Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 26, 2022, 09:05:44 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,632
  • Total Topik: 10,389
  • Online today: 62
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 41
Total: 41

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Kursus Keramik Seni Rupa ITB

Dimulai oleh skuler, April 26, 2009, 03:03:56 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

skuler

Tentang Pengajar

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.


Tentang Kursus

Tekhnik

Kursus ini menawarkan pendekatan keramik yang terfokus pada tiga tekhnik dasar, yaitu

Tekhnik Pijat (pinching): Tekhnik pembentukan keramik dengan menekan dengan jari tangan.
Tekhnik Coil: Teknhik pembentukan keramik dengan membuat "cacing-cacing" dan membuatnya menjadi satu karya.
Tekhnik Putar (throwing): Tekhnik pembentukan keramik dengan meja putar (ya, ya, seperti di film ghost). Ini yang paling sulit dan menantang.

Masing-masih siswa bebas memilih satu dari tekhnik dasar yang ditawarkan.

Durasi

Kursus berlangsung selama tiga bulan, yang terdiri dari (sekitar) duabelas kali pertemuan.

Biaya

Harga Promosi: Rp. 100.000, itu sudah sampai selesai (12 pertemuan), dibayar di muka. Biaya seratus ribu itu mungkin tidak termasuk dengan biaya bakar, tapi sudah termasuk biaya untuk penyediaan tanah.

Tempat

Studio Keramik Seni Rupa ITB

Peserta

Peserta kursus ini adalah umum (mahasiswa/non mahasiswa, itb/non itb)

Kontak Person

Danang Wijayakusuma:
e-mail di Republikrakyatdanang.rrd @gmail.com atau telpon di 022-91232415

Zulkarnaen Omar Aries:
telpon di 08128259978

Kalau ada yang kurang jelas, silakan...

Sekian.

Sebarkanlah berita ini!!

Sebarkanlaah...lah...lah..lah..
"Who controls the present now controls the past. Who controls the past now controls the future."-- RATM, 1999.