Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Juli 28, 2021, 04:29:28 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139657
  • Total Topik: 10399
  • Online Today: 75
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 45
Total: 45

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Kiamat Menurut Alam Semesta .  (Dibaca 226577 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Venuz

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 4
  • IQ: 4
Kiamat Menurut Alam Semesta .
« pada: April 12, 2011, 09:53:19 AM »
Kiamat Menurut Ilmu Alam Semesta :

Bahwa bumi akan hancur berkeping-keping seperti kapas berterbangan. Beberapa penelitian ilmuwan membuktikan bahwa kiamat adalah kepastian. Hanya kapan itu terjadi adalah rahasia Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun, mari kita lihat pandangan dan perhitungan para ilmuwan. Jika kita rajin mendengar keterangan-keterangan dari web NASA, mereka pernah mengatakan bahwa sudah banyak planet yang berbalik arah putar. Jika pada planet bumi kita ini matahari masih terbit dari arah timur, maka dalam beberapa tahun ini terdapat beberapa fenomena baru yang menurut mereka planet lain sudah mulai berbalik arah dan matahari terbit dari arah barat. Dari sisi ilmiah, inilah pertanda akhir jaman mendekati kiamat.
Pertama :
Mengenai planet X (nibiru). Adalah menurut para ilmuwan, dari sekian banyak planet yang berbalik arah putar. Mereka menemukan adanya planet dari galaksi lain yang bergerak memasuki orbit dalam tata surya kita. Planet ini kemudian diberi nama planet X (Nibiru). Planet X Planet Nibiru adalah bintang lain yang tertarik gravitasi matahari lalu masuk ke tatasurya kita. Parahnya dia berevolusi berlawanan dengan revolusi bumi dan planet lain di tatasurya kita. Jalurnya pas di jalur bumi. Sehingga pada suatu masa bumi akan ditabrak oleh benda yang besarnya 100 kali lipat dengan sama-sama kecepatan superdahsyat. Bisa dibayangkan seperti apa kemungkinannya. Pasti hancur berkeping-keping.Ilmuwan menyebut 50 tahun lagi planet x ini akan memasuki orbit tata surya kita sejak ditemukan tahun 2003. Berarti kiamat boleh terjadi pada tahun 2053 ?Allah-lah Yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa.
Yang kedua :
Awan Smith. Awan Smith, diambil dari nama Gail Smith, seorang astronom AS yang mendeteksinya pertama kali pada tahun 1963 saat meneliti di Universitas Leiden, Belanda. Awan Smith Awan Smith adalah Gumpalan awan raksasa yang mengandung gas hidrogen dalam volume sangat besar tengah melesat mendekati piringan Galaksi Bima Sakti,tempat tata surya kita berada. Jika dilihat dari Bumi, lebar gumpalan awan tersebut sebanding dengan 30 kali lebar Bulan. Awan Smith membawa energi sangat besar berupa gas hidrogen yang cukup untuk membentuk jutaan bintang seukuran Matahari. Awan Smith merupakan gumpalan gas yang berukuran panjang mencapai 11.000 tahun cahaya dan lebar 2.500 tahun cahaya Objek tersebut saat ini berada 40.000 tahun cahaya dari Bumi dan 8.000 tahun cahaya dari piringan Bimasakti. Objek yang pantas disebut kabut monster di ruang kosmos ini bergerak dengan kecepatan 240 kilometer perdetik dan diperkirakan menabrak piringan galaksi Bimasakti dengan kemiringan 45 derajat Tabrakan dahsyat yang diperkirakan terjadi antara 20-40 juta tahun lagi akan menghasilkan kembang api spektakuler di langit.
Ketiga :
Tabrakan galaksi Andromeda. Galaksi Andromeda. Galaksi paling dekat dengan galaksi kita adalah Andromeda. Saat ini galaksi andromeda melayangmendekati bimasakti dengan kecepatan 300.000 mil per jam, 100 kali lebih cepat daripada peluru yang melesat dengan kecepatan tinggi. Ketika bertabrakan, Andromeda akan mengubah galaksi bimasakti kita selamanya. Perkiraannya; Galaksi Bima Sakti akan bertabrakan dengan Galaksi Andromeda yang berjarak 2,5 juta tahun cahaya dari bumi. Cemas? Jangan dulu, karena terjadinya masih empat miliar tahun lagi.

Source : apakabardunia.com

Offline [email protected]

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 40
  • IQ: 0
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #1 pada: April 15, 2011, 06:09:42 AM »
Kejadian kiamat bukan saja meliputi satu tatasurya atau galaksi maupun kluster, tetapi kehancuran seluruh alam semesta dg bersamaan. Misalkan saja kegagalan gravitasi atau daya kembang alam semesta akan mengakibatkan kekacauan orbit bendalangit. Dan apa yg akan terjadi bila kegagalan pd empat gaya fundamental secara bersamaan.?.... "dan pd saat itu langit digulung"

Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #2 pada: April 15, 2011, 01:57:08 PM »
1. Tidak ada gejala/fenomena planet berubah arah rotasinya dalam beberapa tahun belakangan!
2. Sejauh ini, planet Nibiru atau planet X masih sebatas mitos!

Offline Scorpion

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 125
  • IQ: 1
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #3 pada: Mei 01, 2011, 10:49:10 AM »
alam semesta diciptakan jauh sebelum manusia diciptakan, kemungkinan alam semesta akan hancur seluruhnya ketika manusia telah lama musnah

Offline pari

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #4 pada: Mei 08, 2011, 10:53:47 AM »
Kiamat adalah kehancuran... manusia yang memiliki ilmu akan mampu mengatasinya, apalagi kiamat itu masih lama datangnya, manusia akan mampu membuat solusi

Offline visialton

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 6
  • IQ: 2
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #5 pada: Mei 18, 2011, 05:15:59 AM »
kiamat merupakan waktu yg terakhir, menurut saya kejadian aneh itu bukanlah tandanya kiamat akan tetapi itu merupakan penyesuaian benda-benda langit terhadap perubahan dalam sistem tata surya yang belum kita ketahui :)

Offline ?

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 739
  • IQ: 16
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #6 pada: Juni 30, 2011, 09:17:26 AM »
 bagaimana dengan penemuan yang mengatakan alam semesta itu masih mengembang?

Offline rawWARus

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 639
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #7 pada: Juni 30, 2011, 10:12:37 AM »
Jika alam ini sudah jenuh dengan pengembangannya...hehehe
dan jika sudah tiba saatnya...
SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

Offline Jim Heart

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 114
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #8 pada: Oktober 03, 2011, 03:35:31 AM »
maksud judul dari thread ini akhir dari alam semesta atau akhir dari bumi sih ?
haha ...  ;D

Offline The Houw Liong

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.585
  • IQ: 59
  • Gender: Pria
    • Sains, Filsafat dan Teknologi
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #9 pada: Oktober 04, 2011, 09:39:01 PM »
Kiamat menurut alam semesta terjadi ketika alam semesta mencapai entropi maksimum. Ketika itu semua kehidupan akan berakhir.

The heat death of the universe is a suggested ultimate fate of the universe, in which the universe has diminished to a state of no thermodynamic free energy and therefore can no longer sustain motion or life. Heat death does not imply any particular absolute temperature; it only requires that temperature differences or other process may no longer be exploited to perform work. In the language of physics, the universe has reached maximum entropy. The hypothesis of heat death stems from the 1850's ideas of William Thomson, 1st Baron Kelvin, who extrapolated the views of the theory of heat as mechanical energy loss in nature as embodied in the first two laws of thermodynamics to processes in the universe.

http://en.wikipedia.org/wiki/Heat_death_of_the_universe
« Edit Terakhir: Oktober 04, 2011, 09:42:55 PM oleh The Houw Liong »
HouwLiong

Offline Anton_Soepriyanto

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 249
  • IQ: 23
  • Gender: Pria
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #10 pada: Oktober 04, 2011, 11:53:19 PM »
Pak Houw Liong, mungkin tidak seandainya kiamat itu bukan kehancuran skala makroskopik, tapi dalam tingkat atomik, misalnya proton menjadi tidak stabil dan terpecah menjadi elemen2 penyusunya?
No One Is Perfect. I'm a no one. It makes me perfect

Offline The Houw Liong

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.585
  • IQ: 59
  • Gender: Pria
    • Sains, Filsafat dan Teknologi
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #11 pada: Oktober 05, 2011, 02:04:32 AM »
Pak Houw Liong, mungkin tidak seandainya kiamat itu bukan kehancuran skala makroskopik, tapi dalam tingkat atomik, misalnya proton menjadi tidak stabil dan terpecah menjadi elemen2 penyusunya?
Proton terpecah bisa terjadi dalam black hole. Namun kriteria kiamat cukup jika entropi maksimum, karena pada saat itu tidak ada lagi pengamat inteligen yang bisa mengamati alam semesta.

Kiamat untuk umat manusia (misalnya karena perang nuklir), bukan kiamat alam semesta, karena mungkin ada mahluk inteligen lain (alien) dalam alam semesta ini.
« Edit Terakhir: Oktober 05, 2011, 02:16:26 AM oleh The Houw Liong »

Offline Anton_Soepriyanto

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 249
  • IQ: 23
  • Gender: Pria
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #12 pada: Oktober 05, 2011, 10:01:12 PM »
Entropi maksimum itu berarti cuma energi yg terdistribusi merata, atau juga bersama materi? Misalkan energi sudah seragam, tapi kemudian msh ada sedikit 'gumpalan' materi, yg karena grav jd makin besar dan membentuk lubanghitam. Dan karena lub.htm ini memancarkan radiasi, brt bsa dibilang energi tdk lagi seragam? Maaf pak msh bingung. Maklum org awam

Offline The Houw Liong

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.585
  • IQ: 59
  • Gender: Pria
    • Sains, Filsafat dan Teknologi
Re: Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #13 pada: Oktober 06, 2011, 01:16:36 AM »
Entropi maksimum itu berarti cuma energi yg terdistribusi merata, atau juga bersama materi? Misalkan energi sudah seragam, tapi kemudian msh ada sedikit 'gumpalan' materi, yg karena grav jd makin besar dan membentuk lubanghitam. Dan karena lub.htm ini memancarkan radiasi, brt bsa dibilang energi tdk lagi seragam? Maaf pak msh bingung. Maklum org awam
Pada entropi maksimum maka kerapatan energi (termasuk materi) relatif hampir merata, kecuali di titik singuraritas (black holes).

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Kiamat Menurut Alam Semesta .
« Jawab #14 pada: Juni 04, 2016, 04:55:42 AM »
1. Tidak ada gejala/fenomena planet berubah arah rotasinya dalam beberapa tahun belakangan!
Dalam beberapa tahun belakangan? Berarti di tahun-tahun sebelumnya memang ada?
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
27 Jawaban
22432 Dilihat
Tulisan terakhir Februari 05, 2011, 12:17:38 PM
oleh reborn
4 Jawaban
7278 Dilihat
Tulisan terakhir November 19, 2010, 11:01:59 AM
oleh Articvotra
4 Jawaban
187284 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 13, 2021, 07:07:13 AM
oleh sorosoro
81 Jawaban
36770 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 18, 2011, 08:28:30 PM
oleh topazo
1 Jawaban
73941 Dilihat
Tulisan terakhir September 14, 2017, 09:47:25 PM
oleh The Houw Liong