Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 25, 2022, 11:33:36 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,632
  • Total Topik: 10,389
  • Online today: 91
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 54
Total: 54

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Perkembangan Teori Atom

<div style="text-align: justify;">Dari zaman yunani kuno hingga sekarang, model dan teori atom terus berkembang. Melalui model dan teori atom, kita dapat mengetahui struktur suatu atom. Perkembangan tersebut tidak dapat dilepaskan dari upaya para ilmuwan diantaranya Democritus, John Dalton, J.J. Thomson, Rutherford, Chadwick, Milikan, Niels Bohr, Schrodinger, de Broglie dan Heisenberg.<br /> <br /> <h3>1.&nbsp; Teori Atom Democritus (460 SM&ndash;370 SM)<br /> </h3> Democritus mengembangkan teori tentang penyusun suatu materi. Menurut Democritus jika suatu materi dibelah terus-menerus suatu ketika akan diperoleh suatu partikel fundamental yang disebut sebagai <span style="font-weight: bold;">atom</span> (Yunani: atomos = tidak terbagi). Pendapat ini ditolak oleh Aristoteles (384&ndash;322 SM), yang berpendapat bahwa materi bersifat kontinu (materi dapat dibelah terus-menerus sampai tidak berhingga). Aristoteles lebih menyetujui teori Empedokles, yaitu materi tersusun atas api, air tanah dan udara. Sekitar tahun 1592 - 1655&nbsp; Gasendi mengemukakan bahwa atom merupakan bagian terkecil suatu zat.<br /> <br /> <h3>2.&nbsp; Teori Atom Dalton (1803)<br /> </h3> John Dalton mengungkapkan bahwa :<br /> a. Atom adalah bagian terkecil dari suatu zat.<br /> b. Atom berbentuk bola sederhana yang sangat kecil, tidak dapat dibelah, diciptakan ataupun dimusnahkan.<br /> c. Unsur yang sama mengandung atom-atom yang sama.<br /> d. Atom sejenis memiliki sifat yang sama dalam segala hal, sedangkan atom yang berbeda memiliki sifat yang berbeda.<br /> e. Reaksi kimia terjadi karena adanya penggabungan dan pemisahan atom-atom.<br /> f.&nbsp; Bila atom-atom bergabung akan membentuk molekul. Bila atom-atom yang bergabung sama akan terbentuk molekul unsur,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; sedangkan bila atom-atom yang bergabung berbeda akan terbentuk molekul senyawa. <br /> <br /> <h4>Kelemahan teori atom Dalton<br /> </h4> Pada perkembangan selanjutnya ditemukan berbagai fakta yang tidak dapat dijelaskan oleh teori tersebut, antara lain :<br /> a. Tidak dapat menjelaskan sifat listrik materi.<br /> b. Tidak dapat menjelaskan cara atom-atom saling berikatan.<br /> c. Model atom&nbsp; Dalton tidak dapat menjelaskan perbedaan antara atom unsur yang satu dengan unsur yang lain. <br /> <br /> Kelemahan &ndash;kelemahan tersebut dapat dijelaskan setelah ditemukan beberapa partikel penyusun atom, seperti elektron ditemukan oleh Joseph John Thomson tahun 1900, penemuan partikel proton oleh Goldstein tahun 1886.<br /> <br /> <h4> Kelebihan teori atom Dalton<br /> </h4> a. Dapat menerangkan Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier)<br /> b. Dapat menerangkan Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)<br /> <br /> <br /> <h3> 3. Teori Atom Thomson<br /> </h3> Berdasarkan percobaan tentang hantaran listrik melalui tabung hampa/tabung pengawan muatan (discharge tube) atau tabung sinar katode. Dalam tabung katode tekanan gas dalam tabung dapat diatur melalui pompa isap (pompa vakum). Pada tekanan cukup rendah&nbsp; dan tegangan yang cukup tinggi (beberapa ribu volt), gas dalam tabung akan berpijar dengan cahaya yang warnanya tergantung pada jenis gas dalam tabung (gas neon berwarna merah, gas natrium berwarna kuning). Jika tekanan gas dikurangi, maka daerah didepan katode akan menjadi gelap. Daerah gelap ini akan bertambah jika tekanan gas dalam tabung terus dikurangi, akhirnya seluruh tabung menjadi gelap, tetapi bagian tabung didepan katode berpendar dengan warna kehijauan.<br /> <br /> Melalui percobaan dapat ditunjukkan bahwa&nbsp; perpendaran tersebut disebabkan oleh suatu radiasi yang memancar dari permukaan katode menuju anode. Oleh karena berasal dari katode, maka radiasi ini disebut sinar katode. Hasil percobaan tabung katoda ini membuktikan bahwa ada partikel bermuatan negatif dalam suatu atom karena sinar tersebut dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik. selanjutnya sinar katode ini merupakan partikel yang bermuatan negatif dan oleh Thomson partikel ini dinamakan elektron.</div>

Share on Facebook!Share on Twitter!Reddit

Comments: 29 *

1) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by sisca, chemistry pada Februari 16, 2010, 05:17:38 PM

teori niels bohr itu teori atom atau teori orbital atom.?
2) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by black molly pada Maret 17, 2010, 08:45:18 AM

thx infonya..

kebetulan lagi butuh.
3) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by fazero pada Maret 26, 2010, 06:10:23 PM

good inpo ... ini pernah saya pelajari kelas 2 SMP ...
4) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by ka-chan pada April 01, 2010, 10:30:41 PM

Sama kyak yang di buku SMA kan?!
5) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by the prince of math pada April 06, 2010, 10:11:44 AM

apa ada informasi lain tentang partikel subatomik(partikel penyusun atom)
6) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by laode pada April 07, 2010, 09:17:00 AM

gimana dengan atom senyawa air jika partikel-partikel senyawa yg ada di air dipisahkan apa yg terjadi
7) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by soto_ijo pada Mei 04, 2010, 11:27:21 AM

berarti bentuknya atom yang sebenernya itu belum ada yang tau ya...
8) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by Dana Scully pada Mei 07, 2010, 03:09:19 PM

kok cuma sampe sini aja, lanjut dong...
9) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by Andika Candrajaya pada Mei 16, 2010, 10:33:36 AM

Lalu teori atomnya Mr. Rutherford. Ini yang merupakan basis dari teori atom Modern yang dibuat oleh Niels Bohr yang akhirnya sempurna (saat ini) oleh mekanika kuantum
10) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by nuresx pada Mei 26, 2010, 08:36:46 AM

mengapa ko atom menurut ariestoteles bersifat kontinu ?apa kah bener,kalau boleh berpendapat aku lebih setujuh pada teori atom democritus
11) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by DemonThinker pada Juni 14, 2010, 10:35:41 PM

kalau aku setuju dengan aristoteles
12) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by DemonThinker pada Juni 14, 2010, 10:38:21 PM

kenapa kita tak bisa menerima kalau benda terkecil itu tak ada? sedangkan kita dengan gampang dapat menerima kalau benda terbesar itu tak ada alias alam semesta luasnya unlimited?
13) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by muhsatrio pada Juni 17, 2010, 11:41:45 AM

saya baru belajar yang teori Democritus aja..
ternyata ada yang lain..!

Terimakasih infonya..!
14) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by yankolin pada Juni 24, 2010, 02:46:22 PM

Pada jamannya Dalton partikel terkecilnya berupa atom, kemudian ternyata atom dapat dipecah lagi menjadi proton, neutron, dan elektron. Sekarang bahkan partikel-partikel subatom tadi bisa dipecah menjadi berbagai partikel yang lebih kecil lagi yang dinamakan quark (kalo tidak salah ada 6 jenis quark). Jadi, partikel terkecil berupa apa sangat tergantung dengan besaran energi yang digunakan untuk memecah partikel. Tidak menutup kemungkinan (barangkali sudah) suatu ketika quark pun bisa dipecah-pecah lagi.
@DemonThinker: Kalo gak salah ada teori yang mengatakan bahwa alam semesta ini ada batasnya. Bahkan Hubble mengatakan bahwa alam semesta ini sedang mengembang.
15) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by vian jeko pada Juni 30, 2010, 08:00:53 PM

loha
sebenarnya aq kurang setuju dengan adanya atom karena belum terbukti dan belum pernah terlihat oleh mata manusia
walaupun dengan alat bantu yang canggih  pun belum dapat terlihat
16) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by aoi_azzura pada Juli 18, 2010, 01:51:54 AM

masih ada perkembangan selanjutnya, kan?
quantum physics yang membingungkan dan filosofis.
17) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by herwandi pada Juli 18, 2010, 06:46:08 PM

kenapa hanya sampai thomson di jelaskan nya?
mr rutherford kemana dan niels bhor(mekanika kuantum)
18) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by iftada pada Juli 20, 2010, 12:02:30 PM

agknya kurang lngkap ya....  klo bisa mhon di tambah infox, mksih,,,
19) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by herwandi pada Juli 22, 2010, 04:44:20 PM

mana sesupuh nye
ga jadi jelasin lagi tentang teori atom
adooowwww
butuh pencerahan ne dari sesupuh forum sains ene
ane masih neubie
20) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by jn500091 pada Juli 26, 2010, 11:03:35 PM

ada hipotesis gila nih, jika struktur atom itu diumpamakan sebagai tata surya kita berarti kmungkinan selain elektron berotasi juga berevolusi kan, nah dalam hal ini pasti terdapat hubungan antara hukum newton I,II, dan III , terhadap gaya tarik inti terhadap keseimbangan tata letak elektron, walaupun teori kuantum sudah menjelaskan bahwa lintasan elektron itu rumit dalam hal ini periodenya. Hal ini juga memungkinkan kita untuk menghitung berapa kecepatan atau periode rotasi dan revolusi sebuah elektron, dan bagaimana kaitannya dengan kekuatan gaya tarik inti, serta dampak dari kejadian eksitasi elektron terhadap kekuatan gaya tarik Inti atom.
21) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by gema pada September 08, 2010, 11:06:40 PM

kenapa ya para ilmuwan tidak fokus untuk mencari mikroskop dengan perbesaran yang sangat tinggi untuk mengetahui struktur atom ???
Mengapa harus menerka2 sampai beberapa kali salah ???
22) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by deathspeel omega pada September 23, 2010, 05:54:19 AM

"kenapa ya para ilmuwan tidak fokus untuk mencari mikroskop dengan perbesaran yang sangat tinggi untuk mengetahui struktur atom huh
Mengapa harus menerka2 sampai beberapa kali salah huh"

karena kita tidak hanya mempelajari satu dari satu tapi kita mempelajari satu dari dari takterhingga!!

klo cuma satu sampe kapan kita bisa mengetahui,makanya ilmuan menggunakan pengonsentrasian luas untuk penemuan ...
23) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by sugengharianto pada September 25, 2010, 07:53:47 PM

wah klo itu jelas buku SMA
24) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by  pada November 28, 2010, 04:20:18 PM

yang jelas atom itu sangat kecil
25) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by Balya pada Desember 10, 2010, 05:09:05 PM

mas..
quark sama lepton itu apa ya?
26) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by gatot siswanto pada Januari 14, 2011, 07:47:22 PM

apakah sebenarnya partikel hadron itu
27) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by al pada Februari 08, 2012, 12:30:30 PM

sblmnya maaf mungkin pertanyaan saya agak konyol.
apkah bentuk atom yang sering dijumpai dalam sebagian besar buku kimia dan fisika modern adalah sperti itu.??
saya sempat berpikir jika materi tersusun atas atom yang bentuknya demikian ( mari kita membayangkan kita adalah sesuatu yang lebh kecil  dari atom dan melihat atom seperti bongkahan beton berbentuk bola) pastinya susunannya akan memiliki rongga berbentuk belah ketupat ( kelihatannya mendekati tpi dengan sisi2 melengkung)
mohon pencerahannya ..
28) atom dapat dibelah secata unlimited
Comment by DemonThinker pada Juni 18, 2012, 08:55:22 AM

Atom itu bisa dibelah-belah secara tak berhingga dan tak akan pernah habis, sifatnya seperti ilusi. Secara matematik, jika 1 apel dibagi 2 hasilnya adalah 0,5. dan 0,5 kali 1 apel sama dengan 0,5 apel. 0,00005 x 1 apel = 0,00005 apel. 0,0000000000000000000000000005 x 1 apel =  0,0000000000000000000000000005 apel. Walaupun angka 0 yang ada di belakang koma berjejer sampai mengelilingi seluruh galaksi tapi tetap saja jika ada satu angka diatas nol dibelakangnya tetap saja nilainya menjadi lebih besar dari nol. Nilai lebih besar dari nol itu berarti atom belum habis. Berapakah jumlah angka 0 yang bisa disisipkan di belakang koma? jawabannya adalah tak berhingga alias UNLIMITED.

selengkapnya di
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
29) Re: Perkembangan Teori Atom
Comment by The Houw Liong pada Desember 09, 2016, 09:42:20 AM

Model atom Bohr, model atom Thomson, model atom Rutherford , Persamaan Schroedinger (mekanika kuantum).
You don't have permission to comment, or comments have been turned off for this article.

Articles dalam « Fisika »