Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Januari 31, 2023, 05:50:50 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,944
  • Latest: Shawnxdy
Stats
  • Total Tulisan: 139,652
  • Total Topik: 10,407
  • Online today: 38
  • Online ever: 1,582
  • (Desember 22, 2022, 06:39:12 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 24
Total: 24

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

jagat raya berkembang?

Dimulai oleh alf, Agustus 16, 2009, 05:48:31 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

alf

q pernah denger katanya jagat raya terus berkembang. beneran nih???? kalau iya, apa dasar hal itu???

HyawehHoshikawa

hmm...
kenapa berkembang yah???
mungkin karena gravitasi bintang terus berkurang karena energinya kepake untuk reaksi nuklir.
yang pasti itu adalah fakta, terbukti dari terjadinya red-shift frequency ke arah manapun dan dari arah manapun kita melihat.
Rationality alone isn't enough, the world is Complex.

The Houw Liong

Dasarnya ialah teori relativitas umum yang menyatakan bahwa ruang waktu dimulai dari bintik kecil yang mengembang (Big Bang) dan secara observasinya dapat dilakukan dengan mengamati pergeseran merah (red shift) yang menyatakan bahwa galaksi saling menjauhi dan kecepatannya berbanding lurus dengan jaraknya (pengamatan Hubble).
HouwLiong

Pi-One

Entah mengapa, ada yang keliru menyangka pengembangan ini sama dengan ledakan atau penciptaan. Padahal bukannya materi dihamburkan ke mana-mana, tapi ruang-waktu yang mengembang...

Karno Giyantono

Kutip dari: Pi-One pada Agustus 17, 2009, 06:29:38 PM
Entah mengapa, ada yang keliru menyangka pengembangan ini sama dengan ledakan atau penciptaan. Padahal bukannya materi dihamburkan ke mana-mana, tapi ruang-waktu yang mengembang...

coba jelaskan
"Orang Pintar adalah Orang yang Berusaha Membangun Rumah atau Kehidupan yang Bagus di dunia dan Istana Di Surga"

[move]caranya Belajar dan Bekerja serta Beramal dan Beribadah

Pi-One

#5
Kutip dari: Karno Giyantono pada Agustus 17, 2009, 09:36:01 PMcoba jelaskan
Yang dosen itu aku atau anda? Ini bukan materi yang sedemikian langka, tinggal googling sedikit atau kunjungi situs-situs ilmiah, anda akan dapat info apa itu big bang. Dan jika situsnya benar ilmiah, mereka takkan bicara bahwa big bang itu 'penciptaan'...

HyawehHoshikawa

#6
di wikipedia indonesia aja ada itu yang dikatakan ama pi-one.
yang dosen tu gw, kalian berdua kan professor... ;D
Rationality alone isn't enough, the world is Complex.

loser1942

#7
Kutip dari: HyawehHoshikawa pada Agustus 18, 2009, 03:05:28 PM
di wikipedia indonesia aja ada itu yang dikatakan ama pi-one.
yang dosen tu gw, kalian berdua kan professor... ;D

wkwkwk...... ;D

bukan penciptaan?
jadi maksud lo sebelum mengembang udah terbentuk dan semua materi itu kecil-kecil lalu bertambah besar?
red shift apaan tuh?
kalo emg ruang dan waktu ini mengembang, berarti alam semesta ada batasnya donk?

HyawehHoshikawa

red shift tu perubahan panjang gelombang yang dipancarkan dari suatu bintang(kalo' ga salah) yang makin lama makin lemah frekuensinya karena semakin menjauh (karena hukum doppler)

Kutipkalo emg ruang dan waktu ini mengembang, berarti alam semesta ada batasnya donk?
lah emang ada kan hanya saja (secara teoritis) dikatakan bahwa alam semesta ini berdimensi 4, artinya kemanapun kita pergi (karena kita pergi hanya dalam 3d) maka kita ga' akan nemuin batasnya...
Sama kayak kalo' kita jalan di permukaan bumi....(bumi ini 3d, tapi kita jalannya dalam 2d) maka kita ga bakal nemu tepinya...
Rationality alone isn't enough, the world is Complex.

Karno Giyantono

anggap aja gini, bigbang itu hampir mendukung bahwa alam ini diciptakan dari ketiadaan...

mungkin kah di dalam atom itu bisa ada kehidupan atau partikel yg lebih kecil lagi?

mungkin kah sekarang ini kita berada di suatu zat atau bagian yg lebih besar lagi?
"Orang Pintar adalah Orang yang Berusaha Membangun Rumah atau Kehidupan yang Bagus di dunia dan Istana Di Surga"

[move]caranya Belajar dan Bekerja serta Beramal dan Beribadah

jauharryfaddly

//saya pernah baca analogi mudahnya seperti ini
"tiuplah sebuah balon denga ukuran kecil lalu beri tanda dengan sepidol
selanjutnya tiuplah balon tersebut

apa yg terjadi ?????

semua titik yg kita buat tadi saling menjauh ........

"dan kesimpulannya jagat raya berkembang"

loser1942

wew....
Keren....
berdimensi 4?
Emg dimensi ada berapa??
Apa yang membedakan dimensi 1, 2, 3, dan 4??

HyawehHoshikawa

dimensi ruang ada berapa tuh kurang tahu juga....
dulu kayaknya pernah denger ada yang bilang 10, 11, 26 etc...
hmmm..
abis maenan visualizer diwinamp, jadi dapet ide gimana kalo' nggambar dimensi yang >3 itu pake' warna aja?
3dimensi pertama yang ruang kan udah jelas terus dimensi ke-4nya mungkin bisa pake' warna gitu?
Rationality alone isn't enough, the world is Complex.

Pi-One

Kutip dari: Karno Giyantono pada Agustus 19, 2009, 09:35:31 AM
anggap aja gini, bigbang itu hampir mendukung bahwa alam ini diciptakan dari ketiadaan...
Mendukung di mananya? Ada perbedaan mendasar antara pengembangan dan penciptaan. Dan sekali lagi, kita tidak pernah melacak ketiadaan.

KutipIf you go in for argument, take care of your temper. Your logic, if you have any, will take care of itself.
    Joseph Farrell

udang

Kutip dari: jauharryfaddly pada Agustus 19, 2009, 11:19:38 AM
//saya pernah baca analogi mudahnya seperti ini
"tiuplah sebuah balon denga ukuran kecil lalu beri tanda dengan sepidol
selanjutnya tiuplah balon tersebut

apa yg terjadi ?????

semua titik yg kita buat tadi saling menjauh ........

"dan kesimpulannya jagat raya berkembang"
ga bisa kalo di ibaratkan dengan balon..karena balon itu ruangnya terbatas dan mempunyai bentuk, sedangkan alam semesta ruangnya tak terbatas dan tak berbentuk

Kutip dari: HyawehHoshikawa pada Agustus 18, 2009, 05:50:26 PM
lah emang ada kan hanya saja (secara teoritis) dikatakan bahwa alam semesta ini berdimensi 4, artinya kemanapun kita pergi (karena kita pergi hanya dalam 3d) maka kita ga' akan nemuin batasnya...
Sama kayak kalo' kita jalan di permukaan bumi....(bumi ini 3d, tapi kita jalannya dalam 2d) maka kita ga bakal nemu tepinya...
kalo alam semesta punya batas maka bintang dan galaksi yg ada di tepi akan merasakan gaya tarik gravitasi dari satu sisi saja, yaitu kearah pusat alam semesta sehingga lama kelamaan benda2 langit akan berkumpul di satu titik...
dan kalo dikatakan alam semesta punya batas, hal itu ga sesuai dengan fakta bahwa galaksi2 disekitar kita bergerak menjauhi galaksi kita dengan kelajuan yg sebanding dengan jaraknya dari bumi...bisa diliat kok dengan teleskop
pengennya gua liat pake teleskop hubble tapi ga ada duit buat ongkos ;D ;D




Take a deep breath, lay down, and gaze upon the sky...