Forum Sains Indonesia

Portal Sains Indonesia

Berita:
* *
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
November 22, 2008, 01:08:57


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi


Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
November 22, 2008, 01:08:57

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Last 10 Shouts:
Kemarin at 08:45:30
low... da yang tau gk dmn sya bisa dapetin emery/gram to proses abrasive
Kemarin at 02:19:03
alo..., ada yg tau caranya ngapus posting yg ud akita buat ga..?
Kemarin at 12:44:21
hakim balas ya....
Kemarin at 12:27:14
aslm smw salam kenal y...aq tia minta informasi2 ttg mikrobiologi industri yang menarik y.. soalnya buat referensim u/ kerja praktek ni.. thx y..waslm
Kemarin at 08:57:58
to ujik_sama..
haha..gituh yak..
trus menangnya sama apah..?

November 20, 2008, 05:33:39
@jamal
karena di indo masih kalah sama sinetron dah hal2 mistis, takhayul ngga jelas.
November 20, 2008, 01:19:49
mengapa di indonesia ini sains kurang berkembang,,dibandingkan dengan negara-negara tetangga..?
November 20, 2008, 07:40:21
^_^ Hi all, maaf blm bisa aktif lagi euy. To all momod tetep smngat ya. To member baru, met gabung..
November 19, 2008, 08:06:21
Mengapa sains? Apa gunanya sains? Jika anda selalu memaksakan "ketidakbergunaan" sains, anda tidak akan pernah menemukan guna sains sesungguhnya.
November 19, 2008, 07:17:57
hai kirim salam ke aku dong kok pada ga kasih salam...hehe becanda
Halaman: [1] 2   Turun
Kirim topik ini | Cetak
Pembuat Topik: Pembunuhan bermotif seksual  (Baca 1450 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 136
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2385


ForSa


Lihat Profil WWW
« pada: Juli 24, 2008, 09:49:14 »

Ryan diduga pembunuh berantai yang udah membunuh setidaknya lima korban, satu di antaranya dimutilasi. Gw biasanya ga tertarik sama berita kriminal macem pembunuhan, perampokan, dan temen-temennya ini. Tapi ada yang bikin gw penasaran kemaren pas baca berita ini. Awal ditemuin ada korban mutilasi, beberapa langsung mengasumsikan "Wah, sepertinya pelakunya homoseks, gay". Lho, kok bisa? Gw langsung penasaran darimana muncul asumsi seperti itu. Abis ubek-ubek, eh menurut polisi separuh dari korban mutilasi adalah korban homoseks. Makin penasaran dan gw lanjutin baca-baca semua beritanya (sampe 4 jam gw baca itu doang semalem, gelo  ketawa).

Terlepas dari kasusnya Ryan, karena belum jelas juga motifnya dia apa, apa memang cemburu, penguasaan harta, atau kelainan jiwa. Karena selain satu korban dimutilasi, empat orang korban lainnya ga dimutilasi, dia juga terbukti menggunakan harta korbannya, dan kemungkinan ada juga wanita, jadi memang harus diselidiki lagi motif sebenernya. Yang gw tertarik adalah bagian homoseksualnya dan itu yang gw pengen kita diskusiin di situ (kalo mau melebar lagi ya gpp juga).

Menurut yang gw baca kemaren, polisi membenarkan bahwa lebih dari separuh korban mutilasi motifnya adalah seksual (homoseksual). Ada perbedaan antara korban mutilasi yang bermotif seksual dengan kasus mutilasi "biasa". Dalam kasus pertama, pelaku ingin menunjukkan bahwa dia marah besar, ini dibuktikan dari hasil otopsi bahwa korban biasanya ditikam berkali-kali (lebih dari 10 kali) seperti "memukul-mukul" sebelum dicincang. Kemudian juga biasanya alat kelamin korban dirusak. Dalam kasus lainnya biasanya hanya ditemukan satu atau dua kali tikaman baru kemudian dimutilasi. Mutilasi pada kasus terakhir dilakukan untuk penghilangan jejak, makanya biasanya beberapa bagian tubuh hilang seperti kepala, kaki dan tangan korban.

Nah, ada beberapa alasan kenapa seakan-akan pembunuhan ini sangat keji. Dalam percintaan kaum homoseksualitas, hubungan yang terjadi adalah hubungan cinta platonis, bahwa cinta adalah penguasaan, cinta harus memiliki. Ditambah lagi sedikitnya komunitas gay. Kedua hal ini yang membuat seorang gay akan begitu marah saat dia merasa akan kehilangan pasangannya. Mereka juga lebih sering menganut prinsip loose loose solution, kalo gw ga bisa dapet, ngga boleh ada yang bisa dapetin.

Nah, yang lebih mengejutkan dari yang baru aja gw baca. Homoseks cenderung lebih brutal dibanding lesbi. Hubungan homoseks lebih ke arah kasih sayang ketimbang kepuasan seksual. Kebalikannya dengan lesbi, mereka lebih mengutamakan kepuasan seksual dibanding kasih sayang. Itu sebabnya homoseks terkesan lebih rapuh ketika berhadapan dengan rasa cemburu. Itu juga alasan homoseks jarang menjadi biseks sedangkan lesbi lebih mudah menjadi heteroseks atau biseks tetapi juga bisa kembali lagi menjadi lesbi saat menemukan pasangan yang tepat.

Hahh.... jadi kepanjangan. Ini dari yang gw baca di koran lho ya, kalo ada yang punya sumber lebih valid tolong didiskusikan di sini.
Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
izna
Dosen
****

IQ: 11
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 140


HaDapi DeNgan SeNyuman,..

isna_tea
Lihat Profil Email
« Jawab #1 pada: Juli 25, 2008, 10:26:23 »

Kutip
ada beberapa alasan kenapa seakan-akan pembunuhan ini sangat keji. Dalam percintaan kaum homoseksualitas, hubungan yang terjadi adalah hubungan cinta platonis, bahwa cinta adalah penguasaan, cinta harus memiliki.
memang benar, pada umunya orang yg lesbi atau misalnya kita ambil contoh banci az..secara fisik klo kita lihat mereka seperti perempuan (katakanlah perangainya lemah lembut, penuh perasaan)..akan tetapi jika mereka marah tenaga mereka/kekuatannya malah biasanya bisa melebihi pria normal, jika mereka marah...wuih...bisa menakutkan  kaget kaget

*cerita
waktu SMP aku punya teman cowo (banci)..dia sering main+nimbrung ma cewe (jujur sbenernya aku risih nyengir)
perasaannya halus, penampilannya rapih...wah pokokny kayak cewe lah..
suatu waktu "dia" suka sama salah seorang temenku (cowo),
tapi si cowo itu suka sama temenku katakanlah R,....
dulu hubungan pertemanan kami termasuk si "dia", R +aku juga baik2 az, tapi pas si"dia" tahu bahwa cowo yg disukainya itu pacaran ma temenku (R)..dia malah jadi benci ma R trus jadi kayak musuhan gtu..
klo ditanya sama R jawabannya ketus, jd suka marah2 ga jelas...
klo si "dia" marah...wuih ngeri banget ..dech!
aku aja sampe.. mingkem mingkem mingkem

Sebenernya, bisakah orang seperti itu disembuhkan? bagaimana caranya?
Masuk

DeNgan CiNta HiDup jaDi InDah, DeNgan iLmu HiDup jaDi MuDah, DeNgan iMan HiDup jaDi TerArah
peregrin
Global Moderator
Profesor
*****

IQ: 52
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 575


'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)


Lihat Profil Email
« Jawab #2 pada: Juli 25, 2008, 04:45:47 »

*cerita
waktu SMP aku punya teman cowo (banci)..dia sering main+nimbrung ma cewe (jujur sbenernya aku risih nyengir)
perasaannya halus, penampilannya rapih...wah pokokny kayak cewe lah..
suatu waktu "dia" suka sama salah seorang temenku (cowo),
tapi si cowo itu suka sama temenku katakanlah R,....
dulu hubungan pertemanan kami termasuk si "dia", R +aku juga baik2 az, tapi pas si"dia" tahu bahwa cowo yg disukainya itu pacaran ma temenku (R)..dia malah jadi benci ma R trus jadi kayak musuhan gtu..
klo ditanya sama R jawabannya ketus, jd suka marah2 ga jelas...
klo si "dia" marah...wuih ngeri banget ..dech!
aku aja sampe.. mingkem mingkem mingkem

yang kaya gini mah sering terjadi juga dalam hubungan pertemanan cowo-cewe yang bukan transgender/transeksual/homoseksual  ketawa

gw juga punya teman tuh, cowonya dia kalau marah juga serem banget. Pakai ngancam2 dan sepertinya bisa terjadi kekerasan fisik. Teman gw aja pernah tiba2 ditampar sama tuh cowo cuma krn bercandaan sepele. (catatan: mereka2 bukan transgender/transeksual/homoseksual lho)

Kaum homoseksual/transeksual/transgender sering disorot, dijadikan bahan bercandaan, dan disalahkan krn dianggap tidak normal. Seolah2 wajar kalau mereka trus juga melakukan hal2 yg keji, aneh, dsb. Masyarakat umumnya suka melakukan generalisasi. Padahal belum tentu ada hubungannya tuh. Kekejian yg sama itu bisa juga dilakukan oleh orang2 yg bukan homoseksual/transeksual/transgender.


Sebenernya, bisakah orang seperti itu disembuhkan? bagaimana caranya?


pertanyaannya: apa benar itu suatu penyakit? yg harus disembuhkan?
Masuk

In the future the world shall not be classified into developed, developing and underdeveloped countries.
But we shall put them into smart, smarter and smartest countries. - (Sir John Rose)


The price good men pay for indifference to public affairs is to be ruled by evil men - (Plato)
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 136
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2385


ForSa


Lihat Profil WWW
« Jawab #3 pada: Juli 25, 2008, 10:45:50 »

yang kaya gini mah sering terjadi juga dalam hubungan pertemanan cowo-cewe yang bukan transgender/transeksual/homoseksual  ketawa

gw juga punya teman tuh, cowonya dia kalau marah juga serem banget. Pakai ngancam2 dan sepertinya bisa terjadi kekerasan fisik. Teman gw aja pernah tiba2 ditampar sama tuh cowo cuma krn bercandaan sepele. (catatan: mereka2 bukan transgender/transeksual/homoseksual lho)

Kaum homoseksual/transeksual/transgender sering disorot, dijadikan bahan bercandaan, dan disalahkan krn dianggap tidak normal. Seolah2 wajar kalau mereka trus juga melakukan hal2 yg keji, aneh, dsb. Masyarakat umumnya suka melakukan generalisasi. Padahal belum tentu ada hubungannya tuh. Kekejian yg sama itu bisa juga dilakukan oleh orang2 yg bukan homoseksual/transeksual/transgender.
Kalo semua orang salah, bukan berarti kita juga "harus" salah kan (ingat sheeple)? Kekerasan, dan juga pembunuhan, sesuatu yang salah siapa pun yang melakukan, homo maupun heteroseks.

Kutip
pertanyaannya: apa benar itu suatu penyakit? yg harus disembuhkan?
Kenapa ini bukan penyakit? Kenapa namanya penyimpangan seksual?
Kenapa hanya dari hubungan heteroseks bisa lahir kehidupan?
Menurut gw ini salah. Alasannya, kalo berawal dari gen, kasus ini mirip seperti kasus penyakit genetis lainnya. Apakah karena down syndrome berawal dari kelainan gen lantas kita harus menerima sindrom ini sesuatu yang normal? Kalo dari faktor lingkungan, perlu diteliti faktor apa aja penyebabkan. Apakah seorang psikopat karena masa kecilnya yang buruk juga bisa dianggap normal?

Tentu jawabannya ngga. Tapi bukan berarti mereka sampah, seperti halnya kita memandang penyakit lain fokusnya adalah pencarian sumber penyebabnya dan solusinya.
« Edit Terakhir: Juli 25, 2008, 10:54:14 oleh reborn » Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
peregrin
Global Moderator
Profesor
*****

IQ: 52
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 575


'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)


Lihat Profil Email
« Jawab #4 pada: Juli 25, 2008, 11:56:57 »

Kekerasan, dan juga pembunuhan, sesuatu yang salah siapa pun yang melakukan, homo maupun heteroseks.

well, tepat sekali. Seseorang mestinya dihukum karena kejahatan / pembunuhan yg dilakukannya, bukan karena orientasi seksualnya. Yang terjadi dengan generalisasi adalah sebaliknya. Seseorang yg orientasi seksualnya berbeda sudah di-judge dan di-"hukum" terlebih dahulu karena dia berbeda, sekalipun dia tidak berbuat apa2.


Kalo semua orang salah, bukan berarti kita juga "harus" salah kan (ingat sheeple)?

dalam hal ini, kaum homoseksual/transeksual/transgender adalah mobilnya lho  kedip  sedangkan "kita" atau masyarakat yg men-judge adalah sheep-nya

coba baca lagi komentar saya:
Kaum homoseksual/transeksual/transgender sering disorot, dijadikan bahan bercandaan, dan disalahkan krn dianggap tidak normal. Seolah2 wajar kalau mereka trus juga melakukan hal2 yg keji, aneh, dsb. Masyarakat umumnya suka melakukan generalisasi. Padahal belum tentu ada hubungannya tuh. Kekejian yg sama itu bisa juga dilakukan oleh orang2 yg bukan homoseksual/transeksual/transgender.


Kenapa namanya penyimpangan seksual?

karena yg memberi nama adalah orang2 yg merasa normal


Kenapa hanya dari hubungan heteroseks bisa lahir kehidupan?

pertanyaanya: apa iya setiap bentuk hubungan selalu bertujuan menghasilkan offspring? apa tujuan utama relasi antara laki2 dan perempuan adalah utk mempunyai keturunan? kalau itu tujuan utamanya, bagaimana dengan pasangan yg tidak bisa mempunyai anak?
Buat gw, tujuan utama berpasangan adalah utk berbagi hidup.


Apakah karena down syndrome berawal dari kelainan gen lantas kita harus menerima sindrom ini sesuatu yang normal?
Apakah seorang psikopat karena masa kecilnya yang buruk juga bisa dianggap normal?

Permasalahannya: di mana batasan antara variasi dan kelainan (dan siapa yg berhak menentukan? suara terbanyak kah?). Batasan ini yg menentukan bagaimana anda membuat perbandingan. Kalau dianggap kelainan, ya perbandingannya dg down syndrome dan psikopat, suatu kondisi yg mengganggu dan harus disembuhkan. Kalau dianggap variasi, ya perbandingannya dengan pilihan2 hidup yg lain (yg bisa jadi, buat sebagian orang, juga tetap harus disembuhkan atau dikembalikan ke jalan yg benar). Ini cuma masalah perspektif.


Tapi bukan berarti mereka sampah,

kalau begitu, kenapa banyak orang merasa risih/malu kalau punya teman homoseksual/transeksual/transgender?


fokusnya adalah pencarian sumber penyebabnya

ini gw setuju, memang ini topik yg menarik utk dipelajari.
Masuk

In the future the world shall not be classified into developed, developing and underdeveloped countries.
But we shall put them into smart, smarter and smartest countries. - (Sir John Rose)


The price good men pay for indifference to public affairs is to be ruled by evil men - (Plato)
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 136
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2385


ForSa


Lihat Profil WWW
« Jawab #5 pada: Juli 26, 2008, 01:46:29 »

Kutip
well, tepat sekali. Seseorang mestinya dihukum karena kejahatan / pembunuhan yg dilakukannya, bukan karena orientasi seksualnya. Yang terjadi dengan generalisasi adalah sebaliknya. Seseorang yg orientasi seksualnya berbeda sudah di-judge dan di-"hukum" terlebih dahulu karena dia berbeda, sekalipun dia tidak berbuat apa2.
Di awal gw dah bilang, terlepas dari kasus Ryan yang blm jelas motif sebenernya, kita bahas homoseksual dan hubungannya dengan pembunuhan. Ini didukung data bahwa lebih dari separuh korban mutilasi pelakunya gay.

Kutip
dalam hal ini, kaum homoseksual/transeksual/transgender adalah mobilnya lho  kedip  sedangkan "kita" atau masyarakat yg men-judge adalah sheep-nya
Itu sebenernya merujuk ke pernyataan
Kutip
yang kaya gini mah sering terjadi juga dalam hubungan pertemanan cowo-cewe yang bukan transgender/transeksual/homoseksual
Bukan fenomena homoseksualnya. Jadi kalo terjadi di heterokseks, bukan berarti itu juga wajar. Lihat dulu apa kasusnya. Tapi kalo mau dikaitkan, kita bisa melihat fenomena ini justru sheep nya.
dari kutipan :
Kutip
Sheeple is also used more broadly to describe any person the speaker feels is exceedingly conformist to consumer culture and popular culture.
Sebelumnya dah dibahas mengenai homoseksual ternyata. Di tulisan ini disebutkan:
Kutip
Karena adat ketimuran kita, maka ini bisa dikatakan aneh. Tapi bila kita dibesarkan di negara londo sana, nggak ada sih ejekan kayak gituan. Homo atau keperawanan bukan hal yang diributkan lagi.
Justru kita (adat timur) yang aneh (mobil), sedangkan di barat ini wajar (people/authority/mainstream). Jadi bisa saja kita memandang homoseksual adalah popular culture, karena budaya barat adalah budaya modern, sehingga justru fenomena ini adalah mainstream/authority-nya.

Kutip
pertanyaanya: apa iya setiap bentuk hubungan selalu bertujuan menghasilkan offspring? apa tujuan utama relasi antara laki2 dan perempuan adalah utk mempunyai keturunan? kalau itu tujuan utamanya, bagaimana dengan pasangan yg tidak bisa mempunyai anak?
Buat gw, tujuan utama berpasangan adalah utk berbagi hidup.
Ngeliatnya secara menyeluruh dong. Tujuan utamanya bisa jadi berbeda-beda, tetapi menghasilkan keturunan adalah salah satu tujuannya. Bukankah anak disebut buah hati? Memang ada pasangan heteroseks yang ga punya keturunun, tapi semua pasangan homoseks ga punya keturunan. Mudah-mudahan ngerti maksud gw.
Pendapat kamu tentang sodomi gimana, karena mereka jelas ga bisa berhubungan seks secara "normal",
Dari penggunaan fungsi organ tubuh pun keliatannya udah salah, bener ga?

Kutip
Permasalahannya: di mana batasan antara variasi dan kelainan (dan siapa yg berhak menentukan? suara terbanyak kah?). Batasan ini yg menentukan bagaimana anda membuat perbandingan. Kalau dianggap kelainan, ya perbandingannya dg down syndrome dan psikopat, suatu kondisi yg mengganggu dan harus disembuhkan. Kalau dianggap variasi, ya perbandingannya dengan pilihan2 hidup yg lain (yg bisa jadi, buat sebagian orang, juga tetap harus disembuhkan atau dikembalikan ke jalan yg benar). Ini cuma masalah perspektif.
Penjelasan di atas bisa dipakai utk menjawab pertanyaan batasan dan variasi ini. Setidaknya dengan memandang "penyalahgunaan" fungsi-fungsi organ tubuh kita bisa menempatkan homoseksual adalah kelainan, sesuatu yang mengganggu. Secara psikologis, misalnya Freud, mengatakan kelainan-kelainan ini bisa muncul karena ketidaklengkapan fase seseorang masa kecilnya. Tidakkah ini artinya ada sesuatu yang kurang? Sekali lagi, ini bukan variasi menurut gw, tapi ada yang kurang, sesuatu yang harus dicari dan diselesaikan.
Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
syx
Global Moderator
Profesor
*****

IQ: 69
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 756



Lihat Profil Email
« Jawab #6 pada: Juli 29, 2008, 07:38:01 »

rekor korban sejauh ini ada 11... ada kemungkinan bakal bertambah lagi karena masi banyak laporan orang hilang yg terkait ryan. maksudnya orang hilang itu kenal ryan.
Masuk
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 136
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2385


ForSa


Lihat Profil WWW
« Jawab #7 pada: Juli 29, 2008, 04:35:48 »

Sadis memang si ryan nih. Ada motif lain pastinya. Bagusnya sih diteliti dulu nih orang, banyak yang bisa dipelajarin keknya dari dia.
Oya, menurut kalian berita ini terlalu diblow up ga sih? Apa efek negatif dari pemberitaan besar-besaran seperti ini?
Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
syx
Global Moderator
Profesor
*****

IQ: 69
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 756



Lihat Profil Email
« Jawab #8 pada: Juli 30, 2008, 01:56:52 »

muri rencananya bakal memasukkan ryan dalam daftarnya sebagai pemegang rekor pembunuh berantai dengan korban terbanyak. tapi masi nunggu konfirmasi berapa jumlah korban sebenarnya dan apakah ada orang lain yang membantu.
Masuk
Grahf
Mahasiswa
**

IQ: 1
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 22


Clunk! Clunk! Clunk!

zhanzherionz@bdg.centrin.net.id zhannuzhen
Lihat Profil WWW
« Jawab #9 pada: Juli 31, 2008, 06:57:47 »

Sadis memang si ryan nih. Ada motif lain pastinya. Bagusnya sih diteliti dulu nih orang, banyak yang bisa dipelajarin keknya dari dia.
Oya, menurut kalian berita ini terlalu diblow up ga sih? Apa efek negatif dari pemberitaan besar-besaran seperti ini?
Efek sampingnya sih masyarakat kita makin homophobic. Tapi gw lebih suka kalo berita di TV dipenuhi sama Ryan dibandingkan rekaman kegiatan artis sepanjang hari (pasti acaranya pagi-pagi makan, siang ke salon, trus makan lagi, trus nyanyi atau ke studio, udah deh).
Masuk

This is me taking control of my life.
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 136
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2385


ForSa


Lihat Profil WWW
« Jawab #10 pada: Juli 31, 2008, 09:39:31 »

Kan ada tuh istilah copy cat, orang yang suka niru2 kejahatan gitu. Mungkin ga karena hebohnya masalah ini mengundang para copy cat, malah merasa tertantang misalnya?
Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
L
Staff
Profesor
*****

IQ: 34
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 946


L change The world

rahasia rahasia
Lihat Profil WWW
« Jawab #11 pada: Juli 31, 2008, 10:02:54 »

tadi nya aku mau nyelidiki tapi keduluan sama polisi ,,ga jadi deh,,,

hehehe,,,
Masuk

If you Hurt me, your name will be written
workaholic
Dosen
****

IQ: 34
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 219



Lihat Profil
« Jawab #12 pada: Juli 31, 2008, 10:19:01 »

gw anehnya si ryan ngubur 11 mayat di blakang rumah ortu, kok bisa ortunya ga tau sama skali...apa mmg ga pernah ke pekarangan belakang?
trs motor salah satu korban ditemukan di rumah abangnya ryan, kok isa...
masa abangnya kga tau pemilik motor itu, lantas kenapa ada di rumahnya? bukankah ini mejadi 1 pertanyaan?
stelah diselidiki terbukti motif pembunuhan ryan adalah materi, tapi masa jg sampe bgitu sadis ngebunuhnya pake cara mutilasi segala...bnr2 psycho maniac!!!
bahkan ada wanita dan anak kecilnya jg...
prosesnya bisa dibilang sgt terencana, sampe2 lubang kubur pun udah digali sebelumnya di beberapa titik sekaligus (cara kerjanya mantep bgt dah, kek ngebunuh ayam taunya maen sembelih aja) ihh...

kok bisa ryan menyembunyikan aksinya selama ini, dan mnurut gw pasti ada org2 di belakangnya yg turut membantu, kalo ga ga mungkin dg jumlah korban sbanyak ini baru kedoknya terbuka. smoga smakin banyak fakta yg akan terungkap nantinya.

sptnya dia mmg berkepribadian ganda...ga ada yg menyangka dia itu seorang pembunuh kan? sikap sadisnya bnr2 bertolak belakang dg kesaksian org2 di sekitarnya...

efek berita ryan ni ya gw setuju dg grahf, homophobic (tanpa melihat aspek lainnya), yg disorot pertama kali saat mendengar dan melihat brita ttg ryan adalah 'homoseksual',
dgr aja kata2 itu pasti tdk pernah luput dari berita, pasangannya yg gay pun kerap jd sorotan... bagi masyarakat pd umumnya kaum ini terlihat langka dan terdengar aneh, dg munculnya kasus kejahatan ryan ditambah dg blow-up yg dilakukan oleh berbagai media malah memperburuk pandangan masyarakat thd kalangan ini. pdhl yg jelas tidak smua seperti itu, tp karena kasus dan pemberitaan secara besar2an efeknya ya homophobics tadi.
mgkn krn kita di timur, kaum homoseks mmg menjadi sorotan apabila bertingkah aneh...sdangkan heteroseks malah ga diekspos saat melakukan hal2 yg lebih gila
mnurut gw ini sgt tdk adil
Masuk

Life is Precious. Life is all about choices and chances..
So LIVE your LIFE to the fullest senyum
syx
Global Moderator
Profesor
*****

IQ: 69
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 756



Lihat Profil Email
« Jawab #13 pada: Agustus 01, 2008, 08:51:10 »

maklum aja... masyarakat kan uda kasi cap 'aneh' pada makhluk homoseksual.
kenapa pihak keluarga ga tau. ngakunya pembunuhan dilakukan saat ga ada orang lain di rumah. tentang alasan timbunan tanah baru pasti si ryan kasi alasan yg masuk akal. kabarnya kan orang ini pinter juga.

rebon mo mecahin rekor ryan?
Masuk
eky
Profesor
*****

IQ: 21
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 762


growing up


Lihat Profil WWW
« Jawab #14 pada: Agustus 01, 2008, 10:55:05 »

tadi nya aku mau nyelidiki tapi keduluan sama polisi ,,ga jadi deh,,,

hehehe,,,
saya percaya apa yang anda tuliskan .. hehe
Masuk

Halaman: [1] 2   Naik
Kirim topik ini | Cetak
Lompat ke:  

Topik Lainnya :
Subyek Dimulai oleh Jawaban Dilihat Tulisan terahkir
Tempat-tempat angker di Jakarta « 1 2 » indoroids 18 4453 Tulisan terahkir November 11, 2008, 10:34:14
oleh dhera
Frans Magnis-Suseno peregrin 2 2723 Tulisan terahkir September 18, 2008, 07:22:33
oleh lovianettesherry_gonz
Conscience of an Economic Hit Men - John Perkins reborn 0 1896 Tulisan terahkir Pebruari 08, 2007, 05:38:30
oleh reborn
Apa bener Apollo mendarat di bulan? « 1 2 3 4 5 » pinokio 64 12573 Tulisan terahkir Oktober 24, 2008, 09:18:57
oleh Pi-One
“MUJIZAT KEMBALI TERJADI DAN PUNCAK PEMURNIAN DUNIA SUDAH SEMAKIN DEKAT” « 1 2 » pemurniandunia 19 1668 Tulisan terahkir November 19, 2008, 02:25:18
oleh bupunsu
Powered by SMF 1.1.6 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
RSS | Sitemap | Science Directory | Science Blog


© 2006-2008 ForumSains.com
Dilber MC Theme by HarzeM