ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
ehm, maksudnya kalo dengerin yg metal rock,org nya bs jadi keras gt,trus kl denger yg mellow2 bs jd lembut?ha3.. Aku pribadi malah lbh stuju kalo sifatlah yg mmpngaruhi musik yg akan ddngarkan. Cth=org yg melankolis pst lbh sng lagu yg melankolis jg, bukan dia mnjd melankolis krn dgr lagu melankolis. Ga tau lg deh. Bukan psikolog nii. Kabuur..!!
uda ada penelitian efek musik ke tanaman juga. tanaman yg dikasi denger musik lembut pertumbuhannya jauh lebih bagus ketimbang musik heavy metal. jenis musik yang terakhir ini justru membuat tanaman merana.
saya kembangkan lagi, mengapa orang yang mendengarkan orkes dangdut malah lebih rawan berkelahi daripada orang yang menonton jazz?emosi bisa tersulut karena tempo yang tepat, dan jika terbiasa maka bisa membentuk suatu sifat (meskipun musik kecil pengaruhnya)!
maaf, namun penggemar dangdut yang bertengkar itu biasanya orang kelas rendah yang kurang berpendidikan, dan jazz sebaliknya, pengemarnay biasanya orang kelas atas...
pertanyaan untuk temen-temen,..apakah jika anda mendengarkan musik (yang tidak begitu anda sukai) secara terbiasa, (dengan mengesampingkan rasa anti terhadap lagu tersebut-----karena sikap anti, tidak objektif), apakah lama kelamaan anda akan menyukai lagu tersebut?
jadi tambah yakin saya, di DPR memang banyak orang kelas rendahan yang berpendidikan kurang.. eh ada lagi..anak2 metal juga tuh.. viuewh..semoga bener para penggemar jazz memiliki pendidikan yang tinggi seperti selera mereka.. :'(eh,emang jazz tinggi yah..
moga2 aja golongan orang2 dpr yg 'nakal' itu bukan dari golongan orang2 yg dengerin jazz...klo ampe kjadian, brarti hipotesa bung bio2 ga valid...
Daun hijau
jelas dengerin jazz...biar kumpulannya sama bos2 dan bisa dapet uang sogokan...meskipun ga suka musiknya,suka komunitasnya lah...mana mau mereka goyang dangdut di lapangan bareng wong cilik?Bukannya hijau daun?