Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Oktober 02, 2022, 06:45:25 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 37
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 41
Total: 41

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Konsep Hidup dan Kehidupan

Dimulai oleh reborn, Januari 20, 2007, 07:08:56 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Monox D. I-Fly

Btw, teori abiogenesis modern itu yg gimana sih? Aq bingung...
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Blue_Rain

Kutip dari: Monox D. I-Fly pada April 23, 2011, 11:06:31 AM
Btw, teori abiogenesis modern itu yg gimana sih? Aq bingung...

Teori oleh Oparin dan Harold Urey, bahwa kehidupan terjadi karena adanya gabungan zat-zat sederhana (CH4, H2O, CO2, NH3) menjadi zat penyusun yang kompleks seperti asam amino, protein, dsb. Hal ini disebabkan karena adanya loncatan listrik di udara, lalu zat-zat tersebut terurai dan jatuh ke bumi terbawa oleh hujan. Setelah itu zat-zat tadi mengendap di cekungan-cekungan yang ada di bumi, lalu tersusunlah organel sel sederhana seperti membran. Lama kelamaan menjadi sel yang kompleks.

Teori ini dibuktikan oleh murid dari Urey, Stanley Miller.
[move]The Rain Always Blue...[/move]

semut-ireng

Kutip dari: Blue_Rain pada April 23, 2011, 01:19:45 PM
Teori oleh Oparin dan Harold Urey, bahwa kehidupan terjadi karena adanya gabungan zat-zat sederhana (CH4, H2O, CO2, NH3) menjadi zat penyusun yang kompleks seperti asam amino, protein, dsb. Hal ini disebabkan karena adanya loncatan listrik di udara, lalu zat-zat tersebut terurai dan jatuh ke bumi terbawa oleh hujan. Setelah itu zat-zat tadi mengendap di cekungan-cekungan yang ada di bumi, lalu tersusunlah organel sel sederhana seperti membran. Lama kelamaan menjadi sel yang kompleks.

Teori ini dibuktikan oleh murid dari Urey, Stanley Miller.

Percobaan Stanley Miller sudah digugurkan oleh penelitian setelahnya.   Miller keliru mengasumsikan atmosfer bumi purba tidak mengandung oksigen.   Penelitian terbaru menunjukkan atmosfer bumi purba terdapat oksigen.   Dan akhirnya Miller sendiri mengakui percobaannya belum berhasil menjelaskan asal usul kehidupan di bumi ....................

Sampai sekarang hipotesa abiogenesis modern masih dikembangkan ...........

semut-ireng

Oksigen di atmosfer bumi kemudian terkena loncatan listrik / halilintar,  maka yang terjadi adalah Ozone.

Pi-One

bla bla bla...dan seperti baisa, ada yang suka celoteh seenaknya.

Kandungan atmosfer di bumi baru meningkat dan signifikan setelah adanya makhluk sederhana yang mampu berfotosintesis. Dan eksperimen miller adalah untuk menguji kemungkinan terbentuknya asam amino dan substansi sejenis secara alami. Proses biokimia macam itu bisa terjadi dalam kondisi lain, termausk di luar angkasa (sudah dikonfirmasi NASA) atau di gunung berapi bawah laut (eksperimen Miller yang tidak dipublikasikan)

hery_hunterz

Kutip dari: Pi-One pada April 24, 2011, 01:19:43 PM
bla bla bla...dan seperti baisa, ada yang suka celoteh seenaknya.

Kandungan atmosfer di bumi baru meningkat dan signifikan setelah adanya makhluk sederhana yang mampu berfotosintesis. Dan eksperimen miller adalah untuk menguji kemungkinan terbentuknya asam amino dan substansi sejenis secara alami. Proses biokimia macam itu bisa terjadi dalam kondisi lain, termausk di luar angkasa (sudah dikonfirmasi NASA) atau di gunung berapi bawah laut (eksperimen Miller yang tidak dipublikasikan)

k k boleh tahu ga makhluk sederhana nya itu macam apa sih....??
Ora Et Labora

semut-ireng

Kutip
   Para evolusionis setelah Oparin melakukan percobaan untuk menemukan penjelasan evolusionis tentang asal-usul kehidupan. Yang terkenal di antaranya dilakukan oleh ahli kimia Amerika, Stanley Miller, pada tahun 1953. Miller berhasil mendapatkan sedikit senyawa organik sederhana dengan mereaksikan gas-gas yang ia yakini terdapat pada atmosfer bumi purba.

Waktu itu, percobaan ini dianggap sebagai bukti ilmiah yang mendukung evolusi. Di kemudian hari, hal ini terbukti tidak benar. Penemuan berikutnya menunjukkan bahwa gas-gas yang digunakan dalam percobaan tersebut sangat berbeda dengan gas-gas pada atmosfer bumi purba. Miller sendiri akhirnya mengakui ketidakabsahan percobaannya.
Segala upaya evolusionis di abad kedua puluh untuk menjelaskan asal-usul kehidupan telah berakhir dengan kegagalan. Jeffrey Bada, profesor geokimia dan pendukung utama teori evolusi, mengakui kenyataan ini dalam majalah Earth edisi Februari 1998, yang termasuk di antara terbitan evolusionis terkemuka:
Kini saat kita meninggalkan abad kedua puluh, kita masih menghadapi masalah terbesar yang tidak terpecahkan yang kita punyai saat kita memasuki abad ke dua puluh: "Bagaimana kehidupan muncul pertama kali di bumi?" (Jeffrey Bada, "Origins", Earth, February 1998, hlm. 40)

Pi-One

#22
Kutip dari: hery_hunterz pada April 24, 2011, 02:33:24 PM
k k boleh tahu ga makhluk sederhana nya itu macam apa sih....??
Jika anda bertanya makhluk sederhana apa yang dihasilkan melalui eksperiment, jawabannya tidak ada. Eksperimen-eksperimen abiogenesis modern sejauh ini dilakukan untuk membuktikan pembentukan senyawa/molekul organis, bukan pembentukan makhluk hidup. Secara teoritis, bentuk kehidupan awal berupa molekul organis dengan kemampuan menggandakan diri, atau disebut juga replicator. Replicator tidak terbentuk secara spontan,tapi melalui proses panjang juga.

Eksperimen Miller sudah diuji dalam kondisi lain. Misal dengan karbondioksida, nitrogen, asam sulfida dan sulfur dioksida (dengan asumsi atmosfer dipenuhi unsur/senyawa itu akibat letusan gunung berapi aktif), dan hasilnya malah lebih banyak molekul dihasilkan ketimbang eksperimen awal.

Dan jangan termakan propaganda, abiogenesis dan teori evolusi adalah dua teori berbeda. :)

semut-ireng

Kutip dari: Pi-One
Secara teoritis, bentuk kehidupan awal berupa molekul organis dengan kemampuan menggandakan diri, atau disebut juga replicator. Replicator tidak terbentuk secara spontan,tapi melalui proses panjang juga.

Di atas itu yang bertentangan dengan Biogenesis.  Teori Biogenesis menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup (Omne vivum ex vivo, omne ovum ex vivo).

Monox D. I-Fly

Kutip dari: Blue_Rain pada April 23, 2011, 01:19:45 PM
Teori oleh Oparin dan Harold Urey, bahwa kehidupan terjadi karena adanya gabungan zat-zat sederhana (CH4, H2O, CO2, NH3) menjadi zat penyusun yang kompleks seperti asam amino, protein, dsb. Hal ini disebabkan karena adanya loncatan listrik di udara, lalu zat-zat tersebut terurai dan jatuh ke bumi terbawa oleh hujan. Setelah itu zat-zat tadi mengendap di cekungan-cekungan yang ada di bumi, lalu tersusunlah organel sel sederhana seperti membran. Lama kelamaan menjadi sel yang kompleks.

Teori ini dibuktikan oleh murid dari Urey, Stanley Miller.

Oooo... Yg itu...  :o
Aq inget teori yg itu... Yg waktu dijelasin waktu SMA aq cuma bilang: Koq kayak paham alkemis ya?  :-X
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Pi-One

Kutip dari: Monox D. I-Fly pada April 25, 2011, 09:41:19 AM
Oooo... Yg itu...  :o
Aq inget teori yg itu... Yg waktu dijelasin waktu SMA aq cuma bilang: Koq kayak paham alkemis ya?  :-X
Alkimia malah berawal dari usaha mengubah unsur lain (misal besi) jadi emas, bukan menguji proses biokimia begini...

Dan Pasteur tak pernah membantah atau membuktikan bentuk kehidupan sederhana tak bisa terbentuk dari materi non hidup mellaui proses panjang dan berangsur. Yang dipatahkan Pasteur adalah Spontaneous Generation, sementara proses abiogenesis (modern) tidak terjadi spontan.

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

semut-ireng

Kutip

Generatio spontanea bukanlah teori atau hipotesis, ia adalah konsekuensi logis yang mau tidak mau harus diterima karena kehidupan harus memiliki asal yang bukan kehidupan. Jika tidak, ia bukan asal sama sekali, karena asal-usul objek tentulah harus beda dengan objeknya sendiri. Mengatakan bahwa generatio spontanea telah gugur sama saja mengatakan saya tidak mengerti kenapa sabun tidak berasal dari sabun, sabun berasal dari sabun, dan selamanya akan berasal dari sabun. Tapi demikianlah keadaannya, selalu lebih banyak orang awam daripada ilmuan, maka para ilmuan terpaksa mengganti istilah generatio spontanea menjadi abiogenesis.

www.faktailmiah.com

Pi-One

#27
Sumber referensinya menyedihkan. Pantas jadi favorit asbuner. Lain waktu mungkin si asbuner akan menjadikan kompasiana sebagai referensinya... ::)

Lagian, who's Evy Siscawati?

semut-ireng

#28
Lebih2 menyedihkan lagi berani bantah2 generatio spontanea tapi gak ngerti bedanya antara Konsep,  Hipotesa,  dan Teori ........

Ini tambahan info tentang Pasteur :

Kutip
  A large carbonaceous chondrite that disintegrated and fell in fragments near the French town of Orgueil on May 14, 1864. About 20 pieces, totaling about 12 kg in mass, were subsequently recovered from an area of several square km, some head-sized but most smaller than a fist. Specimens could be cut with a knife and, when sharpened, could be used like a pencil. One specimen was immediately examined by the French scientist S. Cloëz, who commented that its content "would seem to indicate the existence of organized substances in celestial bodies." Subsequently, several eminent chemists of the time, including Gabriel-Auguste Dubrée and Marcellin Berthelot, analyzed samples and confirmed the existence of organic materials in the rock. Coming at the same time as Pasteur's famous announcement that he had experimentally disproven the theory of spontaneous generation on Earth, these findings prompted a scientific debate about whether such generation might be possible in space. Pasteur himself examined the Orgueil meteorite, as recounted by Carl Sagan:

    [He] caused a special drill to be constructed, which, he hoped, would remove samples from the interior of the meteorite without contaminating them with microorganisms from outside. Using sterile techniques, Pasteur inoculated an organic medium to search for growth of any indigenous microorganisms which the meteorite interior might contain. The results were negative, and have relevance today: Pasteur extracted his sample shortly after the fall of the meteorite, and was, of course, a very careful experimentalist.

MonDay

jadi generatio spontanea itu konsep, hipotesa atau teori?
bukannya sudah runtuh ya oleh percobaan Louis Pasteur?
lagipula jika analogi sabun berasal dari sabun dipakai, maka abiogenesis modern sudah cukup menjawabnya