Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Oktober 01, 2022, 05:43:04 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 50
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 34
Total: 34

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Spektroskopi Gamma

<div style="text-align: justify;">Sinar gamma sebenarnya hampir sama dengan sinar X , hanya saja sinar X lebih lemah. Sinar gamma ini dihasilkan oleh suatu bahan radioaktif. Sinar gamma adalah termasuk sinar yang tidak dapat dilihat oleh mata, untuk itu perlu adanya detektor. Detektor yang digunakan adalah NaI (Tl), detektor ini juga digunakan untuk sinar x, hanya saja detektor untuk gamma lebih tebal sedikit. Cara kerja dari detektor ini adalah sebagai berikut :<br /> <br /> Apabila sinar gamma mengenai detektor NaI(Tl) maka akan terjadi tiga efek, yaitu <span style="font-weight: bold;">efek fotolistrik</span>, <span style="font-weight: bold;">efek compton</span> dan <span style="font-weight: bold;">bentukan pasangan</span>. <span style="font-weight: bold;">Efek fotolistrik</span> terjadi apabila ada sinar gamma yang mengenai elektron d kulit K dari sebuah atom maka elektron tersebut akan kosong sehingga akan diisi oleh elektron dari kulit yang lain, transisi ini yang menyebabkan terjadinya efek fotolistrik. <span style="font-weight: bold;">Efek compton</span> adalah efek yang terjadi apabila sinar gamma (dalam hal ini) mengenai elektron bebas atau elektron terluar dari suatu atom yang dianggap daya ikatnya sangatlah kecil sehingga sama dengan elektron bebas. Apabila sinar gamma memancar ke elektron bebas ini maka akan terjadi hamburan, yang disebut hamburan compton. Sedangkan <span style="font-weight: bold;">Efek bentukan pasangan</span> terjadi ketika sinar gamma melaju di dekat inti atom sehingga akan terbentuk pasangan positron dan elektron, syaratnya tenaga sinar haruslah cukup.<br /> <br /> Dari ketiga efek tersebut, efek comptonlah yang paling kuat hal ini diakibatkan karena tenaga yang digunakan untuk melepas elektron juga yang lebih besar. Dan dari ketiga efek tersebut menghasilkan sintilasi atau pancaran cahaya, pancaran cahaya ini akan diteruskan ke fotokatoda yang dapat menguraikan cahaya ini menjadi elektron -elektron. Elektron ini masih lemah maka harus dikuatkan lagi dayanya oleh <span style="font-style: italic;">pre amplifier</span>, dan dikuatkan tinggi pulsa dengan amplifier. Lalu elektron tadi dimasukkan ke PMT yang terdiri dari tegangan bertingkat dan banyak katoda, keluaran dari PMT menjadi berganda. Kemudian melalui <span style="font-style: italic;">counter</span> nilai cacahnya dapat diketahui.<br /> <br /> Yang perlu diketahui bahwa dalam spektroskopi gamma juga dicari resolusi tenaganya. Ternyata semakin kecil resolusinya semakin bagus data yang diperoleh, semakin besar resolusinya maka semakin tidak valid data yang diperoleh. Pola berfikirnya adalah sebagai berikut : dari data cacah nanti akan dapat dibuat grafik, dari grafik itu akan terlihat puncak-puncak gunung. Apabila resolusinya besar maka bisa saja didapat satu puncak gunung, eh ternyata didalamnya banyak punca-puncak yang tidak terbaca. Berarti resolusi besar belum tentu baik lho.<br /> <br /> <span style="font-weight: bold;">Sumber</span>: Ortec dan berbagai sumber.<br /> </div>

Share on Facebook!Share on Twitter!Reddit

Comments: 6 *

1) Re: Spektroskopi Gamma
Comment by ksatriabajuhitam pada Juni 21, 2009, 08:11:35 AM

sekilas baca, kurang begitu jelas.
saya buatkan topik baru di fisika ya, biar bisa didiskusikan...

terima kasih artikelnya, menambah pengetahuan baru
2) Re: Spektroskopi Gamma
Comment by frilantika pada Agustus 12, 2009, 01:46:41 PM

sudah bagus artikelnya, namun akan lebih bagus lagi kalau disertai gambar dan animasinya
3) Re: Spektroskopi Gamma
Comment by Yoel pada Februari 01, 2010, 07:03:41 PM

Salam kenal org bru seandainya saya bsa berikan gambar agar bsa lebih jelas.
Hehehe
Makasih
4) Re: Spektroskopi Gamma
Comment by Arifin I pada Mei 20, 2010, 11:38:38 AM

saya punya animasinya, tapi masih sederhana dlm powerpoint yg biasa buat saya presentasi gambar bergerak seperti fenomenanya
malah ada kejadian:
terbentuknya sinar gamma, sinar x kontinue dan karakteristik, sinar betta dsb. upload nya gimane..????
5) Re: Spektroskopi Gamma
Comment by haer_25 pada September 16, 2010, 12:08:11 PM

saya punya animasi tentang aplikasinya, dimana sinar gamma tersebut digunakan sebagai Level Transmiter suatu tangki yang berisi material padat. Sinar gamma di pancarkan dari suatu sumber kedalam tangki yang berisi material padat tersebut kemudian sinar gamma tersebut diterima oleh sebuah penangkap. besar kecilnya radiasi yang di terima alat penangkap tersebut tergantung dari banyaknya material padat di tangki. selanjutnya radiasi yang diterima di konversi, sehingga muncullah angka berapa level tangki tersebut
6) Re: Spektroskopi Gamma
Comment by morpheus pada Oktober 05, 2010, 03:39:30 PM

dah lama g baca artikel tentang sinar...
apa beda sinar ma cahaya y?
You don't have permission to comment, or comments have been turned off for this article.

Articles dalam « Fisika »