Forum > Beasiswa

[Ask] S2 ke Jerman gimana ya

<< < (2/3) > >>

peregrin:
Beasiswa studi di Jerman biasanya dari DAAD, coba aja buka situsnya

Selain itu bisa juga cek lowongan riset di situs Max Planck



--- Kutip dari: RidZ pada Juni 30, 2009, 12:59:02 PM ---klu info k eropa ada ngga???

--- Akhir Kutipan ---

Ada, tapi mau ke mana dulu? Eropa banyak lho negara yg bisa dituju

Siapa_saya:
Apakah beasiswa irtu tidak memenang jurusan?

kok rata2 mencari lokasi negara, bukan mencari jurusan

RidZ:

--- Kutip dari: peregrin pada Juli 01, 2009, 08:03:35 AM ---
Ada, tapi mau ke mana dulu? Eropa banyak lho negara yg bisa dituju

--- Akhir Kutipan ---

Jerman sih salah satu nya, yg lainnya inggris  n belanda....
ada???

peregrin:

--- Kutip dari: Siapa_saya pada Juli 03, 2009, 03:36:29 AM ---Apakah beasiswa irtu tidak memenang jurusan?

kok rata2 mencari lokasi negara, bukan mencari jurusan

--- Akhir Kutipan ---

lo, asumsi saya si pencari beasiswa sudah tahu bidang / spesialisasi apa yg diinginkan, alias sudah tahu jurusan yang dituju ... cuma krn kebanyakan jurusan bisa dilakukan di banyak tempat / negara, maka tahap berikutnya adalah mencari negara yg ada peluang beasiswa ... bener gitu ngga? atau saya salah  ???  maklum, akhir2 ini lagi sering disalah2in utk hal2 yg (bagi saya) kelihatan wajar (sori OOT dikit ;D)



--- Kutip dari: RidZ pada Juli 03, 2009, 04:31:21 AM ---Jerman sih salah satu nya, yg lainnya inggris &nbsp;n belanda....
ada???

--- Akhir Kutipan ---

Belanda coba cek NEC, itu perwakilan atase pendidikan Belanda utk Indonesia. Biasanya mereka sering ngadain education fair, yg mana kalo kita apply saat mereka pameran kadang2 (dulu) bisa didiskon ngga usah bayar application fee (dulu bisa $50-$100), plus bisa hemat ongkos pengiriman dokumen2 kita ke LN.

Inggris jelas nyari infonya ke British Council. Yang prestisius memang British Chevening Award. Tapi setahu saya ada banyak beasiswa lain yg diberikan langsung oleh universitas2 di UK, biasanya utk program master 1 tahun. Utk scholarship yg ini mungkin nantinya perlu mengkontak langsung ke universitas yg bersangkutan (bisa jadi British Council cuma bisa memberi informasi saja).


Kalau sudah punya pilihan universitas2 yg dituju, kontak juga bagian International Office universitas yg bersangkutan (pasti ada di websitenya, langsung email aja). Biasanya ada beasiswa2 yg cuma ada di universitas tsb, yg nantinya bisa dikombinasikan dg beasiswa2 dr negaranya, utk meng-cover seluruh biaya study. Contohnya: dulu ada yg namanya beasiswa Huygens dari pemerintah Belanda, tapi cuma utk living cost aja. Tapi kita juga bisa apply tuition waiver (keringanan uang kuliah) di universitas ybs. Jadi in total hampir 100% biaya bisa ter-cover oleh 2 macam grant tsb, lumayan kan.

peregrin:
o iya, kalau ngga salah sekolah di Jerman itu gratis (jadi biaya yg diperlukan cuma utk living cost aja). Masih begitukah? Eropa skr makin mengkomersilkan pendidikannya dg membuka program2 internasional berbhs inggris yg mahal. Tapi kalau kita cari program master utk mahasiswa2 lokalnya (alias yg berbahasa Jerman), bisa jadi biayanya sangat jauh lebih murah (beda uang kuliah mhsw asing dan lokal tuh bisa >10 kali lipat). Dulu teman ada yg ikut program master di mana setahun pertama mereka boleh ambil kuliah2 yg berbhs inggris, sambil belajar bhs jerman, kemudian utk tahun kedua dan thesis mereka dilakukan dlm bhs Jerman.

Trus ada juga teman2 yg cuma dapat partial scholarship, akhirnya nyambi kuliah sambil kerja part-time. Berat memang ini, tapi banyak yg berhasil lho.


Kalau negara di Eropa yg pendidikannya belum terlalu komersil ya Swiss (kecuali hotel management ya  ;D). Mahasiswa asing yg ngambil program master di Swiss sering uang kuliahnya masih sama dg mahasiswa lokal, biarpun programnya berbhs Inggris. Tapi cari infonya mesti ke universitas masing2, setahu saya belum ada semacam education centre gitu di indo.

Navigasi

[0] Indeks Pesan

[#] Halaman berikutnya

[*] Halaman sebelumnya

Ke versi lengkap