Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Januari 31, 2023, 05:46:42 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,944
  • Latest: Shawnxdy
Stats
  • Total Tulisan: 139,652
  • Total Topik: 10,407
  • Online today: 38
  • Online ever: 1,582
  • (Desember 22, 2022, 06:39:12 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 24
Total: 24

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Benarkah alam semesta ini mengembang??

Dimulai oleh Issac v3, Agustus 15, 2011, 03:43:39 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Issac v3

JMenurut artikel dan berbagai buku yg pernah saya baca, para Ilmuawan menjelaskan bahwa bumi ini mengembang sampai suatu batas tertentu dan akhirnya menyusut kembali (menjadi black hole), jadi bagaimanakah keadaan dan seperti apakah daerah yg menjadi perluasan Alam semesta sebelumnya?

Maaf jika pertanyaannya pertanyaan bodoh, "Newbie"
;D

isaactaruma23

halo kita punya nama depan yang sama :))
aha yes itu teori yang dikemukakan waktu saya kelas 1 SMA di pelajaran geografi. entah tapi kembali ke black hole rasanya kurang pas, bukankah terjadi black hole bila terdapat ledakan keras bermassa tinggi?
yak teori mengembang tentu saja mungkin. bukankan ada milyaran galaksi diluar bimasakti? nah galaksi" itu semakin banyak kan? mungkin itulah yang disebut mengembang..

Pi-One

#2
Black hole bukan terjadi karena ledakan bermasaa tinggi, tapi saat satu bintang runtuh karena gravitasinya sendiri. Umumnya terjadi pada bintang-bintang raksasa - yang berukuran jauh di atas matahari. Saat mereka tak bisa lagi melakukan reaksi fusi, mereka meledak sebagai supernova, kemudian runtuh oleh gravitasi mereka sendiri menjadi black hole. Sebagai perbandingan, bintang seperti matahari akan menjadi raksasa merah, kemudian menyusut kembali dan jadi si cebol putih.

Perluasan alam semesta adalah perluasan ruang-waktu. Dengna kata lain, 'ruang' yang kita kenal inilah yang mengembang. Bayangkan kita berada di dalam balon, dan balon itu ditiup hingga mengembang. Itu adalah ilustrasi sederhana pengembang alam semesta. Dan pengembangan bukan dengan makin banyaknya galaksi, tapi saat kita menemukan antar galaksi saling menjauh satu sama lain (meski ada kalanya mereka justru mendekat karena gravitasi dan terjadi tabrakan antar galaksi)

Dan model big bang memiliki berbagai skenario akhir. Big crunch hanya satu dari sekian model yang ada, yang lain termasuk big chill atau big rip...

topazo

Yang mengembang adalah "semua" alam semesta atau hanya jarak antar galaksi saja ya...
Karena kalau semuanya mengembang (termasuk besar atom, besar sel, besar bumi, dll)... Berarti sama saja dengan "tidak ada yang mengembang" hehehehe...
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Pi-One

Kutip dari: topazo pada Agustus 15, 2011, 08:58:13 PM
Yang mengembang adalah "semua" alam semesta atau hanya jarak antar galaksi saja ya...
Karena kalau semuanya mengembang (termasuk besar atom, besar sel, besar bumi, dll)... Berarti sama saja dengan "tidak ada yang mengembang" hehehehe...
Yang mengembang adalah 'ruang', bukan materi...

topazo

Jarak antara Bandung-Jakarta gimana kira2 kalau begitu... Apakah sama, atau karena ruang saja yang berkembang, maka seiring waktu, jumlah materi antara Bandung-Jakarta akan semakin berkurang (renggang)?...
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

isaactaruma23

Kutip dari: Pi-One pada Agustus 15, 2011, 07:15:08 PM
Black hole bukan terjadi karena ledakan bermasaa tinggi, tapi saat satu bintang runtuh karena gravitasinya sendiri. Umumnya terjadi pada bintang-bintang raksasa - yang berukuran jauh di atas matahari. Saat mereka tak bisa lagi melakukan reaksi fusi, mereka meledak sebagai supernova, kemudian runtuh oleh gravitasi mereka sendiri menjadi black hole. Sebagai perbandingan, bintang seperti matahari akan menjadi raksasa merah, kemudian menyusut kembali dan jadi si cebol putih.

Perluasan alam semesta adalah perluasan ruang-waktu. Dengna kata lain, 'ruang' yang kita kenal inilah yang mengembang. Bayangkan kita berada di dalam balon, dan balon itu ditiup hingga mengembang. Itu adalah ilustrasi sederhana pengembang alam semesta. Dan pengembangan bukan dengan makin banyaknya galaksi, tapi saat kita menemukan antar galaksi saling menjauh satu sama lain (meski ada kalanya mereka justru mendekat karena gravitasi dan terjadi tabrakan antar galaksi)

Dan model big bang memiliki berbagai skenario akhir. Big crunch hanya satu dari sekian model yang ada, yang lain termasuk big chill atau big rip...

makasih kang Pi-one yang udah koreksi.. ternyata saya salah, habis lupa" ingat sih..
ternyata cuma ruang ya yang mengembang bukan makin banyak galaksinya..
makasih banget koreksinya sekali lagi :)

Issac v3

terima kasih atas jawabannya sedikit lebih paham,
Kutip dari: Pi-One pada Agustus 15, 2011, 10:45:08 PM
Yang mengembang adalah 'ruang', bukan materi...

kan mengembang adalah ruang, berarti sebelum menjadi perluasan dari ruang seperti apakah/bernama apakah daerah tersebut???

Issac v3

Oh ya, saya sangat tertarik dengan Fisika.. yg saya tanyakan apa perkerjaan yg berkaitan dengan fisika jika nanti saya mengambil kuliah jurusan Fisika???

Issac v3


Pi-One

Kutip dari: Issac v3 pada Agustus 20, 2011, 04:05:30 PM
terima kasih atas jawabannya sedikit lebih paham,
kan mengembang adalah ruang, berarti sebelum menjadi perluasan dari ruang seperti apakah/bernama apakah daerah tersebut???
Maksudnya singularitas?

Farabi

Alam semesta memang katanya mengembang, orang orang sudah mengamati galaxy dari abad ke abad, dan memang menjauh. Sekarang ada lagi teknik yang disebut sebagai color shift, jadi semakin jauh, cahayanya pun akan bergeser. Seperti yang kita tahu, warna merah adalah cahaya paling rendah, dan violet adalah tertinggi. Sedangkan dimana mana yang namanya cahaya matahari itu maximum, putih, sedangkan x-ray tidak terlihat, kalau galaxy yang diamati semakin memerah, berarti menjauh, katanya sih.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Jim Heart

KutipMenurut artikel dan berbagai buku yg pernah saya baca, para Ilmuwan menjelaskan bahwa bumi ini mengembang sampai suatu batas tertentu dan akhirnya menyusut kembali (menjadi black hole), jadi bagaimanakah keadaan dan seperti apakah daerah yg menjadi perluasan Alam semesta sebelumnya?

masalahnya apa memang ada "daerah" seperti itu ...  :)
hehe ... mengerti ?

Jim Heart

dan juga soal teori pengembangan dan penyusutan tadi juga, belum tentu akan seperti itu kok ...  :)

kusmardiyanto

faktanya bahwa galaksi itu bergerak saling menjauh ....maka dari fakta ini lalu ditarik suatu kesimpulan sementara atau suatu hipotesa bahwa " alam semesta itu mengembang "...lalu hipotesa ini diuji dengan berbagai metode...dan memang sejauh ini secara umum kuat dugaan bahwa memang alam semesta itu mengembang...dan penjelasan lain dari teks suci (Al-Qur'an) bahwa langit akan terus meninggi ( " allhulladzi rofa'as-samawati bi ghoiri amadin...", yang artinya, " Alloh yang meninggikan langit tanpa tiang...", QS 13 ayat 2) atau mengembang...