Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

September 18, 2021, 05:49:02 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139666
  • Total Topik: 10406
  • Online Today: 255
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 40
Total: 40

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: ISLAM = GALAK  (Dibaca 115525 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.503
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #420 pada: November 07, 2011, 04:03:49 AM »
untuk mengerti iman, sudah tau belum pengertiannya. iman adalah percaya akan sesuatu hal bukan?

Kutip dari thefreedictionary.com
Kutip
1. Confident belief in the truth, value, or trustworthiness of a person, idea, or thing.
2. Belief that does not rest on logical proof or material evidence. See Synonyms at belief, trust.
3. Loyalty to a person or thing; allegiance: keeping faith with one's supporters.
4. often Faith Christianity The theological virtue defined as secure belief in God and a trusting acceptance of God's will.
5. The body of dogma of a religion: the Muslim faith.
6. A set of principles or beliefs.

kutip dari kamusbesar.com
Kutip
kepercayaan (yg berkenaan dng agama); keyakinan dan kepercayaan kpd Allah, nabi, kitab, dsb (nomina)
Contoh:
~ tidak akan bertentangan dng ilmu;
sumber: kbbi3
ketetapan hati; keteguhan batin; keseimbangan batin; (nomina)
sumber: kbbi3
Sah-sah saja mempercayai sesuatu. Namun jika kepercayaannya itu salah, maka ia berpotensi melakukan perbuatan yang merugikan dirinya dan orang lain.

Contoh, si A percaya bahwa ia bisa berenang, padahal sebenarnya tidak. Kalau dia nekat nyebur di laut, bisa dibayangkan akibatnya bukan? Oleh karena itu sebelum mempercayai sesuatu, sebaiknya kita buktikan dulu kebenarannya. Perangkat untuk membuktikan kebenaran suatu pernyataan atau hipotesa sudah ada sejak lama, yaitu logika dan metode ilmiah.
once we have eternity, everything else can wait

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #421 pada: November 07, 2011, 04:12:04 AM »
Menurut saya sih, kalo percaya itu masih didasarkan logika & pengalaman..Misalnya saya percaya saya akan lulus ujian..Logikanya krn saya rajin belajar dan ranking 1 di kelas..& pengalaman yg sudah2 saya selalu lulus ujian..

Tetapi, saya beriman bahwa si A adalah Nabi..Kitab B dari Tuhan..Darimana iman ini? warisan dari orang tua, dari internet, baca buku, penelitian atau dari mana?

Kata orang sih iman itu beyond the logic..Sudah di luar akal..Kalau begitu dari mana datangnya? Mengapa kita beriman?
DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.503
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #422 pada: November 07, 2011, 08:56:33 AM »
Tingkat keyakinan/kepercayaan bisa dikuantisasikan. Kalau anda belajar statistik, anda pasti menjumpai pernyataan yang bentuknya seperti
saya 95% yakin bahwa peluang Barcelona menjadi juara liga Spanyol antara 45-50%.
Atau
dari data percobaan, kita 99% yakin bahwa umur lampu merk X adalah antara 8 sampai 10 tahun.

di situ kita bisa melihat fungsi statistik untuk memperkirakan peluang suatu kejadian di masa mendatang berdasarkan data/pengalaman  sebelumnya. Perhitungan-perhitungan seperti itu banyak dipakai dalam bidang asuransi, judi, maupun quality control/quality assurance.

Offline ?

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 739
  • IQ: 16
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #423 pada: November 09, 2011, 12:41:09 AM »
Iman bisa memakai statistik untuk generalisasi? hahaha.... boleh dijadikan paper tuh dan dilihat tanggapannya. Jangan lupa disetel audiencenya agar sama sehingga kesimpulannya dapat menjustifikasi permasalahan yang diciptakan sendiri.

Offline danzJr

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 313
  • IQ: 17
  • Gender: Pria
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #424 pada: November 09, 2011, 10:04:18 AM »
Menurut saya sih, kalo percaya itu masih didasarkan logika & pengalaman..Misalnya saya percaya saya akan lulus ujian..Logikanya krn saya rajin belajar dan ranking 1 di kelas..& pengalaman yg sudah2 saya selalu lulus ujian..

Tetapi, saya beriman bahwa si A adalah Nabi..Kitab B dari Tuhan..Darimana iman ini? warisan dari orang tua, dari internet, baca buku, penelitian atau dari mana?

Kata orang sih iman itu beyond the logic..Sudah di luar akal..Kalau begitu dari mana datangnya? Mengapa kita beriman?

maybe aja iman itu dari alam bawah sadar kita,, just like "are you ever seen gosht?" and "did you belived God?"
sesuatu itu dimulai dari mimpi, diusahakan dan menjadi kenyataan

Offline nʇǝʌ∀

  • 🆈🆄🆁🅸 🅻🅾🆅🅴🆁
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 505
  • IQ: 232
  • Gender: Pria
  • ɐɯɐs ɥɐlɐpɐ uɐʇɐlǝS uɐp ɐɹɐʇ∩
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #425 pada: November 10, 2011, 03:27:05 AM »
maybe aja iman itu dari alam bawah sadar kita,, just like "are you ever seen gosht?" and "did you belived God?"

itu aksen kuno ya ? :D kok grammarnya salah ?

masalahnya apa yg manusia yakini itu belum tentu semuanya benar, orang dulu mengira di balik langit ada surga ternyata yg ada itu ruang angkasa, kok nabi2 zaman dulu nga ngomong aja keadaan ruang angkasa. ngomogin surga aja detail tapi ngomongin ruang angkasa salah2 mulu.

PS : kalo bicara pergantian siang dan malam maka kita bicara peredaran bulan dan bumi, jadi jangan bawa2 solar apex :) jangan kita bawa peredaran matahari tapi tidak menyebut sama sekali peredaran bumi padahal yg dibicarakan itu pergantian siang dan malam.
                |'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''|
       __/""|"|--------nʇǝʌ∀ inc.------|
 > (|__|_|!!|__________________|
      (o)!""""""(o)(o)!"""""""""""(o)(o)!

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.503
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #426 pada: November 15, 2011, 11:50:28 AM »
Iman bisa memakai statistik untuk generalisasi? hahaha.... boleh dijadikan paper tuh dan dilihat tanggapannya. Jangan lupa disetel audiencenya agar sama sehingga kesimpulannya dapat menjustifikasi permasalahan yang diciptakan sendiri.

Kalau dalam statistik, tingkat keyakinan/kepercayaan itu merupakan terjemahan dari confidence level. Mungkin agak susah dicari padanan katanya dalam bahasa Indonesia, soalnya kata keyakinan dan kepercayaan lebih sering dihubungkan dengan agama.

Confidence level ditentukan dari nilai rata-rata dan sebaran data (simpangan bakunya). Dengan statistik kita bisa memperkirakan data populasi secara keseluruhan berdasarkan data sample.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.503
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #427 pada: November 15, 2011, 09:48:59 PM »
Confidence level menunjukkan persentase populasi yang nilainya berada pada range yang disebutkan, dengan kata lain, peluang diperolehnya sample dengan nilai dalam interval tersebut.

Contoh
Setelah dilakukan penelitian, diperoleh bahwa 99% lampu merk X memiliki umur antara 9 sampai 11 tahun. Jika kita mengambil satu lampu secara acak, maka peluang terambilnya lampu dengan umur kurang dari 9 tahun atau lebih dari 11 tahun hanya 1%.
Misalnya dari data yang sama diperoleh bahwa 95% lampu ternyata berumur antara 9.5 sampai 10.5 tahun.

Kalimat yang sering dipakai untuk menggambarkan situasi di atas, adalah seperti
Kami yakin 99.5% bahwa umur lampu merk X lebih dari 9 tahun (99% ditambah 0.5% dari lampu yang umurnya di atas 11 tahun).
atau
Dengan tingkat keyakinan 97.5%, kita percaya bahwa umur lampu merk X lebih dari 9.5 tahun.

Contoh penerapan dari perhitungan di atas antara lain untuk pemberian garansi. Misalnya pemilik perusahaan lampu merk X ingin menaikkan penjualan dengan cara memberikan garansi pada tiap produk lampu yang terjual. Jika dia menjanjikan umur yang terlalu rendah, maka produknya akan menjadi kurang diminati konsumen, dan mungkin akan kalah bersaing dengan produk lain yang berani memberikan penawaran yang lebih baik (garansi lebih lama). Jika dia menjanjikan umur yang terlalu tinggi, dia akan rugi karena banyaknya klaim oleh konsumen yang lampunya rusak sebelum waktu garansi habis.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.503
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #428 pada: November 15, 2011, 10:33:57 PM »
Jadi dalam sains setiap keyakinan terhadap suatu pernyataan harus dibuktikan secara ilmiah, dan besarnya keyakinan tersebut tergantung pada bukti yang tersedia.

Jika bukti yang tersedia masih sedikit atau belum cukup kuat, pernyataan itu bisa dianggap sebagai fringe sains. Jika nantinya bukti baru memperkuat pernyataan itu, ia akan diakui sebagai sains, misalnya teori pergeseran benua.

Kalau anda ingin klaim anda diakui secara ilmiah, buktikanlah secara ilmiah pula.
« Edit Terakhir: November 15, 2011, 10:35:55 PM oleh mhyworld »

Offline ?

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 739
  • IQ: 16
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #429 pada: November 16, 2011, 12:29:56 AM »
oleh karena itu, sampel dan populasi berbeda.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.503
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #430 pada: November 16, 2011, 01:19:49 AM »
oleh karena itu, sampel dan populasi berbeda.

Ya. Dan perbedaannya bisa dikuantisasi secara ilmiah.
Untuk mengambil kesimpulan tentang populasi dari sampel yang jumlahnya sedikit, biasanya digunakan distribusi T-student, yang kurvanya mendekati kurva normal baku, namun lebih landai untuk mengakomodasi error yang muncul dari selisih antara sample dan populasi.

Kutip
wikipedia:
Student's t-distribution arises in a variety of statistical estimation problems where the goal is to estimate an unknown parameter, such as a mean value, in a setting where the data are observed with additive errors. If (as in nearly all practical statistical work) the population standard deviation of these errors is unknown and has to be estimated from the data, the t-distribution is often used to account for the extra uncertainty that results from this estimation. In most such problems, if the standard deviation of the errors were known, a normal distribution would be used instead of the t-distribution.


Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.809
  • IQ: 11
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #431 pada: November 16, 2011, 02:17:45 AM »
Ikut nimbrung,  soal pengertian Iman.   Kalau menurut saya sih sederhana saja,  Iman adalah percaya terhadap sesuatu tanpa menuntut buktinya terlebih dulu,  faith is belief without evidence.............

Kalo menuntut buktinya terlebih dulu,  namanya bukan Iman.

Dengan tidak menuntut adanya bukti terlebih dulu,  bukan lantas percaya begitu saja secara membabi buta,  tapi masing2 orang  diajarkan mencari sendiri bukti2 tersebut,  dan bila sudah mendapatkan bukti2 tersebut,  maka hal itu akan semakin memperkokoh keimanan kita masing-masing .......

Kalo ada orang beriman,  tapi setelah sekian lama menjalani ajaran agamanya,  lalu merasa tidak mendapatkan bukti terhadap apa-apa yang diimaninya,  ya itu terserah mereka masing2 saja ............
« Edit Terakhir: November 16, 2011, 02:32:50 AM oleh semut-ireng »

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #432 pada: November 16, 2011, 03:26:54 AM »
@Semut Ireng
Setuju..Iman memang beyond the logic..Karena itu memang sulit dituntut bukti..Makanya menurut saya sebaiknya tidak mengajukan iman, seperti ayat2 suci,sebagai bukti sains..Jika tidak, maka orang akan cenderung menanyakan lebih dulu bukti atas iman tersebut..

Offline ?

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 739
  • IQ: 16
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #433 pada: November 16, 2011, 10:05:59 AM »
masih berkaitan dengan statistik, yang banyak belum tentu benar.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re: ISLAM = GALAK
« Jawab #434 pada: November 18, 2011, 05:39:50 AM »
Saya salut dan memuji IMAN MUSLIm. Mereka itu atas nama iman apapun dilakukan, sekarang mereka sedang fokus ke anak anak yatim, YHWH, Allah siapapun namanya, pasti akan menyukai ini. Indonesia kalau Allah menghendaki, di berkati TUHAN.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
232 Jawaban
80964 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 02, 2012, 10:09:35 AM
oleh mhyworld
4 Jawaban
8684 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 09, 2010, 12:30:52 PM
oleh rizqi_fs
32 Jawaban
21094 Dilihat
Tulisan terakhir September 29, 2010, 10:40:31 AM
oleh rizqi_fs
3 Jawaban
4813 Dilihat
Tulisan terakhir November 27, 2011, 08:36:17 AM
oleh Farabi
1 Jawaban
1097 Dilihat
Tulisan terakhir September 07, 2016, 07:43:53 AM
oleh CHECHEN