Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Maret 05, 2024, 08:54:40 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,653
  • Total Topik: 10,405
  • Online today: 62
  • Online ever: 1,582
  • (Desember 22, 2022, 06:39:12 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 25
Total: 25

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

With Geosentris ....

Dimulai oleh Fhydha_099, Februari 16, 2011, 08:42:12 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Fhydha_099

Aku nih baru belajar tentang geosentris dan heliosentris. berdasarkan berbagai macam sumber buku yang aku baca;
GEOSENTRIS adalah teori yang menyatakan bahwa bumi sebagai pusat tata surya; matahari dan planet lainnya yang mengelilingi bumi. Tapi, teori ini ditantang oleh Galileo Galilei dan Nicolaus Copernicus dengan teori heliosentris. Teori ini dibuat oleh Aristoteles dan Ptolomeus.
sementara HELIOSENTRIS adalah teori yang menyatakan bahwa matahari adalah pusat tata surya; planet dan benda angkasa luar yang mengelilingi matahari. Dan teori ini dipakai sampai sekarang. Teori ini dibuat oleh Galileo Galilei dan Nicolaus Copernicus.
Nah, pertanyaannya, apa sebab dari munculnya teori geosentris? Apa cikal bakalnya sehingga

Oh, ya, kalo ada yang punya info tambahan, bolehlah masukin disini. Biar buat referensi tambahan....


Makasih

topazo

Ini ngomongin geosentris ya, bukan heliosentris... Menurut saya, kenapa geosentris adalah paham yang duluan muncul, karena pada prinsipnya manusia itu adalah mahluk yang egosentris...

Saya coba bahas geosentris dan egosentris dalam segi filosofis psikologis (karena Aristoteles dan Ptolomy adalah filsuf)...
Contoh, saya sebagai pihak pertama, sebagai tokoh utama dari perjalanan hidup diri sendiri, akan mempunyai paham bahwa "dunia berputar gara2 saya"... kalau saya tidur, maka dunia akan tidur... kalau saya mati, maka duniapun kiamat...
Kenyataan yang terjadi tentu tidak demikian... Dunia tetap berputar meskipun tidak ada saya... Tapi, karena saya sebagai "sang tokoh utama" dan sebagai "sang pemberi presepsi" telah tiada... Secara psikologis, dunia pun berakhir...

Begitu pula paham geosentris, kita berada di atas bumi, kita hanya mengenal bumi sejak lahir, kita sama sekali belum menyentuh benda langit selain bumi... Maka "wajar" kita bilang bumi itu pusat alam semesta... Kalau bumi hancur, maka alam akan ikut hancur...
Apakah begitu? tentu tidak... Alam akan tetap ada meskipun bumi hancur... Cuman, karena "sang pemberi presepsi" dalam hal ini manusia yang tinggal di bumi sudah mati karena kehancuran bumi, secara otomatis alam pun "pasti" hancur...

Penjelasan saya agak filosofis, mudah2an bisa diterima... BSJS...
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Fhydha_099

@Topazo: Thanks with info.

Tapi, yang aku maksud tuh, ASAL MULA/CIKAL BAKAL TEORI GEOSENTRIS; tentu saja dengan catatan bahasa yg dimengerti oleh anak kelas 6 seperti sya.

jujur, saya nggak terlalu paham.

topazo

#3
Analoginya gini... Pas Fhydha_099 berada di dalam mobil, dan pedal gas di tekan, Fhydha melihat pohon2 dan gedung2 "berjalan"... Iya gak? kalau ilmu Fhydha belum cukup, pasti Fhydha bilang bahwa pohon2 itu berjalan... Tapi setelah ilmu Fhydha cukup, Fhydha pasti akan tahu, bukan pohon yang jalan... Tapi mobilnya...

Sama juga dengan geosentris... Manusia melihat matahari bergerak membentuk siang dan malam... Padahal setelah manusia cukup ilmunya, ternyata sebaliknya kan... Bumi yang bergerak...
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Pi-One

Paham ini lahir di Yunani, dan di masa itu, yang berkembang adalah filsafat. Filsafat (dari akar kata, philo+sophia=cinta pengetahuan) adalah induk atau ibu dari sains yang kita kenal sekarang. Bisa dibilang orang dulu juga suka mengamati alam dan fenomena sekitar, dan berusaha menemukan atau membuat jawaban atas fenomena yang ada.

Dan soalpengamatan terhadap alam semeta, yang melahirkan teori geosentris, bisa lihat post topazo.

reborn

Setuju dengan topazo dan Pi-One. Pada zaman itu manusia mulai mempelajari dan mencoba menjelaskan fenomena alam yang terjadi. Mungkin karena manusia merasa harus jadi pusat, jadi dibuat asumsi bahwa bumi adalah pusat alam semesta. Ada beberapa pembuktian yang mendukung ini. Dan pandangan ini bertahan cukup lama sebelum akhirnya muncul pandangan baru.

Tetapi, walau heliosentris tampaknya sudah dapat diterima sebagai "kebenaran" secara umum, pandangan geosentris bukan berarti hilang, sampai saat ini pun masih banyak yang setuju dengan pandangan ini. Sebagian karena menganggap geosentris bertentangan dengan kitab suci, ada juga yang mencoba mengaitkannya dengan relativitas.

Nah lho, bingung kan  ???

semut-ireng

#6
Saya sih setuju saja mau memakai geosentris atau heliosentris,  tergantung dari mana sudut pandangnya.   Faktanya dalam Ilmu Astronomi,  semua perhitungan yang digunakan untuk menentukan waktu,  menentukan sun set & sun rise,  menghitung awal puasa bagi umat Islam, dsbnya,  dengan mengandaikan adanya suatu Bola Angkasa dimana Bumi dianggap sebagai titik pusat bola angkasa tersebut.   Semua benda-benda angkasa,  matahari - bulan - planet2 lainnya -  semua bintang-bintang di langit,   beredar mengelilingi Bumi melalui lingkaran peredaran harian mayanya.

MonDay

bgmn jika ternyata matahari itu mengelilingi sesuatu lg maka akan ditemukan teori selanjutnya heuheu
*asal bunyi

topazo

Kutip dari: MonDay pada Februari 22, 2011, 08:03:50 PM
bgmn jika ternyata matahari itu mengelilingi sesuatu lg maka akan ditemukan teori selanjutnya heuheu
*asal bunyi
Kan memang, matahari mengelilingi pusat galaksi, tapi kayaknya gak pernah ada paham "galaksisentris", karena memang gak terlalu signifikan... signifikannya berapa puluh ribu tahun sekali, contoh yang paling dekat dari "galaksisentris" adalah kalender suku maya...
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Pi-One

Matahari memang mengelilingi sesuatu, yakni pusat galaksi (dimana diduga terdapat super black hole). Dan sementara itu, galaksi kita sedang dalam aksi menelan beberapa galaksi kecil/nebula di sekitarnya, plus sedang siap tabrakan dengan Andromeda. Dimana tabrakan ini akan menyatukan black hole di pusat galaksi tersebut. Saat bima sakti dan andromeda tabrakan, entah gimana nasib matahari. Mungkin saja bakal terlempar jauh meninggalkan galaksi.

MonDay

jika memang ternyata matahari mengelilingi sesuatu, matahari dikelilingi bumi, bumi dikelilingi bulan, bulan dikelilingi adakah sesuatu yang mengelilingi bulan?
oot
koq seperti konsep terbesar dan terkecil sprt yg sy imajenasikan ya, di dalam atom msh ada elektron di dalamnya atau quark di dalam quark pst ada lagi, di atas tata surya msh ada galaxy di atas galaxy msh ada lg mungkin blm ditemukan sampai akhirnya jagat raya

Monox D. I-Fly

Kutip dari: Pi-One pada Februari 22, 2011, 08:23:51 PM
Matahari memang mengelilingi sesuatu, yakni pusat galaksi (dimana diduga terdapat super black hole). Dan sementara itu, galaksi kita sedang dalam aksi menelan beberapa galaksi kecil/nebula di sekitarnya, plus sedang siap tabrakan dengan Andromeda. Dimana tabrakan ini akan menyatukan black hole di pusat galaksi tersebut. Saat bima sakti dan andromeda tabrakan, entah gimana nasib matahari. Mungkin saja bakal terlempar jauh meninggalkan galaksi.

Lalu apa yang akan terjadi pada bumi jika matahari terlempar jauh meninggalkan galaksi?
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

jasen

Kutip dari: Monox D. I-Fly pada April 13, 2015, 11:36:33 AM
Lalu apa yang akan terjadi pada bumi jika matahari terlempar jauh meninggalkan galaksi?


Bumi sudah habis ditelan matahari.
saat Matahari kehabisan hidrogennya, Matahari membesar ribuan kali lipat menjadi red giant, dan menalan bumi.
Sedangkan tabrakan dengan Andromeda masih jauh lebih lama lagi terjadi.

Pi-One

Kutip dari: Monox D. I-Fly pada April 13, 2015, 11:36:33 AM
Lalu apa yang akan terjadi pada bumi jika matahari terlempar jauh meninggalkan galaksi?
Ada beberapa skenario.
Bisa jadi bumi ikut terlempar bersama matahari, bisa pula kalau meleset bumi terbang entah ke mana atau malah tertelan matahari.

Monox D. I-Fly

Hmmm... Berarti yang dimaksud waktu kiamat matahari diturunkan itu mataharinya bukan turun tapi membesar ya... Jadi kalau dilihat dari bumi emang seolah-olah mataharinya turun...
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.