Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Oktober 01, 2022, 01:17:51 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 30
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 14
Total: 14

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

JAGAD RAYA DAN KITAB KEJADIAN

Dimulai oleh sonak140278, Januari 26, 2011, 02:38:01 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Pi-One

#90
Kutip dari: sonak140278 pada Februari 13, 2011, 08:04:25 PM
Sudah pernah saya katakan, dogma di Kristen berkembang dan boleh ditentang. PErlu bukti juga?Mohon dimengerti dulu maksudnya, bahwa sekali pun ada kehidupan sebelum 4100SM, toh tidak membantah Kitab Kejadian. Tetapi jika ada data bahwa pada saat banjir Nuh ada peradaban yang berlanjut , maka ALKITAB TERBUKTI INVALID.
Lalu? Anda terus celoteh bahwa tahun 4000 SM dan tahun 1000+ SM ada banjir besar. Sementara sejarah dan arkeologi menunjukkan bahwa peradaban berkembang termasuk di tahun 5000 SM di sumeria dan berlanjut hingga penaklukan di tahun 2000+ SM, tidak ada indikasi kebudayaannya terputus oleh banjir global. Terlebih sekitar tahun 1000-2000 SM, gak ada bukti sama sekali banjir global yang memutuskan peradaban manusia. Singkat kata, kalim anda soal banjir global tadi omong kosong!

JIka anda ingin terus mengklaim, sodorkan bukti banjir besarnya! Jika tidak, maka jelas yang anda sodorkan itu omong kosong!

Kutip dari: sonak140278 pada Februari 13, 2011, 08:04:25 PMLAgipula maksud data tahun yang saya minta adalah tentang Kisah Dewi Nuwa. Siapa tahu kamu benar Alkitab meniru Kisah Dewi Nuwa...; )
Oh, sekarang minta bukti kapan kisah Nabi Nuwa eksis? ::)

Kisah dewi Nuwa sudah dikenal di China selama ribuan tahun, namun kalau catatan tertulis soal kisahnya ada setidaknya sekitar 5 SM. Entah kalau ada tulisan yang lebih tua namun sudah tak bisa ditemukan.

Kutip dari: sonak140278 pada Februari 13, 2011, 08:04:25 PMLink yang mana yang antah berantah, dan yang bagaimana yang bagus? Anda sudah sekolah belum sih? Belum dijawab pertanyaan saya dari dulu.
Link antah berantah anda soal atlantis dan soal badai matahari 2012...

Kutip dari: sonak140278 pada Februari 13, 2011, 08:04:25 PMPengertian Anda tentang kesaksian sangat sempit.
Saya bersaksi bahwa saya adalah keturunan ke-20 Si Raja Batak, bukan karena saya melihat keduapuluh generasi terlahir. Melainkan Ayah saya bersaksi kepada saya, kakek saya bersaksi kepada bapak saya, bapak kakek saya bersaksi kepada,,,,....capek deh...Lalu kesaksian saya diuji oleh kesaksian keturunan lain, dan juga oleh peninggalan-peninggalan berupa tugu, makam dsb cape deh...
BTW , suatu dongeng pun boleh dijadikan hipotesis...jika ada yang menganut,,dan boleh dianalisis..jika ada yang mau analisis...Dan silakan dijadikan teori, jika tidak ada yang mengujinya atau jika tidak ada yang membuktikan kesalahannya..
Dan meski semua kerabat anda ngaku sebagai keturunan kedua puluh raja batak, jika anda tak bsia ngasih bukti lanjutan, jika ada bukti bahwa si raja ternyata gak punya keturunan, maka seberapa banyak pun kerabat andamengklaim, maka sama saja: banteng sialan :)

sonak140278

Kutip dari: Pi-One pada Februari 13, 2011, 09:18:14 PM
Lalu? Anda terus celoteh bahwa tahun 4000 SM dan tahun 1000+ SM ada banjir besar. Sementara sejarah dan arkeologi menunjukkan bahwa peradaban berkembang termasuk di tahun 5000 SM di sumeria dan berlanjut hingga penaklukan di tahun 2000+ SM, tidak ada indikasi kebudayaannya terputus oleh banjir global. Terlebih sekitar tahun 1000-2000 SM, gak ada bukti sama sekali banjir global yang memutuskan peradaban manusia. Singkat kata, kalim anda soal banjir global tadi omong kosong!
JIka anda ingin terus mengklaim, sodorkan bukti banjir besarnya! Jika tidak, maka jelas yang anda sodorkan itu omong kosong!
Menurut perhitungan saya berdasar Alkitab, banjir Nuh terjadi 2557 s.d 2556SM. Menurut para arkeolog Mesir, Kerajaan Lama berakhir pada 2181SM Yaitu dinasti keenam. Lalu muncullah Dinasti ketujuh yang termasuk dalam Periode Menengah Pertama. Itu adalah petunjuk bahwa memang ada penyebab pemutusan peradaban. Hanya saja ada selisih waktu 376 tahun dengan banjir Nuh. Selisih ini adalah akibat ledakan supernova sekitar 350tahun cahaya. Yang mana cahayanya terlihat oleh orang Majus ketika kelahiran Kristus. Dan ada perbedaan ras warna kulit antara Kerajaan LAma dengan Periode Menengah Pertama.
Mengenai Sumeria, berikut adalah beberapa link yang saya temukan :
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
Dan yang saya temukan adalah raja-raja mitos(cerita rakyat) yang kemudian melahirkan raja-raja yang bukan mitos.
Lalu penentuan tahunnya adalah dengan cara membandingkan lapisan tanah dan zaman neolitikum, kalkulitikum dsb. Tahukah Anda metode penentuan zaman litikum tersebut? Semua hanya perkiraan, perbandingan dengan karbon dating terhadap fosil hidrokarbon.
Sekarang saya beri contoh:
2000 tahun yang akan datang, orang (penghuni bumi) seperti Anda akan menyatakan bahwa homo soloensis melanjutkan peradabannya menjadi kesultanan solo, lalu berlanjut menjadi gabungan Indonesia. Gampang sekali bukan membuat kesimpulan?
HArap diketahui metode penelitian arkeologi berdasarkan lapisan sedimen, sangat tidak teliti, karena para arkeolog tidak memiliki pengetahuan geologi atau geofisika yang memadai. Bisa-bisa banjir lumpur Sidoarjo dikatakan berusia jutaan tahun karena tebalnya.
Kutip dari: Pi-One pada Februari 13, 2011, 09:18:14 PM
Oh, sekarang minta bukti kapan kisah Nabi Nuwa eksis? ::)

Kisah dewi Nuwa sudah dikenal di China selama ribuan tahun, namun kalau catatan tertulis soal kisahnya ada setidaknya sekitar 5 SM. Entah kalau ada tulisan yang lebih tua namun sudah tak bisa ditemukan.
Link antah berantah anda soal atlantis dan soal badai matahari 2012...
Dan meski semua kerabat anda ngaku sebagai keturunan kedua puluh raja batak, jika anda tak bsia ngasih bukti lanjutan, jika ada bukti bahwa si raja ternyata gak punya keturunan, maka seberapa banyak pun kerabat andamengklaim, maka sama saja: banteng sialan :)
Wah, sayang sekali. Tidak mungkin dong Alkitab meniru kisah dewi Nuwa. Atau malah Kisah Dewi Nuwa justru menjadi saksi cerita dari Nuh kepada keturunannya.
MEngenai silsilah. Ternyata Anda sudah mulai mengerti sains. Bahwasannya tidak ada yang bisa diklaim benar. Yang bisa adalah menyatakan belum salah atau salah. Baguslah kalo begitu,

sonak140278

BTW. Sebenarnya menurut pengakuan Gautama. Sebelum kehidupannya yang diakhiri moksa, dia menjadi manusia apa ya? Pitecanthropus atau kera? Mohon bantuan jika ada data tahun kelahiran Gautama sebelum kelahirannya yang terakhir..
Saya yakin jika dia terlahir pada zaman yang sudah mengenal tulisan, tentulah dia punya data peradaban yang akurat.

Pi-One

#93
Kutip dari: sonak140278 pada Februari 14, 2011, 08:01:57 AM
Menurut perhitungan saya berdasar Alkitab, banjir Nuh terjadi 2557 s.d 2556SM. Menurut para arkeolog Mesir, Kerajaan Lama berakhir pada 2181SM Yaitu dinasti keenam. Lalu muncullah Dinasti ketujuh yang termasuk dalam Periode Menengah Pertama. Itu adalah petunjuk bahwa memang ada penyebab pemutusan peradaban. Hanya saja ada selisih waktu 376 tahun dengan banjir Nuh. Selisih ini adalah akibat ledakan supernova sekitar 350tahun cahaya. Yang mana cahayanya terlihat oleh orang Majus ketika kelahiran Kristus. Dan ada perbedaan ras warna kulit antara Kerajaan LAma dengan Periode Menengah Pertama.
Oh great, tafsiran seenak udel dipakai? Mana bisa dibilang itu putusnya peradaban? Di masa itu, peralihan kekuasaan adalah hal yang biasa, salah satu faktornya adalah peperangan yang disertai pengambilalihan kekuasaan.
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Dan sejak kapan ledakan supernova bisa menyebabkan putusnya peradaban?

Lagipula, catatan astronomi mana yang mengatakan 'bintang betlehem' adalah ledakan supernova? Dan apa pula korelasi dengan peralihan di Mesir? Apa supernovanya terlihat selama 2000+ tahun, sejak yang kata anda menghancurkan peradaban mesir dengan kelahiran Yesus? Maka supernova atau bintang betlehem tak lagi istimewa.

*Dan aku pernah baca, peristiwa astronomi yang terjadi sekitar masa kelahiran yesus kemungkinan adalah konjungsi Jupiter-Saturnus, yang terjadi sekitar 7-5 SM.

Kutip dari: sonak140278 pada Februari 14, 2011, 08:01:57 AMMengenai Sumeria, berikut adalah beberapa link yang saya temukan :
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
Dan yang saya temukan adalah raja-raja mitos(cerita rakyat) yang kemudian melahirkan raja-raja yang bukan mitos.
Lalu penentuan tahunnya adalah dengan cara membandingkan lapisan tanah dan zaman neolitikum, kalkulitikum dsb. Tahukah Anda metode penentuan zaman litikum tersebut? Semua hanya perkiraan, perbandingan dengan karbon dating terhadap fosil hidrokarbon.
Uji carbon dating itu bisa dilakukan pada jejak makhluk hidup (termasuk fosil). Emang tanah itu pernah hidup? -_-*

Kutip dari: sonak140278 pada Februari 14, 2011, 08:01:57 AMSekarang saya beri contoh:
2000 tahun yang akan datang, orang (penghuni bumi) seperti Anda akan menyatakan bahwa homo soloensis melanjutkan peradabannya menjadi kesultanan solo, lalu berlanjut menjadi gabungan Indonesia. Gampang sekali bukan membuat kesimpulan?
Dan bisakan mereka membuktikan argumen tolol tadi? Bahkan arkeolog pun menyatakan erectus yang ada di Indonesia (Soloensis adalah erectus) bukan moyang orang Indonesia saat ini, dan kurasa anda tak tahu itu :)

Kutip dari: sonak140278 pada Februari 14, 2011, 08:01:57 AMHArap diketahui metode penelitian arkeologi berdasarkan lapisan sedimen, sangat tidak teliti, karena para arkeolog tidak memiliki pengetahuan geologi atau geofisika yang memadai. Bisa-bisa banjir lumpur Sidoarjo dikatakan berusia jutaan tahun karena tebalnya.
Emang anda pernah belajar geologi atau arkeologi? Anda mengingatkan aku pada sindiran sains terhadap para kreasionis yang mencoba memaksakan 'opini dunia muda' mereka, yang mengait-ngaitkan usia sendimen dengan banjir nuh :)

Anda kira arkeolog gak bisa menemukan jejak banjir yang pernah terjadi di masa lalu? Lagian hebat sekali ya, banjir global yang terjadi tak menghancurkan jejak peradaban yang ada, bahkan tak meninggalkan jejak yang bisa ditemukan arkeolog  ::)

Kutip dari: sonak140278 pada Februari 14, 2011, 08:01:57 AMTidak mungkin dong Alkitab meniru kisah dewi Nuwa. Atau malah Kisah Dewi Nuwa justru menjadi saksi cerita dari Nuh kepada keturunannya.
Wakaka... Klaim...Orang China sendiri mana kenal kisah Nuh, Abraham dsb sebelum kekristenan masuk China? Jika benar mereka moyang Nuh, sedikitnya ada kisah moyang mereka yang tersisa. Bikin klaim seenak udel itu gampang, tapi kalau tanpa bukti, cuma jadi bahan lelucon :)

Kutip dari: sonak140278 pada Februari 14, 2011, 08:01:57 AMMEngenai silsilah. Ternyata Anda sudah mulai mengerti sains. Bahwasannya tidak ada yang bisa diklaim benar. Yang bisa adalah menyatakan belum salah atau salah. Baguslah kalo begitu,
Kesimpulannya sederhana: Klaim-klaim anda tak lebih dari 'banteng sialan' :)

*Jika gak bsia bawa bukti ilmiah, gak usah sodorin lagi deh. Lelucon anda sudah mulai saingan dengan klaim dari forum tetangga, yang mengklaim moyang manusia itu raksasa, modalnya cuma korelasi kadar oksigen dengan ukuran sel :)

No

maaf, saya tidak mengikuti page2 sebelumnya.
saya hanya berpendapat bahwa tidak perlu memaksakan alkitab menjadi kitab sains.
Alkitab menurut saya bukan kitab sejarah yang mencatat kronologi penciptaan, melainkan refleksi iman penulisnya atas kebesaran tuhan.
[move]belok KIRI jalan terus[/move]