Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 26, 2012, 12:14:32 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Mei 24, 2012, 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Mei 24, 2012, 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Mobil Esemka  (Dibaca 1424 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Mobil Esemka
« pada: Januari 07, 2012, 08:54:47 AM »
barusan dan sampai sekarang menjadi topik hangat: keberhasilan siswa smk dalam membuat mobil.
info yang diperoleh, sebelum smk solo sekitar 2010 smk di singosari, malang sudah membuat duluan. tetapi peluncurannya saat itu hanya dihadiri wakil bupati malang, yang cukup memberikan apresiasi dan nasihat, tanpa ada tindak lanjutnya.
keberhasilan smk baru disorot setelah ada langkah berani walikota solo, yang biasa dipanggil jokowi, yang menggunakan mobil ini menggantikan mobil dinasnya selama ini. banyak yang menilai langkah ini terlalu berani karena surat kendaraan belum lengkap, termasuk juga uji kelayakan yang belum dilakukan.
setidaknya tindakan beliau bisa memberikan angin segar bagi pendidikan kita. membuat kita semua melek bahwa kita punya potensi besar, tidak cuma sekedar menjadi konsumen, tetapi bisa menjadi produsen mobil. masa malesia bisa kita tidak?
dari segi politis, langkah beliau bisa dikatakan menjadi tamparan buat politisi dan pejabat yang gemar kemewahan (meski dengan uang yang tidak jelas asalnya). akibatnya bisa dilihat dari beberapa reaksi pejabat yang sinis dengan tindakan pak jokowi. yang terakhir, walikota semarang bilang pak jokowi narsis... keliatan banget siriknya karena kalah popularitas.  ;D

Offline Icha

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 82
  • IQ: 12
  • Gender: Wanita
    • Lihat Profil
Re:Mobil Esemka
« Jawab #1 pada: Januari 07, 2012, 09:02:47 AM »
bener tu om syx,kenapa g sekalian aj semua mobil pejabat di indo pke mobil esemka,trus jual aj mobil pjbat yg dkash pemerintah (yg mahal2 itu lho) kn lmayan tu,hehe
sedikit ketidaktahuan akan mengakibatkan kesalahan yang fatal

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Mobil Esemka
« Jawab #2 pada: Januari 07, 2012, 04:45:17 PM »
dasar bermuka dua, kalau seandainya dapet mobil cuma-cuma dari siswa SMK Solo pasti mau tuh dan bakal test driver.
i adore your intelligence - pusing banyak saingan dimana-mana

Offline skuler

  • Staff
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 945
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Lihat Profil
    • Read! write! Revolt!
Re:Mobil Esemka
« Jawab #3 pada: Januari 07, 2012, 10:43:54 PM »
hehehe. Gw no comment aja ama tindakan walikota semarang. Dari sisi industri nasional, cukup membanggakan. Kalau mobil esemka trus digenjot riset,produksi,dan dukungan regulasinya, gw rasa kendaraan tersebut bisa mengurangi ketergantungan kita sama merk luar. Kayaknya desain mobil esemka perlu dbikin kajiannya di SF teknik.
« Edit Terakhir: Januari 07, 2012, 10:53:08 PM oleh skuler »
"Who controls the present now controls the past. Who controls the past now controls the future.”-- RATM, 1999.

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 502
  • IQ: 16
    • Lihat Profil
Re:Mobil Esemka
« Jawab #4 pada: Januari 08, 2012, 11:31:59 AM »
Kalo gak salah, pencetus ide adalah Sukiat, betul ya?..Dia bekerjasama dgn SMKN seluruh Indonesia..

Kita hrs apresiasi mereka, yg tdk banyak bicara, tapi bertindak..Setidaknya, melecut kita berani membuat & mengkomersialkan mobil made in Indonesia..

Saya sih gak meragukan kemampuan bangsa kita utk bikin mobil atau motor..Wong bikin pesawat & kapal aja bisa kok..Yg msh kendala itu komersialisasinya..Tidak ada keberanian Pengusaha & konglomerat kita utk mendukungnya..
DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Mobil Esemka
« Jawab #5 pada: Januari 08, 2012, 12:11:49 PM »
apa-apa saja ya mempengaruhi tidak adanya keberanian atau dukungan dari pengusaha dan konglomerat kita?

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 502
  • IQ: 16
    • Lihat Profil
Re:Mobil Esemka
« Jawab #6 pada: Januari 08, 2012, 01:18:58 PM »
Produksi massal mobil, perlu investasi besar, katanya bisa 2 T, untuk pabrik, spare part, dan layanan purna jual..Pengusaha kan orientasinya bisnis, untung rugi..Mungkin mereka dibayangi produknya tidak laku di pasar dalam negeri, krn orang kaya masih lebih percaya produk asing, misalnya Jepang, Korea atau Jerman, daripada produk bangsa sendiri..

Sebetulnya kalo harga bisa ditekan rendah, krn local content, harusnya bisa laku..Cuman, biasanya  kalo harga murah katanya tidak bergengsi..Yah, repot..

Offline topazo

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 466
  • IQ: 21
  • Gender: Pria
  • Topazo Kenni von Ashraldia Nessia
    • Lihat Profil
    • (belum ada isinya)
Re:Mobil Esemka
« Jawab #7 pada: Januari 08, 2012, 05:09:02 PM »
Sebetulnya, semuanya (termasuk para pengusaha) harus berpikiran terbuka... Mobil, sebelum model T dari ford, mobil dibuat dengan tangan (handmade)... Bahkan sampai sekarang, banyak perusahaan mobil yang handmade... Contoh, di amrik ada Panoz yang mobilnya mereknya esperante:
Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.

Di amrik juga ada The Car Factory yang salah satu produk unggulannya,
ETV
Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.
The Car Factory, anggota timnya cuman 6 orang lo (mungkin dengan beberapa tambahan)... Tapi mobilnya gak kalah keren dengan perusahaan besar...

Menurut pendapat saya, kalau mau mobnas, pertama yang harus dibuat adalah mobil yang keren, terus mobil yang nyaman (menurut saya, Kiat Esemka udah cukup keren, tinggal logonya yang kurang keren hehehe)... Karena orang juga menilai buku dari sampulnya...
Indonesia juga udah buat SNI tentang mobil, kita tinggal mengikuti dan ditest di Komite Akreditasi Nasional... Tapi saya belum tau, bagaimana sebuah mobil keluar BPKB dan STNK nya (soalnya mobilnya Pak Jokowi juga belum ada STNK nya... Sebetulnya dia melanggar hukum lo...)

Kalau soal mesin, tinggal comot dari mesin yang udah ada dulu kalau belum memungkinkan... Mobil2 handmade banyaknya comot blok mesin dari merek lain kok (Esperante pake blok mesin dari Ford)... Malah Kiat Esemka hebat, buat blok mesin sendiri (saya kira pertama mesinnya dari timor, tapi ternyata buat sendiri)...

Terus masalah layanan purna jual dan servis... Esemka menurut saya sangat diuntungkan... Kenapa? coba, ada berapa ribu SMK otomotif di Indonesia, Buat aja Service Center di tiap SMK otomotif, sebelumnya, Esemka harus "distandarkan", jadi setiap SMK bisa buat Esemka dan bisa servis Esemka...

Kalau menurut saya, mending buat sejenis Esperante dengan harga 300 juta (yang sebetulnya kalo mobil sejenis 1 Milyaran), daripada buat mobil yang nanggung meskipun murah... Yah, buat mobil murah gak apa2, tapi untuk kick start, gak ada salahnya kan buat mobil keren sekalian...

BSJS...
« Edit Terakhir: Januari 08, 2012, 05:11:35 PM oleh topazo »
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Mobil Esemka
« Jawab #8 pada: Januari 08, 2012, 09:17:59 PM »
Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.
waa..  ini 'mobil' macam apa..? saya ga pernah liat  :P

uncle Fariz : kenapa ya orang-orang maunya beli barang (mobil misalnya) luar negeri macam Jepang, Jerman dll? mengutip dari sisi lain : apa karena ngikutin kebiasaan budaya Barat lalu membuat mereka bersugesti bahwa, mobil dengan kualitas luar-dalam yang sangat bagus dengan harga yang selangit menunjukkan status ekonomi dan kedudukan sedangkan kalau beli mobil local dan murah terkesan kurang 'sreg' dan tidak menunjukkan status dan kedudukan, begitu ya?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:Mobil Esemka
« Jawab #9 pada: Januari 09, 2012, 08:06:20 AM »
orang kita bisa jadi lebih karena gengsi dan korban mode.
tapi memang ada harga ada kualitas. mobil eropa umumnya sangat memperhatikan faktor safety. suatu pagi ada kejadian kecelakaan tunggal di tol waru-sidoarjo. satu mobil bmw dengan kecepatan tinggi keluar jalur aspal (mungkin pengemudinya ngantuk abis dugem semaleman). mobil sampai terjungkal, terbalik, dan baru terhenti setelah menabrak pohon. kabarnya pengemudi dan oran di sebelahnya tidak lecet apa pun. yang apes cuma yang duduk di belakang, cedera akibat tidak pake sabuk pengaman. coba bandingkan dengan kecelakaan yang terjadi dengan mobil asia, misalnya mobil sejuta umat: avanza. banyak kan kabar kematian penumpang akibat mobil yang bodinya kaya kaleng krupuk ini mengalami kecelakaan.
semoga aja aspek safety ini bisa dipenuhi oleh mobil nasional kita. untuk pengembangannya butuh komitmen banyak pihak, karena dana untuk menyediakan sarana penunjang juga tidak kecil. yang penting kita harus mengejar malesia yang begitu bangga dengan proton-nya.

Offline skuler

  • Staff
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 945
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Lihat Profil
    • Read! write! Revolt!
Re:Mobil Esemka
« Jawab #10 pada: Januari 09, 2012, 11:59:12 AM »
saya sepakat dengan bung topazo. Sedikit tambahan, masalah biaya produksi, sebenarnya modal pabrik mobil bisa ditekan minimal. keunggulan bangsa indonesia adalah sumber daya manusianya yg banyak dan murah. Cukup dengan gotong royong para anak2 smk otomotif se-indonesia (operator pabrik), ditambah bekal ribuan mesin bubut, solder, las, dkk, juga bimbingan para guru otomotif (supervisor pabrik). Saya rasa pabrik tersebut tdk akan memakan modal sebesar pabrik2 mobil honda dkk. Yg jadi masalah ketika harus terstandardisasi. Saya rasa disinilah peralatan canggih harus digunakan. Hehehe
« Edit Terakhir: Januari 09, 2012, 12:09:42 PM oleh skuler »

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 502
  • IQ: 16
    • Lihat Profil
Re:Mobil Esemka
« Jawab #11 pada: Januari 09, 2012, 12:44:53 PM »
Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.
waa..  ini 'mobil' macam apa..? saya ga pernah liat  :P

uncle Fariz : kenapa ya orang-orang maunya beli barang (mobil misalnya) luar negeri macam Jepang, Jerman dll? mengutip dari sisi lain : apa karena ngikutin kebiasaan budaya Barat lalu membuat mereka bersugesti bahwa, mobil dengan kualitas luar-dalam yang sangat bagus dengan harga yang selangit menunjukkan status ekonomi dan kedudukan sedangkan kalau beli mobil local dan murah terkesan kurang 'sreg' dan tidak menunjukkan status dan kedudukan, begitu ya?


Hanya dugaan saya aja..Selama ini saya amati, nampaknya kita lebih percaya dan minded produk asing..Tetapi seperti Oom Syx bilang, jika kualitas produk kita ekselen, paradigma bisa berubah..Yang penting bangsa kita harus percaya pada kemampuan sendiri..Oom Syx benar, kita harus bisa mengalahkan Proton nya Malaysia..

Misalnya kualitas produk kapal buatan PT.PAL sendiri sudah diakui internasional, bahkan ada customer asing bilang lebih baik dari buatan Korea yang notabene market leader untuk produksi kapal..Sayangnya belum diimbangi dengan on time delivery..

Sebenarnya Kiat Esemka "menampar" perguruan tinggi teknik kita seperti ITB dan ITS..Yang saya tahu ITS selama ini berkutat pada pengembangan mobil solar cell..Memang tidak salah, karena ikut memikirkan masa depan..Tetapi tidak ada yang mencoba membuat prototype mobil konvensional seperti Esemka yang lebih membumi..Harusnya dengan kompetensi keilmuan yang lebih tinggi dari Pak Sukiat dan Esemka, ITB dan ITS harus mengembangkan riset untuk mobnas yang unggul, ekonomis dan efisien..Sehingga kompetitif secara kualitas, dan syukur-syukur dengan harga yang terjangkau bagi rakyat, bahkan diekspor..masak kalah sama Proton?

Jika tidak ada dana untuk riset, kan bisa mengajukan proposal ke pemerintah..Asal untuk kemajuan bangsa rasanya tidak patut ditolak..Selanjutnya Pemerintah harus menjembatani antara Perguruan Tinggi dan Pengusaha/ Investor untuk produksi massal..kalau tidak ada yang berani, ya bikin aja BUMN..

Yang penting tidak hangat-hangat tahi ayam, lalu lenyap ditelan waktu..terlalu banyak bicara..seperti yang akan dilakukan DPR kita, yang akan membahas Mobnas..Harus ada tekad dan keberanian..

Karena itu, Kiat Esemka, terlepas dari hasil uji kualitasnya, harus dihargai setinggi-tingginya, sebagai pelecut bangsa kita sebagai produsen otomotif, dan akan berlanjut produk berteknologi tinggi lainnya..Bangsa kita pasti bisa, tidak hanya sisi riset teknologinya, tetapi juga komersialisasinya...

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:Mobil Esemka
« Jawab #12 pada: Januari 09, 2012, 01:42:27 PM »
keberhasilan teknologi nasional itu juga tergantung pada peran masyarakat. berkaca pada kasus berkembangnya industri di korsel. sama seperti indonesia, korea merdeka 15 agustus 1945. setelah kemerdekaan, 1950-1953 negara mereka pecah akibat perang sodara yang melibatkan ideologi asing. selain banyak korban jiwa dan harta benda, perang tersebut menghancurkan perekonomian negara ginseng tersebut. dekan graduate school of international studies, seoul national university, taeho park, menggambarkan korsel hingga akhir 1950-an ibarat negara tanpa harapan. perekonomian waktu itu masih didominasi sektor pertanian tradisional, miskin, nyaris tanpa sumber daya alam (bandingkan dengan indonesia yang punya sumber daya alam melimpah, tapi dihambur-hamburkan untuk asing), dan inflasi tertinggi di dunia.
tapi kenapa korsel sekarang menjadi salah satu kekuatan ekonomi asia, bahkan dunia? pemerintah negara ini memberikan perhatian besar pada pendidikan, pembangunan sumber daya manusia, serta investasi agresif di kegiatan penelitian dan pengembangan. nah, dari segi masyarakatnya, mereka bangga menggunakan hasil industri dalam negera mereka. mereka lebih memilih menggunakan produk korsel yang saat itu masih kalah maju ketimbang produk jepang dan produk impor lainnya. alasan mereka satu: mereka beli berarti mereka membiayai perusahaan yang kemudian punya dana untuk melakukan riset hingga bisa diperoleh teknologi yang lebih maju. hasil kerja sama pemerintah dan masyarakat ini yang sekarang bisa kita lihat hasilnya...

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 502
  • IQ: 16
    • Lihat Profil
Re:Mobil Esemka
« Jawab #13 pada: Januari 09, 2012, 02:09:09 PM »
Betul Oom Syx..Pertama-tama pembangunan SDM, tentu saja pendidikan..Di APBN, berapa persen porsi anggaran pendidikan? Sudah proporsionalkah? Kayaknya strategi pembangunan kita adalah pertumbuhan ekonomi, di mana porsi terbesar APBN ada di situ..Alasannya, mungkin kebutuhan perut dan kebutuhan dasar ekonomi lebih prioritas..Padahal kenyataannya, pertumbuhan ekonomi tidak dibarengi pemerataan..Masih banyak rakyat miskin..

Memang belakangan anggaran pendidikan ditambah..Tetapi lebih banyak ke gaji guru..Pendidikan gratis masih belum terlalu dirasakan..Bahkan biaya pendidikan mayarakat terutama biaya kuliah malah meningkat..Belum lagi anggaran untuk riset dan pengembangan..Masih jauh panggang dari api..

Kalau Korea bisa cepat seperti itu, harusnya Indonesia bisa juga..Syaratnya strategi pembangunan harus diubah..pembangunan SDM lebih diprioritaskan..Anggaran digenjot..Pendidikan dipacu..Periset dihargai tinggi...Kalau perlu kirim semua belajar ke luar negeri..Jangan lupa entrepeneurship harus ditanamkan kuat-kuat..Dan kebocoran anggaran akibat korupsi harus ditiadakan..Hukuman buat koruptor harus diperberat..

He he..enak ya berteori kayak saya...Dan juga jutaan teorikus lainnya...Teori itu gampang...Yang penting tindakan nyata seperti Pak Sukiat dan Esemka nya...


Offline skuler

  • Staff
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 945
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Lihat Profil
    • Read! write! Revolt!
Re:Mobil Esemka
« Jawab #14 pada: Januari 09, 2012, 04:58:02 PM »
mau berpartisipasi nyata u/ kemajuan mobnas? Pesen esemka, biarin waiting list, tapi uda ada niat. Jadi anak2 smk-nya pd semangat. Masalah ikut serta universitas, semoga saja para akademisi kampus tergerak hatinya u/ ikut bergabung riset. Saya sendiri masih menunggu desain esemka selanjutnya. Kalau ada yg terlihat seksi, pasti saya beli. Hehehe

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia