Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Oktober 23, 2021, 09:22:15 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 49
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 57
Total: 57

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih  (Dibaca 61421 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Lunaris

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 266
  • IQ: 0
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #15 pada: April 27, 2009, 04:37:07 PM »
Atau istilah  "cinta kasih" dalam kamus muslim beda sama kamus non muslim?

Offline superstring39

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.143
  • IQ: 73
  • Gender: Pria
  • LES PRIVAT ONLINE
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #16 pada: April 27, 2009, 10:31:49 PM »
cinta kasih yang universal cinta seperti seorang ibu yang menyayangi anaknya yang tunggal,..bagaimana cinta ksh islam terhadap orang kafir?yang tdk  menjalankan kewajiban menurut islam?masuk neraka kah mereka?
dalam islam seseorang tidak berhak mengatakan atau menentukan bahwa orang lain akan masuk surga atau neraka. ciri-ciri orang-orang yang akan masuk surga atau neraka telah dijelaskan dalam Al Quran dan Hadits namun itu digunakan untuk memotivasi diri sendiri atau orang lain, bukan untuk menghakimi orang lain. Sahnya hanya Allah yang berhak menentukan seseorang masuk surga atau neraka, kita sebagai manusia hanya berkewajiban untuk berusaha sebaik mungkin. dalam sejarahnya dikisahkan ada orang yang selama hidupnya dia berbuat maksiat, kekejaman dan pembunuhan pokoknya asli penjahat, namun diakhir hayatnya dia bertobat dan pada akhirnya bisa masuk surga. ada juga orang yang selama hidupnya beribadah dengan soleh namun karena diakhir hayatnya dia bermaksiat kepada Allah maka hasil ibadahnya menjadi sia-sia. intinya adalah kita harus berupaya hinggga akhir hayat.

Offline h4ry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 541
  • IQ: 22
  • Gender: Pria
  • Sweet
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #17 pada: April 28, 2009, 05:15:54 AM »
tapi kalau dengan cinta kasih knp ,da ayat yang kalau ga salah jka kita diserang maka kita harus menyerang balik , ,kalau dengan kasih mah diampuni bukan dilawn balik , ,

^^a ,tapi emang susah sih memepraktekannya ^^
_Don't Be Affraid_

Offline utusan langit

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.509
  • IQ: 106
  • Gender: Pria
  • K
    • utusan langit
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #18 pada: April 28, 2009, 05:57:00 AM »
tapi kalau dengan cinta kasih knp ,da ayat yang kalau ga salah jka kita diserang maka kita harus menyerang balik , ,kalau dengan kasih mah diampuni bukan dilawn balik , ,

tapi dalam konteks yang anda sebutkan itu tidak ada dalam Islam, tidak ada Istilah diharuskan menyerang balik!

Offline h4ry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 541
  • IQ: 22
  • Gender: Pria
  • Sweet
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #19 pada: April 28, 2009, 06:08:17 AM »
loh itu kata supir , , ,katanya kalau kita ga diserang kita harus nyerang , ,itu ada katanya ,diajarin gitu ,  :o :o :o ,gag tau supir yang aneh , , ~_~a

Offline utusan langit

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.509
  • IQ: 106
  • Gender: Pria
  • K
    • utusan langit
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #20 pada: April 28, 2009, 06:17:42 AM »
Kutip
katanya kalau kita ga diserang kita harus nyerang
toeng ??? ???

maksud anda sepertinya semakin tidak bisa saya mengerti!

jadi begini, jika seorang muslim, di serang, maka dia berhak membalas, hanya berhak, dan bukan wajib! tapi akan dapat pahala apabila dimaafkan (sabar)!

Offline h4ry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 541
  • IQ: 22
  • Gender: Pria
  • Sweet
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #21 pada: April 28, 2009, 06:30:04 AM »
maaf maksudnya kalau diperangi maka harus diperangi kembali , ,gitu , ,^^a

berarti tergantung induvidunya donkz ^^

Offline utusan langit

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.509
  • IQ: 106
  • Gender: Pria
  • K
    • utusan langit
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #22 pada: April 28, 2009, 06:35:44 AM »
tapi itu skala individu lho!

jika penyerangan itu terhadap Islam, maka saya pribadi berpendapat tidak bisa ditolelir!

Offline biobio

  • Staff
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.476
  • IQ: 221
  • Gender: Pria
  • Tjiasmanto, Wewin
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #23 pada: April 28, 2009, 06:48:17 AM »
Islam itu emang penuh cinta, Allah mencintai semua umatnya sekalipun dia orang jahat, buktinya orang yang mau di hukum mati, biasanya dalam islam tuh dipancung atau digantung, soalnya kalo pake cara lain ntar takutnya dia ga langsung mati sehingga dia merasakan kesakitan yang sangat waktu diambang kematiannya
aneh, siapa bilang digantung dan dirajam lebih cepat mati daripada ditembak? atau memang jaman dulu jenis hukuman matinya ya cuma pancung ato gantung ya? berarti itu tidak menunjukkan bahwa islam penuh cinta kasih, hanya saja pilihannya terbatas..
"The pen is mightier than the sword"

Offline ksatriabajuhitam

  • Staff
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 791
  • IQ: 97
  • Gender: Pria
  • keep holding on
    • hsw weblog
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #24 pada: April 28, 2009, 12:00:49 PM »
cinta kasih bukan berarti kita jadi "lemot" dan "lemah gemulai"...

ada pencuri lari, "udah deh jangan ditembak, kasian"
ada koruptor ketangkep, "jangan dihukum mati, kan kasian anak istrinya"
ada orang nonjok kepala kita, "ah biarin aja deh"
ada orang asing ngjajah negaranya, "ah biarin aja, damei aja, kan kasian kalo anak muda disuruh nglawan mereka"
bla bla bla

setiap kejahatan harus mendapat hukuman, dan hukuman itu juga untuk mengingatkan orang lain untuk tidak berbuat kejahatan
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2

Offline luth

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 698
  • IQ: 15
  • Gender: Pria
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #25 pada: April 28, 2009, 01:35:48 PM »
apa bedanya cinta dan kasih?
trus Dalam Al Fatihah disebutkan Ar Rahmaan & Ar Rahiim, ada yang tahu bedanya kira-kira artinya Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang?  ???
mungkin ini cukup logis ..
http://www.muslimdelft.nl/kolom/khairul-hadits/ar-rahman
sebodoh-bodohnya sifat adalah sombong

Offline Lunaris

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 266
  • IQ: 0
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #26 pada: April 28, 2009, 05:24:16 PM »
aneh, siapa bilang digantung dan dirajam lebih cepat mati daripada ditembak? atau memang jaman dulu jenis hukuman matinya ya cuma pancung ato gantung ya? berarti itu tidak menunjukkan bahwa islam penuh cinta kasih, hanya saja pilihannya terbatas..

Arti "mencintai" dalam kamus muslim dan non muslim berbeda.

Kutip dari: ksatriabajuhitam
ada pencuri lari, "udah deh jangan ditembak, kasian"
ada koruptor ketangkep, "jangan dihukum mati, kan kasian anak istrinya"
ada orang nonjok kepala kita, "ah biarin aja deh"
ada orang asing ngjajah negaranya, "ah biarin aja, damei aja, kan kasian kalo anak muda disuruh nglawan mereka"
bla bla bla

setiap kejahatan harus mendapat hukuman, dan hukuman itu juga untuk mengingatkan orang lain untuk tidak berbuat kejahatan

Tuh kan beda.

Tidak pernah keluar pertanyaan mengapa kamu mencuri.
Tidak ada pertanyaan kenapa kok bisa terjadi kasus korupsi.
Tidak ada pertanyaan mengapa kok dipukul, langsung balas. Sengol bacok gitu?
Tidak ada pertanyaan mengapa kok bisa sampai terjajah.


Kutip dari: utusan langit
jika penyerangan itu terhadap Islam, maka saya pribadi berpendapat tidak bisa ditolelir!

Islam atau muslim? atau islam=muslim? kalau islam menyerang kepercayaan lain terus kepercayaan lain menyerang balik harus terus diserang balik dan aseterusnya begitu?

Offline utusan langit

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.509
  • IQ: 106
  • Gender: Pria
  • K
    • utusan langit
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #27 pada: April 28, 2009, 08:23:49 PM »
Kutip
Islam atau muslim? atau islam=muslim? kalau islam menyerang kepercayaan lain terus kepercayaan lain menyerang balik harus terus diserang balik dan aseterusnya begitu?

muslim adalah orang yang memeluk Islam,
Islam tidak mengajarkan menyerang kepercayaan lain, hanya membalas jika Islam di serang!
Kutip

Kutip
Tidak pernah keluar pertanyaan mengapa kamu mencuri.
Tidak ada pertanyaan kenapa kok bisa terjadi kasus korupsi.
Tidak ada pertanyaan mengapa kok dipukul, langsung balas. Sengol bacok gitu?
Tidak ada pertanyaan mengapa kok bisa sampai terjajah.

dalam Islam semua ada konsekuensinya,
mengapa kamu mencuri? padahal sudah ada zakat bagi orang miskin! ada baitul mal, dll, dll.
mengapa kok bisa terjadi kasus korupsi, apa pun alasannya, saya kira akan selalu salah!
mengapa kok di pukul, langsung balas? ini masalah hak untuk membalas, dan apa ada yang mencoba sabar, maka itu lebih baik! jadi nggak asal bacok!
dll, dll,....

Offline superstring39

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.143
  • IQ: 73
  • Gender: Pria
  • LES PRIVAT ONLINE
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #28 pada: April 28, 2009, 10:10:30 PM »
Banyak orang yang kurang memahami hukum dalam Islam sehingga mereka menjadi salah kaprah, yang lebih parah lagi yang enggak tau aslinya seperti apa langsung asal goblek menyebutkan bahwa Islam kejam. Sekali lagi saya tegaskan bahwa Hukum dalam Islam sangat jelas dan tegas. orang yang bersalah misalnya membunuh orang, maka sebelum ia dihukum ada persidangan yang dipimpin oleh hakim yang adil, harus ada saksi, ada bukti dlsb. nah setelah jelas duduk perkaranya maka baru ditentukan hukumannya bedasarkan hukum Islam. jika ia membunuh dengan sengaja maka hukumannya adalah hukuman mati, jika keluarga korban menginginkannya. namun jika keluarga korban bersedia memaafkan dengan konsekuensi sesuai kesepakatan. namun jika pembunuhan tidak sengaja maka dijatuhkan bukan hukuman mati namun sekali lagi akan ada musyawarah dengan keluarga korban. jadi enggak cuma asal gantung aja bro... kayaknya saya udah ngejelasin hal ini deh ke ente koq enggak ngerti juga... hey siapa tuh yang ngerasa...

jika ada seorang muslim diserang maka ia wajib membela diri, dalam arti mencegah si penyerang menganiaya kita lebih lanjut. membela diri bukan berarti menghajar si penyerang sampe bonyok, namun hanya mencegah luka yang kita alami lebih parah. orang yang diam saja membiarkan dirinya dipukuli habis-habisan tanpa perlawanan, itu orang bodoh namanya. saat si penyerang sudah tidak lagi menyerang kita, jutru kita sebaiknya memaafkannya dan bersabar atas perbuatannya. sabar bukan berarti diam saja saat dipukuli.

Offline Cyclops

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 26
  • IQ: 6
Re: Islam itu berdasarkan Cinta Kasih
« Jawab #29 pada: April 30, 2009, 01:03:31 AM »
Ayat-ayat perang dalam al-Qur'an bukanlah perintah untuk merusak dan menghancurkan pihak lain. Akan tetapi, ayat-ayat ini berisi izin untuk berperang karena sudah tidak ada jalan lain untuk upaya mencari jalan damai. Peperangan bagi Nabi (saw) adalah jalan terakhir yang tidak bisa ditawar-tawar, selama perdamaian sudah mencapai jalan buntu. Bagaimanapun juga, Nabi (saw) selalu mengedepankan damai di atas perang. Islam, sesuai dengan nama yang disandangnya, adalah agama penyebar kedamaian. Kata Islam berasal dari kata "salam", damai. Maka, seseorang yang menyatakan dirinya sebagai penganut ajaran Islam adalah sosok penyebar damai. Nabi bersabda, "Afsussalaam"., tebarkan kedamaian. Oleh Islam, ajaran kedamaian ini disebarkan kepada seluruh makhluk ciptaan Allah : binatang, umat manusia, alam raya dan tumbuh-tumbuhan. Dan, orang-orang Muslim adalah penebar cita-cita perdamaian tersebut. Ucapan seorang muslim ketika bertemu dengan saudara Muslim yang lain, "assalamu-alaikum", semoga kedamaian atas kamu. Ungkapan ini tidak semata ungkapan kosong belaka, tetapi sebuah ungkapan bernada do'a yang sejatinya berisi kandungan sebuah ajaran luhur untuk selalu bersikap bersahabat kepada semua makhluk Allah di muka bumi dan menjauhi permusuhan. Begitu pula pada akhir salat, ucapan tersebut diulangi kembali sebagai penutup ritual ini. Setelah terbangun, hubungan pribadi antara hamba dan Sang Khaliq, tanggung jawab penebar kedamian ini didengungkan lagi. Iman kepada Allah, bukanlah terhenti pada ibadah kepada Allah, tetapi berlanjut pada perilaku sosial. Peran sosial yang disandang seorang Muslim berkenaan dengan baju Islam yang dipakainya adalah pembuat sebanyak-banyak mungkin kedamaian. Baginya, apapun agama orang lain, mereka adalah teman. Apapun warna kulit, mereka adalah saudara. Dari daerah manapun berasal, mereka adalah kawan. Saat datang di Madinah, hal pertama yang digerakkan oleh Islam adalah mendamaikan antara dua suku yang sudah bertahun-tahun bermusuhan, suku Aus dan Khazraj. Mereka diperdamaikan dalam muakhat (persaudaraan). Sementara suku-suku Yahudi Bani Nadir, Quraizah dan Qainuqah diperlakukan sebagai sekutu yang saling bahu membahu mempertahankan kota Madinah dari serbuan musuh. Bersama suku-suku Yahudi tersebut, Nabi mengadakan perjanjian damai yang disebut dengan "Mitsaq Madinah", Piagam Madinah. Perlakuan yang tidak manusiawi dari penduduk jahiliyah Mekkah sebelum pada akhirnya memaksa Nabi Muhammad (saw) dan kaum Muslim pindah ke Madinah, tidak mengadakan pembalasan tatkala kota Mekkah jatuh di tangan Nabi beserta pengikutnya, pada kurun-kurun kemenangan Islam. Sebagai agama universal, Islam lebih mencintai damai dan menjujung perdamaian. Allah Maha Pengampun, dan Nabi Muhammad (saw) adalah orang yang gampang memberi maaf. Ayat-ayat perang dalam al-Qur'an bukanlah perintah untuk merusak dan menghancurkan pihak lain. Akan tetapi, ayat-ayat ini berisi izin untuk berperang karena sudah tidak ada jalan lain untuk upaya mencari jalan damai. Peperangan bagi Nabi (saw) adalah jalan terakhir yang tidak bisa ditawar-tawar, selama perdamaian sudah mencapai jalan buntu. Bagaimanapun juga, Nabi (saw) selalu mengedepankan damai di atas perang. Aspek sosial Iman, seperti tercermin dari ayat-ayat iman dalam al-Qur'an yang selalu diikuti sebuah perintah mengikutinya, adalah amal saleh dan berbuat baik. Sedang, aspek sosial Islam adalah menebarkan kedamaian. Orang Islam sejati adalah mereka yang konsisten dalam menegakkan persahabatan, persekutuan, perkawanan dan menegakkan nilai-nilai damai Islam dalam hidupnya bersama kelompok lain. Tak ada musuh bagi seorang yang mengaku Islam kecuali setan yang menggoda. Namun, orang-orang yang berbuat jahat, bagi seorang Muslim, bukan untuk dimusuhi, tapi diperingatkan dan disayangi. Pada diri orang tersebut, pada dasarnya, bukanlah jahat, ia juga memiliki hati nurani yang ingin menjadi saleh. Kita tidak membencinya. Tetapi, kebencian kita adalah pada setan yang memperosokkan-nya hingga menjadi orang yang jahat. Disinilah amal dakwah berfungsi. Sebagai tugas keberislaman kita, dakwah adalah mengajak orang lain untuk berbuat baik dan menjauhi kejahatan dengan penuh kasih sayang, rasa cinta dan persahabatan. Wallahu a'lam. Dikutip dari http://www.pesantrenvirtual.com/index.php/component/content/article/1-tanya-jawab/916-qafsussalaamq

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
67 Jawaban
46117 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 24, 2011, 04:23:15 AM
oleh Pi-One
44 Jawaban
52215 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 03, 2009, 11:52:24 AM
oleh biobio
232 Jawaban
81505 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 02, 2012, 10:09:35 AM
oleh mhyworld
1 Jawaban
3105 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 15, 2012, 02:40:58 AM
oleh Farabi
0 Jawaban
1798 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 14, 2012, 10:19:13 AM
oleh saipul