Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Juli 30, 2021, 02:23:49 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139658
  • Total Topik: 10400
  • Online Today: 86
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 67
Total: 67

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Manusia: Eksperimen Allah?  (Dibaca 16212 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline MuhammadRyan

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 191
  • IQ: 2
  • Gender: Pria
  • Go, Go, Onii-chan!
Manusia: Eksperimen Allah?
« pada: November 05, 2014, 11:26:47 AM »
"Knapa anda harus buat pemimpin di muka bumi (manusia), padahal dia bakal menumpahkan banyak darah dan membuat kerusakan di dalamnya..." Kata malaikat Jibril...

"Saya lebih mengetahui dari anda..."

Pikirkan saja...

> Dunia ini cuman papan permainan, kita sbg bidak catur cman sementara disini kan... dan manusia manusia ini pion pionnya.
> Ada banyak random event dsini, bencana, perang ato apalah... semua skenario pokoknya udh dibuat, sama Sutradaranya... Allah itu sendiri...
> Rule of the Game:
- Kau menuruti sang Game Master, kamu mendapatkan poin plus... kamu akan mendapat hadiah... hadiah yg sangat besar dan sangat nikmat
- Kau membangkang ke sang Game Master, kamu mendapatkan poin minus.... kamu akan mendapat hukuman, hukuman yg sangat besar dan sangat tdk nikmat.

Nah, ganti nama Game Master dgn nama Tuhan, poin plus dgn kata pahala, dan poin minus dgn kata dosa... now you got a point, nigga...

Dan ngomong ngomong, Allah mungkin sudah mencoba eksperimen ini berulang kali...

> Pertama, saat zaman Ordovisian... Allah melakukan eksperimen dgn menempatkan banyak Trilobita, Brakiopod, dan banyak Briozoa utk menguasai lautan (saat itu tingkat kehidupan daratan = Nol... khidupan cman di laut).
- Kiamatnya: lebih dari 60 % fauna lautan mati, penyebabnya adalah gunung berapi yg dahsyat dan semburan gelombang gamma.
>>>> RESULT: Setengah fauna dan alga yg beragam di lautan punah... baru stengah lo ya... (Kurang lebih 50%)

> Kedua, saat zaman Permian... Allah melakukan eksperimen yg ketiga 'mungkin' (yg kedua ada di masa Devonian, pling akhir), dgn menempatkan banyak kadal melata dan banyak Trilobita, dan kerang kerangan sbg penguasa bumi.
- Kiamatnya: Tdk ada yg kurang dari 82 % fauna lautan meninggal dgn misterius, dan fauna darat menurun dgn drastis. Beberapa nenek moyang buaya selamat. Trilobita dan ikan ikan purba benar benar punah.
>>>> RESULT: Tiga per empat fauna di darat maupun laut punah... baru tiga perempat lo ya... Perubahan iklim di eksperimen sebelumnya... juga diitung eksperimen... (Kurang lebih 70 %)

> Ketiga, saat zaman Kapur... yg Dinosaurusny punah smua. Allah melakukan eksperimen yg ke empat 'mungkin' ... dgn menempatkan Dinosaurus sbg penguasa daratan, Plesio dan Pliosaurus sbg penguasa lautan, dan Pterosaurida sbg penguasa langit...
-Kiamatnya: Semua Dinosaurus, Plesiosaurus, Pliosaurus, Ramporhyncus, dan Pterosaurus... punah scara misterius. Banyak argumen tpi sedikit yg nyentuh fakta.
>>>> RESULT: Tiga per empat fauna dan flora di darat punah karena perubahan iklim dan minimnya sumber makanan yg drastis. (Kurang lebih 80 %)

>Ke empat, saat zaman Plestosan... Allah melakukan eksperimen yg ke lima 'mungkin' dgn menempatkan hewan mirip Primata cerdas sbg penguasa daratan, lautan dan udara di bumi.
-Kiamatnya: Unknown...
>>> RESULT: Unknown (100 %?)

Pikirkan lagi... Kiamat sebelum kiamat yg ke empat nyaris seperti pembuka atau suksesi utk menopang kehidupan dan 'eksperimen' selanjutnya di masa depan...

Contohnya: Kepunahan Dinosaurus menjadi kunci sukses knapa Mamalia bisa menguasai bumi dan membuat reptil reptil yg sudah sangat 'advantage' utk mengganggu eksperimen ke empat dlm penempatan Manusia di muka bumi.

Lihat... kita semua cman pion... kita bisa apa jadi pion?
"Saat gerah keterlaluan"
"MATAHARI ADA DUA!!!"
"Liat ABG Kumisan..."
"Asli gak tahan, pake ini itu gak mempaaaan!"

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #1 pada: November 05, 2014, 12:39:57 PM »
Kalau saya melihat fosil fosil yang dikumpulkan para evolusionist. Semakin purba suatu makluk semakin galak dan semakin tidak berotak, yang mereka tahu cuma makan saja. Tapi makin mutakhir suatu makhluk semakin lemah kekuatan fisiknya dan semakin pintar. Dalam kepercayaan saya, wanita itu diciptakan lebih akhir daripada laki laki, dan menurut saya, tubuh wanita jauh lebih canggih. Wanita cenderung senang berkelompok dan berbagi informasi, daya ingat mereka lebih baik, lebih cerdik, bisa memanipulasi pria biarpun beresiko, dan lebih bisa mengendalikan nafsunya, tapi sebagai kompensasi, mereka sangat lemah. Menurut saya, semakin kesini makluk maklul lebih berevolusi ke arah mental dibandingkan dengan evolusi ke masalah fisik.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #2 pada: November 05, 2014, 01:15:02 PM »
Masak Tuhan bereksperimen..Jika Tuhan hanya membuat kehidupan untuk trial and error, atau sekedar permainan memuaskan nafsuNya, untuk apa kita menyembahNya?
DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #3 pada: November 05, 2014, 01:28:46 PM »
Dulu saya juga pernah berfikir mungkin kita hanyalah eksperimen Tuhan, dimana kita adalah salah satu dari kemungkinkan kemungkinan yang terfikirkan olehnya. Tapi saya cenderung mengimani kalau hidup hanyalah cobaan saja. Tapi kalau ada yang mengatakan mungkin manusia hanyalah salah satu eksperimen, ya boleh boleh saja.

Offline ytridyrevsielixetuls

  • To Kick Out Fake Critical Thinkers!
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 687
  • IQ: 219
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #4 pada: November 08, 2014, 09:36:46 AM »
Aku bukanlah Tuhan. Aku hanyalah manusia.
Aku tidak Maha Sempurna. Dan aku tidak Maha Tahu.
Makanya aku menciptakan eksperimen. Karena aku bukan Tuhan!
Andaikata aku ini Maha Sempurna dan Maha Tahu, maka aku tak butuh eksperimen.
Karena aku sudah bisa mewujudkan keinginanku tanpa usaha dan aku sudah tahu hasilnya.

Aku bukanlah Tuhan. Aku hanyalah manusia.
So jangan bandingkan aku dengan Tuhan.
Dan jangan bandingkan Tuhan dengan manusia.
Hanya manusialah yang membutuhkan eksperimen karena ketidaksempurnaan dan ketidaktahuan kita.

Lihat... kita semua cman pion... kita bisa apa jadi pion?

oh sedih sekali diriku kalau aku diciptakan untuk dimasukkan ke neraka..
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #5 pada: November 08, 2014, 02:11:33 PM »
saya jadi teringat pada argumen bahwa tuhan senantiasa berkembang sepanjang masa jika kita mengatakan bahwa tuhan sudah sempurna berarti dia sudah tidak creative lagi kan dan dia sudah berhenti berfikir tapi jika kita mengatakan hal seperti itu sama dengan kita mengatakan tuhan belum sempurna apa menurut anda

Offline sirius.A

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 37
  • IQ: 0
  • ForSa!
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #6 pada: November 08, 2014, 10:53:36 PM »
menefinisikan sesuatu yag real (gaib) oleh sesuatu yang tidak real (alam semesta) adalh kemustahilan.

Alam semsta ini hanyalah ilusi, bukan sesuatu yang REAL. bagaimana mungkin secara logika ketidakadaan bisa tiba-tiba menjadi ada (real). itu mustahil, sama saja dengan mengatakan 0+0 =1.

Menurut saya yang Real adalah dimensi waktu, turunan dimensi waktu adalh  ruang & energy hanyalah ilusi. Dimensi waktu yg "megembang/berjalan" menghasilkan ilusi berupa dimensi ruang dan energy.  Distorsi/lipatan dimensi ruang-waktu menyebabkan gravitasi. Energy yang terjebak dalam gravitasi mengasilkan materi/anti materi. Materi kemudian membentuk alam semesta kita seperti sekarang ini. saat materi dan anti materi ketemu, energy (berupa sinar gamma) terlepas dari jebakan dan distorsi/lipatan ruang kembali lurus.

Dunia Gaib sejajar dengan dimensi waktu (sama-sama real). oleh karena itu dunia gaib tidak tergantung pada waktu (kekal).
pertanyaannya bagaimana mungkin dunia gaib(real) bisa terhubung dgan alam semesta(ilusi) ?

Dunia gaib dan alam semesta tidak akan pernah bisa saling mempengaruhi secara langsung karena keberadaanya berbeda. satu-satunya penghubung adalah dimensi waktu. Dimensi waktu adalah penghubung antara dunia gaib dgn alam semesta.
Dunia gaib bisa mempengaruhi dimensi waktu karena keberadaanya sejajar (sama-sama Real). Karena alam semesta sangat tergantung dengan dimensi waktu (alam semesta adalah turunan dimensi waktu) maka distorsi pada dimensi waktu akan berpengaruh pada alam semesta. sebaliknya tapi sedikit berbeda, setiap pergerakan (sekecil apapun gerakan tersebut) akan mempengaruhi dimensi ruang dan akan tercatat di dimensi waktu. Jadi setiap gerakan dialam semesta ini akan tecatat di dimensi waktu.

Jadi jelas bahwa keberaadan kita(manuasia) di alam semesta ini hanyalah untuk meguji roh kita masing-masing, bagaimana mereka menggerakkan "bonekanya" dan setiap gerakan tersebut akan tercatat di dimensi waktu.

Saya tidak sepakat dengan pernyataan bahwa Tuhan melakukan percobaan. Percobaan buat apa?








Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #7 pada: November 09, 2014, 03:17:36 AM »
Nobody perfect
I'm nobody
I'm perfect

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #8 pada: November 10, 2014, 02:41:28 PM »
"Knapa anda harus buat pemimpin di muka bumi (manusia), padahal dia bakal menumpahkan banyak darah dan membuat kerusakan di dalamnya..." Kata malaikat Jibril...

"Saya lebih mengetahui dari anda..."

Pikirkan saja...

Tiap teringat kisah ini, saya selalu berpikir: Tuhan berkehendak menciptakan manusia, malaikat tidak setuju karena manusia akan banyak menumpahkan darah. Tuhan berkata bahwa Dia lebih tahu daripada malaikat. Pada akhirnya perkataan malaikat terbukti bahwa manusia banyak menumpahkan darah dan Tuhan pun menghukum manusia-manusia tersebut. Dari sini saya berpikir bahwa Tuhan memang hanya bereksperimen dalam menciptakan manusia.
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Offline ytridyrevsielixetuls

  • To Kick Out Fake Critical Thinkers!
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 687
  • IQ: 219
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #9 pada: November 12, 2014, 06:17:38 PM »
saya jadi teringat pada argumen bahwa tuhan senantiasa berkembang sepanjang masa jika kita mengatakan bahwa tuhan sudah sempurna berarti dia sudah tidak creative lagi kan dan dia sudah berhenti berfikir tapi jika kita mengatakan hal seperti itu sama dengan kita mengatakan tuhan belum sempurna apa menurut anda

kalau sifat-Nya memang Maha Sempurna dan Terdahulu, berarti Dia memang sudah sempurna sejak awal-awal. kalau Dia masih bereksperimen berarti Dia belum sempurna. ya jadi kontradiktif... tapi jangan salahin saya, kan bukan saya yang nyebarin ajaran itu.

Offline candrawiguna

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 2
  • IQ: 3
  • ForSa!
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #10 pada: November 12, 2014, 10:59:14 PM »
Lha, memangnya manusia punya kehendak bebas?
Katanya semua yang terjadi di alam sudah atas kehendak Allah, manusia ciptaan Allah.
Ibarat programer membuat karakter game (NPC) yang dia rancang sendiri, yang dia tahu apa yang akan karakter itu lakukan, masa layak menghukum apa yang dia rancang sendiri. Dia bikin Si A dengan karakter jahat sedang Si B dengan karakter baik, lantas Si A dimarahi dan dihukum di neraka.

Yang begini mah tuhan kurang kerjaan, manusia kalau punya sifat begini namanya psikopat.
Konsep tuhan psikopat kok dipercaya. Lagian konsep dosa pahala Islam itu ngeri dan menyesatkan, masa iya orang jahat katanya tetep masuk surga asalkan agamanya tetap Islam, yang non muslim sekalipun baik tetap masuk neraka, lagi-lagi Islam menggambarkan tuhan sebagai sosok yang gila sembah. Sebagai orang waras gw sama sekali tidak bisa menerima konsep ketuhanan Allah sebagai konsep yang benar.

Btw, ini forum sains apa forum agama sih? Kok postingan yang sangat tidak ilmiah seperti ini banyak sekali.
Saya tahu kalau di beberapa fakultas MIPA di Indonesia itu banyak disusupi kaum fanatik, tapi masa di dunia maya yang seharusnya informasi bisa mudah didapat dan terbuka pemikirannya masih kolot begini.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #11 pada: November 13, 2014, 02:02:33 AM »
Saya percaya manusia memiliki taqdir dan disaat yang sama memiliki kebebasan untuk memilih.

Offline sirius.A

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 37
  • IQ: 0
  • ForSa!
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #12 pada: November 13, 2014, 02:34:15 AM »
Saya percaya manusia memiliki taqdir dan disaat yang sama memiliki kebebasan untuk memilih.

setuju masbro. bukankah dalam agama disebut ada takdir dan Nasib. Menurut saya, nasib adalah representase dari kehendak bebas (freewill).

"semakin banyak informasi/data yg bisa kita kumpulkan/dapatkan, maka kemungkinan kita benar akan akan semakin besar.
sebanyak apapun informasi/data yang kita kumpulkan/dapatkan, pada akhirnya kita ketemu juga dengan hukum ketidakpastian"




Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #13 pada: November 14, 2014, 01:32:06 PM »
Lha, memangnya manusia punya kehendak bebas?
Katanya semua yang terjadi di alam sudah atas kehendak Allah, manusia ciptaan Allah.
Ibarat programer membuat karakter game (NPC) yang dia rancang sendiri, yang dia tahu apa yang akan karakter itu lakukan, masa layak menghukum apa yang dia rancang sendiri. Dia bikin Si A dengan karakter jahat sedang Si B dengan karakter baik, lantas Si A dimarahi dan dihukum di neraka.

Yang begini mah tuhan kurang kerjaan, manusia kalau punya sifat begini namanya psikopat.
Konsep tuhan psikopat kok dipercaya. Lagian konsep dosa pahala Islam itu ngeri dan menyesatkan, masa iya orang jahat katanya tetep masuk surga asalkan agamanya tetap Islam, yang non muslim sekalipun baik tetap masuk neraka, lagi-lagi Islam menggambarkan tuhan sebagai sosok yang gila sembah. Sebagai orang waras gw sama sekali tidak bisa menerima konsep ketuhanan Allah sebagai konsep yang benar.

Btw, ini forum sains apa forum agama sih? Kok postingan yang sangat tidak ilmiah seperti ini banyak sekali.
Saya tahu kalau di beberapa fakultas MIPA di Indonesia itu banyak disusupi kaum fanatik, tapi masa di dunia maya yang seharusnya informasi bisa mudah didapat dan terbuka pemikirannya masih kolot begini.

Bahkan saya sebagai orang Islam sendiri pun juga merasa kalau hal ini serba absurd dan paadoks. Alhamdulillah setelah kenal dengan situs ini saya jadi bisa menilai agama Islam dengan lebih objektif. :)

Offline MuhammadRyan

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 191
  • IQ: 2
  • Gender: Pria
  • Go, Go, Onii-chan!
Re:Manusia: Eksperimen Allah?
« Jawab #14 pada: November 16, 2014, 09:21:32 PM »
Kalau saya melihat fosil fosil yang dikumpulkan para evolusionist. Semakin purba suatu makluk semakin galak dan semakin tidak berotak, yang mereka tahu cuma makan saja. Tapi makin mutakhir suatu makhluk semakin lemah kekuatan fisiknya dan semakin pintar. Dalam kepercayaan saya, wanita itu diciptakan lebih akhir daripada laki laki, dan menurut saya, tubuh wanita jauh lebih canggih. Wanita cenderung senang berkelompok dan berbagi informasi, daya ingat mereka lebih baik, lebih cerdik, bisa memanipulasi pria biarpun beresiko, dan lebih bisa mengendalikan nafsunya, tapi sebagai kompensasi, mereka sangat lemah. Menurut saya, semakin kesini makluk maklul lebih berevolusi ke arah mental dibandingkan dengan evolusi ke masalah fisik.

Bkan mas, mekanisme evolusi itu intinya 'yg ngepas di alam, itu yg menang'. Jdi mekanisme evolusi itu gk bsa langsung kna target, jdi evolusi cman menitik beratkan apa yg mereka dpt dari mutasi dan seleksi alamnya itu.

Hewan2 gk bsa milih klo mreka pgn milih jdi Pinter ato kuat, mutasi itu random mas. Thx :)
Dan oh iya, setau saya tubuh Wanita gk jauh bda ama yg laki laki. Bkannya ngerendahin ya tapi...

> Tubuh laki laki punya 60% masa otot, sedangkan wanita punya 70% masa lemak (terbukti... mnurut agama yg saya pluk, wanita diciptakan dri tulang rusuk. Tulang rusuk bgian bawah itu markasnya jaringan adiposa lo mas)
> Volum otak laki lbih gedean dri perempuan (Ya, tpi gk terlalu ngefek sih... scara teori. Scara praktek, ilmuwan laki2 jauh lebih banyak dri perempuan)
> Pengendalian emosi perempuan lbih tdk stabil, otak laki2 berdasar ke rasionalitas dan yg perempuan berdasar ke emosi. Perasaan perempuan lbih peka dari laki laki (Apalagi klo mens, ini smua tentang hormon msuknya)
> Kepikunan wanita jauh lbih terasa dibanding laki2 (Emosi mempengaruhi perasaan dan mood, mood yg slalu merasa kesepian dan terabaikan biasanya ngefek ke daya memori. Apalagi kehidupanny wanita lbih condong ke sosial kn?)

Thx :D

.
Masak Tuhan bereksperimen..Jika Tuhan hanya membuat kehidupan untuk trial and error, atau sekedar permainan memuaskan nafsuNya, untuk apa kita menyembahNya?

Masak Tuhan bereksperimen? Tuhan akan slalu 'menguji' mahkluknya. Iya kan? Familiar dgn kata kata itu. Tuhan tdk membuat kehidupan hany utk trial dan error, Tuhan skiranya mau mlihat bgimana nasib bumi klo mahkluk yg memerintah dsana; dan apakah mreka msih bsa nginget Allah stelah kejayaan yg Allah ksih ke mreka. Who knows? mlihat kondisi manusia yg smakin hari smakin mengesampingkan Allah, ato Atheisme. Bsa dlihat kualitas bumi smakin bgus ato jlek kan?

Trus, q kn gk blang Allah ngelaku'in itu demi nafsunya...
Allah menguji kita dgn cobaan bkan buat iseng iseng kn? apalagi jahil... hiii... :D
Hanya manusialah yang membutuhkan eksperimen karena ketidaksempurnaan dan ketidaktahuan kita.

oh sedih sekali diriku kalau aku diciptakan untuk dimasukkan ke neraka..

Hany manusia yg btuh eksperimen? Think it again. Hewan mlakukan trial and error, tumbuhan mlakukan adaptasi evolusionis... smuanya pda dasarnya puny prinsip yg sama. Bkan cman manusia doang... ego itu namany :D

Manusia cmn mahkluk... jgn minta yg enak enak trus, Allah gk pernah minta trus trus-an ke kta kan? Ngharepin surga, dan nakutin neraka bkan inti dri dunia ini kn brow? Lu ibadah cman buat konteks itu, sama aja bo'ongnya... Yg lu takutin neraka, bukan 'Yg mbuat'

Krn kesannya emg beneran lbih nakutin neraka, hehe :D

kalau sifat-Nya memang Maha Sempurna dan Terdahulu, berarti Dia memang sudah sempurna sejak awal-awal. kalau Dia masih bereksperimen berarti Dia belum sempurna. ya jadi kontradiktif... tapi jangan salahin saya, kan bukan saya yang nyebarin ajaran itu.


Klimatnya bkan eksperimen ya, hehehe... sorry, jdi miskom kmana mana.
Tpi... hmmm... iya jga ya... kontra, hehehe...
Sry mas. hehehehe :D

Jwaban ente emg bgus! :)


 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
5 Jawaban
4923 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 18, 2009, 01:52:23 PM
oleh skuler
10 Jawaban
19512 Dilihat
Tulisan terakhir Februari 23, 2010, 01:17:48 PM
oleh Astrawinata G
26 Jawaban
11763 Dilihat
Tulisan terakhir November 19, 2010, 10:46:20 AM
oleh Articvotra
1 Jawaban
2859 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 21, 2011, 01:36:34 PM
oleh ksatriabajuhitam
2 Jawaban
4308 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 18, 2014, 06:51:02 PM
oleh Emerald_Eyes