Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

November 27, 2022, 07:33:15 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,847
  • Latest: Fordemah
Stats
  • Total Tulisan: 139,639
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 45
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 34
Total: 34

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Apa yang membuat hidup?

Dimulai oleh Takagi Fujimaru, April 16, 2010, 12:59:41 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Takagi Fujimaru

Mungkin semua pada tau jawaban yang akan q tulis. Ya, ruh. Ruh yang diberikan pada kita saat usia 4 bulan dalam kandungan...
Ini versi orang theis. Mungkin untuk versi atheis ada yang mau menambahkan?
Belajar itu buat cari ilmu, bukan cari nilai.

Pi-One

Masalahnya gimana buktiin roh ada, dan juga ada sejak usia 4 bulan di kandungan?

Takagi Fujimaru

Pertanyaan (jawab dg singkat, pada, jelas):
1. Orang mati karena?

maaf kalo dah pernah tanya, cuma mau konfirmasi aja...
Belajar itu buat cari ilmu, bukan cari nilai.

Pi-One

Kutip dari: Takagi Fujimaru pada April 16, 2010, 09:58:59 PM
Pertanyaan (jawab dg singkat, pada, jelas):
1. Orang mati karena?

maaf kalo dah pernah tanya, cuma mau konfirmasi aja...
Sel tubuhnya berhenti bermetabolisme?

Takagi Fujimaru

2. Mengapa sel tubuh berhenti bermetabolisme?

kita lanjutkan saja 'tanya-jawab' ini...
Belajar itu buat cari ilmu, bukan cari nilai.

Farabi

Tidak ada yang bisa mendefinisikan apa itu ruh atau jiwa.
Kalau anda seorang muslim maka kita akan mendapati bahwa ruh dan jiwa adalah 2 kata yang berbeda.
Jiwa berasal dari kata nafsin, bisa juga diartikan sebagai diri, sedangkan ruh bisa diartikan sebagai pemahaman, atau apa yang kita rasakan.

Saya percaya, kita, yang merasakan, yang hidup dan bisa menjelaskan, adalah otak. Sedangkan tubuh hanyalah mesin penunjang otak saja. Dulu ada orang yang pernah kepala bagian atasnya tertembak, tapi masih tetap hidup, juga ada orang yang bagian kanan otak atasnya dibuang oleh operasi, tapi masih tetap bisa hidup biarpun kemudian cacat. Akan tetapi, ada orang yang otak belakangnya dipukul pakai palu, kemudian mati.

Saya percaya, inti dari kehidupan manusia terletak di otak belakang, itulah yang membuat kita dapat merasakan dan yang menjadi pusat pengendali segala yang bisa kita lakukan, atau bisa diistilahkan, otak belakang itulah diri kita yang sesungguhnya, yang dibalut oleh kendaraan bernama tubuh dan ditunjang oleh prosesor pembantu yang bernama cortex dan neo cortex.

Jantung mati, masih bisa diganti oleh mesin, neo cortex dipotong sebelas, masih bisa hidup, tapi otak belakang rusak, matilah kita.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Pi-One

Kutip dari: Takagi Fujimaru pada April 17, 2010, 09:43:47 AM
2. Mengapa sel tubuh berhenti bermetabolisme?

kita lanjutkan saja 'tanya-jawab' ini...
Ada banyak faktor, misal adanya gangguan pada sistem. Misal kegagalan fungsi jantung memompa darah, menyebabkan terganggu atau terhentinya peredaran darah, dan artinya terhentinya suplai oksigen bagi sel-sel lain temrasuk otak. Dan sebagian sel ini amat rentan dan tak bisa dipulihkan, misal sel otak hanya bertahan beberapa menit tanpa suplai oksigen sebelum mengalami kerusakan yang tak tertolong lagi.

Bisa juga karena sel tubuh sudah mencapai batas regenerasinya.

Farabi

Kutip
Bisa juga karena sel tubuh sudah mencapai batas regenerasinya.

Konon di dalam tubuh kita ada semacam counter untuk membatasi umur kita. Para ilmuwan sedang meneliti tentang hal ini.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Takagi Fujimaru

Kalau bahasa medis, mati itu ada 2.
1. Mati klinis: Tidak ditemukannya tanda2 vital seperti denyut nadi, nafas, dll.
2. Mati biologis: Matinya sel-sel otak karena tidak mendapatkan suplai O2 dan makanan.

@Farabi: Kalau tidak salah, otak belakang itu adalah pusat kesadaran kita. Jadi, kalau otak belakang rusak, rusak pula kesadaran kita. Mau bukti? Coba getok kepala belakang teman Anda, bisa pingsan dia. (Bercanda, jangan dipraktikkan! ;D)

@Pi-One: Saya punya statement begini, "Orang bisa hidup karena sel-sel-nya mendapat suplai O2 dan makanan serta mengalami regenerasi. Namun, orang disebut mati karena sel-sel-nya tidak bekerja lagi (mati) dikarenakan tidak mendapatkan suplai O2 dan makanan dalam waktu yang relatif lama."

Pertanyaannya, setujukah Anda dengan statement saya?
Belajar itu buat cari ilmu, bukan cari nilai.

Pi-One

Kutip dari: Takagi Fujimaru pada April 17, 2010, 10:07:03 AM@Pi-One: Saya punya statement begini, "Orang bisa hidup karena sel-sel-nya mendapat suplai O2 dan makanan serta mengalami regenerasi. Namun, orang disebut mati karena sel-sel-nya tidak bekerja lagi (mati) dikarenakan tidak mendapatkan suplai O2 dan makanan dalam waktu yang relatif lama."

Pertanyaannya, setujukah Anda dengan statement saya?
Apakah itu berbeda dengan apa yang aku sebut sebelumnya, bahwa sel tubuh berhenti bermetabolisme?

Takagi Fujimaru

Sepertinya tidak, cuman, disini q tambahkan "...dalam waktu yang relatif lama."
Setujukah?
Belajar itu buat cari ilmu, bukan cari nilai.

Farabi

Kalau menurut saya mati adalah keadaan dimana otak tidak mendapat suplai makanan yang mengakibatkan ia tidak berfungsi lagi.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Takagi Fujimaru

Pi-One, entah enggan berdiskusi dengan saya atau apa?
Belajar itu buat cari ilmu, bukan cari nilai.

Pi-One

Saat aku bilang berhenti, maksudnya sudah kehilangan kemampuan untuk itu.

anggik2002

Kutip dari: Farabi pada April 17, 2010, 02:28:35 PM
Kalau menurut saya mati adalah keadaan dimana otak tidak mendapat suplai makanan yang mengakibatkan ia tidak berfungsi lagi.
ini pernyataan mati untuk manusia atau hewan jg om??
soale aQ pernah nyembelih entok sampek kepalanya putus tapi bisa terbang, emng gak lama sih, cuman kurang lebih 5 menit. Apa selama 5 menit itu si entok bs dikatakan mati?? :)