Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

Shadiq

Kemarin jam 08:14:17 PM
Salam Kenal Semuanya   :D

cheaters123

April 19, 2014, 08:58:55 AM
salam kena

presellya nur oktavia

April 15, 2014, 01:54:42 PM
butuh bantuan yang bisa ngerti scada buat tugas akhir,maaf saya baru disini salam kenal semua
 

Andrew96

April 09, 2014, 09:51:58 PM
info nya menarik smua ya.

Hikikomori

April 09, 2014, 02:59:13 PM
Salam kenal, saya ingin belajar pemrograman C++ melalui forum ini. Mohon bantuan kawan-kawan.
 :)

kaoskaki

April 08, 2014, 11:58:37 AM
salam kenal, klau mau belajar ic ke mana y??
tq

DomoRani

April 07, 2014, 09:48:39 PM
masih bingung gimana caranya mau nanya tentang soal mat ke forum ini -_-

zugite.balap

April 07, 2014, 03:34:36 AM
bingung sob, tugas kuliah bikin naskah dialog tentang pendidik/guru dan dimainkan 8 orang..
 

aisah nuhuyanan

April 06, 2014, 05:24:42 PM
akhirnya berkunjung jg di forsa....

chichara

April 04, 2014, 09:30:40 AM
pagi gan, ada forum yang spesifik bahas dunia perelektronikaan ga nih? i'm newbie  ;D

Show 50 latest

Penulis Topik: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika  (Dibaca 69410 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline dani_yosman

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 4
  • IQ: 1
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #15 pada: November 20, 2008, 11:05:45 AM »
Om boleh tanya tak??? bisa bikinin data sheet dioda IN4001 tak?? tq
dani

Offline mozzpunkz

  • Staff
  • Dosen
  • *****
  • Tulisan: 222
  • IQ: 2
  • Gender: Pria
  • Contoh yang baik adalah nasehat terbaik
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #16 pada: November 27, 2008, 04:21:16 PM »
Om boleh tanya tak??? bisa bikinin data sheet dioda IN4001 tak?? tq

Ini datasheetnya, silahkan ambil ye..semoga membantu
Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri.

Offline narutocan

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #17 pada: Januari 06, 2009, 03:14:46 PM »
maaf q br gbung diforum ne jd, msh bingung,,, sblumnya lm knal bwat anggota forum lainnya,,, q mw blajar tntang komponen2 elektronika, mohon bantuaanya ya, thx be 4 fren

Offline mozzpunkz

  • Staff
  • Dosen
  • *****
  • Tulisan: 222
  • IQ: 2
  • Gender: Pria
  • Contoh yang baik adalah nasehat terbaik
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #18 pada: Januari 07, 2009, 03:37:07 PM »
Selamat bergabung, kami member dan anggota forumsains akan sangat bersedia membantu dengan senang hati dan sesuai dengan batas kemampuan yang kami miliki...forumsains is the best lah..hehehehhee...
maaf q br gbung diforum ne jd, msh bingung,,, sblumnya lm knal bwat anggota forum lainnya,,, q mw blajar tntang komponen2 elektronika, mohon bantuaanya ya, thx be 4 fren

Offline narutocan

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #19 pada: Januari 27, 2009, 04:30:00 PM »
q sneng skarang uda tw dikit2 tentang komponen, mkasih bwat smuanya,,, o ya q mw tanya soal FET (field effect transistor) jenis2 nya & apa sih contohnya dalam khidupan shari - hari,,bantu aq ya ,,, thanks bwat smuanya,,,^_^

Offline zonsopgang

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 93
  • IQ: 24
  • Gender: Pria
  • Dream Theater is my dream theater
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #20 pada: Januari 28, 2009, 01:51:32 PM »
gw lg butuh datasheet IC TX-2 31122287 14pin dan IC RX-2 31118287 16pin, dpt dari RC mobil2an. tolong donn.......
Playing a lion being led to a cage
I turn from surreal to seclusion
From love to disdain
From belief to delusion
From a thief to a beggar From a god to God save me

Offline anel46

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 9
  • IQ: 6
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #21 pada: Pebruari 16, 2009, 10:56:17 AM »
tentang pengalaman beli komponen juga ikutan lho....

biar ga malu2-in..
berdasrkan penglaman,klo beli komponen tu biasanya ditnya macem2
misal:wattnya berapa mas(klo beli R)?berapa volt mas C-nya(klo beli C)?berapa amper mas(klo beli dioda)?nah sampe yang namanya kabel pun banyak detilnya....lah bengong deh yang pertama kali ke toko elektronik.hehehe

klo aku sih,berhubung anak baru di dunia elktrnik..jawabnya asal aja
cth: terserah ja deh,biasannya gmana...hahahaha

aku taunya cuma:klo maw R yang kecil tu wattnya 1/4,yang gedean dikit wattnya 1/2
klo tentang C, voltnya suka ngasal ja,,,,ga mudeng sih..
klo beli dioda disesuaikan dengan berapa Ampere kita butuhnya,,ada yang 1A,2A,6A,10A dll....

Offline kurdtanshori

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 27
  • IQ: 3
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #22 pada: Maret 04, 2009, 12:19:12 AM »
Wah, kliatannya artikel ini mesti keperhatikan baik-baik supaya nilai eldasku (elektronika dasar) ga eldasku E lagi..... ;D ;D.....

btw,,salam kenal ya semuanya..... :kribo:

Offline Herputra

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 2
  • IQ: 1
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #23 pada: April 29, 2009, 03:03:22 PM »
klo kapasitor fungsinya buat apaan hya?
(sekilas aj.. ???)

Offline erik hardianto

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 111
  • IQ: 10
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #24 pada: Mei 09, 2009, 01:41:44 PM »
klo kapasitor fungsinya buat apaan hya?
(sekilas aj.. ???)
yang rajin dong bacanya,, biar jago elektronya,,, hehheeh + coba2(prakteknya,) biar nanti pas TA buat sendiri,,
1, kalo buat catu daya sbagai penyaring. biar gada ripplenya ato lbh kecil
2, penyimpan tegangan sesaat
3, yg penting liat Voltnya, ntr kalo ga pas sama suplynya bisa rusak, ato jebol

2 smester buat blajar otodidak juga bisa, semangat


Offline pk3dot

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 99
  • IQ: 10
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #25 pada: Mei 24, 2009, 01:10:42 AM »
Kapasitor adalah komponen elektronika yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik, dan secara sederhana terdiri dari dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan penyekat (bahan dielektrik) tiap konduktor di sebut keping. Kapasitor atau disebut juga kondensator adalah alat (komponen) listrik yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyimpan muatan listrik untuk sementara waktu. Pada prinsipnya sebuah kapasitor terdiri atas dua konduktor (lempeng logam) yang dipisahkan oleh bahan penyekat (isolator). Isolator penyekat ini sering disebut bahan (zat) dielektrik.(e-dukasi.net tanggal 05-12-2008)

Menurut polaritasnya yaitu:
1.   Kapasitor Polar
Memiliki polaritas (+) dan (-). Dalam pemasangannya harus diperhatikan polaritasnya dan tidak boleh dipasang terbalik. Pada bodinya terdapat tanda polaritasnya untuk menandai kaki yang berpolaritas (+) atau (-).
2.   Kapasitor Non Polar
Jenis kapasitor ini bisa dipasang bolak-balik.

Menurut ketetapan nilainya yaitu:
1.   Kapasitor Tetap/permanent
Nilai kapasitasnya tidak bisa diubah-ubah.
2.   Kapasitor Variable atau sering juga disebut VC atau Varco (variable capasitor)
Kapasitor jenis ini bisa kita ubah-ubah nilainya.
Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan listrik. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Kelompok kapasitor electrolytic terdiri dari kapasitor-kapasitor yang bahan dielektriknya adalah lapisan metal-oksida. Umumnya kapasitor yang termasuk kelompok ini adalah kapasitor polar dengan tanda + dan - di badannya. Mengapa kapasitor ini dapat memiliki polaritas, adalah karena proses pembuatannya menggunakan proses elektrolisa sehingga terbentuk kutup positif anoda dan kutup negatif katoda. (Hamonangan, Aswan.www.electroniclab.com)
Fungsi kapasitor dalam penggunaan arus ac seperti yang dijelaskan oleh Suyanto dalam diktat kuliah dasar listrik dan elektronika dasar(2004:48) karena arus yang masuk bertipe AC, maka kapasitor akan bekerja terus menerus karena pengaruh gelombang AC yang bolak-balik. Sedangkan pada arus tipe DC, kapasitor hanya berlaku sementara, pada saat pengisian saja. Bila sudah terisi penuh maka kapasitor tidak akan bekerja lagi, tetapi berhenti.
Apabila kapasitor dihubungkan dengan sumber listrik, elektron akan berkumpul pada pelat yang tersambung keterminal negatif sumber. Elektron-elektron ini akan menolak elektron-elektron yang ada pada pelat seberangnya. Elektron-elektron yang tertolak akan mengalir menuju positif sumber.
Sebuah kapasitor yang disambungkan seperti ini kesebuah sumber daya dengan seketika akan menjadi bermuatan. Tegangan antara kedua pelatnya adalah sama dengan tegangan sumber daya. Ketika kapasitor tersebut dilepaskan dari sumber daya, kapasitor tetap mempertahankan muatannya.
Kerena lapisan isolator yang ada pada kapasitor, arus tidak dapat mengalir melewati kapasitor. Kapasitor akan tetap bermuatan hingga waktu yang tak terbatas. Dengan alasan ini, kapasitor sangat berguna untuk menyimpan muatan listrik.(Owen Bishop, 2002: 40)
Kapasitor digunakan pada rangkaian listrik untuk menekan faktor daya. Pada rangkaian yang memiliki beban berupa induktor dan resistor atau yang sejenisnya. Dengan pemakaian peralatan listrik berinduktor sedikit dibawah  batas daya maksimum yang disediakan PLN, sebelum dipasang kapasitor maka akan terjadi trip. Hal ini dikarenakan bila daya efektif yang digunakn peralatan listrik ditambah dengan faktor daya hasilnya melebihi batas daya maksimum pemakaian. Setelah dipasang kapasitor, sudut beda fase antara tegangan dengan arus menjadi sefase. Sehingga efek faktor daya telah hilang.
Kelompok kapasitor electrolytic terdiri dari kapasitor-kapasitor yang bahan dielektriknya adalah lapisan metal-oksida. Umumnya kapasitor yang termasuk kelompok ini adalah kapasitor polar dengan tanda + dan - di badannya. Mengapa kapasitor ini dapat memiliki polaritas, adalah karena proses pembuatannya menggunakan elektrolisa sehingga terbentuk kutb positif (anoda) dan kutub negatif (katoda).
Telah lama diketahui beberapa metal seperti tantalum, aluminium, magnesium, titanium, niobium, zirconium dan seng (zinc) permukaannya dapat dioksidasi sehingga membentuk lapisan metal-oksida (oxide film). Lapisan oksidasi ini terbentuk melalui proses elektrolisa, seperti pada proses penyepuhan emas. Elektroda metal yang dicelup kedalam larutan electrolit (sodium borate) lalu diberi tegangan positif (anoda) dan larutan electrolit diberi tegangan negatif (katoda). Oksigen pada larutan electrolyte terlepas dan mengoksidai permukaan plat metal. Contohnya, jika digunakan Aluminium, maka akan terbentuk lapisan Aluminium-oksida (Al2O3) pada permukaannya.
Dengan demikian berturut-turut plat metal (anoda), lapisan-metal-oksida dan electrolyte(katoda) membentuk kapasitor. Dalam hal ini lapisan-metal-oksida sebagai dielektrik. Dari rumus (2) diketahui besar kapasitansi berbanding terbalik dengan tebal dielektrik. Lapisan metal-oksida ini sangat tipis, sehingga dengan demikian dapat dibuat kapasitor yang kapasitansinya cukup besar.
Dengan demikian berturut-turut plat metal (anoda), lapisan-metal-oksida dan electrolyte(katoda) membentuk kapasitor. Dalam hal ini lapisan-metal-oksida sebagai dielektrik. Dari rumus (2) diketahui besar kapasitansi berbanding terbalik dengan tebal dielektrik. Lapisan metal-oksida ini sangat tipis, sehingga dengan demikian dapat dibuat kapasitor yang kapasitansinya cukup besar.
Karena alasan ekonomis dan praktis, umumnya bahan metal yang banyak digunakan adalah aluminium dan tantalum. Bahan yang paling banyak dan murah adalah Aluminium. Untuk mendapatkan permukaan yang luas, bahan plat Aluminium ini biasanya digulung radial. Sehingga dengan cara itu dapat diperoleh kapasitor yang kapasitansinya besar. Sebagai contoh 100uF, 470uF, 4700uF dan lain-lain, yang sering juga disebut kapasitor elco.
Adapun jenis- jenis bahan pembuat kapasitor elektrolit adalah dari bahan alamunium dan tantalum. Kapasitor elektrolit dari bahan alaumunium ini dalam perkembangannya hanya disebut kapasitor elektrolit atau Elco.
Elektroda dari kapasitor ini terbuat dari alumunium yang menggunakan membran oksidasi yang tipis. Karakteristik utama dari Electrolytic Capacitor adalah perbedaan polaritas pada kedua kakinya. Dari karakteristik tersebut kita harus berhati – hati di dalam pemasangannya pada rangkaian, jangan sampai terbalik. Bila polaritasnya terbalik maka akan menjadi rusak bahkan “MELEDAK”. Biasanya jenis kapasitor ini digunakan pada rangkaian power supply, low pass filter , rangkaian pewaktu. Kapasitor ini tidak bisa digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi. Biasanya tegangan kerja dari kapasitor dihitung dengan cara mengalikan tegangan catu daya dengan 2. Misalnya kapasitor akan diberikan catu daya dengan tegangan 5 Volt, berarti kapasitor yang dipilih harus memiliki tegangan kerja minimum 2 x 5 = 10 Volt. (interq.or.jp, 2008)
Kapasitor tantalum. Merupakan jenis electrolytic capacitor yang elektrodanya terbuat dari material tantalum. Komponen ini memiliki polaritas, cara membedakannya dengan mencari tanda + yang ada pada tubuh kapasitor, tanda ini menyatakan bahwa pin dibawahnya memiliki polaritas positif. Diharapkan berhati – hati di dalam pemasangan komponen karena tidak boleh terbalik. Karakteristik temperatur dan frekuensi lebih bagus daripada electrolytic capacitor yang terbuat  dari bahan alumunium dan kebanyakan digunakan untuk sistem yang menggunakan sinyal analog. Contoh aplikasi yang menggunakan kapasitor jenis ini adalah noise limiter, coupling capacitor dan rangkaian filter. (interq.or.jp, 2008)
Kapasitansi didefinisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron. Coulombs pada abad 18 menghitung bahwa 1 coulomb = 6.25 x 1018 elektron. Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs. Dengan rumus dapat ditulis :
Q = C V
Q = muatan elektron dalam C (coulombs)
C = nilai kapasitansi dalam F (farad)
V = besar tegangan dalam V (volt)
Dalam praktek pembuatan kapasitor, kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A), jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik. Dengan rumus dapat di tulis sebagai berikut :
C = (8.85 x 10-12) (k A/t)
Untuk rangkaian elektronik praktis, satuan farad adalah sangat besar sekali. Umumnya kapasitor yang ada di pasaran memiliki satuan : µF, nF dan pF.
1 Farad = 1.000.000 µF (mikro Farad)
1 µF = 1.000.000 pF (piko Farad)
1 µF = 1.000 nF (nano Farad)
1 nF = 1.000 pF (piko Farad)
1 pF = 1.000 µµF (mikro-mikro Farad)
1 µF = 10-6 F
1 nF = 10-9 F
1 pF = 10-12 F
 
Perbedaan kapasitor disusun secara seri dengan paralel adalah berkaitan dengan nilai kapasitansinya. Bila ada jumlah kapasitor dan dengan nilai kapasitansi yang sama disusun secara seri, maka nilai kapasitansinya menjadi lebih kecil dibandingkan dengan yang disusun secara paralel.


Rumus Perhitungan kapasitor secara seri

1/c=(1/ca+1/cb+1/cc+1/c...)

 



Rumus Perhitungan Kapasitor Secara Paralel
Ctotal=C1+C2+C3+...

 
DAFTAR PUSTAKA

Bishop, Owen.2002. Dasar-Dasar Elektronika. Jakarta: Erlagga
Hamonangan, Aswan.www.electroniclab.com. Tanggal 6-12-2008
henryranu.files.wordpress.com. Tanggal 6-12-2008
free.vlsm.org. Tanggal 6-12-2008
Suyanto. 2004. Diktat Kuliah Listrik dan Elektronika Dasar. Yogyakarta
« Edit Terakhir: Januari 31, 2011, 11:08:22 PM oleh reborn »

Offline heru.htl

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 991
  • IQ: 14
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Free GNU/Linux Distributions
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #26 pada: Juni 02, 2009, 09:37:38 PM »
Om om...

Tambahin tentang MOSFET dan CMOSFET + mengenai electro-static donk...

Offline mas.dannies

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #27 pada: Juni 20, 2009, 03:04:35 AM »
maaf, bisa kah saya tahu tentang cara kerja dari penguat op amp, penguat transistor coomon gate,dan penguat kelas c tertala

Offline mekanik_gagal

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 47
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
  • bersama selalu menyenangkan
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #28 pada: Juli 17, 2009, 09:14:22 PM »
pusing...
tapi krenz...pelan" ja ah blajarnya..
jdi ada kbanggaan trsendiri jdi anak mekatronika...
hehe...
n tnx yah bwt kk" yg mw share ilmu dsni
menuntut ilmu hukumnya wajib

Offline frans3q

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 153
  • IQ: 22
    • Lihat Profil
Re: Pembahasan pengenalan Komponen2 Elektronika
« Jawab #29 pada: Agustus 13, 2009, 05:51:03 PM »
mau tanya lagi,
1. Ttg penjelasan Transistor yg d hal 1, ini yg sy tangkep, jadi B tuh spt keran yg ngatur besar arus dari C ke E.
trus bedanya NPN dan PNP dmn ya? kalau dari lambang nya kan hanya beda panah emitor masuk & keluar saja, apa cara kerja ny juga hanya berbeda arah arus ny saja?

2. Ttg Op Amp
Op Amp tuh semacam nama komponen spt transistor, resistor dll. atau nama rangkaian ya?
Cara kerja nya gmn?


Terimakasih.
Terimakasih banyak buat tmn2 yg uda nambah IQ saya... :D

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
2118 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 24, 2009, 05:21:09 AM
oleh Too Payz
2 Jawaban
1352 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 20, 2010, 10:47:45 AM
oleh InuuMauPinter
2 Jawaban
1698 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 31, 2011, 06:22:25 PM
oleh mhyworld
18 Jawaban
13514 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 27, 2011, 04:35:27 PM
oleh ksatriabajuhitam
Pengenalan Pola

Dimulai oleh mhyworld « 1 2 » Olah Otak

27 Jawaban
4005 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 07, 2012, 05:50:18 PM
oleh mhyworld

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia