Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 26, 2012, 11:04:37 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Mei 24, 2012, 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Mei 24, 2012, 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Kita Sedang Membuat Benua Baru  (Dibaca 1771 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline planethijau

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 17
  • IQ: 12
    • Lihat Profil
Kita Sedang Membuat Benua Baru
« pada: Juni 27, 2010, 01:28:54 AM »
Kita Berperan Serta Mewujudkan Benua Baru

Sebuah benua baru, atau setidaknya sebuah pulau besar akan terbentuk di samudera Atlantik Utara. Hal tersebut diketahui saat para ilmuwan baru saja keluar dari pelabuhan Trinite-sur-Mer di Brittany, Perancis. Setidaknya empat hingga lima potong sampah mengapung mengikuti arus menuju suatu tempat ''penampungan sampah'' di laut Sargasso, sekitar Bermuda.

Dalam 15 menit perjalanan selanjutnya mereka mendapati lebih banyak sampah. Seperti yang disampaikan salah satu dari tim peneliti, Yann Geffriaud, yang juga pendiri organisasi Watch the Waste menceritakan bahwa setiap lima menit, sebanyak 10 hingga 20 potong sampah mendatangi mereka. Hal yang sangat mengejutkan adalah bahwa di tengah-tengah laut yang sangat jauh dari daratan hal itu bisa terjadi.

Laut Sargasso, merupakan laut dimana arus dari Florida bertemu dengan arus dari Bermuda dengan rumput lautnya yang berwarna coklat (sargassum) dan tersebar di permukaannya. Rumput laut ini menangkap setiap sampah yang mengapung.

Dari pengamatan para peneliti tersebut, sampah yang ada hampir 95% adalah plastik. Mulai dari tempat pasta gigi hingga botol air mineral. Geffriaud yang bersama organisasinya meminta angkatan laut Amerika Serikat untuk memantau sampah di laut lepas, juga menambahkan bahwa area sampah tersebut tidak terkumpul menjadi satu, tetapi tersebar secara acak. Geffriaud bersama timnya bermaksud mengumpulkan sisa-sisa peradaban modern yang ada di lautan untuk keperluan riset yang mereka lakukan.

Temuan tersebut semakin memperkuat hasil temuan para pelaut Amerika Serikat dan ilmuwan oseanografer Charles Moore.  Pada tahun 2003, Moore menulis dalam majalah Natural History, yang menyebutkan luas ''pulau'' sampah diperkirakan seluas Texas. Dua tahun lalu Moore yang mengarungi samudera Pasifik mendapati kurang lebih 100 juta ton sampah tersebar di antara Hawaii dan Jepang. Dan pada Februari lalu, kolega Moore menulis dalam artikel yang lain, bahwa luasannya kini telah mencapai dua kali daratan Amerika Serikat.

Hal yang sama juga dialami oleh tim dari Sea Education Association yang berbasis di Amerika Serikat. Mereka mendapati pulau sampah yang tersebar di Atlantik Utara seluas Perancis.

Berbagai fakta tersebut menunjukkan bahwa secara tidak langsung setiap orang di muka bumi ini sedang membuat sebuah benua baru yang bisa menampung mereka yang bisa hidup hingga usia 150 tahun. Sebuah anekdot ironis yang seharusnya menyadarkan semua orang tentang perlunya kesadaran pribadi untuk bertindak lebih bertanggung jawab.

Sumber :
pranala:http://www.planethijau.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=46&artid=1318 [non-aktif]
« Edit Terakhir: Juni 27, 2010, 01:30:40 AM oleh planethijau »
Be a friend of earth

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
    • Lihat Profil
Re: Kita Sedang Membuat Benua Baru
« Jawab #1 pada: Juni 27, 2010, 02:33:30 AM »
Sumpah, ane gak ikut-ikut buang sampah kesana. Kalau gak percaya, tanya aja Pak RT ane :D.

Offline Blue_Rain

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 94
  • IQ: 1
    • Lihat Profil
Re: Kita Sedang Membuat Benua Baru
« Jawab #2 pada: Juni 27, 2010, 10:37:55 AM »
Ntar kita kasih nama aja benua barunya...

Benua Sampah

^^

Ada fotonya gak..??

The Rain Always Blue...

Offline planethijau

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 17
  • IQ: 12
    • Lihat Profil
Re: Kita Sedang Membuat Benua Baru
« Jawab #3 pada: Juni 29, 2010, 02:36:48 PM »
Sumpah, ane gak ikut-ikut buang sampah kesana. Kalau gak percaya, tanya aja Pak RT ane :D.

Iya, ane juga ga buang sampah ke sana, tapi ke bantar gebang ...

Ntar kita kasih nama aja benua barunya...

Benua Sampah

^^

Ada fotonya gak..??



Benua Sampah ? ... :-\
Tapi boleh juga, ntar yang di bantar gebang kita namain Gunung Sampah.
Fotonya nunggu kalo dah kebentuk benuanya ... kira2 100 tahun lagi?

Offline Takagi Fujimaru

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 921
  • IQ: 46
  • Gender: Pria
  • Falcon is flying...
    • Lihat Profil
Re: Kita Sedang Membuat Benua Baru
« Jawab #4 pada: Juni 30, 2010, 03:36:13 AM »
Wow... kira2 tumbuhan bisa tumbuh di 'benua sampah' ini gak ya? :D
Belajar itu buat cari ilmu, bukan cari nilai.

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 619
  • IQ: 22
  • Gender: Pria
  • "The Mark of Lone Wolf" by Kamietsu
    • Lihat Profil
Re: Kita Sedang Membuat Benua Baru
« Jawab #5 pada: November 11, 2011, 10:20:02 AM »
Wow... kira2 tumbuhan bisa tumbuh di 'benua sampah' ini gak ya? :D

Bisa. At least jamur & lumut.  :P
Buat yang suka manga One Piece gabung di sini:
www.iopc.us

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia