Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Desember 02, 2021, 07:23:55 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 30
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 23
Total: 23

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains  (Dibaca 7580 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline zaliteng

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
  • ForSa!
 ;Dhy guys.. dsni saya mnrima sgala kritikan krn tulisan saya ini cenderung ke ilmu cocoknologi, tp mari kita sama2 openmind, pokoke minta masukan habis2an dari segi sains dan agama.

(ada 2 tinjauan sains):
1. Teori bigbang dan big crunch, untuk peristiwa kiamat.
2. tulang ekor manusia


seperti yg kita tau bahwa sebelum trjadi big bang dan sesudah trjdi big crunch itu bahasan dari filsafat atau teologi. nah, setelah alam ini musnah dlm hal ini trjadi kiamat dlm pandangan islam/ agama samawi lainnya (dan ini cocok dgn teori bigbang dan big crunch nya tntu tnp big bounce), manusia dibangkitkan sebagamaina trdpt dlm hadist:
"Tiada bagian dari tubuh manusia kecuali akan hancur (dimakan tanah) kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor, darinya manusia dirakit kembali pada hari kiamat" ( HR. Al Bukhari , Nomor : 4935 )
"Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?" Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk" (QS. Yasin : 78-79).

Adalah Han Spemann, Ilmuwan Jerman yang berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Darinyalah makhluk hidup bermula. Dalam penelitiannya ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio Organizer atau pengorganisir pertama. Pada penelitian lain, Han mencoba menghancurkan tulang ekor tersebut. Ia menumbuknya dan merebusnya dengan suhu panas yang tinggi dan dalam waktu yang sangat lama. Setelah menjadi serpihan halus, ia mencoba mengimplantasikan tulang itu pada janin lain yang masih dalam tahap permulaan embrio. Hasilnya, tulang ekor itu tetap tumbuh dan membentuk janin sekunder pada guest body (organ tamu). Meskipun telah ditumbuk dan dipanaskan sedemikian rupa, tulang ini tidak 'hancur'.

Dari sini muncul wacana, setelah big crunch, dimana trdpt dlm suatu ayat bahwa saat dimana bumi digantikan bumi yang lain, Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran - lembaran kertas. SEBAGAIMANA KAMI TELAH MEMULAI PENCIPTAAN PERTAMA BEGITULAH KAMI AKAN MENGULANGINYA. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya. Manusia dibangkitkan dalam bentuk jasad bukan roh, sebagaimana dia diciptakan pada waktu awalnya. Dalam hadits jg dikatakan dipadang masyar manusia kepanasan, berkeringat dn brtlnjang kki. Maka, proses kebangkitan manusia stlh kiamat asumsinya adalah dari material tulang ekor, jd trbntuknya sperti proses kloning.
silakan beri tanggapan,
sbg tmbahan: kupas habis tlg ekor , (TS siap dihujat, ini pemikiran seorang tmn, pnyampaian saya krg bagus, slmt diskusi)

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.503
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #1 pada: Oktober 02, 2012, 09:29:33 AM »
...

Adalah Han Spemann, Ilmuwan Jerman yang berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Darinyalah makhluk hidup bermula.

...
Tulang ekor hanya ditemukan pada vertebrata. Bagaimana dengan jenis kehidupan yang lain, seperti cacing, ubur-ubur, udang, bakteri, jamur, tanaman?
once we have eternity, everything else can wait

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #2 pada: Oktober 02, 2012, 11:38:53 AM »
IMO, Hans Spemann tidak sedang bicara masalah tulang ekor. Yang dicangkokkan adalah bibir Dorsal Gastrula kadal air. Dorsal atau dorsum dalam ilmu anatomi adalah bagian atas dari binatang yang bergerak dalam posisi horisontal, atau bagian belakang dari binatang (termasuk manusia) yang berjalan tegak.

Bibir Dorsal Gastrula disebut Spemann sebagai Primary Organizer karena memegang peranan kunci untuk mengorganisasi ( menginduksi ) sel- sel recipient untuk membentuk struktur ekstra atau tambahan.

Ref : http://books.google.co.id/books?id=x9OOphMNmxwC&pg=PA194&lpg=PA194&dq=hans+spemann+bone&source=bl&ots=Mcm1ZNvXuh&sig=o-RvXoI2XxcpkVi2m2Na5eXKaTU&hl=id&sa=X&ei=VodpUPW8DYLrrQf0x4DYAw&ved=0CGsQ6AEwCQ#v=onepage&q=hans%20spemann%20bone&f=false

Pada vertebrata, dorsum mengandung tulang belakang. Menurut saya adalah keliru mengartikan dorsum sebagai tulang ekor. Apalagi menyimpulkan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor.. :)
« Edit Terakhir: Oktober 02, 2012, 11:45:00 AM oleh Fariz Abdullah »
DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT

Offline zaliteng

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
  • ForSa!
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #3 pada: Oktober 04, 2012, 02:38:04 AM »
@mhyword: iya ini hanya meninjau dari segi manusia sebagaimana yg trdpt pd hadits
@faris: thanks bro koreksinya, oke klo ada pernyataan seperti ini,

Manusia akan tumbuh dari tluang yang sangat kecil yang terletak di bagian bawah tulang sulbi (tulang ekor). Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah n:

ثُمَّ يُنْزِلُ اللهُ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَيَنْبُتُونَ كَمَا يَنْبُتُ الْبَقْلُ، لَيْسَ مِنَ الْإِنْسَانِ شَيْءٌ إِلَّا يَبْلَى إِلَّا عَظْمًا وَاحِدًا وَهُوَ عَجْبُ الذَّنَبِ، وَمِنْهُ يُرَكَّبُ الْخَلْقُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Kemudian Allah menurunkan air hujan dari langit. Lalu (jasad-jasad) mereka akan tumbuh seperti tumbuhnya sayuran. Jasad manusia akan hancur kecuali satu tulang yaitu ‘ajbu adz-dzanab. Dari tulang itulah manusia akan tumbuh kembali pada hari kiamat.”
Al-Imam An-Nawawi t berkata: “Ajbu adz-dzanab adalah tulang yang sangat kecil, terletak di bagian bawah tulang ekor dan dia adalah ujungnya. Tulang itulah yang pertama kali tercipta dari anak keturunan Adam q, dan yang akan tetap ada (tidak hancur) sehingga dia dibangkitkan darinya.” (Syarh Shahih Muslim, 9/292)

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #4 pada: Oktober 04, 2012, 09:36:28 AM »
Hans Spemann tidak sedang bicara masalah tulang ekor..Bahkan bukan tulang punggung..Yang dicangkokkan adalah bibir Dorsal dari embrio kadal air pada fase Gastrula..

Mengapa Anda terus bicara masalah tulang ekor? dari mana Anda memperoleh referensi bahwa Spemann "memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio Organizer" ? Dari mana Anda memperoleh referensi bahwa Spemann "dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor" ?
« Edit Terakhir: Oktober 04, 2012, 09:48:21 AM oleh Fariz Abdullah »

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #5 pada: Oktober 04, 2012, 10:22:56 AM »
Anda bisa dengan mudah, maaf, "membodohi" banyak orang, termasuk di Forum yang katanya paling terkenal itu..

Lihat : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=5390467

Tetapi di Forum Sains, Anda akan mendapat sambutan lebih kritis lah.. ;)

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.503
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #6 pada: Oktober 04, 2012, 11:59:22 AM »
@mhyword: iya ini hanya meninjau dari segi manusia sebagaimana yg trdpt pd hadits
@faris: thanks bro koreksinya, oke klo ada pernyataan seperti ini,

Manusia akan tumbuh dari tluang yang sangat kecil yang terletak di bagian bawah tulang sulbi (tulang ekor). Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah n:

ثُمَّ يُنْزِلُ اللهُ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَيَنْبُتُونَ كَمَا يَنْبُتُ الْبَقْلُ، لَيْسَ مِنَ الْإِنْسَانِ شَيْءٌ إِلَّا يَبْلَى إِلَّا عَظْمًا وَاحِدًا وَهُوَ عَجْبُ الذَّنَبِ، وَمِنْهُ يُرَكَّبُ الْخَلْقُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Kemudian Allah menurunkan air hujan dari langit. Lalu (jasad-jasad) mereka akan tumbuh seperti tumbuhnya sayuran. Jasad manusia akan hancur kecuali satu tulang yaitu ‘ajbu adz-dzanab. Dari tulang itulah manusia akan tumbuh kembali pada hari kiamat.”
Al-Imam An-Nawawi t berkata: “Ajbu adz-dzanab adalah tulang yang sangat kecil, terletak di bagian bawah tulang ekor dan dia adalah ujungnya. Tulang itulah yang pertama kali tercipta dari anak keturunan Adam q, dan yang akan tetap ada (tidak hancur) sehingga dia dibangkitkan darinya.” (Syarh Shahih Muslim, 9/292)
Bagaimana dengan orang yang dikremasi sehingga yang tersisa tinggal abunya? AFAIK, abu tersebut tidak bisa dikenali lagi sebagai sel penyusun jaringan tubuh manusia.
Bagaimana jika terurai lebih jauh lagi, hingga menyisakan atom-atom bebas dari unsur-unsur penyusunnya? atau bahkan terurai hingga menjadi kumpulan proton dan elektron saja?

Offline zaliteng

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
  • ForSa!
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #7 pada: Oktober 06, 2012, 04:01:09 AM »

Dari mana Anda memperoleh referensi bahwa Spemann "dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor" ?

jujur saya diminta tman utk mncari info ttg ini, awal posting saya langsung mengambil artikel pertama hasil searching mbah google  :kribo:
justru itu saya senang disini, lebih kritis... disini saya tidak memilki tendensi
, dsni saya mau tukar info aj gan.. (kyk di forumterkenal itu ^-^)
berikut, saya tampilkan sanggahan ttg penelitian spemann yg dikaitkan dgn tlg ekor dan tlg ekor sbg orginizer,

-------------------------------------------------------------------------------------------
Pada tahun 1902 Hans Spemann memotong embrio salamander yang masih berupa blastomere (embrio bersel ganda hasil pembelahan zygot) dan berhasil mendapatkan dua individu salamander lengkap dari masing-masing sel. Namun ia menemukan bahwa bagian sel mana yang dipotong menentukan keberhasilan pertumbuhan embrio tersebut.
Pada tahun 1920 Hans Spemann menemukan bahwa ketika nucleus sel salamander dimasukkan ke embrio salamander yang tidak memiliki nucleus, maka embrio itu akan tumbuh menjadi salamander normal. Inilah cikal bakal teknologi kloning.

Primitive streak yang terbentuk dalam perkembangan embrio manusia, terlihat sebagai garis yang membelah embrio. Bagian yang menebal pada tengah embrio adalah primitive node.
Penelitiannya yang membuatnya mendapatkan anugerah Nobel pada tahun 1935 adalah tentang organizer effect, di mana ada bagian tertentu dari embrio yang ketika ditransplantasikan ke embrio lain akan menyebabkan perubahan pada jaringan di sekitarnya. Ini saya baca di Thinkquest. Bagian ini disebut dengan kemudian Primitive Streak. Primitive streak adalah struktur berbentuk garis yang membujur sepanjang embrio yang terbentuk pada awal perkembangan embrio. Pada manusia, primitive streak terbentuk antara minggu ke dua dan ke tiga masa kehamilan. Primitive streak ini adalah sumbu yang membagi tubuh menjadi bagian kiri dan kanan, di mana di sekitar sumbu itu jaringan membentuk organ-organ tubuh mulai dari kepala sampai kaki. Primitive streak juga menjadi indikasi lokasi di mana otak terbagi menjadi dua hemisphere, otak kiri dan otak kanan (Referensi: TheVisualMD).
Penelitian embriologi awal oleh Johannes Holtfreter, Dorothy M. Needham,  Joseph Needham dan Conrad Waddington (bukan oleh Hans Spemann seperti yang ditulis dalam artikel keajaiban tulang ekor / tulang sulbi tersebut) juga menunjukkan bahwa bagian embrio yang disebut dengan organizer ini tetap bisa berfungsi meskipun dihancurkan, dipanaskan atau dibekukan. Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa pengatur pertumbuhan sel adalah DNA yang memang tahan temperatur tinggi maupun rendah.
Penelitian menunjukkan bahwa tulang ekor adalah salah satu bagian pertama yang terbentuk dalam proses perkembangan embrio manusia. Tapi tulang ekor hanyalah salah satu bagian saja yang secara ilmiah terbentuk dari primitive node yang berada pada ujung primitive streak. Primitive streak adalah bagian yang menjadi bakal bagian tengah dari tubuh manusia yang memanjang dari kepala sampai tulang ekor. Primitive streak ini terbentuk dua hingga tiga minggu setelah terjadinya pembuahan. Primitive streak inilah yang mengawali terjadinya gastrulasi. Gastrulasi adalah perubahan embrio dari sel berlapis satu yang disebut blastula menjadi sel berlapis tiga yang disebut gastrula. Ketiga lapisan ini adalah ectoderm, mesoderm dan endoderm. Ectoderm yang berada pada lapisan terluar akan membentuk epidermis kulit dan sistem syaraf. Mesoderm yang terletak antara ectoderm dan endoderm akan membentuk lapisan kulit bagian dalam, otot, tulang rawan dan tulang keras, kulit, notochord, darah dan pembuluh darah. Sementara endoderm yang terletak pada lapisan paling dalam akan membentuk sistem pencernaan dan sistem pernafasan.
Jadi apakah manusia diciptakan dari tulang ekornya? Tidak. Tulang ekor hanyalah salah satu bagian embrio yang terbentuk bersama-sama dengan bagian tubuh lainnya dalam proses embriogenesis.
Tulang ekor (coccyx)
Apakah manusia masa lalu bisa dibangkitkan kembali dari tulang ekornya? Secara teori mungkin saja. Bahkan tidak hanya dari tulang ekornya, namun dari setiap bagian tubuhnya yang masih mengandung DNA yang utuh. Teknologi yang dipakai adalah teknologi kloning manusia, di mana inti sel yang mengandung DNA yang masih utuh dimasukkan ke dalam sel telur yang sudah dihilangkan inti selnya kemudian dimasukkan dalam tubuh makhluk hidup yang sejenis. Teknologi inilah yang digunakan untuk menciptakan domba Dolly. Sayangnya teknologi kloning juga masih jauh dari sempurna. Domba Dolly adalah satu-satunya yang berhasil tumbuh normal dari 277 percobaan. Teknologi kloning ini juga baru bisa dilakukan pada makhluk yang masih hidup di mana DNA yang digunakan untuk dikloning masih utuh. Apakah penciptaan kembali manusia yang sudah mati ribuan tahun lalu bisa dilakukan lewat DNAnya?
Kabar baiknya adalah, DNA yang berada di dalam tulang dan gigi lebih bisa bertahan dibanding DNA pada jaringan lunak seperti daging dan kulit. Kabar buruknya adalah, dalam waktu yang panjang DNA dalam tubuh manusia akan rusak bila terpapar oleh udara, panas dan penguraian oleh mikroorganisme dalam tanah. Ketika seseorang mati dan dikuburkan dalam tanah, apabila tanahnya subur di mana pH nya biasanya asam, tulang belulangnya hanya bisa bertahan selama 20 (dua puluh) tahun kemudian hancur terurai secara total tanpa meninggalkan jejak. Sedangkan dalam tanah dengan pH netral atau di dalam pasir, tulang belulang manusia bertahan hingga ratusan tahun sebelum akhirnya hancur terurai. Kadang-kadang ada juga tulang yang menjadi fosil di mana tulang berubah menjadi mineral yang lebih keras dan bisa bertahan lebih lama. (Referensi: Skeletonization, Wikipedia). Para ilmuwan juga bermimpi membangkitkan kembali dinosaurus dan hewan-hewan yang sudah punah, tapi DNA yang tersisa tidak cukup lengkap untuk bisa direkonstruksi. Kemungkinan terbaik adalah membangkitkan kembali mammoth alias gajah raksasa, karena banyak jasad mammoth yang terawetkan dengan baik di dalam es.
Jadi tidak ada kemungkinan DNA manusia yang sudah mati bertahan apabila tubuhnya dikubur dalam tanah dan tulangnya sudah diuraikan. DNA manusia tertua yang pernah ditemukan berasal dari sebuah fosil di Australia dan diperkirakan hidup 56.000 -68.000 tahun lalu. DNA ini tidak utuh sehingga tidak mengandung cukup informasi gen untuk merekonstruksinya lagi. DNA manusia tertua yang ditemukan dalam keadaan utuh adalah DNA mumi seorang pria yang hidup 3300 tahun sebelum Masehi dan jasadnya terawetkan dalam es. Mumi ini kemudian diberi nama Ötzi the Iceman.
Jadi apakah manusia bisa dibangkitkan kembali dari tulang ekornya? Bisa. Kalau tulang ekornya diawetkan terlebih dahulu 
Kesimpulan
The conclusion is, get your fact straight.
1.   Hans Spemann tidak memotong tulang ekor hewan lalu mengimplantasikannya ke embrio hewan lain.
2.   Manusia tidak diciptakan dari tulang ekornya
3.   Hans Spemann bukan orang yang melakukan eksperimen yang membuktikan bahwa primitive streak tetap bisa berfungsi meski dihancurkan dengan berbagai perlakuan
4.   Tulang ekor bisa hancur dalam jangka waktu tertentu tergantung kondisi lingkungan di mana jasad manusia tersebut dikuburkan
5.   Manusia tidak bisa dibangkitkan kembali dari tulang ekornya yang sudah terurai karena DNAnya sudah hancur
Jadi klaim bahwa primitive streak dan primitive node itu tersimpan dalam tulang ekor / tulang sulbi itu tidak benar. Pada masa gastrulasi, primitive node bergerak dari ujung depan primitive streak ke ujung belakang dan berperan dalam pembentukan tulang ekor. Bukan tersimpan dalam tulang ekor.
(Adrian blogspot)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

jadi, spemann memang tdk sdg membahas tulang ekor.

nah iya, jadi, Al-Imam An-Nawawi t berkata: “Ajbu adz-dzanab adalah tulang yang sangat kecil, terletak di bagian bawah tulang ekor dan dia adalah ujungnya. Tulang itulah yang pertama kali tercipta dari anak keturunan Adam q, dan yang akan tetap ada (tidak hancur) sehingga dia dibangkitkan darinya.” (Syarh Shahih Muslim, 9/292), mnjdi terbantahkan ya, karena Tulang ekor hanyalah salah satu bagian embrio yang terbentuk bersama-sama dengan bagian tubuh lainnya dalam proses embriogenesis.

"kutipan hadis: satu tulang yaitu ‘ajbu adz-dzanab. Dari tulang itulah manusia akan tumbuh kembali pada hari kiamat.", senada dengan ini
Bagaimana dengan orang yang dikremasi sehingga yang tersisa tinggal abunya? AFAIK, abu tersebut tidak bisa dikenali lagi sebagai sel penyusun jaringan tubuh manusia.
Bagaimana jika terurai lebih jauh lagi, hingga menyisakan atom-atom bebas dari unsur-unsur penyusunnya? atau bahkan terurai hingga menjadi kumpulan proton dan elektron saja?
saya sependapat, apalagi msalnya akhir dunia diakhiri dengan panas :)) gak terbilang suhunya berapa hingga partikel elementer terkecil pun bahkan mengalami destruksi, hmmm , ada apa dengan ‘ajbu adz-dzanab" apa benar tidak hancur?? dengan tekanan dan panas berapapun, maksud tdk hncur dsni apa ya? kalau dia sudah tidak seperti struktur tulang tersebut bahkan terurai menjadi partikel elementer atau berubah menjadi sebuah energi saja, CMIIW

 :-[

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.503
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #8 pada: Oktober 06, 2012, 08:56:49 AM »
Anda bisa dengan mudah, maaf, "membodohi" banyak orang, termasuk di Forum yang katanya paling terkenal itu..

Lihat : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=5390467

Tetapi di Forum Sains, Anda akan mendapat sambutan lebih kritis lah.. ;)
Thanks for sharing. Tampaknya kebiasaan berpikir kritis masih belum membudaya bagi sebagian besar masyarakat kita, bahkan pada golongan yang sudah melek teknologi seperti para peserta forum diskusi di internet.

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #9 pada: Oktober 06, 2012, 12:24:32 PM »
@Zaliteng,

Saya sungguh minta maaf jika kata-kata saya tidak berkenan..Saya mengaku angkuh dan kasar ketika berkata ""membodohi" banyak orang, termasuk di Forum yang katanya paling terkenal itu".. 

Mohon dimaklumi, itu karena gemas saja..Tetapi saya menyadari, saya bisa keliru.. Saat ini menurut saya, pendapat saya benar dan kuat dari bukti dan logika..Tetapi jika ada bukti atau logika yang lebih kuat, bisa saja pendapat saya berubah..

Doubt everything...  :)

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #10 pada: Oktober 06, 2012, 12:34:19 PM »
Thanks for sharing. Tampaknya kebiasaan berpikir kritis masih belum membudaya bagi sebagian besar masyarakat kita, bahkan pada golongan yang sudah melek teknologi seperti para peserta forum diskusi di internet.

Saya setuju dengan Anda..Yah, itulah fenomena Iman..Saya tidak anti pada iman. Tetapi banyak orang yang beriman "terlalu genit" dan "bersemangat" sehingga kehilangan pemikiran kritis nya..Menurut saya iman dan science tidak bisa dicampur adukkan..

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #11 pada: Oktober 06, 2012, 01:44:51 PM »
Saya masih penasaran darimana sebenarnya mitos tulang ekor yang tidak bisa hancur dan dari tulang ekor ini manusia dibangkitkan...

Ternyata jauh sebelum Rasulullah mengatakannya, di Bible sudah ada Psalms 34:21..

Dan ada dialog legendaris antara Kaisar Romawi Hadrian (tahun 76 - 138 Masehi) dan Rabbi Yahudi  Joshua..Ketika Rabbi Joshua ditanya sang Kaisar, dari mana Tuhan akan membangkitkan manusia di hari kemudian? Sang rabbi mengatakan dari "ruas tulang bernama luz" (arti luz dalam bahasa Hebrew berarti kacang, tetapi karena bentuknya, sering diasosiasikan sebagai tulang ekor)

Kaisar : Bagaimana Anda bisa meyakinkan saya?

Rabbi mengambil tulang tersebut dan berkata: meskipun Anda menggilingnya dia tidak akan lumat. Meskipun Anda membakarnya, dia tidak terbakar. Meskipun Anda masukkan dia ke air, dia tidak larut..Dan meskipun Anda memukulnya dengan palu, biarpun palunya cuil, luz tersebut tetap utuh..

Lihat http://radiology.rsna.org/content/163/3/718.full.pdf
« Edit Terakhir: Oktober 06, 2012, 02:46:10 PM oleh Fariz Abdullah »

Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #12 pada: Oktober 27, 2012, 11:08:09 AM »
Satu saat nanti, jangan kata tulagn ekor, bahkan bumi ini sendiri akan hancur, lama sebelum alam semesta ini hancur. Lalu, apa yang tersisa dari jasad manusia untuk dibangkitkan?

Offline kusmardiyanto

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 459
  • IQ: 1
  • Gender: Pria
  • u'budulloh waqro-ul-qur'an
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #13 pada: November 13, 2012, 08:35:22 AM »
saya kira itu sebuah sel yang merupakan salah satu sel diantara sel-sel yang menbentuk tulang ekor...ini yang tidak bisa hancur, meski kiamatpun...dan manusia dibangkitkan sdwengan menumbuhkan sebuah sel tersebut layaknya tumbuhnya tanaman....

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:Kebangkitan Manusia Setelah Kiamat (Islam Inside) ditinjau dari sains
« Jawab #14 pada: November 14, 2012, 03:25:28 AM »
Kalau membahas masalah iman, saya rasa tanpa adanya sisa sel atau tulangpun kalau Allah menghendaki, dia bisa membuat manusia yang telah mati hidup kembali.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
16 Jawaban
54392 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 08, 2010, 09:31:55 AM
oleh heru.htl
0 Jawaban
7463 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 23, 2008, 11:01:04 AM
oleh rafy
24 Jawaban
10658 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 12, 2009, 10:06:22 AM
oleh cronny
3 Jawaban
4813 Dilihat
Tulisan terakhir September 16, 2010, 09:22:36 PM
oleh qarrobin
1 Jawaban
3019 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 14, 2014, 12:29:11 PM
oleh zecklawdark