Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

September 26, 2022, 11:14:22 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 38
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 17
Total: 17

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Kenapa makan Babi Haram??

Dimulai oleh Christyo, April 28, 2010, 11:03:13 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

galihutomo

Babi merupakan hewan yang paling banyak tertular berbagai jenis virus....selain bisa terinfeksi virus influenza babi tipe A subtipe H1N1, babi juga bisa terinfeksi virus avian influenza H5N1 (flu burung) dan virus influenza musiman atau virus influenza yang biasa menyerang manusia. Bahkan kadang babi juga bisa terinfeksi oleh lebih dari satu tipe virus dalam satu waktu. Kondisi yang demikian memungkinkan virus-virus tersebut saling bercampur dan memunculkan strain virus baru dari beberapa sumber (reassortant virus). Hal inilah yang antara lain membuat virus flu babi yang normalnya spesifik dan hanya menginfeksi babi kadang bisa menembus batas spesies dan menyebabkan kesakitan pada manusia.

tapi tentu saja haramnya babi itu bukan karena hal ini semata lebih tepatnya haramnya babi sudah ditentukan dari awal.... hal ini khusus buat umat islam aja kok..... jadi yang beragama lain silahkan aja dimakan....  >:D


anggik2002

Kutip dari: Fhydha_099 pada Mei 01, 2010, 09:02:31 PM
Kutip dari: anggik2002 pada Mei 01, 2010, 08:58:21 PM
kelakuannya kayak babi,he.....

Kelakuannya kayanya si nggak gik. Lagipula, kelakuanya babi emang gimana?
:kribo:
ya kayak patkay di kera sakti itu lho,kwkwkkkwkwk

Fhydha_099

#17
Kutip dari: anggik2002 pada Mei 01, 2010, 09:59:23 PM
Kutip dari: Fhydha_099 pada Mei 01, 2010, 09:02:31 PM
Kutip dari: anggik2002 pada Mei 01, 2010, 08:58:21 PM
kelakuannya kayak babi,he.....

Kelakuannya kayanya si nggak gik. Lagipula, kelakuanya babi emang gimana?
:kribo:
ya kayak patkay di kera sakti itu lho,kwkwkkkwkwk
Kutip dari: anggik2002 pada Mei 01, 2010, 09:59:23 PM
Kutip dari: Fhydha_099 pada Mei 01, 2010, 09:02:31 PM
Kutip dari: anggik2002 pada Mei 01, 2010, 08:58:21 PM
kelakuannya kayak babi,he.....

Kelakuannya kayanya si nggak gik. Lagipula, kelakuanya babi emang gimana?
:kribo:
ya kayak patkay di kera sakti itu lho,kwkwkkkwkwk

Busyet.... itu mah, manusia babi (yang merasa, mohon jangan di marahin panjang-kali-lebar-sama-dengan-luas dan dua-kali-panjang-tambah-lebar-sama-dengan-keliling) :D

Pi-One

Kutip dari: Fhydha_099 pada Mei 01, 2010, 08:30:30 PM
Nanti, kalau sudah lanjut usia, baru terlihat akibatnya....
Akibat gimana?

Fhydha_099

Kutip dari: Pi-One pada Mei 01, 2010, 10:22:14 PM
Kutip dari: Fhydha_099 pada Mei 01, 2010, 08:30:30 PM
Nanti, kalau sudah lanjut usia, baru terlihat akibatnya....
Akibat gimana?

Aduh, aku lupa.... yang pasti sih ujungnya KEMATIAN

SubaruHoshikawa

emang sih... ane liat informasi tentang konsumsi babi berlebihan bisa mengakibatkan kerusakan usus besar, terus perut buncit...n katanya juga bisa nurunin IQ
" LET'S BUST 'EM GOOD BUDDY !! "

Pi-One

Kutip dari: Fhydha_099 pada Mei 01, 2010, 10:24:55 PM
Aduh, aku lupa.... yang pasti sih ujungnya KEMATIAN
Kalau mati mah semua juga bakal mati, gak peduli makan babi atau gak :)

Kutip dari: SubaruHoshikawa pada Mei 01, 2010, 10:36:59 PM
emang sih... ane liat informasi tentang konsumsi babi berlebihan bisa mengakibatkan kerusakan usus besar, terus perut buncit...n katanya juga bisa nurunin IQ
Yang namanya kebanyakan memang gak ada yang bagus kok, gak cuma daging babi aja

Fhydha_099

Kutip dari: Pi-One pada Mei 01, 2010, 10:46:15 PM
Kutip dari: Fhydha_099 pada Mei 01, 2010, 10:24:55 PM
Aduh, aku lupa.... yang pasti sih ujungnya KEMATIAN
Kalau mati mah semua juga bakal mati, gak peduli makan babi atau gak :)

Kutip dari: SubaruHoshikawa pada Mei 01, 2010, 10:36:59 PM
emang sih... ane liat informasi tentang konsumsi babi berlebihan bisa mengakibatkan kerusakan usus besar, terus perut buncit...n katanya juga bisa nurunin IQ
Yang namanya kebanyakan memang gak ada yang bagus kok, gak cuma daging babi aja

Ya.............. setuju deh :D

SubaruHoshikawa

" LET'S BUST 'EM GOOD BUDDY !! "

Farabi

Kutip dari: Pi-One pada Mei 01, 2010, 08:09:49 PM
Kurasa larangan makan babi lebih pada faktor di luar konteks kesehatan. Karena jika bicara kesehatan, pengolahan yang tepat bisa mengurangi bahayanya. Dan alasan kenapa daging babi masih dikonsumsi hingga saat ini, salah satunya karena babi termasuk hewan yang paling mudah dipelihara dan mudah berkembang biak...

Tapi di jaman dulu kan belum ada cara untuk menghigieniskan daging babi. Tapi yang jelas sih saya tidak mau ambil resiko dengan mencoba daging babi, najis.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Farabi

Ya untuk melihat efek dari babi kenapa tidak diadakan penelitian saja?
Kita punya orang2x yang makan babi dan yang tidak. Kita ambil saja sampel masing2x 10 orang.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Pi-One

Kutip dari: Farabi pada Mei 02, 2010, 12:10:23 AM
Tapi di jaman dulu kan belum ada cara untuk menghigieniskan daging babi. Tapi yang jelas sih saya tidak mau ambil resiko dengan mencoba daging babi, najis.
Jika orang dulu gak punya cara dan sekarang ada, apa artinya perintah haram juga akan berubah? Tidak kan? makanya kubilang faktornya bukan masalah itu.

Soal daging babi? Aku biasa makan kok. Dan jadi buncit? gak juga. Badanku tetap langsing, tetap punya pinggang yang bikin iri para cewek (walau harus dicatat: aku gak cacingan!)


Fhydha_099

Kutip dari: Pi-One pada Mei 02, 2010, 08:25:49 AM
Kutip dari: Farabi pada Mei 02, 2010, 12:10:23 AM
Tapi di jaman dulu kan belum ada cara untuk menghigieniskan daging babi. Tapi yang jelas sih saya tidak mau ambil resiko dengan mencoba daging babi, najis.
Jika orang dulu gak punya cara dan sekarang ada, apa artinya perintah haram juga akan berubah? Tidak kan? makanya kubilang faktornya bukan masalah itu.

Soal daging babi? Aku biasa makan kok. Dan jadi buncit? gak juga. Badanku tetap langsing, tetap punya pinggang yang bikin iri para cewek (walau harus dicatat: aku gak cacingan!)




Busyet...............................  bikin iri? NO Wayyyy...............

Farabi

Kutip dari: Pi-One pada Mei 02, 2010, 08:25:49 AM
Kutip dari: Farabi pada Mei 02, 2010, 12:10:23 AM
Tapi di jaman dulu kan belum ada cara untuk menghigieniskan daging babi. Tapi yang jelas sih saya tidak mau ambil resiko dengan mencoba daging babi, najis.
Jika orang dulu gak punya cara dan sekarang ada, apa artinya perintah haram juga akan berubah? Tidak kan? makanya kubilang faktornya bukan masalah itu.

Soal daging babi? Aku biasa makan kok. Dan jadi buncit? gak juga. Badanku tetap langsing, tetap punya pinggang yang bikin iri para cewek (walau harus dicatat: aku gak cacingan!)



Oh begitu ya, berarti masalah babi memang karena iman saja.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

tak beres

gw sampai skg ada makan kok gak kenak h1n1 atau h5n1???
aneh???....