Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Desember 02, 2021, 10:11:18 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 30
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 25
Total: 25

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Outside of the space  (Dibaca 31247 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re: Outside of the space
« Jawab #60 pada: Juli 02, 2010, 02:11:35 AM »
Ngomong kok gak jelas gitu. Kalo ada batas, ada donk yang di luar batas :p. Gimana sih cara berfikir ente?.
Hahaha.... Ini karena pada dasarnya ruang-waktu itu bukan sesuatu yang mudah dijabarkan hanya dengan kata-kata. Mungkin saja ada sesuatu di luar batas, tapi apa? Kita tidak tahu apa-apa soal itu, maka bagaimana mau menjawabnya? mengatakan ada 'ruang' di luar semesta adalah hal naif. mengatakan hanya ada 'ketiadaan' di luar alam semesta juga naif.

Coba baca konsep ruang-waktu Einstein atau Hawkings, dan jika anda paham, silakan jabarkan dalam kata-kata anda sendiri secara sederhana. Misal konsep gravitasi yang disebabkan oleh 'lengkungan ruang-waktu' akibat massa.

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
Re: Outside of the space
« Jawab #61 pada: Juli 02, 2010, 05:55:30 AM »
Ngomong kok gak jelas gitu. Kalo ada batas, ada donk yang di luar batas :p. Gimana sih cara berfikir ente?.
Hahaha.... Ini karena pada dasarnya ruang-waktu itu bukan sesuatu yang mudah dijabarkan hanya dengan kata-kata. Mungkin saja ada sesuatu di luar batas, tapi apa? Kita tidak tahu apa-apa soal itu, maka bagaimana mau menjawabnya? mengatakan ada 'ruang' di luar semesta adalah hal naif. mengatakan hanya ada 'ketiadaan' di luar alam semesta juga naif.

Coba baca konsep ruang-waktu Einstein atau Hawkings, dan jika anda paham, silakan jabarkan dalam kata-kata anda sendiri secara sederhana. Misal konsep gravitasi yang disebabkan oleh 'lengkungan ruang-waktu' akibat massa.

Hahahahaha....lucu Anda ini, giliran roh pengen dijelasin dengan kata-kata, giliran iptek yg susag ogah hahahahaha. Phi-phi mirip banget ma ponakan ane, jago ngeles kayak bajay :D.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.809
  • IQ: 11
Re: Outside of the space
« Jawab #62 pada: Juli 02, 2010, 07:47:52 PM »
oh,  bajay itu jago ngeles ya  ?  kayak the group ngeles aja,  kena sodokan de harven langsung pada blingsatan semua   ,,,,,,,,,,,,,,,

ngeles rame-rame ...........

rame-rame pada ngeles ................

hayo .....hayo ......monggo .......monggo .............
« Edit Terakhir: Juli 02, 2010, 08:08:46 PM oleh semut-ireng »

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
Re: Outside of the space
« Jawab #63 pada: Juli 02, 2010, 08:08:47 PM »
oh,  bajay itu jago ngeles ya  ?  kayak the group ngeles aja ,,,,,,,,,,,,,,,

ngeles rame-rame ...........

rame-rame pada ngeles ................

hayo .....hayo ......monggo .......monggo .............

Bandar bajay kali dia :D

Offline Siau.lung

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 43
  • IQ: -1
Re: Outside of the space
« Jawab #64 pada: Juli 03, 2010, 01:28:50 AM »
Sebenarnya memahami/menjabarkan apakah "ada sesuatu diluar" Ruang waktu dengan pengetahuan kita saat ini rasanya tidak bisa. tapi saya berusaha untuk menjelaskan dengan analogi.
saya mengajak untuk menkondisikan diri menjadi manusia 2000 tahun yang lalu. Dimana manusia jaman tersebut TIDAK TAHU ada apa diatas langit (berapa ketebalan atmosfir/langit, jaak bumi ke bulan , jarak bumi matahari dsb).

Jika sebagai manusia jaman 2000 thn tersbut mengatakan bahwa jika kita bergerak keatas terus melalui beberapa km "langit/awan" maka yang kita dapati kehampaan. maka hal ini akan mengalami penolakan yang besar karena manusia jaman tersebut tidak punya alat untuk mengetahui kebenaran klaim tersebut. manusia jaman itu hanya tahu sebatas bumi saja.

Sama halnya dengan apa yang kita ketahui saat ini, bahwa kita hanya memahami alam semesta mulai dari waktu sebelum plank time, dan kita tidak tahu sama sekali ada apa sebelum waktu plank tersebut. sama halnya juga dengan ruang waktu yang kita huni sekarang, kita tidak tahu/belum bisa menembus ruang waktu seperti kita belum bisa menembus langit pada saat 2000 tahun lalu.

So berdebat masalah itu adalah useless, ngotot mengatakan bahwa ada "Sesuatu" sebelum big bang sama konyolnya mengatakan "tidak ada sesuatu" sebelum big bang. Dan sama konyolnya memasukkan penjelasan "Tuhan" didalam penjelasan fisika sekonyol orang dulu mengatakan petir di buat oleh Zeus karena ketidaktahuannya.


Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re: Outside of the space
« Jawab #65 pada: Juli 03, 2010, 03:15:18 AM »
Hahahahaha....lucu Anda ini, giliran roh pengen dijelasin dengan kata-kata, giliran iptek yg susag ogah hahahahaha. Phi-phi mirip banget ma ponakan ane, jago ngeles kayak bajay :D.
Bla bla bla...

Aku bilang konsep ruang waktu gak mudah dijabarkan, karena kita sudah terbiasa dengna konsep ruang 3D. Misal aku bilang menggambarkan gravitasi sebagai lengkungan pada ruang-waktu, apa anda bisa tangkap?

Mau samakn dengna konsep roh? Anda mengajukan itu sebagia penyebab kehidupan (dan itu amsuk ranah sains), tapi anda mengharapkan diterima secara iman semata?

Bla bla bla...

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
Re: Outside of the space
« Jawab #66 pada: Juli 03, 2010, 01:58:53 PM »
Hahahahaha....lucu Anda ini, giliran roh pengen dijelasin dengan kata-kata, giliran iptek yg susag ogah hahahahaha. Phi-phi mirip banget ma ponakan ane, jago ngeles kayak bajay :D.
Bla bla bla...

Aku bilang konsep ruang waktu gak mudah dijabarkan, karena kita sudah terbiasa dengna konsep ruang 3D. Misal aku bilang menggambarkan gravitasi sebagai lengkungan pada ruang-waktu, apa anda bisa tangkap?

Mau samakn dengna konsep roh? Anda mengajukan itu sebagia penyebab kehidupan (dan itu amsuk ranah sains), tapi anda mengharapkan diterima secara iman semata?

Bla bla bla...

Lha gimana ente? kalau saya terima roh cuma secara iman, saya tidak akan bilang bahwa Roh itu program atau sofware yang dimasukkan ke hardware manusia. Gak fokus perhatiannya ente pada konten diskusi. Kenapa, karena ente memaksakan pengetahuan.

Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re: Outside of the space
« Jawab #67 pada: Juli 04, 2010, 12:20:13 AM »
Lha gimana ente? kalau saya terima roh cuma secara iman, saya tidak akan bilang bahwa Roh itu program atau sofware yang dimasukkan ke hardware manusia. Gak fokus perhatiannya ente pada konten diskusi. Kenapa, karena ente memaksakan pengetahuan.
Hahaha...Lucu. Anda bilang bukan sekedar iman, tapi anda bilang itu rahasia Tuhan. Dan anda tidak secuilpun memberi penjelasan ilmiah soal roh. malah anda menimbulkan kesan amuba atau prokaryot memiliki roh.

Balik ke topik,sekali lagi, apa anda sudah bisa paham konsep dimana gravitasi adalah satu 'kerutan' yang ditimbulkan massa pada ruang waktu?

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
Re: Outside of the space
« Jawab #68 pada: Juli 04, 2010, 12:46:06 AM »
Lha gimana ente? kalau saya terima roh cuma secara iman, saya tidak akan bilang bahwa Roh itu program atau sofware yang dimasukkan ke hardware manusia. Gak fokus perhatiannya ente pada konten diskusi. Kenapa, karena ente memaksakan pengetahuan.
Hahaha...Lucu. Anda bilang bukan sekedar iman, tapi anda bilang itu rahasia Tuhan. Dan anda tidak secuilpun memberi penjelasan ilmiah soal roh. malah anda menimbulkan kesan amuba atau prokaryot memiliki roh.

Balik ke topik,sekali lagi, apa anda sudah bisa paham konsep dimana gravitasi adalah satu 'kerutan' yang ditimbulkan massa pada ruang waktu?


Lha tanya ma yang berpendapat itu donk atau yang membenarkannya. Wong saya menolak pendapat itu :p.

Offline Siau.lung

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 43
  • IQ: -1
Re: Outside of the space
« Jawab #69 pada: Juli 04, 2010, 01:04:29 AM »
@ Mat Dillom:
Jika anda mengatakan roh bisa diterima tidak secara iman, kira2 bagaimana kita bisa membuktikannya ?

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
Re: Outside of the space
« Jawab #70 pada: Juli 04, 2010, 01:06:11 AM »
@ Mat Dillom:
Jika anda mengatakan roh bisa diterima tidak secara iman, kira2 bagaimana kita bisa membuktikannya ?


Rusakkan saja 'singgasana' (tempatnya) roh, Anda pasti kehilangan roh itu dan mati. Singgasana roh Anda adalah di otak Anda.

Ingat, kalau Anda baca postingan saya, saya katakan roh = program/sofware buat hardware tubuh. Kita bisa kacaukan sofware itu dengan "cuci otak". Hasilnya roh Anda "kacau" dan tubuh Anda akan berperilaku "kacau juga. Kacau dalam arti, mulai dari berperilaku beda sampai dengan dinyatakan gila. Hal itu tergantung seberapa berat cuci otak itu dilakukan.
« Edit Terakhir: Juli 04, 2010, 01:11:28 AM oleh Mat Dillom »

Offline Siau.lung

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 43
  • IQ: -1
Re: Outside of the space
« Jawab #71 pada: Juli 04, 2010, 01:31:03 AM »
@ Mat Dillom:
Jika anda mengatakan roh bisa diterima tidak secara iman, kira2 bagaimana kita bisa membuktikannya ?


Rusakkan saja 'singgasana' (tempatnya) roh, Anda pasti kehilangan roh itu dan mati. Singgasana roh Anda adalah di otak Anda.

Ingat, kalau Anda baca postingan saya, saya katakan roh = program/sofware buat hardware tubuh. Kita bisa kacaukan sofware itu dengan "cuci otak". Hasilnya roh Anda "kacau" dan tubuh Anda akan berperilaku "kacau juga. Kacau dalam arti, mulai dari berperilaku beda sampai dengan dinyatakan gila. Hal itu tergantung seberapa berat cuci otak itu dilakukan.


mmmm... ok,anggap kalau saya setuju. selanjutnya
1. Jika mahluk hidup tidak punya otak apakah mempunyai roh?
2. dapatkah roh keluar dari singgasananya? seperti copy paste data dari harddisk ke flashdisk?
3. Orang yang terlahir dengan down syndrom berarti rohnya cacat sejak lahir?


Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
Re: Outside of the space
« Jawab #72 pada: Juli 04, 2010, 01:37:17 AM »
@ Mat Dillom:
Jika anda mengatakan roh bisa diterima tidak secara iman, kira2 bagaimana kita bisa membuktikannya ?


Rusakkan saja 'singgasana' (tempatnya) roh, Anda pasti kehilangan roh itu dan mati. Singgasana roh Anda adalah di otak Anda.

Ingat, kalau Anda baca postingan saya, saya katakan roh = program/sofware buat hardware tubuh. Kita bisa kacaukan sofware itu dengan "cuci otak". Hasilnya roh Anda "kacau" dan tubuh Anda akan berperilaku "kacau juga. Kacau dalam arti, mulai dari berperilaku beda sampai dengan dinyatakan gila. Hal itu tergantung seberapa berat cuci otak itu dilakukan.


mmmm... ok,anggap kalau saya setuju. selanjutnya
1. Jika mahluk hidup tidak punya otak apakah mempunyai roh?
2. dapatkah roh keluar dari singgasananya? seperti copy paste data dari harddisk ke flashdisk?
3. Orang yang terlahir dengan down syndrom berarti rohnya cacat sejak lahir?

1. Semua mahluk punya otak. Hanya otaknya beda dengan kita. Katakan menurut Anda tumbuhan tidak punya otak. Sesungguhnya dia punya, hanya saja ilmu manusia belum bisa membuktikannya.

Salah satu fungsi otak adalah 'menumbuhkan' organ.

2. Beda program buatan manusia dengan buatan Tuhan. Tapi dengan cuci otak, saya bisa merubah Anda seakan menjadi orang lain. Seperti orang yang gila elvis, mencuci otaknya sendiri seperti elvis. Sehingga ia merasa copy dari alvis.

3. Bisa saja seseorang lahir bentuk otaknya tidak sempurna. Sehingga programnya tidak bisa masuk secara sempurna. Jika komputer Anda tidak dilengkapi CD Drive, tentu Anda tidak bisa memutar/membuka CD khan?.

« Edit Terakhir: Juli 04, 2010, 01:42:41 AM oleh Mat Dillom »

Offline Siau.lung

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 43
  • IQ: -1
Re: Outside of the space
« Jawab #73 pada: Juli 04, 2010, 01:58:28 AM »
@ Mat Dillom:
Jika anda mengatakan roh bisa diterima tidak secara iman, kira2 bagaimana kita bisa membuktikannya ?


Rusakkan saja 'singgasana' (tempatnya) roh, Anda pasti kehilangan roh itu dan mati. Singgasana roh Anda adalah di otak Anda.

Ingat, kalau Anda baca postingan saya, saya katakan roh = program/sofware buat hardware tubuh. Kita bisa kacaukan sofware itu dengan "cuci otak". Hasilnya roh Anda "kacau" dan tubuh Anda akan berperilaku "kacau juga. Kacau dalam arti, mulai dari berperilaku beda sampai dengan dinyatakan gila. Hal itu tergantung seberapa berat cuci otak itu dilakukan.


mmmm... ok,anggap kalau saya setuju. selanjutnya
1. Jika mahluk hidup tidak punya otak apakah mempunyai roh?
2. dapatkah roh keluar dari singgasananya? seperti copy paste data dari harddisk ke flashdisk?
3. Orang yang terlahir dengan down syndrom berarti rohnya cacat sejak lahir?
1. Semua mahluk punya otak. Hanya otaknya beda dengan kita. Katakan menurut Anda tumbuhan tidak punya otak. Sesungguhnya dia punya, hanya saja ilmu manusia belum bisa membuktikannya.

Salah satu fungsi otak adalah 'menumbuhkan' organ.

2. Beda program buatan manusia dengan buatan Tuhan. Tapi dengan cuci otak, saya bisa merubah Anda seakan menjadi orang lain. Seperti orang yang gila elvis, mencuci otaknya sendiri seperti elvis. Sehingga ia merasa copy dari alvis.

3. Bisa saja seseorang lahir bentuk otaknya tidak sempurna. Sehingga programnya tidak bisa masuk secara sempurna. Jika komputer Anda tidak dilengkapi CD Drive, tentu Anda tidak bisa memutar/membuka CD khan?.
ok thanks atas tanggapannya:

1. Perdefinisi "otak" versi anda (koreksi saya jika salah), Otak adalah tempat tersimpannya Roh, dan otak adalah sesuatu yang salah satu fungsinya menumbuhkan organ.sehingga perdefinisi anda DNA/RNA adalah otak. karena DNA/RNA lah yang berfungsi "menumbuhkan" organ dan didalam DNA/RNA tersimpan Roh?

2. saya kurang sependapat dengan anda untuk point no 2 jika  Kita terlalu cepat  jump to conclusion bahwa otak manusia itu ciptaan Tuhan. Dari penjelasan diatas secara jelas anda setuju bahwa "roh" bisa di "edit" by human (correct me jika salah)

3. Setuju dengan ulasan anda. tapi menjadi pertanyaan baru, seorang psychopath yang membunuh dikarenakan "cacat otak" Tentu tidak bisa dipersalahkan "roh-nya" dikarenakan program yang masuk tidak sempurna, apakah anda setuju?


« Edit Terakhir: Juli 04, 2010, 02:14:25 AM oleh Siau.lung »

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
Re: Outside of the space
« Jawab #74 pada: Juli 04, 2010, 02:00:36 AM »
@ Mat Dillom:
Jika anda mengatakan roh bisa diterima tidak secara iman, kira2 bagaimana kita bisa membuktikannya ?


Rusakkan saja 'singgasana' (tempatnya) roh, Anda pasti kehilangan roh itu dan mati. Singgasana roh Anda adalah di otak Anda.

Ingat, kalau Anda baca postingan saya, saya katakan roh = program/sofware buat hardware tubuh. Kita bisa kacaukan sofware itu dengan "cuci otak". Hasilnya roh Anda "kacau" dan tubuh Anda akan berperilaku "kacau juga. Kacau dalam arti, mulai dari berperilaku beda sampai dengan dinyatakan gila. Hal itu tergantung seberapa berat cuci otak itu dilakukan.


mmmm... ok,anggap kalau saya setuju. selanjutnya
1. Jika mahluk hidup tidak punya otak apakah mempunyai roh?
2. dapatkah roh keluar dari singgasananya? seperti copy paste data dari harddisk ke flashdisk?
3. Orang yang terlahir dengan down syndrom berarti rohnya cacat sejak lahir?
Semua mahluk punya otak. Hanya otaknya beda dengan kita. Katakan menurut Anda tumbuhan tidak punya otak. Sesungguhnya dia punya, hanya saja ilmu manusia belum bisa membuktikannya.

Salah satu fungsi otak adalah 'menumbuhkan' organ.
ok thanks,tetapi Pertanyaan saya yang no 3 belum dijawab oleh anda.

Perdefinisi "otak" versi anda (koreksi saya jika salah), Otak adalah tempat tersimpannya Roh, dan otak adalah sesuatu yang salah satu fungsinya menumbuhkan organ.sehingga perdefinisi anda DNA/RNA adalah otak. karena DNA/RNA lah yang berfungsi "menumbuhkan" organ dan didalam DNA/RNA tersimpan Roh?



DNA/RNA hanya menumbuhkan hardware. Tuhan akan meniupkan roh (mengisinya dengan program), bila hardware itu tumbuh dari tempat yang semestinya. Atau bila Allah mengehendaki lain. Tapi sejauh yang saya tahu, Allah selalu berbuat sesuai dengan hukum alam (Sunatullah).
« Edit Terakhir: Juli 04, 2010, 02:03:56 AM oleh Mat Dillom »

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
5535 Dilihat
Tulisan terakhir November 20, 2006, 04:01:50 AM
oleh reborn
20 Jawaban
9897 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 30, 2010, 05:57:18 AM
oleh qarrobin
Super space

Dimulai oleh qarrobin Fisika

0 Jawaban
2678 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 23, 2010, 10:46:53 AM
oleh qarrobin