Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Oktober 20, 2020, 02:21:08 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139604
  • Total Topik: 10375
  • Online Today: 52
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 34
Total: 34

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Mendengar kata bakteri, kamu pada umumnya selalu membayangkan segala sesuatu yang negatif dan berhubungan dengan penyakit. Toh, Anda memakai antibiotik untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri di tempat yang salah memang menyebabkan masalah, namun ada pula bakteri yang baik yang bisa menunjang kesehatan kamu. Bakteri baik itu namanya probiotik.

probiotik

Probiotik adalah mikroba yang dapat menanggulangi dan mencegah penyakit. Membantu sistem pencernaan dan meningkatkan sistem imunitas merupakan kegunaan dari probiotik yang paling utama dewasa ini. Probiotik memang terdapat secara alami di dalam tubuh kita. Tapi, Anda juga bisa mendapatkan probiotik dari makanan, minuman, dan suplemen.

Probiotik telah dikenal sejak awal abad ke-20. Elie Metchnikoff, atau yang terkenal sebagai bapak probiotik, menemukan bahwa penghuni pedesaan Bulgaria dapat hidup dalam waktu yang sangat lama walau pun mereka hidup dengan kelaparan yang hebat dan cuaca yang jelek. Elie berteori bahwa mereka sanggup tetap bertahan hidup karena mengolah mikroorganisme yang terdapat pada sistem pencernaan mereka. Caranya adalah dengan mengkonsumsi susu asam yang mengandung bakteri-bakteri baik bagi tubuh mereka. Sejak saat itu, banyak penelitian yang dikerjakan untuk mendalami penemuan Elie dibidang bakteri yang baik.

Bagaimana Cara Kerja Probiotik?

Para peneliti mencoba melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana sebenarnya bakteri ini bereaksi. Berikut beberapa cara yang membuat probiotik berguna bagi kesehatan anda.

Ketika anda mengkonsumsi antibiotik, maka bukan bakteri buruk saja yang terbunuh, tetapi seluruh probiotik akan ikut terbunuh. Dengan memakan makanan atau suplemen yang mengandung probiotik, tubuh kita akan bisa mengembalikan bakteri-bakteri baik yang terbunuh.

Probiotik dapat membantu tubuh kita menyeimbangkan antara bakteri yang baik dan buruk dalam tubuh anda, sehingga tubuh kita dapat bekerja seperti seharusnya.

Jenis-Jenis Probiotik

Beraneka ragam bakteri yang dapat dikelompokkan sebagai probiotik. Peranan bakteri dalam kehidupan manusia sangat beraneka ragam, tapi hampir keseluruhan bakteri tersebut masuk ke dalam dua grup yang sama:

  • Lactobacillus. Bakteri di dalam macam ini adalah mungkin bakteri yang paling banyak terdapat di produk probiotik. Bakteri di grup ini adalah bakteri yang anda temui di yoghurt atau makanan fermentasi lainnya. Beberapa bakteri di macam ini dapat mencegah diare dan menolong kita yang mengalami intoleransi laktosa.
  • Bifidobacterium. Bakteri di dalam jenis ini biasa ditemukan di makanan berbasis susu. Bakteri di macam ini dapat meringankan tanda-tanda pada penyakit seperti gangguan sistem pencernaan atau irritable bowel syndrome (IBS).

Penyakit Apa Saja Yang Dapat Diatasi Oleh Probiotik?

Probiotik membantu makanan yang anda konsumsi dicerna oleh sistem pencernaan anda. Sampai saat ini, peneliti masih berusaha terus meneliti penyakit apa yang paling pas diobati oleh probiotik. Beberapa penyakit yang dapat dibantu oleh probiotik adalah:

  • Irritable bowel syndrome
  • Inflammatory bowel disease (IBD), yaitu radang usus besar dan usus halus.
  • Infeksi diare bisa disebabkan oleh virus, parasit atau bakteri.

Selain berpengaruh pada pencernaan kamu, probiotik juga dapat berpengaruh pada bagian tubuh anda yang lain, seperti:

  • kesehatan gigi dan mulut
  • mencegah alergi dan demam
  • kesehatan urin dan vagina
  • penyakit kulit eksim

Makanan-Makanan yang Mengandung Probiotik

Tempe

Makanan favorit keluarga Indonesia ini juga mengandung banyak probiotik. Bersumber dari fermentasi kacang kedelai, produk olahan kedelai ini mengandung vitamin B12. Termasuk sebagai makanan vegetarian, tempe juga bisa dihidangkan dengan cara digoreng sedikit, dipanggang, atau dimakan dengan salad.

Kefir

Kefir merupakan hasil fermentasi susu kambing yang disatukan dengan kefir grain. Selain mengandung bakteri bifidus dan lactobacilli, kefir juga mengandung banyak antioksidan.

Sauerkraut

Sauerkraut adalah hasil fermentasi dari kembang kol (bisa juga dengan sayur lain). Sauerkraut tidak saja mengandung banyak probiotik, tetapi sanggup juga untuk membantu mengobati alergi. Sauerkraut juga mengandung banyak Vitamin A, B, C dan E.

Yoghurt

Yoghurt

Salah satu makanan paling bagus dan mudah diperoleh yang mengandung probiotik adalah yoghurt, terutama yoghurt buatan sendiri. Yoghurt adalah susu yang ditambahkan probiotik seperti acidophilus atau lactobacillus. Jika membeli di minimarket, cek bahan-bahan tambahan yang terdapat pada produk yoghurt tersebut.

Dark Chocolate

Probiotik dapat ditemui di dark chocolate yang mutunya tinggi. Bahkan mengandung probiotik 4 kali lebih besar jika dibandingkan produk berbahan dasar susu lainnya.

Kimchi

Kimchi adalah Sauerkraut versi Korea. Kimchi adalah hasil fermentasi sawi atau sayuran lain. Rasanya asin, asam, sekaligus pedas. Pada umumnya Kimchi dihidangkan dengan jenis pangan asli Korea. Selain mengandung bakteri yang bermanfaat, Kimchi juga mengandung zat besi, kalsium, beta-carotene serta vitamin A, C, B1, B2.

Microalgae

Pangan berbasis flora laut seperti chlorella, alga biru-hijau dan spirulina adalah makanan probiotik yang meningkatkan jumlah lactobacillus dan bifidobacteria di dalam sistem pencernaan.

Tak Semua Orang Sanggup Mengkonsumsi Produk Probiotik

Secara keseluruhan, produk probiotik adalah produk yang aman dikonsumsi oleh anda. Namun, orang-orang dengan masalah kesehatan serius atau masalah pada sistem imunitas tidak bisa mengkonsumsi produk probiotik. Tanyakanlah terlebih dulu apakah tidak apa-apa bagi kita untuk menikmati produk-produk probiotik.

Ada contoh tertentu, beberapa akibat mengkonsumsi produk probiotik adalah diare, perut kembung, penuh gas dan sakit perut selama beberapa hari setelah anda mulai mengkonsumsi produk probiotik. Terkadang, bisa juga makanan probiotik mengakibatkan alergi. Bila kamu mengalami hal-hal yang sudah disebutkan ini, berhentilah menikmati makanan probiotik dan periksa ke dokter untuk pemeriksaan lebih detail.

Share on Facebook!Share on Twitter!Reddit

Articles dalam « Kesehatan »

Tanggapan: * 0

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan tanggapan.