Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

September 28, 2021, 10:53:59 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139666
  • Total Topik: 10406
  • Online Today: 60
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 45
Total: 45

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: BEASISWA ITB 2009 (549 kursi kosong)  (Dibaca 7970 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline tAZZZ

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 44
  • IQ: 7
BEASISWA ITB 2009 (549 kursi kosong)
« pada: Juli 29, 2009, 11:54:49 PM »
Oi.....Oi......
Tolong sebarkan yah....siapa tau ada "Lintang...'LaskarPelagi"" lainnya.
NB: Ini berlaku tiap tahun masuk mahasiswa baru

Mari Kita Cari 600 Siswa Cerdas Miskin untuk ITB
Oleh Cardiyan HIS

 
Indonesia ini memang anomali. Ternyata sulit mencari anak cerdas miskin. Dari kewajiban ITB sebagai PTN BHP untuk menyediakan 20% untuk calon mahasiswa cerdas miskin dari total 3.000 calon mahasiswa baru,  hanya 51 orang saja baru berhasil dijaring ITB. Perlu kampanye kreatif dan agresif jemput bola sampai ke gang-gang becek dan ke seluruh  pelosok Indonesia .
 
Baru saja saya ditilpun Rektor ITB, Prof. Djoko Santoso. Ia ingin meluruskan tentang tulisan saya yang dikutip ratusan blog dan mailist yang pertama kali dimuat di mailist IA ITB berjudul;  “Kembalikan Kursi SNMPTN 2009 kepada yang Berhak”.
Menurut Prof. Djoko Santoso, ITB justru kesulitan untuk mencari 600 siswa lulusan SMU yang cerdas miskin. Angka 600 ini adalah bukti kekonsistenan ITB sebagai PTN berstatus BHP yang mensyaratkan 20% dari total penerimaan mahasiswa baru ITB yang seluruhnya 3.000,  harus untuk calon mahasiswa  cerdas miskin.
Jumlah mahasiswa cerdas miskin ini baru berhasil dijaring sejumlah 23 orang melalui Ujian Saringan Masuk (USM) ITB 2009. Dan 28 orang melalui seleksi “Beasiswa ITB untuk Semua” 2009. Menurut Prof. Djoko Santoso, profil mereka adalah anak-anak rakyat Indonesia cerdas tetapi orang tuanya miskin. Profil orang tua mereka adalah tukang bakso, penjual nasi pinggir jalan, pemilik kios warung kecil, pembantu rumah tangga, petani musiman, nelayan, tukang gali tanah, tukang bangunan, sopir angkot, anak calo bisnis kelas teri,    pensiunan tentara dan polisi pangkat prajurit, anak Satpam, guru ngaji, pensiunan guru SD dan lain-lain.
Melihat total calon mahasiswa cerdas miskin yang berhasil dijaring ITB hanya 51 orang dari 600 orang untuk kursi yang tersedia. Maka saya sarankan agar ITB lebih agresif lagi dan lebih kreatif lagi dalam menginformasikan dan menggerakkan minat masyarakat untuk  masuk ITB tanpa biaya sepeser pun selama dia kuliah di ITB dan seluruh biaya hidup ditanggung ITB sampai lulus.
Mungkin selama ini masyarakat miskin sudah takut dengar nama ITB sendiri sebelum mereka mau mendaftar. Yang mereka tahu, ITB itu yang paling mahal biaya formulir pendaftarannya yakni Rp. 850 ribu. Nah kalau ia seorang pembantu berarti dia harus menyerahkan seluruh pendapatannya dua bulan gaji untuk beli formulir seleksi masuk ITB. Belum untuk urus sana urus sini. Pokoknya berat di ongkos. Sedangkan biaya untuk hidup keluarga mana?
Pengalaman spesifik perjuangan dengan segala kendalanya dalam menyeleksi USM ITB dan “Beasiswa ITB untuk Semua” 2009, ada baiknya ditulis dan dijelaskan secara panjang lebar kepada media cetak dan elektronik lokal maupun nasional termasuk di mailist IA ITB ini. Setidaknya ini akan menggugah para alumni ITB yang jumlahnya puluhan ribu untuk memberikan saran dan idenya. Syukur-syukur mau jemput bola, siapa tahu anak pembantunya cerdas, siapa tahu anak Satpam di lingkungannya pinter; siapa tahu anak supirnya juga otaknya moncer. Syukur-syukur ia sendiri mau menyumbang.
Sebab menurut Betti Alisjahbana, yang mengkoordinasikan program “Beasiswa ITB untuk Semua” semakin banyak pendukungnya.   Setelah kemarin, 23 Juli 2009, pak Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI berkenan membantu penggalangan dana melalui goresan pertama di dua lukisan seniman ITB.. Maka pada 24 Juli 2009 Betti Alisjahbana mendapat konfirmasi donasi “Beasiswa ITB untuk Semua” dari Pertamina sejumlah Rp. 1.000.000.000. Selain itu seorang alumni ITB (Haminanto Adinugraha) baru saja menyumbangkan Rp. 100.000.000 ke pundi-pundi “Beasiswa ITB untuk Semua”. Dengan demikian total komitmen donasi yang sudah kami dapat adalah Rp. 4.200.000.000. Dana ini cukup untuk membiayai 42 mahasiswa sampai lulus dari ITB. Sementara hasil seleksi untuk calon mahasiswa cerdas miskin hanya 28 orang.
 
Mari kita cari sampai ke gang-gang becek, ke seluruh pelosok Nusantara, para anak cerdas miskin yang diprioritaskan masuk ITB gratis sampai lulus. Permintaan ITB dan para donatur hanya satu mereka yang diterima  jadi mahasiswa ITB kelak diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungan sosial asalnya.
« Edit Terakhir: Oktober 30, 2016, 06:51:55 PM oleh skuler »

Offline sith lord

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 194
  • IQ: 17
  • Gender: Pria
Re: BEASISWA ITB (549 kursi kosong)
« Jawab #1 pada: Agustus 01, 2009, 06:44:00 AM »
hm.kalau gak ada mahasiswa miskin yg pantes dapet beasiswa ya duitnya buat riset aja.

Offline Nabih

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 934
  • IQ: 141
  • Gender: Pria
  • Bosen avatar kosong mulu
    • Pecinta Olimpiade Matematika Mahasiswa
Re: BEASISWA ITB (549 kursi kosong)
« Jawab #2 pada: Agustus 18, 2009, 06:10:53 AM »
Masak sich ga nemu, mungkin syarat cerdasnya terlalu tinggi, coba kalau diturunin dikit
Website Matematika Terapan => http://nabihbawazir.com

Offline M101A

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 238
  • IQ: 8
  • Gender: Pria
  • Let's do iT
Re: BEASISWA ITB (549 kursi kosong)
« Jawab #3 pada: Agustus 28, 2009, 08:35:30 PM »
emang nech, Ksulitan relatifnya tinggi banget ITB tuch

Offline skuler

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 993
  • IQ: 109
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Read! write! Revolt!
Re: BEASISWA ITB (549 kursi kosong)
« Jawab #4 pada: Mei 24, 2011, 09:54:23 PM »
dari milis tetangga... selamat membaca :)

Kutip
Dapat kisah unik lagi, kebetulan terkait langsung dengan program BIUS. Lagi-lagi sumbernya dari masukitb.com. Ybs adalah salah satu penerima BIUS yang beberapa waktu lalu dimotori oleh Bu Betti dan rekan2.

part 1

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
« Edit Terakhir: Mei 25, 2011, 03:20:55 AM oleh skuler »
"Who controls the present now controls the past. Who controls the past now controls the future.”-- RATM, 1999.

Offline skuler

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 993
  • IQ: 109
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Read! write! Revolt!
Re: BEASISWA ITB (549 kursi kosong)
« Jawab #5 pada: Mei 25, 2011, 01:52:36 AM »
part 2:

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.

Offline skuler

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 993
  • IQ: 109
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Read! write! Revolt!
Re: BEASISWA ITB (549 kursi kosong)
« Jawab #6 pada: Mei 25, 2011, 01:55:20 AM »
part 3:

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.

Offline skuler

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 993
  • IQ: 109
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Read! write! Revolt!
Re: BEASISWA ITB (549 kursi kosong)
« Jawab #7 pada: Mei 25, 2011, 01:56:26 AM »
part 4:

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
7618 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 28, 2007, 02:32:48 AM
oleh reborn
2 Jawaban
5698 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 25, 2009, 02:20:27 AM
oleh skuler
4 Jawaban
6851 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 30, 2009, 12:01:48 PM
oleh skuler
0 Jawaban
2955 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 04, 2009, 07:34:41 PM
oleh skuler
0 Jawaban
2311 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 05, 2009, 11:04:04 AM
oleh skuler