Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Desember 09, 2021, 05:16:17 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 32
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 25
Total: 25

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: MathMagic  (Dibaca 8066 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline insan sains

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 579
  • IQ: 68
  • Gender: Pria
  • Life is Beatiful
    • Insan Sains
MathMagic
« pada: Juli 28, 2008, 11:57:21 PM »
Judul    : MathMagic
Penulis    : Ir. Bekti Hermawan Hanjoyo & Ir. Srihati Ediati
Penerbit    : Kawan Pustaka
Tahun    : 2005
Genre    : -
Tebal    : 89 Halaman
ISBN    : 979-3034-96-3



Walaupun belum menemukan statistik yang pasti perihal berapa jumlah presentase orang-orang yang tidak menyukai matematika, namun secara kasar kita dapatlah menduga-duga bahwa jumlahnya tidak akan lebih banyak dari orang-orang yang menyukai matematika. Meskipun demikian, hampir seluruh kehidupan kita tidak bisa lepas dari angka-angka dan perhitungan-perhitungan (sesederhana apapun). Apakah itu mau jual beli, analisis, problem solving, hutang piutang, maupun hal lainnya. Maka tidak salah bila salah seorang filsuf Yunani tersohor, Pythagoras mengatakan “Apabila bilangan mengatur alam semesta, bilangan adalah kuasa yang diberikan kepada kita guna mendapatkan ‘mahkota’. Untuk itu kita harus menguasai bilangan”.

Lalu apakah benar matematika (ilmu hitung) itu membosankan dan menyulitkan? Lalu mengapa ada segelintir orang yang menyukainya? Baiklah…! Saat ini mungkin waktunya bagi kita untuk membuka mata, membuka telinga, bahwa sebenarnya matematika itu tidaklah sesulit yang dibayangkan dan dikatakan orang-orang. Buanglah sejenak perasaan minder kita terhadap matematika yang njlimet. Sebab buku ini sekedar mengulas ilmu hitung dasar, mulai dari penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan akar kuadrat. Tapi jangan salah, pembaca akan dibuat terpesona dengan trik-trik berhitung yang diajarkan dalam buku ini.

Dari sampul buku saja, sang penulis telah menantang pembaca untuk menjawab perkalian antara 42346 (empat puluh dua ribu tiga ratus empat puluh enam) dengan 72814 (tujuh puluh dua ribu delapan ratus empat belas) dalam waktu 60 detik tanpa menggunakan kalkulator. Ditambah lagi, sampul buku ini bergambar kartun seorang anak SD yang diminta mengerjakan perkalian puluhan ribu tersebut, seakan-akan penulis ingin mengatakan “anak kecil saja bisa, kok Anda belum?”. Dan memang nyatanya buku ini cocok dibaca dan dipelajari pula oleh anak diatas 8 tahun keatas.

Beberapa hal yang dibahas dalam buku ini meliputi :

    * Pemahaman tentang angka
    * Perkalian silang
    * Trik perkalian
    * Pembagian
    * Kuadrat
    * dan beberapa tips lainnya, termasuk cara mengecheck jawaban perhitungan

Mari kita simak beberapa tips yang ditulis dalam buku ini. Seperti cara menghitung kuadrat yang angkanya dekat dengan 100. Contohnya : 962

Jawabannya simple :
Selisih antara 100 dan 96 = 4
Kurangi 96 dengan selisihnya : 96 – 4 = 92
Kuadratkan selisih yang didapat : 42 = 16
Gabungkan hasilnya : 9216

Bagaimana dengan 1082?
Selisih antara 100 dan 108 = 8
Jumlahkan 108 dengan selisihnya : 108 + 8 = 116
Kuadratkan selisih yang didapat : 82 = 64
Gabungkan hasilnya : 11664

Untuk kuadrat yang diakhiri dengan angka 5 lebih gampang lagi. Contohnya : 452
Jawabannya :
Hasilnya pasti akan berbentuk _ _ 2 5
Digit awal dikali dengan digit awal yang ditambah satu : 4 x (4 + 1) = 4 x 5 = 20
Gabungkan hasilnya : 2025

Bagaimana dengan 1352 ?
Hasilnya akan berbentuk _ _ _ 2 5
Digit awal dikali dengan digit awal yang ditambah satu : 13 x (13 + 1) = 13 x 14 = 182
Gabungkan hasilnya : 18225

Banyak hal menarik lain yang dikupas dalam buku ini. Buku ini sangat baik dimiliki, baik untuk dipelajari sendiri, maupun untuk diajarkan kepada anak agar mulai menyukai dan menguasai ilmu hitung dasar matematika. Siapapun yang mempraktekkan metode-metode ilmu hitung dalam buku ini, dijamin akan “benci” dengan matematika. “Benci” dalam kependekan dari “Benar-benar cinta”. ^_^ (insansains)

sumber : http://insansains.wordpress.com/2008/07/27/mathmagic/
Menuju Indonesia sebagai THE COUNTRY MASTER OF TECHNOLOGY, 2030

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:MathMagic
« Jawab #1 pada: Agustus 08, 2014, 12:37:30 PM »
Kalau aku dulu di SD pas upacara dikasih tebakan dari kakak-kakak kelas yang suka nge-bully aku. Mereka denger kalau aku pinter jadi mereka ngetes aku buat ngitung 252 tanpa pakai kertas sama sekali (iya lah, orang pas upacara). Untungnya dulu ada kuis di RCTI (namanya "Tebak Angka" kalau nggak salah) yang karena aku sering nonton kuis itu aku jadi hafal polanya kalau setiap 25 dikali 4 pasti jadi 100. Akhirnya aku berpikir cepat, 252 berarti 25 x 25. Kelipatan 4 yang terbesar di bawah 25 adalah 24, yang kalau dibagi 4 jadi 6. Artinya hasilnya sekitar 600-an. 25 dikurangi 24 tadi masih sisa 1, dan 1 dikali 25 sama dengan 25. Berarti jawabannya 600 + 25 = 625.

Buat yang bingung baca penjelasan di atas:
252 = 25 x 25 = 25 x (24 + 1) = (25 x 24) + (25 x 1) = (25 x 4 x 6) + 25 = (100 x 6) + 25 = 600 + 25 = 625
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.