Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

September 26, 2022, 11:25:50 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 38
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 12
Total: 12

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

PANDANGAN ANDA TENTANG SURGA

Dimulai oleh alvin pratama, Mei 18, 2009, 05:15:37 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

MuhammadRyan

#45
Pertanyaan yg marak sekarang itu bukan seperti apa Surga itu gan...

Tapi apa Surga itu bener bener ada? NAH!!!
Ini cman gw ato... kyknya gw Muslim seperempat Atheist deh...

Kutip dari: Fariz Abdullah pada November 02, 2014, 09:28:00 PM
Aku lagi mencermati Near Death Experience..mungkin ada yang mau share? Atau bikin topik baru kali ya..atau mungkin sudah pernah dibahas?

Gw punya teori klo rasa sakit di deket Near Death Experience itu gara gara tipisnya kosentrasi 'nyawa' di setiap sel dlm tubuh. Gw punya teori klo nyawa adalah senyawa volatil yg menjaga keseimbangan kinerja antar sel di tubuh.

Dan klo rasa sakit deket NDE, ato yg Muslim biasa sebut Sakaratul Maut... kyknya disebabkan ama Asam Piruvat yg numpuk di otak, nah itu bisa membuat mis-conception di syaraf pusat kita. Kita bukan cmn bisa ngerasa gimana rasanya dikuliti, dibakar ato dicabik... Tapi malah semua rasa sakit yg dikenal otak langsung dikeluarkan, membuat sensasi yg begitu... Waow...

Kebayang kan brow... :) gak ah, gak kebayang... blom bisa lo, hehehe :D
"Saat gerah keterlaluan"
"MATAHARI ADA DUA!!!"
"Liat ABG Kumisan..."
"Asli gak tahan, pake ini itu gak mempaaaan!"

Monox D. I-Fly

Kutip dari: MuhammadRyan pada November 18, 2014, 10:51:52 PM
Tapi apa Surga itu bener bener ada? NAH!!!
Ini cman gw ato... kyknya gw Muslim seperempat Atheist deh...

Tenang aja... Muslim seperempat Atheist di sini nggak cuma Anda kok... Ada saya, Farabi, dan Fariz Abdullah juga...
(Buat yang namanya saya sebut, mohon maaf jika dugaan saya salah)

Soal Near Death Experience, mungkin ini agak berhubungan:
KutipRumor has it that when we humans get ourselves into an extremely dangerous situation, our mind projects the illusion that everything has slowed down so that we have time to think. It's busted, though. The perception that time has slowed is probably an artifact of how we notice lots more detail in our surroundings when we're terrified, as our senses and brains go into a hyperalert state to try and detect a way out. Because sensing so much information would normally demand extra time and attention, we remember such experiences as taking longer than they actually do.
Sumber: [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Farabi

Kirain saya aja yang ga bisa tidur. Mata saya berair, nguap nguap terus, punggung sampe deket pantat ga enak, badan ga enak, anda mengalami begitu juga ga? Kayaknya withdrawal symptom kambuh lagi, biasa rutin beberapa bulan sekali sering gini.

KutipTenang aja... Muslim seperempat Atheist di sini nggak cuma Anda kok... Ada saya, Farabi, dan Fariz Abdullah juga...
(Buat yang namanya saya sebut, mohon maaf jika dugaan saya salah)

Disebut gitu mungkin ada benarnya, tapi sekarang saya lebih suka dekat dengan kristen yang tahu isi kitabnya. Saya rasa sekarang saya mulai memahami inti dari ajaran kristen, sayangnya teologi mereka kurang saya sukai, entah mungkin karena saya dari kecil dididik untuk hanya meyakini satu tuhan.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

mhyworld

Kutip dari: MuhammadRyan pada November 18, 2014, 10:51:52 PM
...

Gw punya teori klo rasa sakit di deket Near Death Experience itu gara gara tipisnya kosentrasi 'nyawa' di setiap sel dlm tubuh. Gw punya teori klo nyawa adalah senyawa volatil yg menjaga keseimbangan kinerja antar sel di tubuh.

Dan klo rasa sakit deket NDE, ato yg Muslim biasa sebut Sakaratul Maut... kyknya disebabkan ama Asam Piruvat yg numpuk di otak, nah itu bisa membuat mis-conception di syaraf pusat kita. Kita bukan cmn bisa ngerasa gimana rasanya dikuliti, dibakar ato dicabik... Tapi malah semua rasa sakit yg dikenal otak langsung dikeluarkan, membuat sensasi yg begitu... Waow...

Kebayang kan brow... :) gak ah, gak kebayang... blom bisa lo, hehehe :D
Gimana dengan orang yang dibius sebelum menjalani operasi? Meskipun tubuhnya diobok-obok tetap tidak merasa sakit.
Kalau dalam kondisi terbius orang itu dibunuh, kapan waktunya dia merasakan sakit?
once we have eternity, everything else can wait

Pi-One

Rasa sakit pada dasarnya adalah sinyl yang dikirim kan saraf ke otak. Obat bius bisa dibilang melemahkan atau menumpulkan perseptor rasa sakit tersebut.

Dan orang yang mengalami NDE, umumnya orang lain beranggapan dia gak bisa melihat atau mendengar apapun. Tapi kemungkinan dia masih bisa mendengar dan merasakan suasana sekelilingnya, dan otaknya menerjemahkan informasi tersebut, membandingkan dengan informasi yanga da dalam ingatan dan membentuk persepsi tentang apa yang terjadi di sekelilingnya. Itu salah satu alasan mengapa orang yang mengalami NDE kadang merasa bisa melihat sekeliling dia di luar tubuh.

mhyworld

Kutip dari: Pi-One pada November 26, 2014, 10:06:16 AM
Rasa sakit pada dasarnya adalah sinyl yang dikirim kan saraf ke otak. Obat bius bisa dibilang melemahkan atau menumpulkan perseptor rasa sakit tersebut.

Dan orang yang mengalami NDE, umumnya orang lain beranggapan dia gak bisa melihat atau mendengar apapun. Tapi kemungkinan dia masih bisa mendengar dan merasakan suasana sekelilingnya, dan otaknya menerjemahkan informasi tersebut, membandingkan dengan informasi yanga da dalam ingatan dan membentuk persepsi tentang apa yang terjadi di sekelilingnya. Itu salah satu alasan mengapa orang yang mengalami NDE kadang merasa bisa melihat sekeliling dia di luar tubuh.

Pengalaman NDE tidak jauh beda dengan mimpi biasa. Saya juga pernah bermimpi mirip dengan yang diceritakan orang-orang yg mengalami NDE, meskipun cuma tidur biasa. Mungkin secara tidak sadar mereka cenderung melebih-lebihkan pengalamannya untuk menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.

Untuk masalah Out of Body Experience juga sudah banyak diteliti, dan umumnya dikategorikan sebagai suatu bentuk halusinasi. Salah satu buku yang menarik yang membahas hal ini antara lain "Surely You're Joking Mr. Feynman", yang menjadi salah satu buku favorit bagi para penggemar fisika.
once we have eternity, everything else can wait

Pi-One

Lucid dream, ketindihan, out of body experience, atau yang sejenis bisa dijelaskan sebenarnya. tapi sebagian orang lebih suka 'penjelasan' yang heboh, macam diganggu makhluk halus atau apa.

MuhammadRyan

Kutip dari: Pi-One pada November 30, 2014, 11:14:56 AM
Lucid dream, ketindihan, out of body experience, atau yang sejenis bisa dijelaskan sebenarnya. tapi sebagian orang lebih suka 'penjelasan' yang heboh, macam diganggu makhluk halus atau apa.

bener...

satu jawaban murni utk penjelasan mahkluk halus...
Schizofrenik
"Saat gerah keterlaluan"
"MATAHARI ADA DUA!!!"
"Liat ABG Kumisan..."
"Asli gak tahan, pake ini itu gak mempaaaan!"