Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Agustus 13, 2022, 07:49:15 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 49
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 36
Total: 36

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Hubungan antara Agama dengan Sains.

Dimulai oleh semut-ireng, Maret 05, 2010, 12:25:57 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.


semut-ireng

#226
Itu gambar bicara kepada saya :  betul ada si om  yang seperti besi murni.  ;D ;D ;D ;D 

Pi-One

Posting anda bicara pada saya: semut_ireng cuma niat ngetroll.


semut-ireng

OK,  dan saya mengucapkan terima kasih atas kiriman  gambar / foto bung @Pi-One,  sayang fotonya cuma setengah badan,  kalau seluruh badan dan pakai rok akan lebih siip lagi. ;D ;D ;D ;D

Pi-One

Mod, tolong threadnya dilock saja. Sudah gak fokus...

anggik2002

he.............
trims jawaban2nya om!!!!!!!?????????????

semut-ireng

gambar itu kayaknya ada jenggotnya  ..... ;D

Pi-One

Kutip dari: semut-ireng pada Mei 08, 2010, 11:53:40 PM
gambar itu kayaknya ada jenggotnya  ..... ;D
Gambar itu mewakili anda, jadi kalau ada jenggot, itu jenggot anda

*menguap bosan*

semut-ireng

Ada Empat Kubu hubungan antara agama dengan sains  (  Kutipan )  :

"   Mungkin saja tidaklah salah, jika hubungan sains dan agama itu telah menorehkan
dilema. Itu bisa dimaklumi sebab dari perbedaan pandangan itu tak saja telah
mewarnai perdebatan dengan berbagai argumen yang kuat, tapi telah membangun
tipologi yang kemudian mengerucut menjadi kubu yang saling berlawanan.

Dalam kaca mata penulis ini, dalam perdebatan itu terbangun empat tipologi:
konflik, kontras, kontak dan konfirmasi.

Bagi kubu konflik, hubungan antara sains dan agama selain berlawanan, juga
dianggap bertolak belakang dan tak bisa dipertemukan. Sebab antara agama dan
sains, dilihat saling bertarung untuk membenarkan dirinya sendiri. Tidak hanya
itu, keduanya juga saling menyudutkan dan karena itu tak mungkin bisa
diselaraskan.

Bagi kubu kontras, baik agama maupun sains merupakan dua bidang yang sama-sama
memiliki ruang dan wilayah kerja sendiri-sendiri. Meskipun, tidak perlu
diselaraskan, keduanya harus saling menghormati otonomi masing-masing. Adapun
bagi kubu kontak, justru menyarankan, kalau agama dan sains sebaiknya saling
dipertemukan untuk didialogkan.

Maksud dialog itu, tidak lain, karena dengan bertukar pandangan
-setidaknya-antara yang satu dengan yang lain, akan saling memperkaya
"perspektif" dalam melihat realitas. Meski demikian, bagi kubu ini, tidak harus
ada kata mufakat, apalagi (antara keduanya) harus dileburkan.

Berbeda dengan kubu konflik, kubu kontras dan kubu kontak, bagi kubu
konfirmasi, justru menyarankan antara agama dan sains saling "mengukuhkan".
Terlebih lagi, untuk satu upaya bertukar pikiran tentang "anggapan-anggapan"
dasar tentang realitas. Sebab dengan cara itu, keduanya bukan sekadar saling
diuntungkan, melainkan juga tak akan kehilangan jati diri masing-masing.

Setidaknya, wacana perdebatan seputar hubungan sains dan agama itu, telah
mencuat dan menggoreskan polemik sepanjang sejarah dan hampir-hampir tidak ada
habisnya untuk diperbincangkan. Sebab selama dunia ini masih tetap "eksis" dan
agama masih diyakini pemeluk umat sebagai kebenaran yang harus diterima tanpa
perlu diselidiki, dan sains selalu mengembangkan penelitian, perdebatan itu pun
masih selalu diperbincangkan.  "  (  Kutipan  )

Pi-One

Pertanyaannya, apakah agama harus menggantikan sains jika menyangkut ranah sains? bahkan meski agama tidak memberi penjelasan logis dan hanya mengandalkan iman? Seperti masalah asal-usul kehidupan dan asal-usul manusia?

semut-ireng

Jawabannya sudah anda tulis di thread sebelah :

"  Bagiku agama dan sains itu paralel. Agama lebih merupakan kontrol moral untuk sains, bukannya agama untuk menggantikan sains. "

Kalau ngga salah menjawab postingan saya :  ....  Agama dan sains tidak bisa dipisah,  keduanya saling melengkapi,  keduanya saling membutuhkan ......


Jika anda maksudkan  "  agama dan sains itu paralel  "  adalah  " dipisah "  dalam arti tidak saling melengkapi dan tidak saling membutuhkan,  maka saya tidak sependapat dengan anda.   Saya setuju dengan pendapat anda :  agama lebih merupakan kontrol moral untuk sains,  bukannya agama untuk menggantikan sains.

Namun bagi saya,  bukan sekedar  kontrol moral untuk sains,  pemahaman terhadap agama bisa memberi inspirasi untuk berkembangnya / memajukan sains,  Agama mendorong maju dan berkembangnya sains. :)




Pi-One

Aku tidak bilang tidak saling melengkapi dan tidak saling membutuhkan. Tapi memang bagiku agama lebih merupakan kontrol moral, ketimbang sebagai 'sumber sagala sains'. Dan jika agama ikut masuk terlalu jauh di dalam ranah sains, hasilnya ya seperti 'teori kreasi' yang gak logis, tapi hendak memaksa mengganti teori ilmiah...

semut-ireng

" teori kreasi " yang anda maksudkan itu sudah dibahas di thread sebelah ya,  saya ngga mau ikut campur.   Cuma,  bila ada orang belum beriman,  entah pakai istilah agnostik atau istilah apa,  bertanya soal asal usul kehidupan dan asal usul manusia sesuai yang disebutkan dalam kitab2 suci,  saya akan bilang kepadanya :  anda ngga punya hak tanya-tanya soal itu.  Beriman dulu,  baru bertanya. ;D

Pi-One

Jika ada orang yang menyuruh beriman dulu baru bertanya, aku akan mengabaikannya :)

semut-ireng

Iya saya paham,  kalau ngga salah anda sudah pernah bilang.  iman itu output bukan input.  Kalau ngga salah,  pandangan itu berasal dari sains,  baru boleh percaya / output,  bila sudah ada bukti ilmiahnya / input.   Di agama iman itu input,  buktinya / outputnya akan didapat setelah menjalankan agama dengan baik dan benar.  Iman adalah percaya tanpa minta bukti.  Jika minta bukti lebih dulu baru mau percaya,  itu bukan agama tapi sains.  Pandangan anda itu menjadi bukti,  menjadikan sains sebagai agama ......... :)