Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Oktober 28, 2020, 12:58:29 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139606
  • Total Topik: 10375
  • Online Today: 43
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 27
Total: 27

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Kissing Disease, nama resmi penyakit ini adalah Infectious Mononucleiosis. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Cytomelago. Virus ini terdapat di kelenjar air liur, air seni, lendir leher rahim, sperma, air susu ibu, dan darah.

Selain lewat berciuman, penularan penyakit ini juga dapat melalui transplantasi organ, donor darah, persalinan, serta oral seks. Diketahui bahwa virus ini sekerabat dengan Virus Herpes yang bersifat laten dalam tubuh manusia.

Hampir sebagian besar orang dewasa pernah disinggahi virus ini, umumnya ketika masih usia remaja. Di Amerika, virus ini banyak menyerang remaja putra usia 16-18 tahun, dan remaja putri usia 14-16 tahun atau rata-rata pada usia antara 15-25 tahun. Dikirakan karena pada usia sekian para remaja mulai melakukan aktifitas ciuman.

Gejala yang terjadi biasanya seperti gejala flu, yaitu demam, rasa tidak enak di tenggorokan, sering mengantuk, dan sebagainya. Tetapi gejala ini berlangsung dalam jangka yang lebih panjang, yaitu sekitar dua minggu. Dan tanpa disadari, hati dan limpa si pengidap akan membengkak.

Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap penyakit ini atau tidak, perlu dilakukan pemeriksaan darah yang disebut TORCH. TORCH adalah kependekan dari Toxoplasma, Rubella, Cytomelago, dan Herpes.

Penyakit Kissing Disease ini menyerang selaput otak (meningen). Jaringan otak menjadi layu, kemudian secara perlahan-lahan sel-selnya mengalami kematian. Hal yang umum terjadi adalah berkurangnya pendengaran, gangguan penglihatan, kelumpuhan, dsb.

Jika terdapat bagian sel otak yang mati, kemudian menyerang bagian motorik otak, maka yang seperti ini dapat mengakibatkan kelumpuhan. Dalam kasus kelumpuhan, mungkin tidak terjadi serta merta begitu saja. Biasanya, fase ini terjadi perlahan-lahan.

Selain Virus Cytomegalo, ada jenis virus lain yang berpotensi ditularkan lewat berciuman, antara lain Virus Epstein-Barr, Virus Herpes-6, Virus Hepatitis, Parasit Toxoplasma, dan Virus HIV penular AIDS sendiri.

Virus Cytomegalo, Herpes-6, dan Toxoplasma, selain mengancam si empunya virus, juga dapat mengancam anak dalam kandungan. Ini hanya jika si ibu mengidap virus tersebut ketika hamil. Anak dalam kandungan tersebut terancam kelainan jantung, cacat, tuli, hydrocephalus, bahkan meninggal dunia atau keguguran. Maka dari itu, setiap ibu yang sedang mengandung janin sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan darah TORCH.

Walaupun virus ini sangat berbahaya dan dapat mematikan janin, tetapi virus ini pada umumnya tidak sampai mematikan orang dewasa. Tetapi belakangan ini ditakutkan virus ini dapat memicu kerusakan pada pembuluh darah koroner. Juga beberapa jenis virus yang dapat mengakibatkan penyakit jantung koroner. Selain itu, ditemukan juga bahwa virus ini berpotensi menimbulkan penyakit kanker kelenjar getah bening (Hodgkin).

Tidak ada antivirus yang dapat diandalkan untuk menyembuhkan penyakit virus ini. Satu-satunya jalan yang harus dilakukan untuk menyembuhkan penyakit ini adalah beristirahat total dan memulihkan sistem imun kita untuk melawan virus ini sendiri. Serta pada masa penyembuhan, pasien dilarang untuk berciuman dengan anak, istri, apalagi orang asing.
Share on Facebook!Share on Twitter!Reddit

Articles dalam « Kesehatan »

Tanggapan: * 17

  1) Re: Kissing Disease
Comment by jn500091 pada Juli 27, 2010, 01:43:32 PM

tetapi aktivitas virus pada sel hidup akan selalu aktif, mereka selalu bermetabolisme dan berkembang biak, sehingga beraktivitas saja kuranglah efektif dalam m\proses penyembuhan penyakit ini. Apakah tidak ada perlakuan lain?
 kemudian sangatlah sulit jika melakukan pencegahan sosial melalui larangan untuk tidak berciuman, karena banyak di negara-negara maju ataupun berkembang hal ini sudah bukan lagi hal yang tabuh, malah menjadi budaya bagi mereka. Nah, melalui pendekatan sosial yang bagaimanakah hal ini dapat di implementasikan...? apakah dengan membuat atau merubah norma dan konsep sosial kemasyarakatan yang adakah?.... padahal hal tersebut butuh waktu yang terbilang relatif lama.
  2) Re: Kissing Disease
Comment by Satu-Satui pada Agustus 10, 2010, 11:55:46 PM

umaaaa aiiii berarti cium pipi boleh aja dong
  3) Re: Kissing Disease
Comment by cleo pada Agustus 16, 2010, 01:47:43 PM

selain kelumpuhan, penyakit ini bisa menyebabkan kematian, nggak? pernah ada yg meninggal karena penyakit ini? saya jadi makin tertarik untuk tau lebih dalam soalnya nggak pernah diajari di biologi SMA. hehe
  4) Re: Kissing Disease
Comment by arja pada Agustus 19, 2010, 04:22:35 PM

hiii....jadi ngeriii...ternyata banyak macam virus juga yach...trus untuk virus herpes 6 sendiri apaan donk...setauku cuma HSV 1 dan HSV 2.....
  5) Re: Kissing Disease
Comment by Ratna Althafunnisa pada Oktober 13, 2010, 10:37:51 PM

CIUMAN....??? jadi kebayang,keinget sama adegan ciuman yg dipernkan Daniel Radcliffe bersamama Katie Leung di film HARRY POTTER AND THE ORDER OF THE PHOENIX. yg katanya diulang2 sampe 30 kali. ckkck... demi sebuah peran harus rela seperti itu... kira2 2 artis itu dan yang lainnya,terutama aktor dan aktris2 dunia bisa terserang virus itu gak ya???
  6) Re: Kissing Disease
Comment by kalb pada Oktober 16, 2010, 05:09:55 AM

EIle va bient?t se coucher au fond de la mer brumeuse, Mais longue est la route, avant que les fleuves, Xiao et Xiang se rejoignent: Combien sont-ils, ceux qui rentrent au clair de lune, cette nuit-là? A la lunelinks of london déclinée, les arbres du fleuve soupirent, mélancoliques.

  7) Re: Kissing Disease
Comment by piya.tr pada Oktober 28, 2010, 08:30:30 AM

brarti klo kaia gtu artis2 yg sering melakukan adegan kissing akan lbh berpostensi terserang virus tsb dunk
  8) Re: Kissing Disease
Comment by sterockynroll pada Oktober 31, 2010, 08:14:42 AM

tetapi ciuman juga ada untungnya loh bagi yang sudah menikah :
-Berciuman bisa mendorong imunitas.
-Berciuman membuat otot-otot wajah tetap kuat.
-Berciuman dapat membakar kalori.
  9) Re: Kissing Disease
Comment by ilovetoys pada November 11, 2010, 01:41:17 PM

yang blum mkah juga yo...
hehe
  10) Re: Kissing Disease
Comment by hann85 pada November 15, 2010, 01:54:39 PM

Infectious Mononucleiosis....... etiologi = virus Epstein-Barr
  11) Re: Kissing Disease
Comment by Muhammad Farhan pada November 15, 2010, 11:10:25 PM

Kalo donor darah memang bisa terkena kissing desease? Dari mana sebabnya? Bukanya pada waktu donor darah dilakukan dengan cara aseptis?
  12) Re: Kissing Disease
Comment by zuzilo pada November 21, 2010, 07:56:13 PM

ngeri nih..,
judulnya aja kissing disease.,.,
  13) Re: Kissing Disease
Comment by Phinta_ pada Desember 07, 2010, 06:42:34 AM

hemp.....
ngeri.....
dari ciuman bsa kyak gitu masyaallah.....
  14) Re: Kissing Disease
Comment by Balya pada Desember 11, 2010, 08:25:18 AM

virus ini pada dasarnya menegur kita...
:)
  15) Re: Kissing Disease
Comment by nate river pada Desember 12, 2010, 12:09:29 PM

Syukur deh selama 19 tahun hidupku belum pernah ciuman….hagz hagz hagz ;D
kalau mau ciuman,ntar kusuruh cek kesehatan dulu, baru ciuman……(jahatnya diriku)
emank, enaknya ciuman apa sih?? jorok ih, nempelin bibir ke bibir orang lain….hahaw….
  16) Re: Kissing Disease
Comment by pipit ramzi pada Januari 19, 2011, 10:31:50 AM

klo ciuman sih, lbh enak klo udah nikah. klo kena kissing disease pun, pasangan jg bisa di mintai tanggung jawab sekalian biaya, beda klo msh lajang' iya klo pacar percaya itu ulah dia. mending cr yg aman2 aja deh
  17) Re: Kissing Disease
Comment by mulakireina pada Januari 31, 2012, 12:05:58 PM

koq jadi ketakutan ya dengan ciuman.....hhhhmmmmm,segitu parahnya efek yg di timbulkannya.sangat menakutkan....mencegah lebih baik drpd mengobati...hehehee
Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan tanggapan.