Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Oktober 23, 2021, 08:22:08 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 46
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 38
Total: 38

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam  (Dibaca 226309 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #120 pada: Februari 14, 2016, 01:30:14 PM »
Sebenarnya jika dipikir secara objektif, wajar kalau Islam dianggap sebagai agama penebar kebencian. Lihat saja, dalam Al-Qur'an dan Hadits ada perintah untuk tidak menjadikan umat Yahudi dan Nasrani sebagai sahabat serta larangan untuk memilih pemimpin dari golongan mereka. Sekarang coba, apa ada agama lain yang kitabnya menganjurkan pemeluknya untuk menjauhi pemeluk agama lain secara eksplisit (bahkan menyebut nama agamanya) seperti itu?
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Offline ytridyrevsielixetuls

  • To Kick Out Fake Critical Thinkers!
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 687
  • IQ: 219
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #121 pada: September 18, 2016, 02:04:07 AM »
tinggal menghitung hari. 4 hari lagi forumnya expired.

dan si Farabi sebagai ts sudah tidak jelas lagi rimbanya. sudah sejak Januari lalu. bahkan di semua akun dia di forum-forum online dalam dan luar negeri. :(

mungkin ada yang berminat mau terusin ini di Media Logika?
tuh yang murtadin mungkin bisa dialog dengan sejuk dengan orang2 Media Logika? :)
soalnya kata Monox sendiri mereka mengkritisi semua keyakinan termasuk keyakinan mereka sendiri

sekalian kita tanyain bagaimana pendapat mereka tentang homosexual incest dipandang dari sisi medis.
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

Offline nʇǝʌ∀

  • 🆈🆄🆁🅸 🅻🅾🆅🅴🆁
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 505
  • IQ: 232
  • Gender: Pria
  • ɐɯɐs ɥɐlɐpɐ uɐʇɐlǝS uɐp ɐɹɐʇ∩
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #122 pada: September 18, 2016, 07:52:22 AM »
@ytridyrevsielixetuls

yuk kita habis-habisan ngobrol di sini pas malem tanggal 20? gimana?
kita ungkapin apa yg mau kita ungkapin. non stop sampe jam 12 malem pas expired.
kita bicarain segala macem isu yg ada. oh ya nanti sekalian di thread anda disini

LINK 1
LINK 2
LINK 3


BTW gwa dah amankan beberapa thread nih. masih ada beberapa target yg belum diamankan soalnya lagi sibuk dan threadnya juga panjang.

oke bro?
sampai ketemu di Media Logika  8)
                |'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''|
       __/""|"|--------nʇǝʌ∀ inc.------|
 > (|__|_|!!|__________________|
      (o)!""""""(o)(o)!"""""""""""(o)(o)!

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #123 pada: September 18, 2016, 10:58:24 AM »
mungkin ada yang berminat mau terusin ini di Media Logika?
tuh yang murtadin mungkin bisa dialog dengan sejuk dengan orang2 Media Logika? :)
soalnya kata Monox sendiri mereka mengkritisi semua keyakinan termasuk keyakinan mereka sendiri

Lah, kalau tujuan awal thread ini karena adanya Fariz Abdullah, mestinya dia duluan dong yang diajak ke Media Logika... Kita terusin thread lain aja dulu di sana...

Offline ytridyrevsielixetuls

  • To Kick Out Fake Critical Thinkers!
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 687
  • IQ: 219
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #124 pada: September 20, 2016, 05:57:34 AM »
e-mail sejumlah member dah dikantongin sama mod nʇǝʌ∀. dia sewaktu-waktu bisa mengajak mereka ke Media Logika spy bisa membahas berbagai isu sama-sama. bagi sebagian orang diskusi disini mungkin kurang sreg karena ada tensi. tapi di ML mungkin lebih kondusif suasananya. Fariz kan katanya tidak menginginkan dialog yg berupa debat kusir. mungkin kehebatan logika sesepuh ML mampu menjawab setiap pertanyaan dia.

BTW situ paling minat bahas apa nih? saya dan nʇǝʌ∀ akhir-akhir ini lagi fokus ke masalah psikologi. dan mungkin bisa nyerempet ke supranatural. ini kan karena kita lagi prihatin sekaligus penasaran pada apa yg menimpa sdr. Farabi.

tempo hari kita adakan investigasi kecil-kecilan. hasilnya Farabi udah hilang rimbanya di semua forum online sejak Januari. dan kita check di postingan dia, ternyata kata-kata ganjilnya itu bukan cuma di ForSa saja. di tempat lain juga. bahkan sampe forum berbahasa asing.

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #125 pada: September 21, 2016, 12:14:12 PM »
BTW situ paling minat bahas apa nih? saya dan nʇǝʌ∀ akhir-akhir ini lagi fokus ke masalah psikologi. dan mungkin bisa nyerempet ke supranatural. ini kan karena kita lagi prihatin sekaligus penasaran pada apa yg menimpa sdr. Farabi.
Sayang sekali, saya tidak begitu berminat pada psikologi. Bahkan kadang saya sendiri merasa punya gangguan psikologi juga. Minat saya ke matematika, bahasa asing (terumata Arab dan Jepang), palaeontologi, taksonomi hewan, cryptozoology, mitologi, dan pseudosains. Artinya, untuk kasus Farabi ini sepertinya saya cuma bisa memandang dari arah pseudosains.

tempo hari kita adakan investigasi kecil-kecilan. hasilnya Farabi udah hilang rimbanya di semua forum online sejak Januari. dan kita check di postingan dia, ternyata kata-kata ganjilnya itu bukan cuma di ForSa saja. di tempat lain juga. bahkan sampe forum berbahasa asing.
Emang Farabi gabung di forum apa aja? Siapa tau saya bisa memperoleh kesimpulan yang berbeda melihat reaksi member-member yang lain setelah ForSa mati. Sayang sekali postingan terakhir saya malah ngomongin orang. Goodbye ForSa, terima kasih atas segala kenangan dan ilmu yang ada.  :'( At least this time I can say a proper goodbye... :)

Offline ytridyrevsielixetuls

  • To Kick Out Fake Critical Thinkers!
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 687
  • IQ: 219
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #126 pada: September 22, 2016, 11:06:16 AM »
Kabar Gembira, Bung!

ternyata om reborn diem2 melakukan renewal sehingga ForSa gak jadi expired tahun ini bulan september tanggal 21. kemaren-kemaren gua liat bakal habis tahun ini ternyata jam 11 tadi dah direnewal. bikin deg degan aja nih... ;D

tapi gwa tetap akan join Media Logika. kalo perlu gwa undang sesepuh ML ke forum ini supaya bisa terlibat diskusi sejuk sama Fariz. tentu sudah sepatutnya kita salut pada orang yang berani mengkritisi keyakinan mereka sendiri.
(tapi sekarang malah si Fariz yg ga keliatan)

gua juga gak masalah kalo pun harus membahas masalah kejiwaan seseorang dr sisi pseudosains. toh kita juga ada di dalam sub forum non ilmiah. beberapa komentar Farabi sendiri mengindikasikan memang ada sesuatu pada dirinya, meski kita gak bisa buktikan, tapi dari pengalaman sepertinya bikin tertarik juga untuk analisa dan coba kasih solusi... dan mungkin agaknya kita gak bisa sepenuhnya berpedoman pada logika.

kalo forum-forum yg pernah diikuti Farabi ada banyak. cuma saya cari-cari lagi. seingat saya ada postingan dia yg kontroversial. ada juga yg bahasa inggrisnya kurang benar. tapi pasti anda bisa mengerti. karena kita sesama orang indonesia jadi tau apa maksud perkataan dia.

baru ketemu yg ini doang. nanti sisanya cari lagi kalo ada waktu.

Forum Filsafat

Forum Yahudi

kalo bisa orang Media Logika bisa ikutan diskusi nih.

monggo ditunggu post ke 2001 anda :D

Offline ytridyrevsielixetuls

  • To Kick Out Fake Critical Thinkers!
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 687
  • IQ: 219
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #127 pada: September 22, 2016, 11:13:02 AM »
@nʇǝʌ∀

Forsa dah direnewal sama om reborn jam 11 tadi. jadi expired-nya tahun depan.

BTW sudah bikin akun belum di Media Logika?

itu thread-thread gwa mau dibahasdi forum ini atau disana?

Offline nʇǝʌ∀

  • 🆈🆄🆁🅸 🅻🅾🆅🅴🆁
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 505
  • IQ: 232
  • Gender: Pria
  • ɐɯɐs ɥɐlɐpɐ uɐʇɐlǝS uɐp ɐɹɐʇ∩
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #128 pada: September 22, 2016, 11:30:36 PM »
tahun 2015 kemarin kita ga ada yg was-was forumnya bakal expired tau2 pas September forum ga bisa diakses krn dah masuk masa tenggang sebelum expired permanen. tahun ini giliran kita dah pada was-was ehh malah direnewal tepat waktu  >:(

sekarang ForSa udah direnewal. dan ketika saya check expiration date buat media logika yg ada malah Oktober tahun ini :

forumsains.com Created on 2006-09-21 - Expires on 2017-09-21 - Updated on 2016-09-21

medialogika.org Registry Expiry Date: 2016-10-11T14:00:13Z

saya belum join media logika. ntar banyak urusan. plus belum kepikiran mau pake username apa dan avatar apa...  8)

Offline nʇǝʌ∀

  • 🆈🆄🆁🅸 🅻🅾🆅🅴🆁
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 505
  • IQ: 232
  • Gender: Pria
  • ɐɯɐs ɥɐlɐpɐ uɐʇɐlǝS uɐp ɐɹɐʇ∩
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #129 pada: September 22, 2016, 11:37:31 PM »
kalau di thread ini tetap harus pada bahasannya yaitu tentang keyakinan atau pemikiran dari member Fariz Abdullah.
jadi kalau mau bahas Farabi, dibahas Media Logika aja. dibahas di forumsains juga gapapa cuma apakah ada yg mau mendiskusikan ini di forumsains?
BTW jangan lupa kasih tau si Monox ternyata ForSa udah direnewal bagi yg sudah duluan join ML.

https://whois.domaintools.com/forumsains.com

Offline ytridyrevsielixetuls

  • To Kick Out Fake Critical Thinkers!
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 687
  • IQ: 219
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #130 pada: September 27, 2016, 03:29:40 AM »
BTW jangan lupa kasih tau si Monox ternyata ForSa udah direnewal bagi yg sudah duluan join ML.

doi ga keliatan. padahal ForSanya dah direnewal. apa mungkin doi yang bayarin ya?
tapi registrantnya tetap om Larry

https://whois.domaintools.com/forumsains.com

disana bisa dilihat bahwa ForSa direnewal pas disaat situs ini sampai masa jatuh tempo (21-September-2016). ini beda dengan tahun lalu ketika tidak ada yg perduli eh tahu2 situsnya gak bisa diakses karena sudah expired (tapi masih dlm masa tenggang)...

berarti dengan berpatokan pada pengalaman di tahun ini (Forsa direnewal tepat waktu), maka tahun depan kita seharusnya gak akan ingatkan lagi ya :D

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #131 pada: September 27, 2016, 11:31:39 PM »
Maaf lagi banyak kesibukan..Makasih banyak Bro semuanya atas infonya..Saya seneng banget jika ada member Media Logika yang menjadi teman diskusi kita di thread ini.
DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #132 pada: Oktober 03, 2016, 02:01:22 AM »
Saya mendambakan Goen atau intelelektual Muslim untuk berdiskusi dengan saya..Siapa tahu saya kembali masuk Islam setelah mendapatkan pencerahan mereka..

Saya penasaran mengapa saya berbeda dengan mereka..Padahal yang dibaca sama yaitu Quran dan Hadis..

Menurut saya Quran penuh dengan kesalahan sains, matematika, sejarah, gramatikal dan berisi kebencian dan kekerasan..Menurut mereka Quran adalah kebenaran mutlak, tidak mungkin salah, penuh dengan ajaran damai.

Menurut saya Muhammad adalah seorang kriminal, perampok, pemerkosa, assasin, pembunuh massal, pedofile dan penghina wanita. Menurut mereka Muhammad adalah teladan yang harus dicontok setiap gerak geriknya..Diiikuti setiap kata-katanya..Karena dia adalah manusia terbaik..

Jadi kami berbeda..Dalam diskusi akan terlihat bahwa salah satu di antara kami keliru..

Tetapi berdasarkan pengalaman saya, teman diskusi saya rata2 lari dan tidak melanjutkan..Ada juga juga yang mengumpat dan mengancam..

Mengapa orang2 intelektual, professor, doktor percaya sama Muhammad? Jawabannya karena Muhammad adalah kultus..Tak ubahnya Jim Jones, Shoko Asahara, Ahmad Musadeq, AA Gatot, Dimas Kanjeng..

Tak heran Dr. Marwah Daud Ibrahim fanatik buta kepada Dimas Kanjeng..

Offline rafek

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 379
  • IQ: 10
  • Gender: Pria
  • favor the freethinkers !
Re:Memahami ajaran Fariz Abdullah lebih dalam
« Jawab #133 pada: November 04, 2016, 02:51:24 PM »
Ikut sharing sedikit kalau boleh.

Saya juga boleh dibilang seorang murtadin. Saya telah kehilangan iman semenjak beberapa tahun lalu. Banyaknya interaksi dengan pemikiran kritis (termasuk forum ini) dan keterbukaan informasi di era internet membuat saya lepas dari belenggu agama.

IMO, deconversion itu irreversibel. Rasanya tidak mungkin saya kembali menjadi orang yang beragama setelah tahu sejarah, konteks kelahiran dan perkembangannya. Meski demikian, saya tidak anti terhadap agama. Saya tidak menganggap bahwa religion is a root of all evil. Pandangan saya pribadi mungkin lebih ke arah post-theism.

For some, the concept of religion is obsolete. But for many poor, oppressed, neglected people, the idea of hope, justice, & salvation is enough to sway them away from daily torment.

Saya agak kurang sepaham dengan Fariz mengenai Muhammad. Saya tidak menganggap bahwa Muhammad adalah "kriminal, perampok, pemerkosa, assasin, pembunuh massal, pedofile dan penghina wanita".

Saya kira kesalahan mendasar baik dari pihak islamofobik maupun islamofilik (sorry for the lack of better term) adalah yang satu menghakimi historical figure dari abad ke 7 dengan moral abad 21, yg satu lagi ingin imposing 7th century moral standard as a model for today society. Imo, both sides missing the point.

Menurut saya, Muhammad itu morally grey, tapi ia berada di lighter shade of grey. Bear with me for a moment. Tulisan di bawah akan lumayan panjang.



Mari kita tinjau sosok Muhammad dari sudut pandang sekuler. Anggaplah ia adalah penulis Quran, sebagaimana Homer adalah penggubah Illiad. Jika kita pahami asbabun nuzul, ayat Quran turun sebagai reaksi atas sebuah peristiwa tertentu, dan dianggap sebagai "jawaban Tuhan" yg legitimate atas sebuah problem. Di sini justru yg menurut saya menarik.

Sebagai contoh, poligami telah lama dipraktekan di pre-islamic Arab. Poligami bukanlah bawaan dari islam, sehingga jumlah istri 4 orang perlu dianggap sebagai batasan, bukan kuota yg perlu diisi. Jika masyarakat Arab pada saat itu adalah monogamist, maka tidak akan muncul konsep poligami dalam islam.

Di sisi lain, Muhammad memiliki lebih dari 4 istri, belum termasuk hamba sahayanya. Hal ini tentu kontradiktif, namun memiliki beberapa penjelasan.

Pertama, konteks politik. Masyarakat Arab bersifat tribal atau ruling system berdasarkan klan. Dalam sistem ini, pernikahan bisa dianggap sebagai bentuk koalisi atau pakta antar klan. Semacam  Game of Thrones atau Romance of Three Kingdom mungkin. Istri Muhammad, seperti Aisyah dan Hafsa adalah anak dari inner circle Muhammad sendiri. Bacaan lanjut https://wikiislam.net/wiki/Muhammads_Marriages_of_Political_Necessity

Kedua, terkadang sang Nabi sendiri tampaknya khilaf. Kasus yg cukup kontroversial adalah pernikahannya dengan Zaynab binti Jahsh (mantan istri anak angkatnya), serta kasus Mariyah al Qibtiah. Dalam kedua kasus ini, ayat Quran yg turun (saya lupa spesifiknya) sebagai jawaban terkesan sebagai legitimasi dan excuse bagi Nabi untuk menggauli keduanya. Ditinjau dari sisi ini, Muhammad terkesan sebagai sosok yg arogan dan manipulatif.


 

Jika Buddhism dapat dipandang sebagai sebuah filosofi, maka Islam dapat dianggap sebagai political movement. Dibandingkan dengan masyarakat Arab sezamannya, Islam lebih egaliter dan reformis. Dalam hal perbudakan misalnya, Islam menganjurkan pembebasan budak dan pelarangan memperbudak sesama muslim. Islam juga menerima penganut tanpa memandang kelas. Hal ini adalah kemajuan di tengah masyarakat yg feodal.

Di sisi lain, Islam tidak meghapuskan perbudakan. Pada prakteknya, tawanan perang dapat diperjualbelikan sebagai budak. Hal ini terutama terkait dengan sistem ekonomi yg berlaku saat itu. Dan untuk kasus perbudakan, sosok abolitionis macam Lincoln yg terkenal sebagai Presiden yg menghapus perbudakan sekalipun dapat dianggap rasis untuk standar modern. Jadi harap maklum lah. Begitu pula soal misogyni, age of consent, atau penyebaran agama by conquest. Dibanding masyarakat sezamannya, Islam tidak lebih baik atau lebih buruk.



Saya tidak membela Muhammad ataupun Islam, dan ini bukan tulisan apologetik. Banyak hal yg saya tidak setuju atau bahkan tidak suka darinya, tapi even if one doesn't hold same opinion about something, one still obliged to understand why that opinion able to exist in the first place. Sebagai seorang yg bukan lagi muslim, saya tentunya memandang Muhammad bukan sebagai Nabi atau manusia terbaik, melainkan hanya seorang manusia yg capable to doing both sin & virtue like anybody else.

Saya suka membayangkan Muhammad sebagai a conflicted man, torn between his vision for better world & his inner ambition, struggle to defend his follower for constant threats, pressured by his peer, haunted with past mistakes, frequently doubting himself as a worthy leader for his people, while eventually succumb his delusion of grandeur.


Kisah Muhammad dengan pamannya, Abu Thalib, menurut saya menyajikan perspektif yg menarik. Abu Thalib adalah orang yg membesarkan Muhammad yg yatim piatu sejak anak-anak. Ia selalu membela dan melindungi Muhammad dari serangan kafir Quraish. Meski demikian, Abu Thalib tidak memeluk Islam bahkan hingga kematiannya. Hal ini dapat dipahami karena ia adalah seorang kepala Bani Hasyim (House of Hasyim), salah satu klan tua dan terpandang di Mekkah.

Jika Abu Thalib menjadi mualaf, maka otomatis ia akan kehilangan pengaruh dan bargaining positionnya antar klan di Mekkah. Dengan demikian ia tidak lagi mampu melindungi Muhammad dari lawan politiknya. Atas kecintaan dan kasih sayangnya pada Muhammad, Abu Thalib tetap kafir. Menjelang kematiannya, Nabi bersikeras membujuk pamannya untuk masuk islam. Namun pada saat itu, para kepala klan, termasuk Abu Jahal, musuh politik Nabi, hadir. Hingga akhir hayatnya, Abu Thalib tidak pernah mengucap syahadat.

Kerika ditanya oleh para sahabat mengenai status pamannya di akhirat kelak, Nabi menjawab bahwa Abu Thalib tetap masuk neraka, meski ia ditempatkan pada dasar neraka (yg notabene paling ringan).


Kisah ini adalah salah satu kisah yg menimbulkan konflik & keraguan dalam diri saya saat masih muslim. Bagaimana mungkin Tuhan yg Maha Adil dan Pemaaf memperlakukan Abu Thalib demikian kejam? Namun sekarang, dipandang dari sudut pandang sekuler, saya bisa memahami alasan Muhammad berkata demikian.

Pertama, Muhammad ingin mempertahankan kehormatan Abu Thalib di antara para clansmen Mekkah. Dengan demikian, reputasi Abu Thalib tetap kuat pasca kematiannya. Muhammad pun setidaknya dihormati atas dasar hubungan darah oleh anggota Bani Hasyim lain yg bukan muslim.

Kedua, Muhammad memberikan contoh pada ummatnya bahwa orang terdekatnya sekalipun tidak mendapat keistimewaan. Bahwa tidak ada tawar menawar dalam jalan keselamatan. Dalam suatu hadis, dikabarkan bahwa Muhammad terus menerus meminta ampunan untuk pamannya, tapi ditolak Allah. Ini kasus yg menarik. Saya yakin, Muhammad ingin sekali mengumumkan bahwa pamannya masuk surga, namun sadar akan implikasi jangka panjang bagi pengikutnya. Saya membayangkan, saat mengucapkan bahwa pamannya disiksa di kerak neraka, Muhammad menahan tangis dalam hatinya. Bagaimanapun, Abu Thalib is the closest person he gets as a father.




Sori kalau kepanjangan. Saya harap saya ga membajak thread orang. Btw, saya ga sadar forsa masih berfungsi. Saya agak kesulitan akses sebelumnya, dan saat ini aja harus pake anonymox baru bisa kebuka. Apa cuma saya aja?   



 

 
There is impossible to escape the reality, except weaving together all of your imagination to make an alternate reality, and expand your own horizon. But people may call you a madman.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
7 Jawaban
5522 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 21, 2009, 10:39:54 AM
oleh phice
1 Jawaban
3808 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 04, 2011, 12:45:11 PM
oleh No
22 Jawaban
42322 Dilihat
Tulisan terakhir September 09, 2016, 04:09:45 AM
oleh sayang
7 Jawaban
32782 Dilihat
Tulisan terakhir September 22, 2012, 07:51:24 AM
oleh nʇǝʌ∀
1 Jawaban
187029 Dilihat
Tulisan terakhir November 07, 2016, 04:20:01 PM
oleh skuler