Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Januari 23, 2022, 12:47:33 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 23
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 14
Total: 14

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship  (Dibaca 28765 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline rafek

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 379
  • IQ: 10
  • Gender: Pria
  • favor the freethinkers !
God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« pada: November 29, 2011, 02:29:13 PM »
Saya tertarik untuk mengangkat tema ini dalam diskusi, walaupun isu ini adalah isu sensitif dan kontroversial, dan mungkin bersinggungan dengan sara. Saya tertarik untuk menyoroti perbedaan pandangan dan pendapat mengenai hubungan interpersonal, khususnya romance relationship, dan kepercayaan seseorang. Seperti yg kita tahu, Indonesia tidak mengesahkan pernikahan beda agama, dengan alasan apapun. Saya tidak mengetahui dasar apa yg melandasi aturan tsb. Beberapa agama mungkin melarang pernikahan beda agama, namun beberapa kalangan cendekiawan moderat punya tafsiran lain. Sayangnya, tidak semua orang sependapat atas penafsiran tsb, yg kerap kali dipandang sebagai sebuah bentuk heresy.

Saya pada dasarnya hanya ingin mengetahui pendapat teman2 di forum ini mengenai perbedaan agama dan kaitannya dengan dinamika hubungan sosial, khususnya interpersonal relationship(entah kenapa, saya agak geli jika menyebutnya hubungan percintaan), dalam masyarakat Indonesia. Saya rasa masing2 orang pernah memikirkan hal ini, atau bahkan pernah mengalaminya sendiri, dan pengalaman tersebut tentunya berpengaruh pada pandangannya terhadap hal ini.

Beberapa, atau bahkan semua agama setuju bahwa cinta dan kasih sayang adalah sesuatu hal yg positif. Ajaran agama pun menjelaskan bahwa cinta dan kasih sayang adalah salah satu sifat mulia Tuhan. Di sisi lain, beberapa agama tidak merestui hubungan beda agama, walaupun cukup banyak dijumpai pasangan beda agama yg kehidupan rumah tangganya cukup damai tanpa rintangan yg berarti.

Saya cukup terinspirasi mengangkat tema ini setelah melihat trailer film cin(t)a(walaupun belum pernah nonton filmnya), yg bertemakan hubungan beda agama. Di sisi lain, saya juga pernah memiliki pengalaman tentang hal ini(bukan curhat).

Saya tidak ingin topik ini dipandang sebagai bentuk luapan emosi cengeng dan manja seorang remaja yg masih labil, melainkan tema ini saya rasa memiliki cukup bobot untuk diangkat dalam sebuah diskusi, karena merupakan suatu fenomena yg terjadi secara nyata dalam masyarakat, dan dapat dianalisis.

Lebih jauh lagi, tema ini dapat berkaitan dengan sejauh mana toleransi antar umat beragama diaplikasikan. Saya jadi teringat suatu pendapat tentang perbedaan toleransi beragama dan apresiasi beragama.
There is impossible to escape the reality, except weaving together all of your imagination to make an alternate reality, and expand your own horizon. But people may call you a madman.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #1 pada: November 29, 2011, 06:26:27 PM »
Katolik dan Islam setuju dengan peraturan ini. Saya tidak tahu.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #2 pada: November 29, 2011, 09:23:27 PM »
Dalam pandangan saya, ini adalah salah satu 'sisi gelap' Agama..Maaf..Tapi saya harus mengatakan bahwa Agama mendiskriminasi manusia berdasarkan keyakinannya..

Cinta, dalam segala pengertiannya, adalah manifestasi moral tertinggi manusia..Cinta tidak mengenal keyakinan, kepercayaan, atau ideologi..

Cinta mempersatukan umat manusia..Agama memecahbelahnya..
DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT

Offline MonDay

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 664
  • IQ: 27
  • Gender: Pria
  • pengembara, mencari sesuap ilmu
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #3 pada: November 30, 2011, 12:21:58 AM »
karena sebagian masyarakat memandang agama sebagai "prinsip hidup" seseorang
jd ini sama sulitnya dengan menyatukan dua prinsip yang berbeda

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #4 pada: November 30, 2011, 01:39:04 AM »
Kurang lebih begitu, 2 aturan yang berbeda bisa sangat membingungkan dan berbahaya.

Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #5 pada: November 30, 2011, 01:50:43 AM »
Pastinya, perbedaan agama adalah salah satu hambatan dalam menjalin hubungan lawan jenis.
Mungkin ada solusi seperti mesti nikah di luar negeri untuk yang bea agama/keyakinan, seperti IB-JK.

Offline danzJr

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 313
  • IQ: 17
  • Gender: Pria
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #6 pada: November 30, 2011, 04:05:43 AM »
saya personal sering mendapat diskriminasi pada saat SD dan SMP,

cinta dan kasih mempersatukan perbedaan tapi agama memecahbelahkan persatuan karena perbedaan, fakta yang menyakitkan dimana agama yang seharusnya menjadi suatu ideologi kasih sesama umat malah menjadi faktor utama terjadinya perpecahan,diskriminasi dan alasan anarkisme  >:(
sesuatu itu dimulai dari mimpi, diusahakan dan menjadi kenyataan

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #7 pada: November 30, 2011, 04:57:16 AM »
Yahudi, Katolik dan Islam menyetujui ini semua. Untuk islam boleh mengambil istri dari Bani Israel atau Kristen dengan syarat tidak boleh poligami dan tidak boleh yang pernah zina. Tapi untuk sesama muslim boleh poligami max 4. Dalam agama Yahudi boleh poligami bebas, asal jangan dari non israel, apalagi moab atau penyembah patung.

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #8 pada: November 30, 2011, 07:59:10 AM »
Yahudi, Katolik dan Islam menyetujui ini semua. Untuk islam boleh mengambil istri dari Bani Israel atau Kristen dengan syarat tidak boleh poligami dan tidak boleh yang pernah zina. Tapi untuk sesama muslim boleh poligami max 4. Dalam agama Yahudi boleh poligami bebas, asal jangan dari non israel, apalagi moab atau penyembah patung.

Muslimah boleh menikahi Non Muslim?

Offline rafek

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 379
  • IQ: 10
  • Gender: Pria
  • favor the freethinkers !
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #9 pada: November 30, 2011, 08:35:44 AM »
Iseng2 googling, ternyata saya menemukan sebuah blog yg membahas tentang ini.
http://irindonesia.wordpress.com

Saya baru tahu jika KUA(Kantor Urusan Agama) hanya menerima pernikahan secara islam, sedangkan pernikahan non muslim dicatat oleh DKCS(Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil). Diskriminatifkah?

Bukankah sangat ironis bahwa hubungan antar dua individu yg berlangsung harmonis dan agung harus terpisah secara paksa, karena sesuatu yg abstrak dan "konon" sakral bernama keimanan? Bukankah keimanan itu bersifat personal? Apakah orang lain berhak menilai "keimanan" kita?

Saya rasa, sudah banyak orang yg berkorban atas dasar kasih sayang, yg rela bersusah payah hanya untuk mengganti sebuah kata yg tertera dalam kolom kecil di kartu pengenal identitasnya.

Offline rafek

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 379
  • IQ: 10
  • Gender: Pria
  • favor the freethinkers !
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #10 pada: November 30, 2011, 08:58:50 AM »
Muslimah boleh menikahi Non Muslim?
Setahu saya, hanya seorang lelaki muslim yg boleh menikah dengan ahl kitab, dengan asumsi bahwa setelah menikah, sang suami mampu membimbing dan mengajak sang istri memeluk agamanya. Namun hal itu pun tergantung penafsiran dan ijtihad yg diambil oleh ulama2 besar. Bahkan, mainstream muslim tidak menyetujui hal ini dan memandangnya sebagai penyimpangan aqidah.

Sedangkan mengenai prinsip yg berbeda, contohnya? Saya rasa hampir semua agama memiliki moral stance yg serupa.


Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #11 pada: November 30, 2011, 11:42:14 PM »
Manusia dilarang mencintai manusia lain, karena kepercayaannya berbeda? Mungkinkah Tuhan sepicik ini?

Di manakah nurani kita manusia? Lari kemanakah logika kita? Terbang kemanakah kesadaran kita? Come on..Di manakah para jenius melihat kenyataan ini? Masih bisakah mereka berpikir, atau setidaknya MERASAKAN DENGAN HATI NURANI? Come on..

Atas nama cinta saya berduka..

Offline BackFromBeyond

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 27
  • IQ: 1
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #12 pada: Desember 01, 2011, 03:31:33 AM »
Pilihan ada di tangan anda.
Hubungan laki-perempuan (baca CINTA) kupikir hanya sepanjang hidup (setelah mati, entahlah,...masih perlukah KEKASIH setelah mati?).
Tetapi agama punya lifetime yg lebih panjang (sampai sesudah kematian dst).
So, lebih MEMBERATI yg mana? pilihan ada di tangan anda.

mungkin ada 2 cara penyelesaian: pilih salah satu (dg menafikan yg lainya), atau agama-nya yg anda ubah dikit-2 shg sesuai selera anda.
Utk orang yg emang dari awal anti agama-2 tsb, maka penyelesaian lebih mudah.

Offline danzJr

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 313
  • IQ: 17
  • Gender: Pria
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #13 pada: Desember 01, 2011, 04:36:35 AM »
Pilihan ada di tangan anda.
Hubungan laki-perempuan (baca CINTA) kupikir hanya sepanjang hidup (setelah mati, entahlah,...masih perlukah KEKASIH setelah mati?).
Tetapi agama punya lifetime yg lebih panjang (sampai sesudah kematian dst).
So, lebih MEMBERATI yg mana? pilihan ada di tangan anda.

mungkin ada 2 cara penyelesaian: pilih salah satu (dg menafikan yg lainya), atau agama-nya yg anda ubah dikit-2 shg sesuai selera anda.
Utk orang yg emang dari awal anti agama-2 tsb, maka penyelesaian lebih mudah.

agama dalam hal ini bukan hanya melarang dalam hubungan kekasih, melainkan dalam hubungan berteman maupun bersaudara, butuh fakta?

coba anda cari di kitab suci anda sendiri dan lihat kenyataan yang menyakitkan itu ;D

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:God &/vs love, religion boundary of interpersonal relationship
« Jawab #14 pada: Desember 01, 2011, 04:45:42 AM »
Cinta Amor adalah sebagian dari cinta kita kepada sesama manusia..Mengapa Agama tertentu membatasi cinta dan kasih sayang hanya kepada yang seiman?

Yang lebih ekstrem, bukan hanya membatasi cinta, tapi juga mengajarkan utk mencurigai yg tidak seiman..Yg paling ekstrem adalah membenci..

Manusia mengorbankan nilai hakiki kemanusiaannya, yaitu cinta kpd sesama, demi utk kepercayaan yg spekulatif..It is a big tragedy..

Anda benar..Harapan kita satu2nya, Agamawan agar menafsir ulang ajarannya..Semoga..

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
4693 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 16, 2007, 03:41:36 AM
oleh nano
13 Jawaban
11437 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 14, 2011, 02:19:26 AM
oleh nate river
4 Jawaban
5788 Dilihat
Tulisan terakhir September 20, 2010, 05:39:31 AM
oleh faiqhr
36 Jawaban
16102 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 20, 2011, 04:45:49 PM
oleh familycode
171 Jawaban
53689 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 24, 2014, 03:55:20 PM
oleh mhyworld