Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 26, 2022, 09:40:55 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 78
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 52
Total: 52

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Dark matter?

Dimulai oleh Farabi, Agustus 23, 2011, 03:22:21 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Farabi

Menurut saya tidak ada dark matter. Luar angkasa gelap karena luar angkasa terlampau besar. Bahkan untuk cahaya untuk mencapainya. Cahaya kehabisan tenaga di tengah perjalanan menuju ke ujung semesta, dan dia tidak pernah kembali, itu sebabnya luar angkasa terlihat gelap.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Pi-One

Dark matter bukan sesuatu yang membuat luar angkasa jadi gelap.
Dark matter adalah sesuatu yang secara teoritis ada di alam semesta.

semut-ireng

masih gelap, sih ............

Farabi

Dark matter itu gravitasi ya? seperti black hole? Salah nih haha.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Pi-One


Jim Heart

haha ... benar kata @Pi-One ...
salah mengerti @Farabi nya ni ...
:D :D :D

Ammar18

In astronomy and cosmology, dark matter is a currently-undetermined type of matter hypothesized to account for a large part of the mass of the universe, but which neither emits nor scatters light or other electromagnetic radiation, and so cannot be directly seen with telescopes.[1] Dark matter is estimated to constitute 83% of the matter in the universe and 23% of the mass-energy.[2]

Dark matter came to the attention of astrophysicists in recent decades due to discrepancies between the mass of large astronomical objects determined from their gravitational effects, and mass calculated from the "luminous matter" they contain; such as stars, gas and dust. It was first postulated by Jan Oort in 1932 to account for the orbital velocities of stars in the Milky Way and Fritz Zwicky in 1933 to account for evidence of "missing mass" in the orbital velocities of galaxies in clusters. Subsequently, other observations have indicated the presence of dark matter in the universe, including the rotational speeds of galaxies, gravitational lensing of background objects by galaxy clusters such as the Bullet Cluster, and the temperature distribution of hot gas in galaxies and clusters of galaxies. According to consensus among cosmologists, dark matter is believed to be composed primarily of a new, not yet characterized, type of subatomic particle.[3][4] The search for this particle, by a variety of means, is one of the major efforts in particle physics today.[5] Though the existence of dark matter is generally accepted by the mainstream scientific community, some alternative theories have been proposed to explain the anomalies that dark matter is intended to account for, without hypothesizing dark matter.

Monox D. I-Fly

Kutip dari: Pi-One pada Agustus 24, 2011, 10:38:59 PM
Langsung ke spesialisnya aja
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Di situ ditulis kalau dark matter itu:
KutipName given to the amount of mass whose existence is deduced from the analysis of galaxy rotation curves but which until now, has escaped all detections. There are many theories on what dark matter could be. Not one, at the moment is convincing enough and the question is still a mystery.

Jadi inget dulu sempat diskusi di forum Elements: The Game soal elemen yang aneh-aneh di situ (Selain elemen-elemen "normal": Fire, Water, Air, Earth, Light, & Darkness; di game itu juga ada elemen-elemen yang agak "nggak nyambung": Life (lebih ke Nature), Death (lebih ke Poison), Gravity, Time, Aether, & Entropy). Terus ada yang bilang kalau "Darkness" itu bahkan juga bukan elemen. Dia bilang:
KutipDarkness is just the absence of light.
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Pi-One

Darkness is just the absence of light.
Ini adalah argumen yang ngawur.

Gelap hanya istilah relatif untuk kondisi dimana pencahayaan relatif minim.

jadi ingat versi tanggapan dari kisah profesor dan mahasiswa (yang mana kisahnya dipenuhi logika error dari si mahasiswa, termasuk argumen si mahasiswa soal gelap sebgai ketiadaan terang, atau dingin sebagai ketiadaan panas)

superstring39

Dark matter adalah objek langit yang tidak memancarkan radiasi. Jadi tidak terdeteksi secara langsung. Keberadaannya diprediksi dengan mengamati objek disekitarnya.

Monox D. I-Fly

Kutip dari: superstring39 pada Juli 03, 2014, 10:07:37 AM
Keberadaannya diprediksi dengan mengamati objek disekitarnya.

Contoh? Dengan melihat apakah ada benda langit yang mengorbitnya atau tertarik oleh gravitasinya?
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Blaise

Saya setuju dengan Farabi, saya lupa tahun berapa. Ilmuwan William Herschel yang pertam kali menduga ada "dark matter", ketika ia bercerita pada anaknya (saya lupa juga namanya, nanti anaknya in yang meneruskan hipotesis bapaknya).

Sumber : COSMOS A Space Time Odessey

Blaise

"Keberadaannya diprediksi dengan mengamati objek disekitarnya."

kalimat itu yang kurang lebih  maksud dari dark matter yg diomongin herschel

maaf klo agak ngaco, newbie guy

zoldik

dark matter berbeda dengan dark energi

baynak penjelasan tentang dark matter tapi keliatannya yg singkat dan enak dilihat yg ini, coba tonton deh

https://www.youtube.com/watch?v=Af0_vWDfJwQ

intinya para saintis mengetahui keberadaan dark matter dengan mengakumulasi jumlah massa dalam galaksi berbanding dengan grafitasinya, ketika diketahui gaya grafitasi yg membuat galaksi tetap menyatu lebih besar dari grafitasi yg dibuat oleh i jumlah massa bintang2 yg berkumpul dlam galaksi, para saintis membuat sesosok massa yg tidak terlihat u mengimbanginya. muncullah teori dark matter

ytridyrevsielixetuls

pernah dibahas di thread ini :

http://www.forumsains.com/astronomi-dan-kosmologi/pemuaian-alam-semesta-akhir-dunia

dark matter itu bisa dianggap sebagai energi tak terlihat yang menyebabkan alam semesta tetap stabil meskipun memumai dan makin cepat.
sedangkan yang menyebabkan alam semesta memuai dan makin cepat adalah dark energi.

analoginya adalah dark energi itu adalah pedal gas sedangkan dark matter adalah remnya.

tapi itu semua adalah teori. sebutan dark itu muncul dikarenakan para ilmuwan tidak tahu darimana energi yang mempercepat dan menahan percepatan pemuaian alam semesta. semua sumber energi yang mereka deteksi dan hitung tidak cukup untuk melakukan itu. jadi muncullah istilah dark energi dan dark matter. kekuatan kegelapan itu. hehe
[move]
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|