Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 26, 2012, 12:42:54 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Mei 24, 2012, 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Mei 24, 2012, 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Analog dan Digital  (Dibaca 630 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2584
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Analog dan Digital
« pada: November 01, 2011, 08:39:52 PM »
Jadi dalam sistem digital itu, misalkan frequensi 107 adalah 0 dan 108 adalah satu gitu ya? Sedangkan dalam analog, 107 misalkan adalah 0, dan 107.01 adalah 1, 107.02 adalah 2 dst? Kalau begitu, lebih cepat sistem analog daripada digital dong ya dalam pemindahan data?
Informasi yang aku anggap menarik
http://farabinewsnow.blogspot.com/

Saya Indonesia ASLI.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1104
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Analog dan Digital
« Jawab #1 pada: November 02, 2011, 10:11:02 AM »
secara teoritis memang begitu, namun pada prakteknya transfer data/komunikasi analog sangat rentan derau/noise. Sehingga untuk mendapatkan data yang benar di sisi penerima (lolos dari sistem data integrity check), bisa diperlukan beberapa kali pengulangan proses transfer, sehingga totalnya bisa lebih lama daripada sistem digital.

Contoh yang anda berikan untuk sistem analog juga sebenarnya bukan sistem analog murni. Itu bisa disebut sistem digital non-biner, dalam hal ini berbasis 100, karena setiap data yang dikirim bisa memiliki 100 variasi/kemungkinan nilai. Bandingkan dengan sistem biner yang hanya memiliki 2 kemungkinan nilai data yang valid, yaitu 0 dan 1.

Pada prinsipnya, semakin banyak variasi datanya akan membuat data lebih rentan gangguan. Contoh untuk yang basis 100, perubahan frekuensi 0.005 saja sudah menyebabkan data yang diterima menjadi salah. Sedangkan pada sistem biner, secara teori masih bisa menerima data yang benar meskipun terjadi perubahan frekuensi sampai 0.49999. Pada prekteknya, ini tergantung pada filter frekuensi yang dipakai, sehingga threshold noise yang diijinkan untuk penerimaan data yang valid bisa diatur sesuai keperluan.

Sistem analog murni tidak menerapkan metode pembulatan apapun, sehingga secara teori, variasi data yang bisa dikirim dalam satu waktu bisa mencapai tak terhingga. Karena nilai yang dikirimkan terbentang pada suatu continuum bilangan real.
you may say I'm a dreamer, but I'm not the only one.

Online Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2584
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re: Analog dan Digital
« Jawab #2 pada: November 02, 2011, 10:36:49 AM »
Oh begitu ya, terima kasih banyak nih, ngerti sekarang.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re: Analog dan Digital
« Jawab #3 pada: November 04, 2011, 09:26:46 AM »
Analog dan Digital  :

-   Pada sistem analog,  besaran listrik diwujudkan dalam suatu kuantitas lain yang setiap perubahannya adalah kontinyu dan sepadan.   Misalnya pada speedometer,  besaran listrik diwujudkan berupa kecepatan /  sudut yang terjadi karena bergeraknya jarum penunjuk.   Besarnya sudut tersebut adalah analog / sepadan dengan kecepatan mobil / motor.

-  Pada sistem Digital,  besaran listrik diwujudkan dalam suatu kuantitas yang diskrit / tak tentu / tidak kontinyu.  Misalnya pada rangkaian logika,  dikenal dua macam penerapan taraf tegangan,  yaitu taraf tegangan rendah / Low Level dan taraf tegangan tinggi / High Level.   Jika tegangan lebih tinggi  dinyatakan sebagai digit 1 dan tegangan lebih rendah sebagai digit 0,  maka disebut penerapan Positive Logic.   Sebaliknya dengan penerapan Negative Logic,  digit 1 untuk menunjukkan tegangan yang lebih rendah,  sedangkan digit 0 menunjukkan tegangan yang lebih tinggi.

*  Topik ini salah masuk,  mestinya di post di Ilmu Komputer.

« Edit Terakhir: November 04, 2011, 09:36:47 AM oleh semut-ireng »

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1104
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Analog dan Digital
« Jawab #4 pada: November 04, 2011, 10:18:23 AM »
Sistem analog maupun digital tidak terbatas pada besaran listrik. Bisa juga menggunakan besaran mekanik. Sistem kontrol pabrik-pabrik jaman dulu (sebelum 1980-an) banyak yang menggunakan sistem pneumatic. Mesin hitung jaman dulu pada awalnya berupa sistem mekanis.

Kalau menurut saya lebih sesuai masuk teknik instrumentasi, soalnya berhubungan erat dengan input dan output sistem secara fisik.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1104
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Analog dan Digital
« Jawab #5 pada: November 04, 2011, 07:18:02 PM »
Mungkin tulisan saya di atas mengenai besaran mekanis tidak begitu diperhatikan ya? ??? jadinya pindah ke elektro deh.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re: Analog dan Digital
« Jawab #6 pada: November 04, 2011, 08:40:22 PM »
Sudah tepat masuk / dibahas di teknik elektro.   

Kutip

Sistem analog maupun digital tidak terbatas pada besaran listrik. Bisa juga menggunakan besaran mekanik.


Besaran mekanik diwujudkan dalam suatu kuantitas yang diskrit / digital ?

 

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1104
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Analog dan Digital
« Jawab #7 pada: November 05, 2011, 02:02:46 AM »

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1104
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Analog dan Digital
« Jawab #8 pada: November 05, 2011, 02:05:48 AM »

kuantitas yang diskrit / digital diwujudkan dalam suatu Besaran mekanik

 

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia