mereka takut kl beliau jadi gubernur DKI maka Solo akan "terlupakan", & walikota yg akan menggantikan posisi beliau di Solo belum tentu dapat menjadi figur pemimpin sebaik beliau... Belum lagi dr gubernur Jateng, yg sepertinya tdk pro-rakyat... Mereka takut kl2 ada kasus yg kayak kasus pabrik es diganti jadi mall waktu itu (gubernur VS walikota) terulang lg, nggak ada yg membela mereka spt yg dilakukan oleh Pak Jokowi waktu itu...
Buat yang suka manga One Piece gabung di sini:
www.iopc.us

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia