Forum Sains Indonesia

Diskusi Umum => Agama dan Filosofi => Topik dimulai oleh: MuhammadRyan pada November 16, 2014, 08:01:34 AM

Judul: Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: MuhammadRyan pada November 16, 2014, 08:01:34 AM
Mi goreng telur tanpa telur... namany mi goreng...
Mi rebus tahu tanpa tahu... namany mi rebus.

Aneh kan, terus Islam (damai) tanpa perdamaian artinya apa dong...

"Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. Tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah TIDAK memberi jalan bagimu untuk melawan mereka." [QS. 4:90]

Ini teralisasi pda zaman Nabi (saja) dmana korban2 di pasukan Muhammad slalu dikit, kcuali jka mereka diserang seperti saat Perang Badr, Uhud, Tabouk dan Khandaq.

> Serangan ke Naqla: 1 korban, Rasul langsung mengecam atas terbunuhnya orang itu. Saat itu Muslim sedang menyergap kabilah dagang ke Naqla, dan ada satu orang yg melawan (Amr al Hamdani).
> Serangan ke Yaman : 1 Korban, dia melawan dan tewas. Orang yg melawan lainnya diobati di tenda pasukan.
> Serangan ke Mekkah : 0 Korban, beberapa dieksekusi krn menjadi provokator utk tetap melanjutkan perang ke Muhammad.
> Invasi Quraisy di Buwat : 0 Korban, Muhammad meminta perdamaian walau pasukannya sdh menekan siap berperang.
> Waddan : 0 Korban, meski yg maju adalah tentara. Tpi tentara ini lebih terkesan seperti misionaris dan diplomat, mreka gk ngangkat senjata dsana.

Terus Gmana sejarahnya knp para Muslim bsa sebrutal sekarang (FPI contohnya)... simak nih...
> Islam mulai menjadi brutal pada tahun 625, konsili Imam yg melarang perperangan dianggap mendukung Kafir dan segera diasingkan. Mereka tdk pernah terdengar dlm waktu yg dkat. Ekspansi Umayyad berhasil mencakar Spanyol berkat itu. Tpi msih ada segelintir Ilmuwan dan cendiakawan Muslim yg menganggap perang ke kaum yg tdk menyerang kita (Invasi) adalah Haram.

> Semua dimulai saat Abdul Malik ibn Marwan sukses mengekspansi kerajaannya dan kemenangan seperti berita yg biasa setiap harinya. Ayah Abdul Malik ibn Marwan, Marwan I meninggal krn perang Sipil Muslim ke dua 'Fitna 2'. Keponakan Khadija 'Abdullah ibn Zubair' terbunuh. Dia menuruti kalimat para konsili Imam yg baru utk menyebarkan Islam sambil mengekspansi kerajaannya. Perang Brutal Umayyad itu berhasil membuat Umayyad berjaya scr militer dizamannya.

> Anaknya, Al Walid ibn Malik memberi kebebasan pada Al Hajj ibn Yusuf utk memegang kendali atas militernya. Al Hajj ibn Yusuf dikenal sbg Qurra (para pembaca- golongan Muslim yg suka membaca Qurran, mereka adalah cendiakawan pada zamannya) yg terampil dlm bidang militer. Awalnya dia hanyalah pasukan belakang garis pemberontak anti Umayyad, tpi saat pasukan itu kalah; Al Hajj diambil oleh pasukan Umayyad.

> Berbeda dgn pasukan pemberontak yg lain, Al Hajj tanpa ragu langsung tunduk kpd dinasti Umayyad. Hidupnya memang terabadikan dlm perperangan, di masa awal karirnya sbg tentara Umayyad; dia adalah pasukan garis belakang yg ulung yg bahkan lebih profesional dri pasukan garis depan. Dia tdk hanya kuat, dia juga pintar. Bisa dikatakan dia adalah Komandan pintar dan mahir dlm perperangan, gabungan kecerdikan strategi Muhammad dan kepiawaian Khalid dlm mengayunkan pedangnya.

> Dlm karirnya melawan Mus'ab al Zuybar, seorang pemberontak Nejd yg tdk mengakui kekuasaan Umayyad. Al Hajj pernah dilarang berhaji ke Mekah saat itu. al Zuybar berkata, Mekkah tdk pantas utk seorang brutal perang seperti dia. Tdk ada pemberontakan yg pernah berhasil, selama masih ada Al Hajj.

> Terlalap emosi, Al Hajj mengancam akan membombardir Kakbah. Tdk percaya, Al Zuybar menjamin bahwa Qurra seperti al Hajj tdk akan sanggup utk membombardir Kakbah dgn para peziarah yg masih ramai ramainya itu.

> Diluar pemikiran al Zuybar, al Hajj mengepung Kakbah selama 7 bulan. Targetnya adalah para peziarah dan warga yg bermukim di sekitar Kakbah.
- Para pelari kecil antara Safa dan Marwah dibantai dgn pasukan berkuda, mereka dikepung dari sisi kiri dan kanan dgn menggunakan pasukan berkuda petombak. Para peziarah tdk pernah menggunakan armor di ziarahnya.
- Para pelempar Zumrah, dikepung kepungan infantri pelempar tombak. Banyak dri mereka yg mati saat masih di dekat area itu, yg kabur... disergap dgn pasukan berkuda. Tdk ada yg selamat.
- Para peziarah yg melakukan Tawaff dipanah berkali kali, wilayah disekitar Mekkah adalah bukit... wilayah yg ideal utk menempatkan pemanah di lerengnya yg agak miring. Kakbah sedang dibanjiri darah saat itu.
- Kakbah adalah target utamanya di pengepungan ini, dgn Manjaniq (ketapel perang) Al Hajj membuat hampir dari separuh Kakbah retak. Banyak pondasinya yg rusak, sebagian warga yg kebanyakan wanita dan anak anak mencoba menghentikan batu yg meluncur dari manjaniq tersebut. Tpi percuma saja, mereka hanya tergencet di sisi Kakbah. Kebayangkan klo organ nya pda kececeran disekitar Kakbah kyk gitu.
- Hajr Aswad retak, pecah berkeping keping. Tentara al Hajj memungutnya dan menjadikannya sbg suvenir ato perhiasan. Ada yg langsung dibuang ke laut. Mereka sempat mengira, mereka sudh memiliki smua potongan Hajr Aswad. Tidak, ada 8 potongan kecil yg tersisa.

> Al Hajj membunuh lebih dari 100.000 orang di dalam satu waktu hidupnya, dicatat oleh seorang Psikolog Muslim awal bernama Al Tha'alibi yg melihat Al Hajj sbg seorang agresiv yg gila akan perang. Namun, dia jga seorang jendral pling pintar di zamannya.

> Pengepungan Kakbah dikecam bsar besaran, Al Hajj dituduh sbg 'maniak' yg tega membunuh banyak penduduk Mekkah yg tak bersalah, dia dikecam sbg Qurra yg tdk kompeten dgn tuduhan tdk mendalami Qurran scara mendalam. Al Hajj adalah seorang genius, dia fasih al Quran krn dia punya riwayat sbg pemimpin majelis mengaji.

> Para Qurra yg bermukim di Mekkah kabur ke utara, memohon perlindungan Muhammad al Ashath. Para Qurra menceritakan semua dan tiba tiba terjadi pemberontakan anti Umayyad di utara.

> Abd al Malik adalah seorang bijaksana, dia mengunjungi kamp Muhammad al Ashath dan berusaha mendengarkan tuntutan yg akan dituntut pemberontakan ini. Para Qurra mendesak utk menurunkan al Hajj dari jabatan menteri krn dianggap memanfaatkan semangat Jihad utk ekspansi yg membabi buta. Tpi para senior di pasukan pemberontakan itu tetap berkeluh kesah ingin agar Abd al Malik dan dinastinya mundur dari kekuasaan Umayyad.
- Tentu saja, para Qurra tdk bisa menolak para senior krn konflik internal mungkin terjadi. Abd al Malik menolak permintaan itu.

> Al Hajj dikirim lagi utk menumpas pemberontakan itu, kurang dari 2 malam. Pemberontakan besar itu musnah, dan pasukan Al Hajj dari Syria mengalami sedikit korban perang. Para Qurra sudah disuruh utk kabur duluan sebelum pasukan Al Hajj datang menemui mereka.

> Pasukan al Hajj yg tdk menemukan apa apa di banyak tenda, para Qurra sudah kabur. Al Hajj berserta pasukan berkudanya mengejar para Qurra yg kabur ke timur. Para Qurra atau cendiakawan sekaligus pembaca Qurran itu dibantai satu per satu, disepanjang jalan kabur mereka disergap dan para Qurra toleran hampir banyak yg mati.

> Sbagian Qurra ditangkap gubernur Khorasan (Pemerintahan Shi'ah, tdk begitu simpati dgn kepercayaan Sunni (ahlul sunnah wal Jama'ah) yg terkesan sangat slow dan mengedepankan toleransi, Shi'ah memasukan Jihad sbg rukun Islam ke 6). Takut dgn ancaman al Hajj, gubernur Khorasan langsung mengeksekusi para Qurra dgn membakar mereka. Al Hajj tdk mau lupa bagian, dia jga meminta beberapa Qurra utk dijadikan bahan pelampiasan eksekusinya.

> Sementara para Qurra toleran dibantai satu per satu, Muhammad al Ashath kabur ke Zabulistan. Tdk ada yg pernah mendengarnya, diberitakan bahwa Al Hajj menyewa beberapa biarawan Zunbil (agama penyembah dewa Zun) utk membunuhnya saat dia melaksanakan Sholat. Al Hajj mendapat kritikan lagi, tpi al Hajj mengklaim bahwa Muhammad al Ashath mati krn bunuh diri. Perilaku yg hina dlm Islam.

> Al Hajj mati dgn damai di kasurnya, mungkin krn faktor usia. Di dalam masa masa akhirnya, al Hajj berhasil bertanggung jawab atas ekspansi Umayyad ke sebagian wilayah di India, Pakistan dan Afghanistan. Begitu juga sbagian Cina.

> Al Hajj jga memiliki semacam peguruan utk menyebarkan ide idenya, dia beranggapan Islam akan lebih berjaya tanpa rasa toleransi dan perdamaian yg sudah ditulis di Qurran dan Hadits. Salah satu muridnya, Muhammad ibn Qasim adalah seorang jendral perang yg pintar yg menguasai Rajput, Sindh dan sebagian Ghaznav dlm waktu singkat.

> Ideologi itu masih ada sekarang, wilayah kekuasaan Umayyad dari Maroko, Mesir, Arab, sebagian Irak dan Suriah punya rasa intoleran yg tinggi kepada agama lain. Sedangkan Oman, yg saat itu tdk dikuasai oleh Umayyad menyebarkan Islam yg masih toleran ke Indonesia (awalnya Pasai) dan Malaysia (Johor). Banyak orang mengakui bahwa ini kenapa orang orang Arab punya rasa rasis dan intoleran yg jauh lebih tinggi ketimbang orang Indonesia dan Malaysia; yg mendapatkan pengajaran Islam tanpa kekerasan.

Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: MuhammadRyan pada November 16, 2014, 08:02:28 AM
=> Al Hajj juga diberitakan adalah seorang Na'ashibi, ungkapan kepada orang yg sangat membenci keturunan Muhammad 'Ahlul Bait'. Dia percaya bahwa tanpa kehadiran Ahlul Bait, maka tdk akan ada Imam Mahdi dan kiamat tdk akan pernah terjadi. Ahlul Bait juga dikenal sebagai seorang yg sangat toleran, mulai dari Abdullah, Muhammad, sampai ke Fatimah. Muhammad diberitakan sering memberi jamuan yg paling enak ke tamu yg berkunjung, termasuk orang Yahudi dan Nasrani.

>>Muhammad juga pernah menjual baju besi kesayangannya yg terbuat dari Perak utk membeli makanan dan minuman kepada keluarga Yahudi yg kelaparan, dia juga mengoleskan selai kacang ke roti yg dia beli utk disuap ke anak Yahudi itu.

>>Muhammad juga pernah mempersilahkan orang Yahudi utk duduk dan minum air sebentar, sesaat setelah Muhammad tau bahwa dua orang Yahudi ini mencoba membunuhnya dgn racun.

>>Muhammad pernah melindungi beberapa warga Nasrani dari serangan Quraisy. Muhammad mengobati mereka disaat luka di muka Rasul masih menganga krn baru saja bangun dari pingsannya terkena batu.

>>Muhammad pernah memarahi sahabatnya dgn halus saat sahabatnya menampar orang Yahudi krn beranggapan bahwa Nabi Musa lebih tinggi derajatnya dari dia.

=>> Menyikapi hal ini, Al Hajj tdk mau orang orang Muslim kehilangan semangat 'Jihad ekspansinya' dgn mencontoh beberapa perilaku toleransi Muhammad dan juga keturunannya.

"Jikalau aku (al Hajj), dan dia (Muhammad) masih hidup. Aku pasti akan memanahnya, bersama para peziarah yg berkeliaran di sekitar rumah Tuhannya di Mekkah..." :-X


Pertanyaannya, Muslim skarang lbih condong ke Muhammad ato Al Hajj ya? :'(

(HINT: Al Qaeda, ISIS, FPI, Hezbollah, Boko Haram, IJO 'Islamic Jihad Organization', Taliban, Helb e-Islami Gulbuddin, IJU 'Islamic Jihad Union', Hizb ut Tahreer, Tehvid Selam, Hassan Nasrallah, AIG 'Armed Islamic Group', Jamaat al Mujahidin, Lashkar e Taiba, Jaish e Mohammed, Harkat ul-Mujahideen, ISWM 'Islamic State Western Mindanao', Abu Sayyaf Group, Mohammed Bouyeri Group, AIGA 'Armed Islamic Group of Algeria', dll)

Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 16, 2014, 06:12:58 PM
Kutip dari: MuhammadRyan pada November 16, 2014, 08:01:34 AM
Mi goreng telur tanpa telur... namany mi goreng...
Mi rebus tahu tanpa tahu... namany mi rebus.

Aneh kan, terus Islam (damai) tanpa perdamaian artinya apa dong...

"Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. Tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah TIDAK memberi jalan bagimu untuk melawan mereka." [QS. 4:90]

Ini teralisasi pda zaman Nabi (saja) dmana korban2 di pasukan Muhammad slalu dikit, kcuali jka mereka diserang seperti saat Perang Badr, Uhud, Tabouk dan Khandaq.


IMHO, Islam berarti penyerahan (diri), bukan damai.
Seluruh perang jaman Nabi Muhammad adalah perang offensif, bukan perang defensif. Kecuali perang Khandaq.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 16, 2014, 07:53:08 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 16, 2014, 06:12:58 PM
IMHO, Islam berarti penyerahan (diri), bukan damai.
Seluruh perang jaman Nabi Muhammad adalah perang offensif, bukan perang defensif. Kecuali perang Khandaq.

Tidak, islam seakar kata dengan shalom dalam bahasa ibrani yang berarti damai. Juga, semua perang nabi itu defensif tidak ada perang offensif. Sebaiknya anda baca dulu alquran sampai selesai dan pahami hubungan antar kalimat antar ayatnya.

"Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu." Al-Hajj (39)

4:89] Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling330, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,
[4:90] kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai)331 atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya332. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu333 maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka.

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 16, 2014, 07:58:19 PM
Kebrutalan dan radikalisme yang menjangkiti umat islam sekarang diakibatkan oleh hadist. Suatu kitab kedua dalam islam yang tidak pernah dikenal sebelumnya.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Monox D. I-Fly pada November 16, 2014, 10:01:19 PM
Kutip dari: Farabi pada November 16, 2014, 07:58:19 PM
Kebrutalan dan radikalisme yang menjangkiti umat islam sekarang diakibatkan oleh hadist. Suatu kitab kedua dalam islam yang tidak pernah dikenal sebelumnya.

Jadi Anda tidak percaya Hadits?
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 16, 2014, 11:57:07 PM
Kutip dari: Monox D. I-Fly pada November 16, 2014, 10:01:19 PM
Jadi Anda tidak percaya Hadits?

Tidak. Saya lebih mempercayai alkitab daripada hadist.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: MuhammadRyan pada November 17, 2014, 06:31:35 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 16, 2014, 06:12:58 PM
IMHO, Islam berarti penyerahan (diri), bukan damai.
Seluruh perang jaman Nabi Muhammad adalah perang offensif, bukan perang defensif. Kecuali perang Khandaq.

Bahasa Arab punya glosari yg paling kaya dibanding bahasa lain di dunia krn scr literal ini merupakan pengembangan dari bahasa Ibrani, Abbisi, Siria dan Sumeria. Orang Muslim slalu lazim dgn arti ganda setiap kata arab yg dia temui... :D

Sluruh perang? Uhud... Badar... Tabouk... Nejd, sbenarnya mreka smua defensif. Kekuatan Muslim sgt dikit utk dibuat nyerang, kalah jauh dgn kabilah Arab yg lain. Emg pda awalnya, kabilah Yatsrib emg lemah (Ansari Tribes).
Kutip dari: Monox D. I-Fly pada November 16, 2014, 10:01:19 PM
Jadi Anda tidak percaya Hadits?

Ada aliran yg lbih percaya ke Quran dripada ke Hadits, namanya Quranism.
Mreka percaya ada hadits yg menyebutkan klo smua informasi ato berita soal hadits tentang dirinya (Muhammad) harus dibuang. Hadits ini menjadi pdoman para Quranist utk tdk menumpu terlalu lebay ke Hadits. Ya, alhasil mreka puny ibadah yg agak beda dgn kita. Contohnya: Mreka cman solat 2 kali sehari, Pagi dan Senja hari; sesuai dgn yg ada di Quran.


Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 07:05:27 AM
Kutip dari: MuhammadRyan pada November 17, 2014, 06:31:35 PM
Bahasa Arab punya glosari yg paling kaya dibanding bahasa lain di dunia krn scr literal ini merupakan pengembangan dari bahasa Ibrani, Abbisi, Siria dan Sumeria. Orang Muslim slalu lazim dgn arti ganda setiap kata arab yg dia temui... :D


Islam berarti penyerahan diri, bukan damai. Dalam Quran dan Hadis, tidak ada kata Islam yang bisa diartikan damai.
Akar kata Islam dalam bahasa Arab berakar dari 3 konsonan : Sin-Lam-Mim. Dalam bahasa Arab, banyak kata bisa dibuat dari akar konsonan ini dengan menyisipkan vocal di antara konsonan tersebut.

Contoh :
Islam      : penyerahan diri
Salam     : damai
Salama   : sengatan ular
Salima    : selamat dari bahaya (perempuan)
Salim      : selamat dari bahaya (pria)
Aslam     : menyerahkan

Jadi tidak benar bahwa Islam berarti damai. Jika logika tersebut yang dipakai, maka Islam juga berarti sengatan ular.



Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 07:18:00 AM
Kutip dari: MuhammadRyan pada November 17, 2014, 06:31:35 PM

Sluruh perang? Uhud... Badar... Tabouk... Nejd, sbenarnya mreka smua defensif. Kekuatan Muslim sgt dikit utk dibuat nyerang, kalah jauh dgn kabilah Arab yg lain. Emg pda awalnya, kabilah Yatsrib emg lemah (Ansari Tribes).


Ya seluruh perang, kecuali Perang Khandaq. Kekuatan Muslim di Madinah pada awalnya kecil, sehingga penyerangan dilakukan dengan diam-diam, yaitu perampokan kafilah Quraisy. Lama - kelamaan kekuatan Muslim membesar. Suku-suku Yahudi di Madinah diserang tanpa peringatan sebelumnya, seperti contohnya suku Khaibar. Yang laki-laki dibunuh, perempuan dan anak-anak dijadikan budak.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 07:27:10 AM
Kutip dari: MuhammadRyan pada November 17, 2014, 06:31:35 PM

Ada aliran yg lbih percaya ke Quran dripada ke Hadits, namanya Quranism.
Mreka percaya ada hadits yg menyebutkan klo smua informasi ato berita soal hadits tentang dirinya (Muhammad) harus dibuang. Hadits ini menjadi pdoman para Quranist utk tdk menumpu terlalu lebay ke Hadits. Ya, alhasil mreka puny ibadah yg agak beda dgn kita. Contohnya: Mreka cman solat 2 kali sehari, Pagi dan Senja hari; sesuai dgn yg ada di Quran.


Aliran yang tidak mengakui Hadis, karena mereka malu membaca Hadis. Di Hadis diceritakan perbuatan Nabi yang terkait pembunuhan, pembantaian, penyiksaan, pemerkosaan,pedofilia dll.

Hadis ditulis oleh orang-orang Islam yang sangat mencintai Nabinya. Kadang mereka menulis terlalu melebih-lebihkan seperti hadis Nabi membelah bulan dll. Hal ini memang tidak layak dipercaya. Tetapi tidak mungkin mereka menulis hal-hal buruk tentang Nabi, kecuali memang the truth. Jika memang dalam hadis terdapat hal-hal buruk tentang Nabi, berarti itu yang sebenarnya. Tinggal para pembela Islam masa kini yang kerepotan untuk melakukan pembelaan. Segala jurus dilakukan termasuk propaganda bahwa Islam berarti damai.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 18, 2014, 10:15:03 AM
Tidak mengakui hadist karena lebih tepatnya bertentangan dengan alquran, disebut malu membaca hadist mungkin ada benarnya juga. Hadist adalah ajaran bani israel yang dimasukkan kedalam ajaran islam, itu sebabnya anda akan menemukan adanya rajam, aqiqah, pelarangan membuat gambar, dan hal hal lainnya yang adalah ajaran dari taurot. Jika anda melihat sejarah islam, sekurang kurangnya dari semenjak tahun 1300, kerajaan israel adalah bagian dari kerajaan islam, sehingga sebetulnya bani israel dengan muslim sudah bercampur dan berketurunan. Tapi ada beberapa bani israel terutama dari kerajaan Judah yang pindah negara, bisa jadi karena alasan ekonomi, bisa jadi juga terusir. Bani israel dari Judah inilah yang kemudian kembali ke palestina, padahal bani israel sudah dari tahun 1300 menempati palestina. Sejarah bani israel ini bisa anda lihat diberbagai sumber. Sampai sekarang bani israel masih ada di iran dan mempengaruhi agama syiah. Melihat dari latar belakang sejarah, wajar kalau kemudian hadist hadist mirip dengan ajaran taurot, sayangnya, hadist hadist ini tidak memuat ajaran taurot secara utuh, sehingga bagian bagian penting dalam taurot seperti pelarangan diskriminasi, kesamaan hukum antara non israel dengan israel tidak dimuat secara utuh.
Dan jika kembali ke alasan penolakan hadist, lebih karena banyaknya pertentangan antara quran dengan hadist, padahal didalam alquran sendiri, mengambil ajaran suatu kitab secara sepotong sepotong sangat dilarang. Sehingga hanya ada dua kemungkinan jika anda mempelajari agama lain, mengikutinya secara utuh, atau meninggalkannya secara keseluruhan.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 18, 2014, 10:21:27 AM
Kutip
Ada aliran yg lbih percaya ke Quran dripada ke Hadits, namanya Quranism.
Mreka percaya ada hadits yg menyebutkan klo smua informasi ato berita soal hadits tentang dirinya (Muhammad) harus dibuang. Hadits ini menjadi pdoman para Quranist utk tdk menumpu terlalu lebay ke Hadits. Ya, alhasil mreka puny ibadah yg agak beda dgn kita. Contohnya: Mreka cman solat 2 kali sehari, Pagi dan Senja hari; sesuai dgn yg ada di Quran.

Benar. Ada yang solat 2 kali sehari, ada yang malah tidka solat, ada yang 5 kali sehari, ada yang 6 bahkan ada yang lebih.Karena semua orang memegang keyakinan tidak ada paksaan dalam agama, sehingga dalam perbedaan tafsir, lebih diserahkan kepada Allah, karena Allah memberi petunjuk kepada siapa yang dia kehendaki dan siapa yang dia sesatkan. Sehingga, kalaupun mereka sesat kesesatan mereka hanya untuk mereka sendiri.

Awalnya hubungan quranist dengan pengikut hadist baik baik saja, tapi  karena mulai munculnya hasutan hasutan dari para pengikut hadist yang menghalalkan darah quranist, hubungan mereka menjadi renggang, ditambah munculnya gerakan gerakan asing yang memproklamirkan dirinya adalah rosul yang mengaku quranist, semakin membuat posisi quranist terjepit. Mulai banyak orang orang yang mengaku ngaku dirinya quranist tapi malah terjebak dalam permusuhan antar golongan, sehingga jatuhnya malah musyrik.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 18, 2014, 10:35:32 AM
Kita kembali ke topik, kalau bicara masalah siapa benar siapa salah, tentu kita semua akan mengatakan, diri kitalah yang maha benar,  bahkan tuhan pun salah, benar? Karena dalam diri tiap tiap orang sudah ditanamkan perasaan untuk menghargai diri sendiri, dan kalau perasaan tersebut sampai dihilangkan kita akan terjerembab dalam depresi.

Masalah penyebab intoleransi dalam islam adalah beberapa hadist ini yang beredar dalam masyarakat

Dari 'Aisyah –radhiyallahu 'anha- berkata, Rasulullah bersabda, "Barangsiapa mengada-adakan (perkara baru) dalam urusan (agama) kami ini, maka hal itu tertolak." Dalam riwayat yang lain –Rasulullah- bersabda, "Barangsiapa mengerjakan suatu amalan tanpa ada dasar dari urusan (agama) kami, maka ia tertolak."

Dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Aku diperintah untuk memerangi manusia sehingga bersaksi bahwa tiada ilah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, dan supaya mereka menegakkan shalat dan mengeluarkan zakat. Jika mereka melakukan itu maka darah dan harta mereka mendapat perlindungan dariku, kecuali karena alasan-alasan hukum Islam. Sedangkan perhitungan terakhir mereka terserah kepada Allah.

Bandingkan dengan alquran

(QS, Yunus [10]: 99), "Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu akan beriman semua orang yang ada di bumi seluruhnya. Maka apakah kamu hendak memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang beriman semuanya? Tak seorang pun akan beriman kecuali dengan ijin Allah".

Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir".
(QS Al Kahfi, 18:29).

Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 02:08:31 PM
Kutip dari: Farabi pada November 16, 2014, 07:53:08 PM
Tidak, islam seakar kata dengan shalom dalam bahasa ibrani yang berarti damai. Juga, semua perang nabi itu defensif tidak ada perang offensif. Sebaiknya anda baca dulu alquran sampai selesai dan pahami hubungan antar kalimat antar ayatnya.


Anda tidak membaca sejarah Nabi (Sirat Nabawiyah), Biografi Nabi dan Hadis. Tetapi Anda menyimpulkan bahwa semua perang Nabi adalah defensif, landasan yang Anda pakai untuk menyimpulkan hal tersebut semata-mata hanya Quran.

Baiklah. IMHO, jika menyimak Quran maka ada 4 tahap Jihad :

Tahap I : Menahan Diri

Tahap II : Diizinkan Berperang

Tahap III : Diwajibkan Memerangi Secara Terbatas

Tahap IV : Kewajiban Memerangi Seluruh Kaum Kafir/Musyrik.


Tahapan Pertama : Menahan diri dari melakukan peperangan. Dan ini merupakan tahapan yang paling lama dalam sirah Nabi shollallahu 'alaihi wa 'ala alihi wa sallam. Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala,

"Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: "Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata: "Ya Rabb kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?" Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun." (QS. An-Nisa` : 77)

Tahapan Kedua : Sekedar izin berperang tanpa ada nash perintah. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta'ala,

"Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu. (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata: "Rabb kami hanyalah Allah"." (QS. Al-Hajj : 39-40)

Tahapan Ketiga : Hanya memerangi orang-orang yang memerangi kaum muslimin dan menahan diri dari selainnya. Dalilnya adalah firman-Nya,

"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kalian, (tetapi) janganlah kalian melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al-Baqarah : 190)

Tahapan Keempat : Memerangi orang-orang kafir hingga mereka masuk Islam atau membayar jizyah (upeti). Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala,

"Kalian akan memerangi mereka atau mereka menyerah (masuk Islam)." (QS. Al-Fath : 16)

"Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk." (QS. At-Taubah : 29).

Ayat-ayat lunak dan toleran terhadap kafir itu adalah ayat-ayat Makkiyah, yaitu ayat yang turun di Mekkah, ketika pengikut nabi hanya segelintir orang dan lemah. Sedangkan ayat-ayat perintah perang, bunuh, dan intoleran adalah ayat-ayat Madaniyah yang turun di Madinah, ketika umat Muslim sudah sangat besar dan kuat.

Bagaimana menurut Anda yang "telah membaca Quran sampai selesai" dan "memahami antar kalimatnya" ?
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 02:13:18 PM
Kutip dari: Farabi pada November 18, 2014, 10:35:32 AM

Masalah penyebab intoleransi dalam islam adalah beberapa hadist ini yang beredar dalam masyarakat


Menurut saya, penyebab utama intoleransi adalah Quran. Setelah itu Hadis. Hadis selalu selaras dengan Quran.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 18, 2014, 06:51:20 PM
Masalah dari muslim saat mereka dicitrakan sebagai intoleran dan radikal, mereka akan menyangka itulah agama islam yang harus diikuti dan sebenarnya. Itu sebabnya saya musti menjelaskan isi quran, kalau tidak, muslim akan benar benar menjadi garang dan intoleran karena mereka dijauhkan dari isi quran oleh suatu kekuatan eksternal.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 18, 2014, 06:53:42 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 02:13:18 PM
Menurut saya, penyebab utama intoleransi adalah Quran. Setelah itu Hadis. Hadis selalu selaras dengan Quran.

Kalau anda mengatakan itu dengan harapan muslim akan pindah agama, anda salah besar, apapun yang anda katakan tentang muslim, mereka tidak akan pindah agama. Masalah dari tuduhan tuduhan anda adalah, saat merek meyakini bahwa quran benar benar mengajarkan intoleransi maka mereka akan menjadi intoleran betulan.

Sejauh yang bisa saya lihat, anda tidak tahu isi quran, bukan hanya itu saja, anda tidak mengetahui konteks ayat.

Anggaplah quran salah, maka agama apa yang harus kita ikuti?
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 07:40:26 PM
Kutip dari: Farabi pada November 18, 2014, 06:51:20 PM
Masalah dari muslim saat mereka dicitrakan sebagai intoleran dan radikal, mereka akan menyangka itulah agama islam yang harus diikuti dan sebenarnya. Itu sebabnya saya musti menjelaskan isi quran, kalau tidak, muslim akan benar benar menjadi garang dan intoleran karena mereka dijauhkan dari isi quran oleh suatu kekuatan eksternal.

Semakin Anda mempelajari Quran, Anda akan semakin tahu kalau Quran memang intoleran..Semakin Muslim seseorang, maka dia semakin intoleran..Itulah fakta yang dengan sedih harus saya sampaikan..Kita harus jujur, walaupun pahit..Jika Anda ingin Muslim toleran, JAUHKAN MEREKA DARI QURAN..Atau setidaknya jangan biarkan mereka belajar Quran sendiri..Bilang aja bahwa Quran itu baik, dan Islam itu damai..Jangan biarkan mereka mempelajari Islam sendiri..Mereka akan jadi teroris..
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 08:06:22 PM
Kutip dari: Farabi pada November 18, 2014, 06:53:42 PM
Kalau anda mengatakan itu dengan harapan muslim akan pindah agama, anda salah besar, apapun yang anda katakan tentang muslim, mereka tidak akan pindah agama. Masalah dari tuduhan tuduhan anda adalah, saat merek meyakini bahwa quran benar benar mengajarkan intoleransi maka mereka akan menjadi intoleran betulan.

Sejauh yang bisa saya lihat, anda tidak tahu isi quran, bukan hanya itu saja, anda tidak mengetahui konteks ayat.

Anggaplah quran salah, maka agama apa yang harus kita ikuti?

Apa peduli saya dengan kepercayaan orang lain? Jika Anda percaya ada naga berkepala dua di Planet Mars, apa urusan saya mencampuri kepercayaan Anda? Tetapi jika Anda percaya bahwa membunuh orang yang beda kepercayaan dengan Anda maka Anda akan masuk surga, maka iijinkan saya mengkritisi kepercayaan Anda.

Untungnya Muslim di Indonesia sebagian besar adalah Muslim KTP yang tidak pernah membaca Quran, apalagi mempelajarinya dengan serius..Mereka hanya diberitahu jika Islam itu damai, dan Quran itu baik..Krena itu mereka langsung menghujat para teroris, tanpa menyadari bahwa para teroris itu lebih paham Quran dari mereka.

Tidak ada nilai spritual dan cinta dalam Quran..Sebagian besar isinya cuman usaha mati2an Tuhan supaya dipercaya dan disembah manusia. Jika tidak maka diancam azab dan neraka..Dikatain kafir..Dan tidak cukup itu saja. Tuhan memprovokasi bagi yang percaya agar membunuh dan memerangi yang tidak percaya. Thats all.

Agama yang harus diikuti? maaf bukan urusan saya. Yang penting umat manusia harus saling mengasihi tidak peduli apapun kepercayaannya
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: MuhammadRyan pada November 18, 2014, 10:19:34 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 02:08:31 PM


Tahapan Pertama : Menahan diri dari melakukan peperangan. Dan ini merupakan tahapan yang paling lama dalam sirah Nabi shollallahu 'alaihi wa 'ala alihi wa sallam. Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala,

"Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: "Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata: "Ya Rabb kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?" Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun." (QS. An-Nisa` : 77)

Awkwakwaawk, oke oke... See see, mungkin klo kita cari di Google pke entri 'Landasan Jihad dan perang melawan Kafir dari Quran' pasti akan ktemu ayat2 kyk gitu. Tpi jgn ceroboh gan, ayat setelah ato sebelumnya justru malah berlawanan dgn kulit ayat yg kayaknya Intoleran kyk gitu. Nih contohnya:

An Nisa: 75 (2 ayat sebelum yg diatas)
"Dan apakah yang menghalang kamu (sehingga kamu) tidak mau berperang pada jalan Tuhan dan (untuk menyelamatkan) orang-orang yang tertindas dari kaum lelaki, perempuan dan kanak-kanak, iaitu mereka yang selalu (berdoa dengan) berkata: "Wahai Tuhan Kami! Keluarkanlah kami dari negeri (Mekah) ini, yang penduduknya (kaum kafir musyrik) yang zalim, dan jadikanlah bagi kami dari pihakMu seorang pemimpin yang mengawal (keselamatan ugama kami), dan jadikanlah bagi kami dari pihakMu seorang pemimpin yang membela kami (dari ancaman musuh)".

See that? Don't attack when there's no bitches attack you first...

Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 02:08:31 PM

"Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu. (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata: "Rabb kami hanyalah Allah"." (QS. Al-Hajj : 39-40)

Hhmm... Mereka telah dianiaya? I see reason here... Go on... :D
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 02:08:31 PM
"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kalian, (tetapi) janganlah kalian melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al-Baqarah : 190)

Jangan lupa yg ayat 192 brow...
"Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"

Klo mereka udh berhenti, Allah mengampuni mereka... Done... Allah maha pengampun, kan? :D
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 02:08:31 PM
"Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk." (QS. At-Taubah : 29).

That's right... Jizyah adalah salah satu syarat buat seorang Kafir menjadi Kafir Dhimmi (Kafir yg tdk membenci Islam):

"Barangsiapa yang memusuhi Kafir Dhimmi, maka aku (Muhammad) akan memusuhinya" HR Bukhari
"Siapa yang membunuh kafir Mu'ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun". (HR. Bukhari). Kafir Mu'ahad : Kafir yg mendapat jaminan dri pihak yg punya otoritas kuat (termasuk Muhammad sendiri kan?)

Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 02:08:31 PM
Ayat-ayat lunak dan toleran terhadap kafir itu adalah ayat-ayat Makkiyah, yaitu ayat yang turun di Mekkah, ketika pengikut nabi hanya segelintir orang dan lemah. Sedangkan ayat-ayat perintah perang, bunuh, dan intoleran adalah ayat-ayat Madaniyah yang turun di Madinah, ketika umat Muslim sudah sangat besar dan kuat.

Makkiyah? Tau surat At Taubah? yeah, here take it...

"Kecuali orang-orang musyrikin yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi sesuatu pun (dari isi perjanjian)mu dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kamu, maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.". (QS. At-Taubah : 4).

Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui".(QS. At-Taubah : 6).

Al Maidah juga, here it is:
"Bahwasanya, barangsiapa membunuh suatu jiwa, padahal dia tidak membunuh jiwa atau tidak membuat kerusuhan di permukaan bumi, maka seolah-olah dia telah membunuh manusia seluruhnya" (al-Maidah: 32).

"Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah! karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." [QS Al Maidah:8]

An Nisa juga, here it is...
"Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. Tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu untuk melawan mereka." [QS. 4:90]
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 02:08:31 PM

Bagaimana menurut Anda yang "telah membaca Quran sampai selesai" dan "memahami antar kalimatnya" ?

Hhmm... menurutku masnya cuman perlu mahamin Quran scara spenuhnya sih... jgn sparo sparo nyari ayatnya... :D
Dah... AK47 nya simpen dlu aja, senjata soviet dipake... bendera FPI nya jga copot gan...
Salam... Shalom... Peace... Namaste... :)
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: MuhammadRyan pada November 18, 2014, 10:25:09 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 07:40:26 PM
Semakin Anda mempelajari Quran, Anda akan semakin tahu kalau Quran memang intoleran..Semakin Muslim seseorang, maka dia semakin intoleran..Itulah fakta yang dengan sedih harus saya sampaikan..Kita harus jujur, walaupun pahit..Jika Anda ingin Muslim toleran, JAUHKAN MEREKA DARI QURAN..Atau setidaknya jangan biarkan mereka belajar Quran sendiri..Bilang aja bahwa Quran itu baik, dan Islam itu damai..Jangan biarkan mereka mempelajari Islam sendiri..Mereka akan jadi teroris..

\ (-_-) / trus gw hrus baca apa... Campbell Biologi edisi 7... jilid 1 ampe 3. Dah punya dirumah, dah Khatam...
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 19, 2014, 12:33:12 AM
@ MuhammadRyan.

Anda samasekali tidak mengerti apa yang saya maksud. Pada tahap pertama Jihad adalah menahan diri dari melakukan peperangan. karena itu landasannya adalah ayat-ayat toleran, yang diturunkan saat pengikut Nabi masih sedikit dan lemah. Dan seterusnya. Baca lagi ya baik-baik.




Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 19, 2014, 12:49:54 AM
Kutip dari: MuhammadRyan pada November 18, 2014, 10:19:34 PM

That's right... Jizyah adalah salah satu syarat buat seorang Kafir menjadi Kafir Dhimmi (Kafir yg tdk membenci Islam):

"Barangsiapa yang memusuhi Kafir Dhimmi, maka aku (Muhammad) akan memusuhinya" HR Bukhari
"Siapa yang membunuh kafir Mu'ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun". (HR. Bukhari). Kafir Mu'ahad : Kafir yg mendapat jaminan dri pihak yg punya otoritas kuat (termasuk Muhammad sendiri kan?)



Konsep dalam Islam adalah : kafir akan didakwahi dulu. Mau masuk Islam atau tidak. Jika tidak mau ada 2 pilihan. Jadi Kafir Dhimmi, atau diperangi/dibunuh. Kafir dhimmi adalah kafir yang tunduk dalam kekuasaan Islam. Mereka harus membayar jizyah. Mereka tidak boleh dibunuh, karena mereka adalah sumber penghasilan bagi Muslim.

Dalam sejarah Islam, sumber penghasilan Muslim di Madinah jaman Nabi adalah dari perampasan/perampokan kafilah Qurays, harta rampasan perang dan budak tawanan perang. Mereka tidak memiliki ketrampilan kerja lain. Hal ini pula yang memotivasi mereka untuk bersedia berperang. Walaupun ada juga motivasi dari Tuhan dan ancaman neraka jika tidak mau berperang.

Ketika Muslim semakin kuat, mereka semakin kaya karena mendapat upeti/ jizyah dari Kafir Dhimmi, yang terpaksa tunduk karena tidak mampu melawan.

Orang kafir di mata Muslim tak ubahnya binatang. Ada kategori yang boleh dibunuh, ada kategori yang tidak boleh dibunuh alias dilindungi. Mungkin seperti komodo..
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 19, 2014, 01:04:25 AM
Kutip dari: MuhammadRyan pada November 18, 2014, 10:19:34 PM

Makkiyah? Tau surat At Taubah? yeah, here take it...

"Kecuali orang-orang musyrikin yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi sesuatu pun (dari isi perjanjian)mu dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kamu, maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.". (QS. At-Taubah : 4).

Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui".(QS. At-Taubah : 6).


Surat At-Taubah adalah ultimatum kepada orang-orang musyrik. Mereka diberi tenggat waktu 4 bulan, setelah itu mereka akan dibunuh. Adapun yang telah terlanjur ada perjanjian maka diberi kesempatan sampai masa perjanjian berakhir. Setelah itu dibunuh.

Surat At Taubah adalah tahap ke-4 Jihad, yang membatalkan ayat-ayat tahap sebelumnya.

Dr. Ali bin Nafi' Al-'Ulyani berkata: "Perintah jihad ini telah ditetapkan pada tahapan jihad yang ke empat yang disebutkan dalam surat At-Taubah, yaitu memerangi seluruh kaum musyrikin sampai mereka masuk Islam dan memerangi Ahlul kitab dan Majusi sampai mereka masuk Islam atau membayar jizyah dengan penuh kehinaan. Ibnu Qoyyim berkata: ".....maka keadaan orang kafir setelah turun surat At-Taubah diteapkan menjadi tiga kelompok, yaitu Muharibin, Ahlu 'Ahdin dan Ahlu Dzimmah. Lalu Ahlul 'Ahdi wash Shulhi tergabung kedalam negara Islam, maka orang kafir tinggal dua macam saja yaitu Muharibin dan Ahludz Dzimmah. (Zaadul Ma'ad III/160)
Beliau menerangkan lebih lanjut: "Saya katakan; dikarenakan surat Baro'ah (At-Taubah) yang menetapkan hukum jihad untuk tahap terakhir adalah surat yang terakhir turun, maka para ulama' salaf menganggap bahwa hukum terakhir jihad ini sebagai nasikh (penghapus) hukum jihad pada tahapan-tahapan jihad sebelumnya. Ibnul 'Arobi berkata: "Firman Alloh yang berbunyi:
فإذا انسلخ الأشهر الحرم .......
Ayat ini menasakh seratus empat belas ayat. (Ahkamul Qur'an karangan Ibnul 'Arobi I/201). Dan mereka yang mengatakan bahwa ayat ini sebagai nasakh adalah: Adl-Dlohah bin Muzahim (Ibnu Katsir IV/55), Ar-Robi' bin Anas (Al-Baghowi I/168), Mujahid, Abul 'Aliyah (Fathul Qodir karangan Asy-Syaukani I/191), Al-Hasan ibnul Fadl (Al-Qurthubi XIII/73), Ibnu Zaid (Al-Qurthubi II/339), Musa bin 'Uqbah Ibnu 'Abbas, AL-hasan, 'Ikrimah, Qotadah (Fathul Qodir I/497), Ibnul Jauzi dan 'Atho' (Al-Baghowi III/122).
Hal itu juga dikatakan oleh Ibnu Taimiyah(al-Ihtijaj bil Qodar karangan Ibnu Taimyah hal. 36), Asy-Syaukani (Fathul Qodir karangan Asy-Syaukani I/275), Al-Qurthubi (Tafsir Al-Qurthubi II/331) dan sekumpulan ulama' pada berbagai masa. Shodiq Hasan Al-Bukhori mengatakan: "Adapun riwayat tentang berdamai dan meninggalkan orang-orang kafir apabila mereka tidak memerangi, hal itu telah mansukh atas kesepakatan seluruh kaum muslimin."[1]
Asy-Syaukani berkata:"Adapun menyerang dan memerangi orang-orang kafir serta membawa mereka masuk ke dalam Islam atau membayar jizyah atau bunuh adalah merupaka perkara yang sudah jelas sekali dalam Islam...... Sedangkan dalil-dalil yang menyebutkan berdamai dan membiarkan orang-orang kafir jika mereka tidak memerangi, semua itu telah mansukh menurut ijma' kaum muslimin." (As-Sailul Jarror IV/519)
Ibnu Taimiyah berkata:"Semua orang yang telah mendengar dakwah Rosul saw. Untuk masuk Islam yang beliau bawa, lalu ia tidak memenuhi dakwah tersebut, maka sesungguhnya orang tersebut wajib diperangi
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: MuhammadRyan pada November 19, 2014, 07:25:45 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 19, 2014, 12:33:12 AM
@ MuhammadRyan.

Anda samasekali tidak mengerti apa yang saya maksud. Pada tahap pertama Jihad adalah menahan diri dari melakukan peperangan. karena itu landasannya adalah ayat-ayat toleran, yang diturunkan saat pengikut Nabi masih sedikit dan lemah. Dan seterusnya. Baca lagi ya baik-baik.


Islam bkan agama yg elastis kyk Nasrani, yg gampang dgn mudahnya disesuaikan dgn keadaan brow. Klo keadaanya terdesak, kau toleran... dan kalau pengikutnya banyak, kau ngebom sana sini. Gak brow, gak... Islam itu klo udh A ya A, klo udh B ya B...

Kyknya mas-nya maksa banget klo Islam itu agama yg INTOLERAN... agama teroris...
sry sih klo ada kesalahan...  :)
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 19, 2014, 12:49:54 AM
Konsep dalam Islam adalah : kafir akan didakwahi dulu. Mau masuk Islam atau tidak. Jika tidak mau ada 2 pilihan. Jadi Kafir Dhimmi, atau diperangi/dibunuh. Kafir dhimmi adalah kafir yang tunduk dalam kekuasaan Islam. Mereka harus membayar jizyah. Mereka tidak boleh dibunuh, karena mereka adalah sumber penghasilan bagi Muslim.

Dlm Islam, semua manusia itu derajat nya sama. Tergantung ke'imananmu, sekalipun kamu seorang ahli kitab. Jgn posisikan Kafir seperti sapi yg bisa diperah se'enaknya, walau bagaimanapun gk semua Kafir itu buruk... dan gak semuanya Muslim itu bagus. Ya nggak?

Dan... Kafir nggak cmn dikategorikan kyk gitu. Ada Kafir Dhimmi, Kafir Mu'allaq, Kafir Mu'amanah dan Kafir Harbi. 3 dari 4 disamping haram dibunuh. Membunuh mereka sama artinya dgn membunuh seluruh umat manusia, membunuh Mu'amanah sama saja menolak bau surga, membunuh Kafir Mu'allaf sama dgn membunuh Kafir Dhimmi. Sama sama dilarang keras.

Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 19, 2014, 12:49:54 AM
Ketika Muslim semakin kuat, mereka semakin kaya karena mendapat upeti/ jizyah dari Kafir Dhimmi, yang terpaksa tunduk karena tidak mampu melawan.

Orang kafir di mata Muslim tak ubahnya binatang. Ada kategori yang boleh dibunuh, ada kategori yang tidak boleh dibunuh alias dilindungi. Mungkin seperti komodo..

Selama saya baca sejarah kenabian dan menurut penelitian W.M. Matt, orang Muslim tdk ada yg kaya pada awalnya. Jizyah blom diterapkan di Madinah hampir 3/4 masa Muhammad di Madinah. Jizyah ada krn ancaman dri banyak suku sekitar Nejd dan juga umat Yahudi di Khaibar yg ngancem Yahudi Madinah supaya jgn mendukung Muhammad. Utk itu, Yahudi Madinah minta perlindungan...

Jgn samakan mereka dgn binatang brow... Muhammad pernah bersabda:
"Janganlah engkau menghina seorang pun."

Abu Jurayy lalu berkata, "Aku pun tidak pernah menghina seorang pun setelah itu, baik kepada orang yang merdeka, seorang budak, seekor unta, maupun seekor domba."

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik." (QS. Al Hujurat: 11)

Klo boleh tau... Mas nya tau gitu dari mana? Kok kesannya ayat ini utk zaman ini, ayat ini utk zaman itu, jangan jangan ada ayat buat zaman Pliosen... hehe... :D. Al Quran itu 'TET', gk bisa di belok belok'in...
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: MuhammadRyan pada November 19, 2014, 07:32:19 PM
Satu hal yg harus mas-nya pahami adalah... Perang dlm Islam itu bukan cuman perang tangan.

Nabi Muhammad bkan orang yg ringan tangan, kan? Right... right?
Klo gw debat ama orang non-Muslim yg nuduh Allah dan Muhammad teroris dunia di VoA Islam ato MurtadinKafirun sering dikasih hadits ama ayat kyk gitu... Gw kaget ternyata ada Muslim yg punya prinsip yg sama...

Gk semua hadits itu Shahih, you will never be so sure about something... as long as you're a believer...
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 20, 2014, 11:23:29 AM
kalau saudara fariz memang benar benar mencari jawaban maka jawaban sudah diberikan. akan tetapi saudara fariz tetap mengenyampingkan dan tidak peduli dengan jawaban muslim. saya kuatir jika orang orang muslim yang bodoh mengira islam yang digambarkan oleh saudara paris adalah benar mereka akan menjadi intoleran.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 20, 2014, 12:17:47 PM
Kutip dari: MuhammadRyan pada November 19, 2014, 07:25:45 PM
Islam bkan agama yg elastis kyk Nasrani, yg gampang dgn mudahnya disesuaikan dgn keadaan brow. Klo keadaanya terdesak, kau toleran... dan kalau pengikutnya banyak, kau ngebom sana sini. Gak brow, gak... Islam itu klo udh A ya A, klo udh B ya B...


Nah, itulah permasalahan umat manusia sekarang ini. Menurut saya, orang Nasrani tentu mengakui bahwa Injil ditulis oleh orang-orang setelah Yesus, walaupun sebagian mendapatkan petunjuk Ketuhanan. Sebagai kitab yang ditulis manusia, maka tidak luput dari kesalahan. Yang penting adalah spirit cinta kasih di dalamnya.

Menyadari hal tersebut maka dewasa ini Umat Nasrani menyerahkan urusan Iman sebagai domain privat. Negara tidak ikut campur. Akhirnya Umat Nasrani dengan sekularitasnya maju pesat teknologi dan peradabannya.

Di pihak lain, Umat Islam percaya bahwa Quran adalah firman Tuhan. Karena itu tidak boleh ada satu pun kesalahan gramatikal, sejarah, science, matematika di dalamnya. (walaupun kita bisa lihat terlalu banyak kesalahan di dalamnya). Karena Quran adalah firman Tuhan, maka harus diterima, seperti Anda katakan kalau A ya A, kalau B ya B.

Hasilnya bisa kita lihat di negara-negara Muslim. Kemiskinan dan kemunduran peradaban. Kemunduran scence. Ketika Barat sudah menjelajah angkasa, Muslim masih keras kepala kalau matahari mengelilingi bumi. Bertengkar masalah melihat bulan di awal Ramadhan dst dst.

Kita ini hidup di abad 21. Kita menolak science abad ke-7, karena sudah tidak sesuai lagi. Demikian pula moralitas abad ke-7 jangan dibawa ke abad sekarang.

Yang paling berbahaya adalah masalah kekerasan. Coba perhatikan, TIDAK ADA HARI TANPA KEKERASAN OLEH MUSLIM. Muslim terhadap Non Muslim. Bahkan Muslim terhadap Muslim. Sampai kapan ini berakhir ? Dan Anda sebagai intelektual hanya mengatakan bahwa para teroris itu tidak memahami Quran. Apakah Anda lebih memahami dari mereka?

Al Quran turun selama 23 tahun. Biasanya turun sebagai respon terhadap suatu keadaan. Karena itu Anda tidak bisa memahami Al quran sepotong-sepotong. Anda harus memahami keseluruhannya. Anda harus tahu Asbabun Nuzulnya. Anda menampilkan ayat Lakum DinukumWaliyaddiin,lantas dengan lantang mengatakan : siapa bilang Islam itu intoleran?.Ini Nonsense.

Anda harus tahu sejarah kapan datangnya Ayat. Ayat-ayat toleran datang ketika masa 13 tahun di Mekkah, ketika pengikut Nabi masih sedikit dan lemah. Ketika kekuatan Muslim telah meningkat di Madinah, turunlah ayat-ayat yang keras dan intoleran.

Tahapan-tahapan dalam Jihad seperti yang saya uraikan di atas, sudah menjadi kesepakatan ulama. At taubah adalah tahap terakhir.


Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 20, 2014, 01:08:15 PM
Kutip dari: Farabi pada November 20, 2014, 11:23:29 AM
kalau saudara fariz memang benar benar mencari jawaban maka jawaban sudah diberikan. akan tetapi saudara fariz tetap mengenyampingkan dan tidak peduli dengan jawaban muslim. saya kuatir jika orang orang muslim yang bodoh mengira islam yang digambarkan oleh saudara paris adalah benar mereka akan menjadi intoleran.

I tell the thruth.. Islam memang seperti itu..Saya tidak perlu berpura-pura..Jika saya salah, tunjukkan di mana kesalahan saya..Itulah gunanya diskusi..

Tanyakan kepada Tuhan, mengapa menurunkan Buku Petunjuk seperti itu.. Dialah yang bertanggungjawab atas semua pertumpahan darah yang ada..Bukan fariz Abdullah..


Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 20, 2014, 01:22:18 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 20, 2014, 01:08:15 PM
I tell the thruth.. Islam memang seperti itu..Saya tidak perlu berpura-pura..Jika saya salah, tunjukkan di mana kesalahan saya..Itulah gunanya diskusi..

Tanyakan kepada Tuhan, mengapa menurunkan Buku Petunjuk seperti itu.. Dialah yang bertanggungjawab atas semua pertumpahan darah yang ada..Bukan fariz Abdullah..




Saya tidak memungkiri. memang itulah muslim. Tapi aslinya islam tidak begitu.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 20, 2014, 01:29:46 PM
Kutip dari: Farabi pada November 20, 2014, 01:22:18 PM
Saya tidak memungkiri. memang itulah muslim. Tapi aslinya islam tidak begitu.

Menurut Anda, aslinya Islam seperti apa?
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 20, 2014, 03:14:45 PM
Kutip dari: MuhammadRyan pada November 19, 2014, 07:25:45 PM

Jgn samakan mereka dgn binatang brow... Muhammad pernah bersabda:
"Janganlah engkau menghina seorang pun."



Bukan saya yang menyàmakan kafir dengan binatang..Tapi Quran..Pernah baca Quran enggak sih? Anda ini nampaknya Muslim..tapi gak pernah baca Quran..tapi sudah menyimpulkan bahwa Islam itu damai..beginilah potret mayoritas Muslim Indonesia
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 20, 2014, 07:49:35 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 20, 2014, 01:29:46 PM
Menurut Anda, aslinya Islam seperti apa?

Islam seharusnya mengajarkan kedamaian bagaimana cara bersosialisasi dengan orang lain. Bukan dengan cara memaksa tapi dengan cara menjadi contoh teladan. Singkatnya begitu. Saya sudah lupa dengan alquran, mungkin saya bisa menyarankan anda merujuk kepada abdulah gymnastiar untuk masalah isi quran.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: darmogandul pada November 20, 2014, 07:53:56 PM
menurutku bila sudah dicampuri ambisi politik dimana ujungnya adalah meraih kekuasaan....semua jadi carut marut.................siapa yang bener siapa yang yang salah.....nggak jelas lagi tergantung siapa/pihak mana yang daia ikuti...plong
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 20, 2014, 07:56:49 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 18, 2014, 02:08:31 PM
Anda tidak membaca sejarah Nabi (Sirat Nabawiyah), Biografi Nabi dan Hadis. Tetapi Anda menyimpulkan bahwa semua perang Nabi adalah defensif, landasan yang Anda pakai untuk menyimpulkan hal tersebut semata-mata hanya Quran.

Baiklah. IMHO, jika menyimak Quran maka ada 4 tahap Jihad :

Tahap I : Menahan Diri

Tahap II : Diizinkan Berperang

Tahap III : Diwajibkan Memerangi Secara Terbatas

Tahap IV : Kewajiban Memerangi Seluruh Kaum Kafir/Musyrik.


Tahapan Pertama : Menahan diri dari melakukan peperangan. Dan ini merupakan tahapan yang paling lama dalam sirah Nabi shollallahu 'alaihi wa 'ala alihi wa sallam. Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala,

"Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: "Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata: "Ya Rabb kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?" Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun." (QS. An-Nisa` : 77)

Tahapan Kedua : Sekedar izin berperang tanpa ada nash perintah. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta'ala,

"Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu. (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata: "Rabb kami hanyalah Allah"." (QS. Al-Hajj : 39-40)

Tahapan Ketiga : Hanya memerangi orang-orang yang memerangi kaum muslimin dan menahan diri dari selainnya. Dalilnya adalah firman-Nya,

"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kalian, (tetapi) janganlah kalian melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al-Baqarah : 190)

Tahapan Keempat : Memerangi orang-orang kafir hingga mereka masuk Islam atau membayar jizyah (upeti). Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala,

"Kalian akan memerangi mereka atau mereka menyerah (masuk Islam)." (QS. Al-Fath : 16)

"Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk." (QS. At-Taubah : 29).

Ayat-ayat lunak dan toleran terhadap kafir itu adalah ayat-ayat Makkiyah, yaitu ayat yang turun di Mekkah, ketika pengikut nabi hanya segelintir orang dan lemah. Sedangkan ayat-ayat perintah perang, bunuh, dan intoleran adalah ayat-ayat Madaniyah yang turun di Madinah, ketika umat Muslim sudah sangat besar dan kuat.

Bagaimana menurut Anda yang "telah membaca Quran sampai selesai" dan "memahami antar kalimatnya" ?

Kenapa anda tidak pernah membaca alquran secara utuh dari awal sampai akhir sehingga membuat kesimpulan seperti itu? Alquran itu ayat ayatnya saling berhubungan, bukan dibaca sepotong sepotong. Kalo dibaca sepotong sepotong solatpun jadi haram

107:4. Maka celakalah bagi orang-orang yang solat.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 20, 2014, 08:16:01 PM
Kutip dari: Farabi pada November 20, 2014, 07:49:35 PM
Islam seharusnya mengajarkan kedamaian bagaimana cara bersosialisasi dengan orang lain. Bukan dengan cara memaksa tapi dengan cara menjadi contoh teladan. Singkatnya begitu. Saya sudah lupa dengan alquran, mungkin saya bisa menyarankan anda merujuk kepada abdulah gymnastiar untuk masalah isi quran.

Saya tidak menanyakan Islam yang 'seharusnya'..saya menanyakan aslinya Islam menurut Anda itu gimana..
Kalau bicara 'seharusnya', ya semua agama seharusnya toleran, tidak mengajarkan kekerasan, tidak menyuruh membunuh, tidak menyuruh membenci..Saya menanyakan aslinya Islam menurut Anda itu gimana..

Aa Gym jelas orang baik..tapi itu tidak ada hubungannya dengan kebenaran..untuk mendapatkan kebenaran, doubt everything and find yòur own light..
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 20, 2014, 08:28:08 PM
Kutip dari: Farabi pada November 20, 2014, 07:56:49 PM
Kenapa anda tidak pernah membaca alquran secara utuh dari awal sampai akhir sehingga membuat kesimpulan seperti itu? Alquran itu ayat ayatnya saling berhubungan, bukan dibaca sepotong sepotong. Kalo dibaca sepotong sepotong solatpun jadi haram

107:4. Maka celakalah bagi orang-orang yang solat.


Ini nih, pembelaan Muslim yang terus diulang-ulang..menuduh memotong-motong ayat..
MANA AYAT YANG SAYA POTONG? Justru presentasi tahapan Jihad itu melihat Quran secara komprehensif..Memperhatikan konteks dan asbabun nuzul..tidak ngawur..

Di pihak lain, ANDA LAH YANG ASAL COMOT ayat, tanpa tahu konteks, asbabun nuzul dan jiwa keseluruhan Quran..Anda tidak memahami Quran, tidak pernah baca historis Nabi, tidak pernah baca hadis, tapi ngotot jika Islam itu damai, karena Abdullah Gymnastiar mengatakan begitu..
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 21, 2014, 01:28:54 AM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 20, 2014, 08:28:08 PM
Ini nih, pembelaan Muslim yang terus diulang-ulang..menuduh memotong-motong ayat..
MANA AYAT YANG SAYA POTONG? Justru presentasi tahapan Jihad itu melihat Quran secara komprehensif..Memperhatikan konteks dan asbabun nuzul..tidak ngawur..

Di pihak lain, ANDA LAH YANG ASAL COMOT ayat, tanpa tahu konteks, asbabun nuzul dan jiwa keseluruhan Quran..Anda tidak memahami Quran, tidak pernah baca historis Nabi, tidak pernah baca hadis, tapi ngotot jika Islam itu damai, karena Abdullah Gymnastiar mengatakan begitu..

Saya memang tidak pernah membaca kitab azbabun nuzul, karena kitab tersebut pun mungkin saja dipengaruhi oleh budaya bani israel, hanya saja dari membaca quran, tanpa kitab kitab lain, saya memahaminya berbeda dengan anda. Saya itu saja yang perlu saya katakan. Masalah muslim yang garang dan intoleran anda benar, saya tidak akan menyangkal, dan itulah yang hendak saya rubah.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 21, 2014, 06:16:26 AM
Kutip dari: Farabi pada November 21, 2014, 01:28:54 AM
Saya memang tidak pernah membaca kitab azbabun nuzul, karena kitab tersebut pun mungkin saja dipengaruhi oleh budaya bani israel, hanya saja dari membaca quran, tanpa kitab kitab lain, saya memahaminya berbeda dengan anda. Saya itu saja yang perlu saya katakan. Masalah muslim yang garang dan intoleran anda benar, saya tidak akan menyangkal, dan itulah yang hendak saya rubah.

Salah satu cara mamahami Quran adalah mengetahui penyebab turunnya wahyu (asbab al nuzul)..sehingga kita tahu konteks ayat tersebut, dan tidak mengartikan secara tekstual saja secara membabi buta..

Saya heran mengapa Anda beda pemahaman dengan saya..Surat At Taubah memerintahkan Muslim untuk membunuh orang kafir di manapun dia berada..Apa pemahaman Anda terhadap hal ini? Saya penasaran, di mana letak perbedaan pemahaman kita..

Muslim tidak bersalah Mas Farabi..Janganlah mereka dihujat terus..Muslim hanyalah korban..Korban dari ajaran yang jahat..
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 22, 2014, 10:00:14 AM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 21, 2014, 06:16:26 AM
Salah satu cara mamahami Quran adalah mengetahui penyebab turunnya wahyu (asbab al nuzul)..sehingga kita tahu konteks ayat tersebut, dan tidak mengartikan secara tekstual saja secara membabi buta..

Saya heran mengapa Anda beda pemahaman dengan saya..Surat At Taubah memerintahkan Muslim untuk membunuh orang kafir di manapun dia berada..Apa pemahaman Anda terhadap hal ini? Saya penasaran, di mana letak perbedaan pemahaman kita..

Muslim tidak bersalah Mas Farabi..Janganlah mereka dihujat terus..Muslim hanyalah korban..Korban dari ajaran yang jahat..

Nah anda lagi lagi salah memahaminya, coba kutipkan ayatnya, kan sudah dijelaskan berkali kali kalau ayat yang satu dengan yang lain itu saling terkait, anda harus baca dari awal sampai akhir.

Benar muslim adalah korban dari ajaran jahat, tapi bukan alquran, melainkan hadist. Itu kesalahannya. Alquran hanya dibawa bawa untuk membenarkan ajaran hadist.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 22, 2014, 10:05:04 AM
191. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah [117] itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.
192. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 22, 2014, 12:18:02 PM
Kutip dari: Farabi pada November 22, 2014, 10:05:04 AM
191. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah [117] itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.
192. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Wah, Saya tanya At Taubah, Anda menyodorkan Al Baqarah.. :-\

Baiklah.

Surat Al Baqarah 191 & 192 adalah Surat Madaniyah. Surat itu adalah fase ke-3 Jihad yaitu : Hanya memerangi orang-orang yang memerangi kaum muslimin dan menahan diri dari selainnya. Sedangkan Surat At Taubah adalah fase ke-4 Jihad : Memerangi orang-orang kafir hingga mereka masuk Islam atau membayar jizyah (upeti)

Memang ada ayat-ayat toleran dalam Quran, yaitu pada saat kaum Muslimin masih sedikit dan lemah. Pada saat sudah kuat, maka muncullah ayat-ayat yang keras, dan offensif..

Anda harus tahu, Al Quran tidak diberikan seketika oleh Tuhan seperti buku diterbitkan di Gramedia. Ayat-ayat Quran turun tahap demi tahap selama 23 tahun. Tetapi tentu saja Anda tidak percaya ini, karena Anda tidak percaya Hadis dan Sirat nabawiyah. Jadi Anda akan tetap bersikukuh bahwa Tuhan memberikan Quran seketika kepada Muhammad dalam bentuk buku..Ya gak papa.> ???

Jika Anda berminat lebih jauh mempelajari ayat Al Baqarah yang Anda kutip, Anda bisa baca [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.].
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 22, 2014, 01:09:19 PM
Kutip dari: Farabi pada November 22, 2014, 10:00:14 AM
Nah anda lagi lagi salah memahaminya, coba kutipkan ayatnya, kan sudah dijelaskan berkali kali kalau ayat yang satu dengan yang lain itu saling terkait, anda harus baca dari awal sampai akhir.

Benar muslim adalah korban dari ajaran jahat, tapi bukan alquran, melainkan hadist. Itu kesalahannya. Alquran hanya dibawa bawa untuk membenarkan ajaran hadist.

Wah maksud hati saya ingn mengutip At Taubah dari awal sampai akhir, sayanganya karakter pesan Forsa terbatas..Anda bisa baca sendiri terjemahannya..Banyak kok..Misalnya di [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]..

Anda lihat sendiri kan bagaimana Al Quran itu?

Hadis itu ditulis oleh orang-orang Islam setelah Nabi..Sumbernya turun temurun..Bukhari & Muslim adalah ahli hadis terkemuka, dan para Ulama mengakuinya sebagai Sahih.. Imam Bukhari & Imam Muslim telah menyeleksi ribuan hadis selama bertahun-tahun, meneliti sanadnya dan kesahihannya.

Karena di tulis oleh orang-orang Islam yang sangat mencintai Nabi-nya, maka memang sering kita lihat hal-hal yang terlalu dilebih-lebihkan.. Seperti Hadis Nabi membelah bulan, air keluar dari telapak Nabi dst..Padahal di Quran, Muhammad mengakui dia tidak memiliki mukjizat sebagai bukti kenabiannya. Hanya Quranlah yang diakui sebagai mukjizat. Karena itu hal-hal yang berlebihan seperti itu memang selayaknya tidak dipercaya.

Tetapi bahkan di hadis Sahih Bukhari-Muslim, kita menemui banyak sekali kejahatan yang dilakukan oleh Muhammad..Bagaimana ini bisa terjadi? Para penulis Hadis yang notabene pecinta Nabi tidak mungkin menuliskan hal-hal buruk tentang Nabinya, kecuali memang benar-benar terjadi. Dan bisa jadi mereka tidak menyadari bahwa hal demikian adalah buruk dan jahat. Karena dalam Islam, apapun yang dilakukan Nabinya pastilah benar..

Tetapi Anda menolak Hadis karena malu melihat isinya..Tanpa Hadis bagaimana Anda tahu cara menjalankan Sholat? Bahkan tanpa Hadis, jangan-jangan Muhammad hanya tokoh fiktif alias mitos..

Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 22, 2014, 07:31:10 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 22, 2014, 01:09:19 PM
Wah maksud hati saya ingn mengutip At Taubah dari awal sampai akhir, sayanganya karakter pesan Forsa terbatas..Anda bisa baca sendiri terjemahannya..Banyak kok..Misalnya di [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]..

Anda lihat sendiri kan bagaimana Al Quran itu?

Hadis itu ditulis oleh orang-orang Islam setelah Nabi..Sumbernya turun temurun..Bukhari & Muslim adalah ahli hadis terkemuka, dan para Ulama mengakuinya sebagai Sahih.. Imam Bukhari & Imam Muslim telah menyeleksi ribuan hadis selama bertahun-tahun, meneliti sanadnya dan kesahihannya.

Karena di tulis oleh orang-orang Islam yang sangat mencintai Nabi-nya, maka memang sering kita lihat hal-hal yang terlalu dilebih-lebihkan.. Seperti Hadis Nabi membelah bulan, air keluar dari telapak Nabi dst..Padahal di Quran, Muhammad mengakui dia tidak memiliki mukjizat sebagai bukti kenabiannya. Hanya Quranlah yang diakui sebagai mukjizat. Karena itu hal-hal yang berlebihan seperti itu memang selayaknya tidak dipercaya.

Tetapi bahkan di hadis Sahih Bukhari-Muslim, kita menemui banyak sekali kejahatan yang dilakukan oleh Muhammad..Bagaimana ini bisa terjadi? Para penulis Hadis yang notabene pecinta Nabi tidak mungkin menuliskan hal-hal buruk tentang Nabinya, kecuali memang benar-benar terjadi. Dan bisa jadi mereka tidak menyadari bahwa hal demikian adalah buruk dan jahat. Karena dalam Islam, apapun yang dilakukan Nabinya pastilah benar..

Tetapi Anda menolak Hadis karena malu melihat isinya..Tanpa Hadis bagaimana Anda tahu cara menjalankan Sholat? Bahkan tanpa Hadis, jangan-jangan Muhammad hanya tokoh fiktif alias mitos..



Kalau anda lihat hadist hadist yang beredar di pakistan, berbeda sekali dengan hadist yang beredar di indonesia, pakistan cenderung represif terhadap wanita, wanita tidak boleh menyetir dan belajar di sekolah, tapi kalau anda lihat hadist diindonesia, posisi wanita sejajar dengan laki laki. Jadi sebetulnya hadist itu adalah cerminan dari budaya masyarakat setempat. Masalah hadist hadist yang terkesan buas, itu adalah realitas yang terjadi dijamannya yang kemudian di atributkan kepada muhammad. Kira kira penjelasannya begitu.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 22, 2014, 08:48:17 PM
Kutip dari: Farabi pada November 22, 2014, 07:31:10 PM
Kalau anda lihat hadist hadist yang beredar di pakistan, berbeda sekali dengan hadist yang beredar di indonesia, pakistan cenderung represif terhadap wanita, wanita tidak boleh menyetir dan belajar di sekolah, tapi kalau anda lihat hadist diindonesia, posisi wanita sejajar dengan laki laki. Jadi sebetulnya hadist itu adalah cerminan dari budaya masyarakat setempat. Masalah hadist hadist yang terkesan buas, itu adalah realitas yang terjadi dijamannya yang kemudian di atributkan kepada muhammad. Kira kira penjelasannya begitu.

Hadis Sahih Bukhari Muslim di mana-mana sama dan bisa diakses di internet.
Di Quran maupun Hadis, wanita dianggap sebagai properti laki-laki. Di negara Islam seperti Arab Saudi, Taliban, Iran, Yaman, kita bisa lihat sendiri bagaimana wanita diperlakukan. Tetapi di negeri muslim sekuler seperti Indonesia, negara tidak mengatur. Sehingga kita bisa melihat kemajuan wanita di indonesia. Di Pakistan saya rasa cukup liberal juga. Di sana wanita sudah bisa jadi Perdana Menteri.

Al Quran sendiri memerintahkan suami untuk memukul istri jika tidak taat. Hak waris wanita separo pria. Mayoritas penghuni neraka adalah wanita karena tidak taat pada suaminya. Nabi berkata : jika wanita tidak bersedia melayani hasrat suaminya di ranjang, maka malaikat akan melaknatnya sampai pagi.

Wanita adalah mahluk yang lemah akalnya (bodoh) sehingga kesaksian 2 wanita = kesaksian 1 lelaki. Bahkan wanita juga lemah dalam agama.

HR Bukhari : " Wahai kaum wanita, aku tidak melihat dari suatu kaum (orang-orang) yang lemah akal (pemikiran) dan lemah agama lebih menghilangkan hati orang-orang yang sehat akal dan benaknya dari pada kamu (kaum wanita). Aku telah menyaksikan neraka yang penghuninya paling banyak kaum wanita  Maka dekatkanlah dirimu kepada Allah sedapat mungkin

Dikatakan kepada beliau, "Wahai Rasulullah, apa kekurangan akalnya?" beliau menjawab.

"Bukankah persaksian dua orang wanita senilai dengan persaksian seorang lelaki?".

Dikatakan kepada beliau, "Wahai Rasulullah, apa kekurangan agamanya ?" Beliau menjawab.

"Bukankah apabila sedang haidh mereka tidak melaksanakan shalat dan puasa?


Menurut saya, islam benar-benar telah menghina perempuan (misogyni)..

Untuk Hadis-Hadis yang buas dan brutal, sya tidak tega memuatnya.. :-\
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 23, 2014, 09:00:11 AM
Saya tidak mempercayai hadist. biar pengikut hadist yang jawab.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 23, 2014, 02:21:30 PM
Kutip dari: Farabi pada November 23, 2014, 09:00:11 AM
Saya tidak mempercayai hadist. biar pengikut hadist yang jawab.

Terserah Anda jika tidak percaya Hadis. Anda hanya percaya Quran.
Baiklah. Sekarang kita hanya bicara Quran saja.
Quran memerintahkan suami memukul istri jika tidak taat..Anda setuju?
Quran mengatakan Lelaki boleh beristri sampai 4..Anda setuju?
Quran memberi hak waris perempuan hanya separo lelaki..Anda setuju?
Quran mengatakan Kesaksian 1 lelaki = kesaksian 2 perempuan..Anda setuju?
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 23, 2014, 05:43:35 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 23, 2014, 02:21:30 PM
Terserah Anda jika tidak percaya Hadis. Anda hanya percaya Quran.
Baiklah. Sekarang kita hanya bicara Quran saja.
Quran memerintahkan suami memukul istri jika tidak taat..Anda setuju?
Quran mengatakan Lelaki boleh beristri sampai 4..Anda setuju?
Quran memberi hak waris perempuan hanya separo lelaki..Anda setuju?
Quran mengatakan Kesaksian 1 lelaki = kesaksian 2 perempuan..Anda setuju?

iya saya setuju semua.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 23, 2014, 05:58:51 PM
[4:34] Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta'at kepada Allah lagi memelihara diri289 ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)290. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya291, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya292. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Ayat tersebut bukan sedang mengatakan bahwa anda boleh menghajar istri anda kalau tidak mau berhubungan seks. Saya sangat mengharapkan sebuah diskusi tanpa prejudice, bukan sebuah diskusi yang isinya menimbulkan tuduhan yang tidak mendasar. Ayat tersebut sedang membicarakan tentang istri yang anda khawatirkan akan berselingkuh, karena zina termasuk dalam dosa besar. Saya yakin tidak akan ada seorang suami yang tidak cemburu jika sang istri memperlihatkan tanda tanda akan selingkuh. Sehingga dalam kasus ini jika sang istri tetap bersikukuh memperlihatkan perlawanan dan terus ingin berselingkuh boleh dipukul, tapi setelah dinasehati mereka kemudian sadar, maka tidak perlu dipukul. Jadi masalah kebolehan untuk memukul istri bukan kewajiban, hanya dalam rangka mendidik.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 23, 2014, 07:03:05 PM
Kutip dari: Farabi pada November 23, 2014, 05:58:51 PM
[4:34] Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta'at kepada Allah lagi memelihara diri289 ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)290. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya291, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya292. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Ayat tersebut bukan sedang mengatakan bahwa anda boleh menghajar istri anda kalau tidak mau berhubungan seks. Saya sangat mengharapkan sebuah diskusi tanpa prejudice, bukan sebuah diskusi yang isinya menimbulkan tuduhan yang tidak mendasar. Ayat tersebut sedang membicarakan tentang istri yang anda khawatirkan akan berselingkuh, karena zina termasuk dalam dosa besar. Saya yakin tidak akan ada seorang suami yang tidak cemburu jika sang istri memperlihatkan tanda tanda akan selingkuh. Sehingga dalam kasus ini jika sang istri tetap bersikukuh memperlihatkan perlawanan dan terus ingin berselingkuh boleh dipukul, tapi setelah dinasehati mereka kemudian sadar, maka tidak perlu dipukul. Jadi masalah kebolehan untuk memukul istri bukan kewajiban, hanya dalam rangka mendidik.

Tidak ada tuduhan tanpa dasar Bung..Dasarnya Quran..Sekali lagi : QURAN..
Quran memerintahkan memukul istri..Ini bukan tuduhan tanpa dasar..Kalau masalah tidak mau berhubungan sex lantas dilaknat malaikat sampai pagi itu kan sudah saya katakan Hadis. Anda tidak percaya Hadis kan? ya sudah..Kita bicara Quran saja.

Anda setuju pemukulan terhadap istri..Anda setuju poligami..Anda setuju wanita direndahkan..Baiklah. Setidaknya saya mulai tahu orang macam apa Anda ini.

An Nisa 34 tidak sedang membicarakan istri yang selingkuh..Bagaimana Anda menyimpulkan seperti itu? Anda tidak percaya Hadis dan Ababun Nuzul..Dari mana Anda tahu An Nisa 34 adalah tentang istri yang selingkuh?

Nusyuz berarti tidak patuh atau durhaka dalam konteks rumahtangga. Jika suami memerintahkan istri menyiapkan makanan, menutup aurat di depan pria lain, memerintahkan shalat, puasa, tidak membuka jendela, tidak menjawab orang mengetuk pintu, tidak duduk di teras, mencucikan pakaian suaminya, tidak keluar rumah, maka ISTRI WAJIB MENTAATI PERINTAH SUAMINYA ITU. Jika tidak taat, maka dia telah melakukan Nusyuz. Apalagi jika meninggikan suara atau berkata kotor. Dalam hal ini sesuai Quran, maka langkah pertama dinasehati. Jika tetap tidak taat, maka pisah ranjang. Jika tetap tidak taat, maka DIPUKUL.

Inilah tuntunan Quran. Bukan tuduhan saya yang tidak berdasar.

Tuhan pencipta alam semesta yang demikian luas dan dahsyat ini, memerintahkan suami untuk memukul istrinya, jika tidak taat.. Dan Anda berpikir baik-baik saja.

Saking malunya terhadap ayat ini, beberapa Muslim melakukan pembelaan menggelikan, misalnya memukulnya pelan, dengan sebangsa sikat gigi dst..Jadi logikanya, istri dipukul pelan dengan sikat gigi agar sadar..

Seorang Imam di Munich yang sering berkhotbah anti kekerasan, ditahan Polisi karena memukul istrinya. dasar yang digunakan Imam yang baik ini adalah An Nisa 34..Cek ini : [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.].
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 23, 2014, 07:06:33 PM
Islam menganggap Wanita hanyalah properti Pria..Lebih jauh lagi, hubungan pernikahan tak lebih hubungan antara budak dan majikan. Sang budak wajib taat dan melayani majikannya. Jika tidak taat, maka akan dipukul. Jika taat, maka akan diberi uang, makan, pakaian dan penghidupan..
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 24, 2014, 08:54:48 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 23, 2014, 07:06:33 PM
Islam menganggap Wanita hanyalah properti Pria..Lebih jauh lagi, hubungan pernikahan tak lebih hubungan antara budak dan majikan. Sang budak wajib taat dan melayani majikannya. Jika tidak taat, maka akan dipukul. Jika taat, maka akan diberi uang, makan, pakaian dan penghidupan..


Terus kaitannya dengan saya apa?
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 24, 2014, 08:56:17 PM
Kutip
An Nisa 34 tidak sedang membicarakan istri yang selingkuh..Bagaimana Anda menyimpulkan seperti itu? Anda tidak percaya Hadis dan Ababun Nuzul..Dari mana Anda tahu An Nisa 34 adalah tentang istri yang selingkuh?

Asbabun nuzul pun asalnya dari hadist. Kenapa anda terus terusan mengaitkan saya dengan hadist. Anda ingin jawaban atau ingin memaksakan pendapat anda sendiri?
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 24, 2014, 08:58:40 PM
Kutip
Saking malunya terhadap ayat ini, beberapa Muslim melakukan pembelaan menggelikan, misalnya memukulnya pelan, dengan sebangsa sikat gigi dst..Jadi logikanya, istri dipukul pelan dengan sikat gigi agar sadar..

"Dan ingatlah akan hamba Kami Ayub ketika ia menyeru Tuhannya: 'Sesungguhnya aku diganggu setan dengan kepayahan dan siksaan.' (Allah berfirman): 'Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum. Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran. Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesugguhnya Kami mendapati dia (Ayuh) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia sangat taat (hepada Tuhannya)." (QS. Shad: 41-44)
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 24, 2014, 09:01:44 PM
Kutip dari: Farabi pada November 24, 2014, 08:54:48 PM
Terus kaitannya dengan saya apa?

Itu statement saya untuk umum..bukan khusus untuk Anda..saya tahu Anda akan setuju dengan statement saya tentang wanita menurut Islam tersebut
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada November 24, 2014, 09:06:17 PM
Kutip dari: Farabi pada November 24, 2014, 08:56:17 PM
Asbabun nuzul pun asalnya dari hadist. Kenapa anda terus terusan mengaitkan saya dengan hadist. Anda ingin jawaban atau ingin memaksakan pendapat anda sendiri?

Saya menghormati ketidakpercayaan Anda terhadap Hadis..Justru karena Anda tidak percaya Hadis itulah, saya jadi heran, darimana Anda tahu bahwa An Nisa 34 berbicara masalah wanita yang selingkuh?

Dari mana Anda tahu Professor?
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Farabi pada November 27, 2014, 12:24:36 AM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 24, 2014, 09:06:17 PM
Saya menghormati ketidakpercayaan Anda terhadap Hadis..Justru karena Anda tidak percaya Hadis itulah, saya jadi heran, darimana Anda tahu bahwa An Nisa 34 berbicara masalah wanita yang selingkuh?

Dari mana Anda tahu Professor?

Saya bukan professor sungguhan, itu cuma titel saya saja di forum ini. Saya meyakini itu untuk wanita yang selingkuh berdasarkan saya membaca perjanjian lama dan perjanjian baru, memang arah ayat itu kesana. Maaf saya sempat jengkel karena di kait kaitkan dengna hadist.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: ssdestroyer pada November 27, 2014, 11:11:28 PM
kalau menurut saya itu karena islam bukan cuma agama tapi sekaligus sebagai ideologi negara. Sepertinya cuma islam yang mengatur bagaimana cara untuk mengelola suatu negara.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: mhyworld pada November 28, 2014, 03:19:06 PM
Kutip dari: ssdestroyer pada November 27, 2014, 11:11:28 PM
kalau menurut saya itu karena islam bukan cuma agama tapi sekaligus sebagai ideologi negara. Sepertinya cuma islam yang mengatur bagaimana cara untuk mengelola suatu negara.
Seingat saya yg lain ada juga, seperti Yahudi, Hindu, Shinto, dll.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Feng Shin pada Februari 21, 2015, 10:21:06 PM
islam radikal dan intoleran karena sudah dikatakan didalam al quran itu sendiri, coba kalian muslimin dan muslimah pelajari apa itu al nasikh wal mansukh, bagaimana susunan kronologis ayat" didalam quran, sejak zaman muhammad dan sahabatnya hingga zaman terakhir (zamannya usman hingga sekarang / terakhir).
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: MuhammadRyan pada Februari 23, 2015, 11:11:39 PM
Kutip dari: Feng Shin pada Februari 21, 2015, 10:21:06 PM
islam radikal dan intoleran karena sudah dikatakan didalam al quran itu sendiri, coba kalian muslimin dan muslimah pelajari apa itu al nasikh wal mansukh, bagaimana susunan kronologis ayat" didalam quran, sejak zaman muhammad dan sahabatnya hingga zaman terakhir (zamannya usman hingga sekarang / terakhir).

Kpn ada ayat Qur'an yg nyerita'in zamannya si Usman? -_- apa nyerita'in juga soal daulah Abbasiyah... ada beberapa ayat yg bisa diinterpretasikan; dan juga hadits apalagi yg bisa kita sambung sambungkan ke peradaban yg kita kenal. (Al Amriki = Amerika) dll...

Tpi yach... Gtu lah, malah perang disini. Toleran vs Radikal, sama seperti Muslim Umawiyah...
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: ramazed14 pada April 05, 2015, 04:55:05 PM
Radikal. apa yang terlintas dalam pikiran jika mendengar kata tersebut? Anarkis, Kekerasan, ekstrem, garis kiri. mungkin salah satu kata-kata itu yang terbersit. Tapi benarkah seperti itu arti kata Radikal?

Penasaran, saya coba cari sumber di internet. arti kata radikal, ternyata radikal berasal dari bahasa latin yaitu radix yang artinya "akar pohon" jadi orang yang radikal (radical) sebenarnya adalah orang yang mengerti sebuah permasalahan sampai ke akar-akarnya, dan karena itu mereka lebih sering memegang teguh sebuah prinsip dibandingkan orang yang tidak mengerti akar masalah. Jadi sebenarnya kl ada orang disebut seorang muslim radikal berarti adalah seorang muslim yang benar-benar mengerti Islam sampai ke akar-akarnya, dan karena itulah seseorang itu lebih memegang teguh prinsip Islamnya daripada orang yang tidak.
Jadi menurut saya setiap kita justru harus bersifat radikal. mengerti sebuah permasalahan sampai ke akar-akarnya. jadi wajar jika seorang muslim menginginkan diterapkannya syariah islam dalam setiap kehidupannya karena memang itulah solusi dari setiap akar masalah di kehidupannya.

Tapi skrg, radikal mengalami perubahan makna dan dijadikan dalih untuk mengkriminalisasi ide ide islam. Malah baru baru ini beberapa situs islam di banned dengan alasan radikalism dan di kait2kan dengan terorisme.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Monox D. I-Fly pada April 05, 2015, 08:49:55 PM
Kutip dari: ramazed14 pada April 05, 2015, 04:55:05 PM
Penasaran, saya coba cari sumber di internet. arti kata radikal, ternyata radikal berasal dari bahasa latin yaitu radix yang artinya "akar pohon" jadi orang yang radikal (radical) sebenarnya adalah orang yang mengerti sebuah permasalahan sampai ke akar-akarnya, dan karena itu mereka lebih sering memegang teguh sebuah prinsip dibandingkan orang yang tidak mengerti akar masalah. Jadi sebenarnya kl ada orang disebut seorang muslim radikal berarti adalah seorang muslim yang benar-benar mengerti Islam sampai ke akar-akarnya, dan karena itulah seseorang itu lebih memegang teguh prinsip Islamnya daripada orang yang tidak.

Yup. Dan itulah mengapa umat Islam radikal dianggap sebagai aliran keras. Karena dalam kitabnya sendiri pun diajarkan untuk membenci orang-orang di luar agamanya, bahkan bersahabat dengan orang-orang non-Islam pun dilarang.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: jasen pada April 06, 2015, 10:21:17 AM
Sebenarnya Tuhan telah menuliskan hukum2 nya di hati manusia, yaitu hati nurani manusia.
Bangsa2 sebelum ada Al-Quran, Alkitab pun sudah memiliki hukum2 Tuhan dalam hati-nya.
Patuhilah hukum2 itu, jangan jadikan buku2 buatan manusia sebagai Kebenaran / Hukum Tuhan.
Kita boleh gunakan buku2 itu untuk menajamkan hati nurani kita, namun jika isi buku2 itu bertentangan dengan Hati nurani, maka utamakan hati nurani dari buku2 itu.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: Fariz Abdullah pada April 06, 2015, 12:58:57 PM
Kutip dari: jasen pada April 06, 2015, 10:21:17 AM
Sebenarnya Tuhan telah menuliskan hukum2 nya di hati manusia, yaitu hati nurani manusia.
Bangsa2 sebelum ada Al-Quran, Alkitab pun sudah memiliki hukum2 Tuhan dalam hati-nya.
Patuhilah hukum2 itu, jangan jadikan buku2 buatan manusia sebagai Kebenaran / Hukum Tuhan.
Kita boleh gunakan buku2 itu untuk menajamkan hati nurani kita, namun jika isi buku2 itu bertentangan dengan Hati nurani, maka utamakan hati nurani dari buku2 itu.

Bagaimana jika kitab yang diklaim kata-kata Tuhan, tetapi bertentangan dengan hati nurani?
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: jasen pada April 06, 2015, 02:51:35 PM
Kutip dari: Fariz Abdullah pada April 06, 2015, 12:58:57 PM
Bagaimana jika kitab yang diklaim kata-kata Tuhan, tetapi bertentangan dengan hati nurani?


saya katakan utamakan hati nurani.
Berarti : jika bertentangan, ya jangan diikuti.


Hati nurani adalah hukum Tuhan yang sesungguhnya yang harus manusia dengarkan, kitab2 suci walaupun berisi banyak ajakan berbuat baik, bukanlah murni hukum Tuhan, tetapi "kebenaran relatif manusia yang menulis hukum itu." artinya, jadi jika bertentangan dengan hati nurani ya berarti salah. jangan diikuti.


kita tidak perlu berdebat mengenai kebenaran, yang akan adalah pembenaran diri.


Jika seseorang melakukan kejahatan, lalu mengaku itu berasal dari hati nurani-nya, artinya ada 2 kemungkinan :
1. Suara hatinya sudah tumpul, karena tidak pernah diasah, dia tidak dapat lagi membedakan antara ego, intuisi, hati nurani, halusinasi, insting, firasat, naluri, dll  sehingga yang lain nya yang muncul yang diklaimnya sebagai hati nurani.
2. dia berbohong, dia tau itu salah, namun mengatas namakan hati nurani, demi membela kebohongannya.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: mhyworld pada April 07, 2015, 06:08:19 PM
Kutip dari: jasen pada April 06, 2015, 02:51:35 PM
...
kita tidak perlu berdebat mengenai kebenaran, yang akan adalah pembenaran diri.

...
Menurut anda, adakah kebenaran objektif, terlepas dari persepsi ataupun penafsiran orang?
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: jasen pada April 08, 2015, 09:11:20 AM
Kutip dari: mhyworld pada April 07, 2015, 06:08:19 PM
Menurut anda, adakah kebenaran objektif, terlepas dari persepsi ataupun penafsiran orang?


Semua kebenaran dari manusia sudah bercampur dengan persepsi ataupun penafsiran orang, jadi tidak ada yang 100% objektif.
[/size]Yang ada hanyalah mendekati kebenaran objektif, namun tidak 100%.
[/size]Namun dapat ditarik benang merah dari semua persepsi manusia mengenai kebenaran, misal jangan membunuh, jangan mencuri, hormati ibu-bapak, ini sudah menjadi perintah yang sama dari semua agama, namun interpertasi dari jangan membunuh, dll setiap orang bisa berbeda.
[/size]
[/size]Karena itu kita tidak bisa memaksakan kebenaran versi kita terhadap orang lain.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: jasen pada April 08, 2015, 09:15:11 AM
Kutip dari: mhyworld pada April 07, 2015, 06:08:19 PM
Menurut anda, adakah kebenaran objektif, terlepas dari persepsi ataupun penafsiran orang?



Semua kebenaran dari manusia sudah bercampur dengan persepsi ataupun penafsiran orang, jadi tidak ada yang 100% objektif.
Yang ada hanyalah mendekati kebenaran objektif, namun tidak 100%.
Namun dapat ditarik benang merah dari semua persepsi manusia mengenai kebenaran, misal jangan membunuh, jangan mencuri, hormati ibu-bapak, ini sudah menjadi perintah yang sama dari semua agama, namun interpertasi dari jangan membunuh, dll setiap orang bisa berbeda.


Karena itu kita tidak bisa memaksakan kebenaran versi kita terhadap orang lain.
Judul: Re:Mau tau asal usul kenapa Islam sangat radikal dan intoleran? *SIMAK*
Ditulis oleh: abdillahibnunasrullah pada April 12, 2015, 07:48:10 AM
Ikut nyemak gan