Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 26, 2012, 10:58:40 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Mei 24, 2012, 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Mei 24, 2012, 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Akar Jamur Gantikan Styrofoam  (Dibaca 1578 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline planethijau

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 17
  • IQ: 12
    • Lihat Profil
Akar Jamur Gantikan Styrofoam
« pada: April 23, 2010, 09:39:45 AM »
Kardus daur ulang saat ini merupakan pengganti yang layak bagi styrofoam, hanya saja jika sebuah produk mempunyai bobot yang berat, maka kardus bukanlah pilihan yang terbaik. Diperlukan suatu material yang lebih ramah lingkungan sekaligus mampu memberikan perlindungan yang lebih baik.

Sebuah perusahaan, Ecovative Design, mencoba mencari alternatif terbaik bagi industri dalam mengemas produknya. Perusahaan tersebut berusaha membuat produk yang tepat bagi sistem daur ulang alam, seperti yang dipaparkan pendiri sekaligus CEO perusahaan tersebut di hadapan audien Greener Gadgets Conference di New York, AS. Langkahnya adalah membuat material packaging atau pengemas berlabel EcoCradle yang terbuat dari akar jamur.

EcoCradle menggunakan teknologi nano yang diadopsi dari jamur-jamuran berserabut. Yang berperan penting adalah mycelia, bagian dari jamur yang bersifat vegetatif, dam berfungsi mengkonsumsi limbah pertanian. Setelah seminggu lebih, serat berwarna putih dalam jumlah besar akan muncul, yang kemudian akan dikeringkan untuk menghentikan proses pertumbuhannya. Hasilnya adalah kemasan yang kuat serta bisa didaur ulang dan bisa dijadikan kompos.

Berbeda dengan bahan pengemas lainnya, seperti plastik bio, material EcoCradle tidak dihasilkan dari tanaman pangan. Bahkan dengan menggunakan material tersebut, EcoCradle bisa dibuat dalam berbagai bentuk.

Kompetitif dengan styrofoam? Tentu, semakin tinggi tingkat densitas atau kekerasan suatu styrofoam, maka membutuhkan minyak bumi yang juga semakin banyak. Dengan kondisi demikian, untuk memproduksi styrofoam akan menjadi lebih mahal. EcoCradle bisa bersaing pada posisi ini.

sumber : planethijau.com
Be a friend of earth

Offline nandaz

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1836
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
  • ...Mad about Sci_mistery
    • Lihat Profil
Re: Akar Jamur Gantikan Styrofoam
« Jawab #1 pada: April 23, 2010, 11:14:07 AM »
...keren tuh, dengan menerapkan bio styrofoam, polutan darat asli bisa dikendalikan...tetapi, setau saya jamur yang tumbuh vegetatif(aseksual) ini membutuhkan lingkungan tersendiri untuk tumbuh sebelum membentuk sporangium dan akar2 serabutnya(misalnya lingkungan lembab)...berarti nanti styrofoam ini bisa nyerap air atau kelembaban suatu benda bila digunakan, apa begitu? sedangkan styrofoam asli bisa dikatakan ngga mempengaruhi benda didalamnya kecuali benda itu panas yang dapat melelehkan zat dasar strofoam yang beracun, dan tak dapat diurai...contohnya, botol plastik yang berisi air mineral, bila menggunakan styrofoam biasa air tetap terjaga kemasannya, tetapi jika menggunakan dari bahan jamur yang biasa tumbuh didaerah lembab apa akan menggurangi isi produk tersebut? mohon penjelasannya ;D

sedikit ide demi menyelamatkan bumi...
starting by doing what is necessary, then what is possible and suddenly you are doing the impossible...
\dia\cal{ANONYMOUS}\cl

Offline planethijau

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 17
  • IQ: 12
    • Lihat Profil
Re: Akar Jamur Gantikan Styrofoam
« Jawab #2 pada: April 25, 2010, 04:12:00 AM »
That's technology!
Menurut pabrikan yang membuatnya, bio styrofoam tersebut bersifat hydrophobic alias ga suka ma air alias anti air pada level seluler. ASTM E96, Standard Test Methods for Water Vapor Transmission of Materials dan ASTM C1134, the Standard Test Method for Water Retention of Rigid Thermal Insulations Following Partial Immersion telah dilaluinya dengan sukses ...

Gila ...

Offline nandaz

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1836
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
  • ...Mad about Sci_mistery
    • Lihat Profil
Re: Akar Jamur Gantikan Styrofoam
« Jawab #3 pada: April 25, 2010, 07:38:34 PM »
...wah, gimana kalo diterapkan di indonesia. soalnya sering banjir sih...karena styrofoam numpuk dikanal dan got2... ;D

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia