Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Maret 05, 2024, 09:04:50 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,653
  • Total Topik: 10,405
  • Online today: 62
  • Online ever: 1,582
  • (Desember 22, 2022, 06:39:12 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 25
Total: 25

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Cincin Saturnus

Dimulai oleh Sandjoe_the_champii, Januari 22, 2009, 01:31:18 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Sandjoe_the_champii

kenapa c saturnus punya cincin? trus isinya apa? ???

saintzack


wew,,,,,,negw ada kabar baru ttg cin2 saturnus


Misteri Hilangnya Cincin Saturnus
By pramesti • Mar 20th, 2008 at 10:41 pm • Category: Planet

Para astronom amatir di seluruh dunia saat ini memperhatikan perubahan yang sama pada Saturnus: Cincin Saturnus yang lebar menipis menjadi garis tipis. Efrain Morales Rivera mengirimkan gambar berikut yang diambil dari halaman belakang rumahnya di Aguadilla, Puerto Rico.

Perbandingan saturnus di tahun 2007 dan 2008. Kredit Gambar : Efrain Morales Rivera
Perbandingan saturnus di tahun 2007 dan 2008. Kredit Gambar : Efrain Morales Rivera

"Cincin-cincin Saturnus telah menipis sekali dalam setahun ini", katanya. Daerah Cassini atau Cassini Division (suatu daerah gelap dalam cincin Saturnus yang dinamakan Cassini) mulai sulit diamati. Fenomena yang sama terjadi empat ratus tahun lalu dan sempat memusingkan Galileo, sebagai orang pertama yang pada tahun 1610 menemukan cincin-cincin Saturnus melalui teropong primitifnya. Dia sangat tercengang ketika mendapati cincin-cincin tersebut menyempit sedikit setahun berikutnya.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Sekarang, kejadian yang sama adalah: kita mengalami suatu "pelintasan bidang cincin" (ring plane crossing). Ketika sedang dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, Saturnus membelokkan cincinnya menjadi sejajar dengan garis pandang dari Bumi (edge-on) setiap 14-15 tahun sekali. Karena cincinnya yang sangat tipis, mereka bisa tidak teramati jika dilihat melalui teleskop kecil.

Dalam bulan-bulan berikut ini, cincin Saturnus akan menjadi semakin tipis sampai akhirnya mereka "hilang" pada 4 September 2009 nanti. Ketika hal ini terjadi pada 1612, Galileo mengabaikan studinya akan planet. Padahal, kita ketahui kemudian, saat-saat "pelintasan bidang cincin" seperti ini merupakan waktu yang baik untuk menemukan satelit-satelit dan cincin luar Saturnus yang baru. Selain itu, saat demikian juga merupakan waktu yang baik untuk melihat kutub utara Saturnus yang biru. Pada tahun 2005, wahana antariksa Cassini terbang di atas belahan utara Planet Saturnus dan menemukan bahwa langit di sana sebiru langit Bumi sendiri. Selama bertahun-tahun, hanya Cassini yang bisa menikmati pemandangan ini, karena dari Bumi, bagian atas Saturnus yang biru tertutupi oleh cincin-cincin Saturnus.

Galileo sendiri tidak pernah memahami sifat dasar alamiah dari cincin-cincin Saturnus. Dia tidak mengetahui bahwa mereka sebenarnya merupakan kumpulan satelit-satelit kecil yang mengorbit dalam bidang orbit piringan, berukuran dari debu hingga sebesar bulan kita (Kemungkinan cincin-cincin ini merupakan debris atau puing-puing dari satelit yang hancur, tetapi para ilmuwan sendiri masih belum yakin benar akan hal ini). Melalui teleskop abad 17-nya, cincin tersebut lebih menyerupai telinga atau semacam cuping planet.

Meskipun demikian, intuisinya mengarahkan Galileo untuk membuat prediksi yang tepat, bahwa cincin-cincin yang hilang ini akan kembali. Dan dia benar. Cincin Saturnus kembali tampak, dan para ilmuwan menyimpulkan penelitiannya. Pada tahun 1659, secara tepat Christiaan Huygens menjelaskan peristiwa menghilangnya cincin yang periodik selama terjadinya "pelintasan bidang cincin" atau "ring plane crossing" ini. Pada tahun 1660, Jean Chapelain mengatakan bahwa cincin Saturnus bukan merupakan benda padat, tetapi terbuat dari partikel-partikel kecil yang sangat banyak dan masing-masing mengorbit Saturnus secara independen. Selama dua ratus tahun, usulannya sempat tidak diterima secara luas, sebelum ternyata terbukti benar.

Cincin-cincin Saturnus sangat lebar tetapi juga sangat tipis. Para astronom menggunakan Teleskop Hubble untuk menangkap citra Saturnus dengan posisi cincin datarnya ini (edge-on) pada tahun 1995. Obyek terang seperti bintang pada bidang cincin yang terlihat pada gambar merupakan satelit-satelit es. Kredit Gambar : NASA
Cincin-cincin Saturnus sangat lebar tetapi juga sangat tipis. Para astronom menggunakan Teleskop Hubble untuk menangkap citra Saturnus dengan posisi cincin datarnya ini (edge-on) pada tahun 1995. Obyek terang seperti bintang pada bidang cincin yang terlihat pada gambar merupakan satelit-satelit es. Kredit Gambar : NASA

Tidak perlu bersedih hati dengan "musibah hilangnya" cincin Saturnus ini.  Saturnus masih merupakan obyek yang indah untuk dilihat melalui teleskop yang kecil sekalipun. Malah, minggu ini sebenarnya merupakan minggu yang baik untuk mengamati Saturnus. Pada Selasa, 18 Maret dan Rabu, 19 Maret, Bulan yang hampir purnama dan Saturnus akan berada satu garis pada bagian yang sama di langit senja. Hal ini membuat Saturnus menjadi mudah dicari, tidak seperti biasanya. Setelah Matahari terbenam, lihatlah daerah sdi ekeliling Bulan, dan voila! Saturnus terlihat seperti "bintang emas" terang di dekat Bulan. Jika Anda melewati momen 18-19 Maret ini, coba lihat kembali 14-15 April. Bulan dan Saturnus akan berada berdekatan dan cincin Saturnus bahkan menjadi lebih sempit.

Sumber : Science@NASA
[move]once upon a time in .......[/move]

syx

mod... kalo udah pernah ada topic ini mungkin bisa digabung. ato mungkin ada yang pernah tau.

barusan nemu foto menarik di yahoo... cincin terbesar saturnus yang seblomnya blom pernah teramati:



This artist's rendering released by NASA's Jet Propulsion Laboratory on Tuesday Oct. 6, 2009 shows the biggest but never-before-seen ring around Saturn, spotted by NASA's Spitzer Space Telescope. The inset shows an enlarged image of Saturn, as seen by the W.M. Keck Observatory at Mauna Kea, Hawaii, in infrared light. The bulk of the ring material starts about six million kilometers (3.7 million miles) away from the planet and extends outward roughly another 12 million kilometers (7.4 million miles). The newly found ring is so huge it would take 1 billion Earths to fill it, JPL said.
(AP Photo/Artist's Rendering courtesy NASA's Jet Propulsion Laboratory)

loser1942

itu bahannya apaan ya?
keren banget.....
spitzer kan teleskop infra red, berarti tuh cincin menghasilkan sinar infra merah yang tinggi donk ya?

Ammar18

Karena Saturnus besar,Saturnus harus dilindungi dengan cincinnya.Jadi Atmosfer Saturnus itu beraturan,atmosfer Saturnus itu yang sangat tinggi mungkin 11.000 km.Itu harus dilindungi dengan cincinnya mungkin

Monox D. I-Fly

Kutip dari: loser1942 pada Oktober 09, 2009, 07:23:17 PM
itu bahannya apaan ya?
keren banget.....
Kalo' nggak salah dulu di sini Pi-One atau siapa aku lupa, pernah bilang kalau cincin Saturnus bahannya dari es. Maaf kalau salah.
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Pi-One

Kutip dari: Monox D. I-Fly pada Mei 05, 2014, 12:22:20 PM
Kalo' nggak salah dulu di sini Pi-One atau siapa aku lupa, pernah bilang kalau cincin Saturnus bahannya dari es. Maaf kalau salah.
Ya, cincin Saturnus terdiri dari partikel-partikel yang mayoritas terdiri dari es.

Monox D. I-Fly

Kutip dari: Pi-One pada Mei 05, 2014, 09:27:18 PM
Ya, cincin Saturnus terdiri dari partikel-partikel yang mayoritas terdiri dari es.
Adikku pernah tanya: Cincin Saturnus bisa dipakai buat mendarat nggak?
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Pi-One

Kutip dari: Monox D. I-Fly pada Mei 06, 2014, 10:14:39 AM
Adikku pernah tanya: Cincin Saturnus bisa dipakai buat mendarat nggak?
Gak bisalah.
Cincin saturnus bukan cakram padat utuh, melainkan kumpulan partikel es yang mengorbit Saturnus dalam bentuk mirip cakram

Monox D. I-Fly

Kutip dari: Pi-One pada Mei 08, 2014, 09:32:46 PM
Gak bisalah.
Cincin saturnus bukan cakram padat utuh, melainkan kumpulan partikel es yang mengorbit Saturnus dalam bentuk mirip cakram

Macem sabuk asteroid gitu? Dimana ukurannya bisa beragam mulai dari partikel debu sampai bongkahan sebesar Alaska? Tapi bahannya es?
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Pi-One

Kutip dari: Monox D. I-Fly pada Desember 06, 2014, 10:51:27 AM
Macem sabuk asteroid gitu? Dimana ukurannya bisa beragam mulai dari partikel debu sampai bongkahan sebesar Alaska? Tapi bahannya es?
Kasarnya begitu.
Bahannya gak cuma es, kalau gak salah juga debu.
Bisa dibilang sekilas mirip sabuk asteroid es.

Monox D. I-Fly

Kutip dari: Pi-One pada Mei 08, 2014, 09:32:46 PM
Gak bisalah.
Cincin saturnus bukan cakram padat utuh, melainkan kumpulan partikel es yang mengorbit Saturnus dalam bentuk mirip cakram

Eh, tapi tadi aku waktu ngerjain ensiklopedi perjalanan keluar angkasa, pas perjalanannya Pioneer 11 atau Voyager gitu katanya bongkahan es Saturnus ada yang ukurannya bisa sampe' 5 meter? Segitu masa' nggak bisa disinggahi manusia?
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Sandy_dkk

Kutip dari: Monox D. I-Fly pada Desember 08, 2014, 06:47:18 PM
Eh, tapi tadi aku waktu ngerjain ensiklopedi perjalanan keluar angkasa, pas perjalanannya Pioneer 11 atau Voyager gitu katanya bongkahan es Saturnus ada yang ukurannya bisa sampe' 5 meter? Segitu masa' nggak bisa disinggahi manusia?

bagaimana dengan gravitasinya? apakah cukup untuk "mendaratkan" manusia?

nʇǝʌ∀

bisa saja disinggahi manusia. sekarang sudah ada wahana milik ESA yang bisa mendarat di komet. teorinya adalah menempelkan wahana ke permukaan es, kalau memang ukuran esnya cukup besar untuk wahana itu mendarat di sana. cuma sekarang masalahnya, kalau ada manusia melompat turun ke sana, bagaimana dengan harapan hidupnya..

                |'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''|
       __/""|"|--------nʇǝʌ∀ inc.------|
> (|__|_|!!|__________________|
      (o)!""""""(o)(o)!"""""""""""(o)(o)!

Pi-One

Dengan ukuran hanya 5 m, alih-alih disebut mendarat, lebih cocok disebut nemplok :D
Wahana mungkin bisa saja menempel di benda seukurna itu (kalau gak pecah), tapi manuia gak bisa berharap pada gravitasi obyek dengan massa sekecil itu