Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

ariess

September 18, 2014, 03:16:41 PM
halo ada yang onlen ?
 

Sandy_dkk

September 18, 2014, 10:55:16 AM
nulisnya kepotong y? mending tulis di forum aja.
intinya kalo soal kayak gitu buat aja persamaan aljabarnya.

irapurnamasari

September 18, 2014, 08:48:31 AM
Tolong di bantu y teman.
Sebuah bilangan terdiri atas dua angka angka puluhan 2 lebih besar dari pada tiga kali angka satuan
Jika kedua angka ditukar letaknya
Diperoleh  bilangan baru yang 13 lebih kecil dari pada bilangan mula  :
 

Sandy_dkk

September 17, 2014, 03:21:04 PM
tulis saja langsung soalnya.
koordinat apa yang diketahui? kalau koordinat busur, minimal harus diketahui 3 koordinat.

Nursaadah

September 16, 2014, 05:41:54 PM
halooo
temannn...z punya pertanyaan nih ...bgmn mencari panjang busur sebuah lingkaran jika yang di ketahui titik koordinat ???

iyon7

September 16, 2014, 09:56:49 AM
gimana sih cara bertanya ato buat diskusi
 

LabSatu

September 05, 2014, 04:47:59 PM
Halooo,, salam kenal semua dari labsatu

UlfaSeptilia

September 05, 2014, 03:26:53 PM
Selamat sore teman2 yang disini, saya mau tanya soal cisco. kalau ACL pakainya Static Routing bisa gak yah? atau harus EIGRP ama OSPF yah? Makasih sebelumnya
 

Sandy_dkk

Agustus 31, 2014, 01:36:12 PM
bukan rumit kang Farabi, tapi memang tidak bisa.

peterkusuma

Agustus 25, 2014, 10:03:23 PM
Teman2, ada yg tau kelarutan aluminium klorida dalam benzena ga?
Thx

Show 50 latest

Penulis Topik: ASK - pendidikan 1 tahun untuk mahasiswa elektro  (Dibaca 4143 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline godzilla

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 10
  • IQ: 0
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: ASK - pendidikan 1 tahun untuk mahasiswa elektro
« Jawab #15 pada: September 07, 2010, 05:58:10 AM »
Pendidikan 1 Tahun Setara D1 Elektro kira-kira bisa apa ya?
Ah, sulit membayangkan wahai sobat, barangkali nyolder saja kagak bisa.
Jangankan cuma 1 tahun kuliah, ternyata banyak dosen elektro yang bahkan tidak bisa memperbaiki TV nya sendiri yang rusak, bukan lantaran sibuk, tetapi faktanya memang tidak bisa.

Jangankan D1, Anak SMA pun bisa nyolder kalau ada yang ngajarin.. jangan lah di pandang sebelah mata tingkat pendidikan seseorang..semua sama, sama2 ingin belajar, sama2 ingin bisa, dan sama2 bisa..

Tiap tingkatan tu jelas beda fungsinya bung, gak bisa dipukul rata model gitu.. jangankan dosen lulusan S1, Profesor atau Guru Besarpun 1:1000 yang bs nyolder. tu karena emang bukan wilayah mereka untuk melakukan itu.. urusan mereka riset & ngajar.. beda ma teknisi TV. semua udah pada fungsinya masing2.. cuma 1 yang sama. mereka sama-sama trus belajar.

Offline heru.htl

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 991
  • IQ: 14
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Free GNU/Linux Distributions
Re: ASK - pendidikan 1 tahun untuk mahasiswa elektro
« Jawab #16 pada: September 17, 2010, 10:33:03 AM »
^
^
^
Tidak memandang sebelah mata, ini sains, saya memandang obyektif sebagai Ilmuan.

Di luar negeri, contoh di USA & kebanyakan negara Eropa, Dosen ELEKTRO pasti bisa nyolder + teknisi, karena mereka belajar secara urut dan fundamental, mereka berprofesi serius, bukan ISENG atau TERPAKSA seperti disini, di Indonesia.

Di Indonesia, kebanyakan orang belajar karena "FORMALITAS BELAKA" yang ujungnya paling untuk nyari duit, bukan untuk jadi tenaga ahli, maka lihat saja faktanya: banyak yang ilmunya tanggung tetapi mintanya gaji tenaga ekspert.

Saya belajar teori + nyolder di usia 10 tahun (tahun 1986), otodidak, umur 12 tahun saya bisa servis TV + Pemancar Radio Komunikasi Amatir, umur 15 tahun saya mulai membiayai sekolah sendiri dari kerja sebagai teknisi. Umur 20 tahun, saya mulai punya murid kursus elektronika gratis (saya tidak mahu dibayar untuk ngajarin ilmu) -- jumlah murid/ex-murid hingga kini ratusan dan separuh dari mereka berprofesi teknisi saat ini (dan beberapa diantaranya telah menjadi tenaga spesialis & bekerja cukup responsibel sesuai doktrin ajaran saya).

Saya prihatin, karena "Elektro" di Indonesia semakin lama cuma dijadikan "ajang lompatan karier" dan "berakhir pada ketidak-jelasan keahlian", akhirnya banyak lahir "ahli elektro karbitan, notabene hanya bisa teori, prakteknya 0".

Posting saya ini semata-mata sebagai tempaan mental, sesuai FAKTA terjadi disekitar kita.
Kalau Bung pikir keahlian fundamental elektro macam nyolder dan pasang baut "bukan wilayah mereka" yang Mengaku Ahli, maka itu indikasi "JARKONI" (istialh jawa: BISA NGAJAR, ORA BISA NGELAKONI == bisa mengajar teori, tidak bisa praktek == pepesan kosong).
Elektro adalah sains + keahlian/skill + responsibilitas, bukan jabatan politis macam lingkungan kerja PNS.

« Edit Terakhir: September 17, 2010, 10:37:23 AM oleh heru.htl »

Offline zonsopgang

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 93
  • IQ: 24
  • Gender: Pria
  • Dream Theater is my dream theater
    • Lihat Profil
Re: ASK - pendidikan 1 tahun untuk mahasiswa elektro
« Jawab #17 pada: Oktober 06, 2010, 12:11:09 AM »
^
^
^
Tidak memandang sebelah mata, ini sains, saya memandang obyektif sebagai Ilmuan.

Di luar negeri, contoh di USA & kebanyakan negara Eropa, Dosen ELEKTRO pasti bisa nyolder + teknisi, karena mereka belajar secara urut dan fundamental, mereka berprofesi serius, bukan ISENG atau TERPAKSA seperti disini, di Indonesia.

Di Indonesia, kebanyakan orang belajar karena "FORMALITAS BELAKA" yang ujungnya paling untuk nyari duit, bukan untuk jadi tenaga ahli, maka lihat saja faktanya: banyak yang ilmunya tanggung tetapi mintanya gaji tenaga ekspert.

Saya belajar teori + nyolder di usia 10 tahun (tahun 1986), otodidak, umur 12 tahun saya bisa servis TV + Pemancar Radio Komunikasi Amatir, umur 15 tahun saya mulai membiayai sekolah sendiri dari kerja sebagai teknisi. Umur 20 tahun, saya mulai punya murid kursus elektronika gratis (saya tidak mahu dibayar untuk ngajarin ilmu) -- jumlah murid/ex-murid hingga kini ratusan dan separuh dari mereka berprofesi teknisi saat ini (dan beberapa diantaranya telah menjadi tenaga spesialis & bekerja cukup responsibel sesuai doktrin ajaran saya).

Saya prihatin, karena "Elektro" di Indonesia semakin lama cuma dijadikan "ajang lompatan karier" dan "berakhir pada ketidak-jelasan keahlian", akhirnya banyak lahir "ahli elektro karbitan, notabene hanya bisa teori, prakteknya 0".

Posting saya ini semata-mata sebagai tempaan mental, sesuai FAKTA terjadi disekitar kita.
Kalau Bung pikir keahlian fundamental elektro macam nyolder dan pasang baut "bukan wilayah mereka" yang Mengaku Ahli, maka itu indikasi "JARKONI" (istialh jawa: BISA NGAJAR, ORA BISA NGELAKONI == bisa mengajar teori, tidak bisa praktek == pepesan kosong).
Elektro adalah sains + keahlian/skill + responsibilitas, bukan jabatan politis macam lingkungan kerja PNS.



Maaf nih baru sempat melanjutkan trit sendiri.

Dulu beberapa senior saya ada yang berminat membuat lembaga sertifikasi profesi, tapi gagal karena keburu mereka kerja di luar negri.
Mgkn mas Heru bersama rekan2 sejawat bisa membuat suatu lembaga sertifikasi profesi berkualitas. Saya memang tidak tau apa saja hal yang diperlukan. mudah2an akan diakui secara nasional.
Untuk orang2 yang serius belajar, sertifikat bukanlah hal yang penting. Tapi bagi seorang yang sedang ingin masuk ke dunia kerja profesional, sertifikat profesi sangatlah mendukung untuk melamar pekerjaan.
Playing a lion being led to a cage
I turn from surreal to seclusion
From love to disdain
From belief to delusion
From a thief to a beggar From a god to God save me

Offline InuuMauPinter

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 43
  • IQ: 7
  • Banayak Hal Dalam Ide Gila Saya
    • Lihat Profil
Re: ASK - pendidikan 1 tahun untuk mahasiswa elektro
« Jawab #18 pada: Oktober 11, 2010, 09:01:38 AM »
ayo dong buat..saya mau ikut belajar..
Ayoo..Belajar...

Offline kuncungs

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 100
  • IQ: 3
    • Lihat Profil
Re:ASK - pendidikan 1 tahun untuk mahasiswa elektro
« Jawab #19 pada: Januari 19, 2012, 12:20:36 PM »
^
^
^
Tidak memandang sebelah mata, ini sains, saya memandang obyektif sebagai Ilmuan.

Di luar negeri, contoh di USA & kebanyakan negara Eropa, Dosen ELEKTRO pasti bisa nyolder + teknisi, karena mereka belajar secara urut dan fundamental, mereka berprofesi serius, bukan ISENG atau TERPAKSA seperti disini, di Indonesia.

Di Indonesia, kebanyakan orang belajar karena "FORMALITAS BELAKA" yang ujungnya paling untuk nyari duit, bukan untuk jadi tenaga ahli, maka lihat saja faktanya: banyak yang ilmunya tanggung tetapi mintanya gaji tenaga ekspert.

Saya belajar teori + nyolder di usia 10 tahun (tahun 1986), otodidak, umur 12 tahun saya bisa servis TV + Pemancar Radio Komunikasi Amatir, umur 15 tahun saya mulai membiayai sekolah sendiri dari kerja sebagai teknisi. Umur 20 tahun, saya mulai punya murid kursus elektronika gratis (saya tidak mahu dibayar untuk ngajarin ilmu) -- jumlah murid/ex-murid hingga kini ratusan dan separuh dari mereka berprofesi teknisi saat ini (dan beberapa diantaranya telah menjadi tenaga spesialis & bekerja cukup responsibel sesuai doktrin ajaran saya).

Saya prihatin, karena "Elektro" di Indonesia semakin lama cuma dijadikan "ajang lompatan karier" dan "berakhir pada ketidak-jelasan keahlian", akhirnya banyak lahir "ahli elektro karbitan, notabene hanya bisa teori, prakteknya 0".

Posting saya ini semata-mata sebagai tempaan mental, sesuai FAKTA terjadi disekitar kita.
Kalau Bung pikir keahlian fundamental elektro macam nyolder dan pasang baut "bukan wilayah mereka" yang Mengaku Ahli, maka itu indikasi "JARKONI" (istialh jawa: BISA NGAJAR, ORA BISA NGELAKONI == bisa mengajar teori, tidak bisa praktek == pepesan kosong).
Elektro adalah sains + keahlian/skill + responsibilitas, bukan jabatan politis macam lingkungan kerja PNS.



Keren ik! Jadi presiden noh, ane vote.

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
85 Jawaban
35625 Dilihat
Tulisan terakhir April 26, 2010, 11:34:27 AM
oleh dynamic
0 Jawaban
2899 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 23, 2010, 08:50:22 PM
oleh Hand15
0 Jawaban
1496 Dilihat
Tulisan terakhir September 06, 2010, 03:43:16 AM
oleh skuler
1 Jawaban
1318 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 15, 2011, 04:09:37 AM
oleh skuler
7 Jawaban
2182 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 16, 2011, 04:35:55 PM
oleh lhabib

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia