Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 26, 2012, 01:25:20 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Mei 24, 2012, 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Mei 24, 2012, 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Rangkaian Pengendali  (Dibaca 706 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline aap07

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 2
  • IQ: 2
    • Lihat Profil
Rangkaian Pengendali
« pada: Oktober 27, 2011, 10:35:50 AM »
salam semua, pengen tau beberapa rangkaian pengendali, seperti kendali motor listrik apa ada yang tau ?...

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1104
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Rangkaian Pengendali
« Jawab #1 pada: November 03, 2011, 12:54:22 AM »
pengendali motor listrik tergantung pada jenis motornya.
Kalau pakai motor stepper (sering dipakai untuk robot) pada dasarnya dikendalikan dengan counter/shift register yang menentukan posisi sudutnya. Kalau ingin mengatur kecepatan putarannya, tinggal mengatur kecepatan pergeseran shift register tersebut.
Kalau pakai motor AC asinkron (sering dipakai di industri), biasanya menggunakan inverter. Untuk mengatur kecepatan putaran motor, yang diubah adalah frekuensi tegangan AC-nya. Inverter biasanya sudah dilengkapi dengan feature tambahan seperti current limiter dan output ramp.
Kalau pakai motor DC, pada dasarnya yang diatur adalah torsinya, dengan cara mengendalikan kuat arus listrik yang dialirkan padanya. Kecepatan putaran motor aktual tergantung pada beban yang digerakkan.
you may say I'm a dreamer, but I'm not the only one.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re: Rangkaian Pengendali
« Jawab #2 pada: November 03, 2011, 11:08:22 AM »
pengendali motor listrik tergantung pada jenis motornya.
Kalau pakai motor stepper (sering dipakai untuk robot) pada dasarnya dikendalikan dengan counter/shift register yang menentukan posisi sudutnya. Kalau ingin mengatur kecepatan putarannya, tinggal mengatur kecepatan pergeseran shift register tersebut.
Kalau pakai motor AC asinkron (sering dipakai di industri), biasanya menggunakan inverter. Untuk mengatur kecepatan putaran motor, yang diubah adalah frekuensi tegangan AC-nya. Inverter biasanya sudah dilengkapi dengan feature tambahan seperti current limiter dan output ramp.
Kalau pakai motor DC, pada dasarnya yang diatur adalah torsinya, dengan cara mengendalikan kuat arus listrik yang dialirkan padanya. Kecepatan putaran motor aktual tergantung pada beban yang digerakkan.

Ada hubungannya dengan DAC dan ADC yah ??

*  DAC  :  Digital to Analog Converter.
    ADC  :  Analog to Digital Converter.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1104
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Rangkaian Pengendali
« Jawab #3 pada: November 03, 2011, 05:12:31 PM »
Tidak ada hubungan secara langsung.
AC dan DC yang saya sebut itu Alternating Current dan Direct Current.
Kebetulan saja huruf-hurufnya mirip.
Kalau digambarkan grafiknya terhadap waktu, AC membentuk kurva sinusoidal, sedangkan DC membentuk garis lurus horizontal.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re: Rangkaian Pengendali
« Jawab #4 pada: November 04, 2011, 08:57:28 AM »
Tidak ada hubungan secara langsung.
AC dan DC yang saya sebut itu Alternating Current dan Direct Current.
Kebetulan saja huruf-hurufnya mirip.
Kalau digambarkan grafiknya terhadap waktu, AC membentuk kurva sinusoidal, sedangkan DC membentuk garis lurus horizontal.

Mengacu pada kendali memakai shift register,  bukan kendali untuk motor AC asinkron dan motor DC.   Kendali dengan counter / shift register tidak bisa jalan kalo gak pake ADC dan DAC.  Menilik apa yang anda sampaikan,  kalo ingin mengatur kecepatan putarannya dengan cara mengatur kecepatan pergeseran shift register,  saya menduga yang digunakan adalah DAC jenis Time Interval Decoder.


Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1104
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Rangkaian Pengendali
« Jawab #5 pada: November 04, 2011, 11:21:02 AM »
Mengacu pada kendali memakai shift register,  bukan kendali untuk motor AC asinkron dan motor DC.   Kendali dengan counter / shift register tidak bisa jalan kalo gak pake ADC dan DAC.  Menilik apa yang anda sampaikan,  kalo ingin mengatur kecepatan putarannya dengan cara mengatur kecepatan pergeseran shift register,  saya menduga yang digunakan adalah DAC jenis Time Interval Decoder.


Kecepatan pergeseran shift register bisa dilakukan dengan sistem full digital. Jadi tinggal menyediakan sumber clock frekuensi tinggi, kemudian tambahkan counter pengatur periode untuk menentukan berapa jumlah pulse dari sumber clock yang diperlukan untuk setiap pergeseran shift register. Shift register dipakai untuk mengatur aktivasi gulungan-gulungan di sekitar rotor untuk menentukan urutan posisinya pada setiap pergeseran.
contoh: frekuensi sumber clock 1 kHz. Jika counter disetel untuk reset pada clock ke 10, maka output counter menghasilkan pulse dengan frekuensi 100 Hz. Frekuensi inilah yang menentukan kecepatan pergeseran shift register, yang kemudian menentukan kecepatan putaran motor stepper (tergantung jumlah pole dan konfigurasinya). Jika setelan reset counter diubah jadi 20, maka kecepatan pergeseran shift register menjadi 50 Hz.

Kontrol motor DC dan AC (sinkron maupun asinkron) bisa dilakukan dengan sistem analog murni. Inilah sebabnya saya bilang DAC dan ADC tidak ada hubungannya secara langsung, karena tidak dipersyaratkan. Namun mereka dapat digunakan untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik, antara lain bentuk gelombang yang lebih sempurna serta pengaturan frekuensi yang lebih presisi.

Kebanyakan inverter yang dipakai di industri menggunakan sistem digital pada pengendalinya. Bagian keluaran sistem tersebut berupa wave generator yang menghasilkan sinyal digital yang mewakili bentuk gelombang sinusiodal, bisa berupa data biner maupun PWM(Pulse Width Modulation). Sinyal tersebut kemudian dikonversi menjadi tegangan dengan bentuk gelombang sinus yang sebenarnya menggunakan DAC. Setelah diperkuat, tegangan inilah yang digunakan untuk menggerakkan motor AC.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re: Rangkaian Pengendali
« Jawab #6 pada: November 04, 2011, 02:06:25 PM »
Kecepatan pergeseran shift register bisa dilakukan dengan sistem full digital. Jadi tinggal menyediakan sumber clock frekuensi tinggi, kemudian tambahkan counter pengatur periode untuk menentukan berapa jumlah pulse dari sumber clock yang diperlukan untuk setiap pergeseran shift register. Shift register dipakai untuk mengatur aktivasi gulungan-gulungan di sekitar rotor untuk menentukan urutan posisinya pada setiap pergeseran.
contoh: frekuensi sumber clock 1 kHz. Jika counter disetel untuk reset pada clock ke 10, maka output counter menghasilkan pulse dengan frekuensi 100 Hz. Frekuensi inilah yang menentukan kecepatan pergeseran shift register, yang kemudian menentukan kecepatan putaran motor stepper (tergantung jumlah pole dan konfigurasinya). Jika setelan reset counter diubah jadi 20, maka kecepatan pergeseran shift register menjadi 50 Hz.

Kontrol motor DC dan AC (sinkron maupun asinkron) bisa dilakukan dengan sistem analog murni. Inilah sebabnya saya bilang DAC dan ADC tidak ada hubungannya secara langsung, karena tidak dipersyaratkan. Namun mereka dapat digunakan untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik, antara lain bentuk gelombang yang lebih sempurna serta pengaturan frekuensi yang lebih presisi.

Kebanyakan inverter yang dipakai di industri menggunakan sistem digital pada pengendalinya. Bagian keluaran sistem tersebut berupa wave generator yang menghasilkan sinyal digital yang mewakili bentuk gelombang sinusiodal, bisa berupa data biner maupun PWM(Pulse Width Modulation). Sinyal tersebut kemudian dikonversi menjadi tegangan dengan bentuk gelombang sinus yang sebenarnya menggunakan DAC. Setelah diperkuat, tegangan inilah yang digunakan untuk menggerakkan motor AC.

Yak,  benar.  Saya setuju.

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia