Forum Sains Indonesia

Ilmu Alam => Biologi => Topik dimulai oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:05:47 AM

Judul: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:05:47 AM
Karena topik mengenai asal mula kehidupan sangatlah penting bagi biologi dan juga dibutuhkan dalam memahami evolusi, serta belum banyak yang membahas mendalam tentang ini di forumsains.com, aku mencoba membuat topik tentang asal mula kehidupan ini. Seperti biasa, untuk memperjelas yang disampaikan, akan saya pisah menjadi beberapa posting untuk sub bahasan yang berbeda. Kritik,pertanyaan,komen, dan saran saya tunggu.
Judul: 1.Pengantar
Ditulis oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:09:10 AM
Pada dasarnya, yang ingin saya sampaikan di topik asal mula kehidupan ini adalah hubungan antara sejarah biologi, kimiawi, serta geologis. Mengapa melibatkan geologi dan kimia? Jelas karena lingkungan punya andil yang besar dalam menentukan “mau ke mana organisme itu nantinya berkembang”. Sebaliknya, kehidupan juga mengubah lingkungan dengan segala aktivitas biotik mereka tersebut. Contoh mudahnya: lingkungan panas tidak bisa dihuni beruang kutub (lingkungan mempengaruhi kehidupan) dan manusia membuang limbahnya ke laut sehingga laut jadi tercemar (kehidupan mempengaruhi lingkungan). Saya akui bahwa tulisan ini (dan semua tulisan lain yang membahas hal ini!) bersifat amat spekulatif karena jejak sejarah yang ditinggalkan oleh alam memang sangat minim untuk hal ini, namun setidaknya apa yang saya tulis disini merupakan pendapat yang paling bisa diterima oleh sains modern.
Judul: 2.Kehidupan Bermula 3,5-4 Milyar Tahun Silam
Ditulis oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:10:26 AM
Bumi terbentuk kira-kira 4,6 milyar tahun yang lalu, namun kehidupan tidak langsung terbentuk setelahnya... menurut penyelidikan para ilmuwan, setidaknya kehidupan baru dimulai beberapa ratus juta tahun setelah bumi terbentuk. Bukti terbaru (dan ter”paling diakui”) adalah sejenis prokariota berumur 3,8 miliar tahun di Green land (tanah hijau, kutub utara). Seseorang bisa saja menebak bahwa prokariotik ada duluan dibanding eukariotik karena struktur prokariotik yang lebih sedrhana, dan memang catatan fosil yang ada mendukung dugaan tersebut. Adalah STROMATOLIT, semacam endapan (sedimen) yang melekat pada batu di dasar rawa berair asin yang tersusun seperti jelly, aslinya terbentuk oleh koloni bakteria dan cyanobacteria, dan berlapis-lapis seperti kue lapis.
Judul: 3.Kehidupan Awal
Ditulis oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:11:32 AM
Prokariota pertama bisa muncul ketika bumi sudah mulai memadat dan mendingin dan selama kira-kira 2 milyar tahun,prokariota menjadi satu-satunya organisme yang bisa hidup di atas permukaan bumi. Bukti biologi molekuler dari analisa urutan RNA membuktikan bahwa 2 kelompok prokariota yang amat berbeda yakni Arkhaea dan Bacteria memisah amat dini, kurang lebih 2 milyar tahun sila. Produksi oksigen yang dipelopori oleh organisme fotosintetik pertama menciptakan atmosfer aerob yang memulai tahapan evolusi organisme aerobik. Sementara evolusi prokariotik berlanjut, beberapa organisme telah mampu mentolerir oksigen, bahkan menjadi pengguna oksigen. Fosil eukariotik tertua yang ditemukan berumur 1,7 milyar tahun. Bagaimana asal eukariotik ini? Saya akan bahas dalam teori ENDOSIMBION (sudah saya buatkan thread mengenai ini di biologi juga)
Judul: 4.Evolusi Kimiawi Dan Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:14:08 AM
Sebagian besar ahli biologi sependapat bahwa kehidupan di bumi berasal dari bahan tak hidup yang pada akhirnya menjadi kumpulan molekuler yang mampu memperbanyak diri dan melakukan metabolisme sendiri. Sejauh ini dalam percobaan di laboratorium pun, tidak terbuktikan dengan jelas bahwa organisme bisa terbentuk dari unsur abiotik, namun ingat bahwa kondisi bumi pada awal terbentuknya amat berbeda dengan kondisi sekarang (bahkan laboratorium yang berusaha menirunya pun masih jauh berbeda). Misalkan, dulu hanya terdapat sedikit oksigen, banyak petir, dan aktivitas vulkanik yang luar biasa, radiasi ultraviolet yang masih amat kuat, serta banyak meteorit berjatuhan. Setidaknya para ahli menyetujui 4 tahapan hipotesa terbentuknya organisme awal sbb:
-   Sintesa dan akumulasi monomer organik seperti asam amino dan nukleotida
-   Penyatuan monomer-monomer menjadi polimer, termasuk asam nukleat dan protein
-   Agregasi molekul abiotik menjadi protobion yang memiliki karakteristik kimiawi berbeda
        dari lingkungannya
-   Asal mula hereditas yang bahkan mungkin sudah ada sebelum tahapan protobion
Judul: 5.Sintesa Abiotik Monomer Organik
Ditulis oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:15:23 AM
Pada awal abad ke-20, Oparin dan Haldane membuat postulat yang menyatakan bahwa kondisi bumi awal sangat memungkinkan reaksi kimia yang mensintesa senyawa organik  dari prekusor anorganik. Menurut mereka, kondisi bumi saat ini tidak memungkinkan untuk hal tsb karena terlalu melimpahnya jumlah oksigen yang dihasilkan organisme fotosintetik. Atmosfer pengoksidasi ini tidak memungkinkan sintesa molekul kompleks secara spontan karena oksigen akan memutus ikatan kimia, yang melepaskan elektron. Dengan atmosfer pereduksi pada bumi awal,pembuatan molekul organik yang memerlukan energi banyak dibantu oleh adanya kilat dan radiasi UV. Terdapat pula bukti fisika bahwa matahari 4 milyar tahun lalu lebih banyak memancarkan radiasi UV dibanding sekarang. Hal ini diuji oleh Stanley Miller dan Harold Urey tahun 50-an dengan menggunakan peralatan yang di set mirip atmosfer purba, dengan gas hidrogen, uap air, metana, dan ammonia yang diyakini banyak terdapat pada atmosfer purbakala. Alat itu dilengkapi kondensor (pengembun) dan elektroda sebagai pengganti kilat. Dibiarkan demikian selama seminggu, air berubah menjadi cokelat dan ditemukannlah banyak senyawa organik, termasuk 20 asam amino yang umum pada organisme, bahkan basa purin dan pirimidin, beberapa gula, lipid, dan bahkan ATP (jika ditambahkan fosfat dalam alat itu). Percobaan ini telah banyak diulangi di laboratorium seluruh dunia dengan hasil yang memuaskan: Yak, sintesa molekul organik dari zat anorganik telah terbukti!!
Judul: 6.Protobion
Ditulis oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:16:32 AM
Protobion adalah istilah untuk kumpulan molekul yang disusun ke tingkat yang lebih tinggi,belum dapat bermetabolisme maupun berkembangbiak,namun mampu mempertahankan kondisi lingkungan yang berbeda dengan lingkungan sekitarnya. Percobaan membuktikan bahwa suatu suspensi makromolekul terdiri atas polipeptida, asam nukleat, dan polisakarida yang dikocok membentuk agregat (disebut koaservat) yang hidrofobik, bila diberi enzim,koaservat akan bergabung dengan enzim,mengambil substrat dari lingkungan, lalu melepaskan produk hasil reaksi yang dikatalisis enzim tersebut. Setidaknya protobion telah menunjukkan adanya “ciri-ciri kehidupan”.
Judul: 7.Asal Mula Fotosintesis
Ditulis oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:22:28 AM
Pada prokariota awal, pigmen penyerap cahaya mungkin telah banyak menyerap sinar UV pada organisme yang tumbuh pada daerah dengan intensitas cahaya tinggi yang sebenarnya membahayakan bagi organisme tersebut. Kemudian pigmen yang penuh energi ini dirangkaikan dengan protein membran yang terlibat sintesa ATP. Ada yang namanya bakteriorhodopsin, molekul pada arkhaea ternentu yang bekerja dengan menyerap cahaya,menggunakan energi untuk memompa H+ keluar sel, sehingga ada gradien H+ (perbedaan pH) yang merangsang sintesa ATP. Inilah mekanisme fotosintesa sederhana yang diketahui saat ini. Pigmen dan fotosistem berevolusi dengan menggunakan cahaya sebagai penggerak elektron hidrogen sulfida ke NADP+ yang menghasilkan tenaga pereduksi untuk mengikat CO2 dalam fotosintesis. Beberapa bakteri fotosintetik akhirnya memiliki alat metabolisme yang bisa menggunakan air yang berlimpah sebagai pengganti hidrogen sulfida dan senyawa lain sebagai sumber elektron dan hidrogen yang dibutuhkan untuk mereduksi CO2. Inilah cyanobacteria,organisme pertama yang membebaskan oksigen sebagai hasil sampingan fotosintesisnya. Pada suatu periode,cyanobacteria yang berlimpah jumlahnya membebaskan oksigen yang berekasi dengan ion besi terlarut di laut yang menghasilkan besi oksida yang mengendap. Reaksi ini menghambat akumulasi oksigen bebas selama berjuta tahun sebelum presipitasi itu kehabisan besi terlarut. Larutan pun jenuh oksigen, dan membebaskan oksigen berlimpah ke atmosfer. Hal ini dibuktikan dengan berbagai penelitian kimiawi serta biologi molekuler. Banyak prokariota yang punah saat itu karena rusaknya ikatan molekul organik karena “serangan” oksigen. Ada yang “bersembunyi” di tempat anaerobik, sekarang kita kenal sebagai anaerob obligat.Namun, ada beberapa yang bisa beradaptasi dengan memiliki antioksidan. Melimpahnya oksigen ini membuka jalan baru bagi eukariota yang memanfaatkan oksigen.
Judul: 8.Hubungan Dengan Evolusi Darwinian (?)
Ditulis oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:23:42 AM
Skenario yang berkembang diantara para ilmuwan saat ini adalah bagaimana RNA adalah bahan herediter pertama,mendahului DNA. Kita telah membentuk hipotesa teoritis sel awal dengan menggabungkan informasi genetik tersebut kedalam protobion yang bisa mengkatalis reaksi kimia,termasuk membuat polimer. Protobion tumbuh, membelah, serta membagikan informasi genetik tadi pada keturunannya. Sampai saat ini,hanya ditemukan 1 protobion yang bisa “bereproduksi”,namun kesalahan penyalinan RNA bisa jadi merupakan sumber keanekaragaman yang baik. Evolusi Darwinian sesungguhnya agaknya mengumpulkan banyak perbaikan pada metabolisme dan pewarisan, dimana mengarah pada DNA sebagai materi herediter. Pada mulanya, RNA menyediakan cetakan nukleotida DNA,dan DNA yang lebih stabil daripada RNA mengambil alih fungsi penyimpanan informasi. RNA pun memulai peranan sebagai perantara translasi kode genetik.
Judul: 9.Daftar Pustaka
Ditulis oleh: biobio pada April 26, 2009, 08:25:03 AM
Banyak diambil dari “New Ingredient For The Primeval Soup” tulisan P. Aldhous 1995, “Biology: Concepts and Connection” karya Campbell, Reece, Mitchell, “Biology” karya Campbell, Reece, Mitchell,”From Primordial Soup to Prebiotic Beach” (wawancara dengan Stanley Miller)
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: sisca, chemistry pada September 23, 2009, 11:35:59 PM
ooo..
jadi dulu2 sebenarne di bumi ini blm ada lapisan ozon dunkz..?
tapi krna prokariota b'fotosintesis...
truz melepaskan O_{2} jadine kyk sekarang...
bnda2 langit bisa ditahan.....?

Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Chaduthz pada September 24, 2009, 02:35:00 AM
maxud benda2 langit bisa ditahan gmn? yg jelas...kalau secara scientific c dapat diakui teori2 tersebut berlaku tapi itu juga namanya theory belum tntu yang benar2 terjadi. ya kan?
kebetulan dulunya prokariotalah yang duluan muncul karena mereka uniseluler jdlah pana scientist beranggapan demikian.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: sisca, chemistry pada September 24, 2009, 03:07:37 AM
ooo,,
mksdne benda2 langit sekarangkan uda gag sembarangan jatuh2 lagee di bumi,,
karena ada lapisann yg menahan kan...?
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Chaduthz pada September 25, 2009, 03:07:13 AM
yoi!..atmosphere.what else? tp skrg udah jarang juga ya meteor jatuh gtu?
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada September 26, 2009, 05:03:56 AM
Pertanyaan fundamental ialah : "Bagaimana susunan molekul yang mengandung inteligen seperti dalam molekul DNA bisa terjadi "by chance" ?"
Kita mengetahui bahwa sebuah buku yang mengandung inteligen harus dirancang oleh manusia yang inteligen. Tidak mungkin 27 alfabet "by chance" menjadi sebuah buku.
Belum ada teori dan observasi/eksperimen yang bisa membuktikan "by chance" bisa terjadi organisme yang kompleks yang mengandung inteligen.
Judul: Biobio
Ditulis oleh: biobio pada September 26, 2009, 05:10:17 AM
26 alfabet tidak hampir mungkin by chance menjadi sebuah buku (dipikir aja, ga usah pake chi square segala), namun masuk akal jika 26 alfabet by chance membentuk kata yang make sense... Dan jika kata itu bisa mereplikasi dirinya (ingat konsep awal kehidupan), terciptalah kalimat! Tidak lama kemudian terciptalah sebuah cerpen, kemudian dalam waktu yang cukup lama, muncullah buku... Mengingat ruang sampel untuk "percobaan alamiah" ini amatlah berlimpah (luas bumi ini berapa?), kemunculan molekul replikator pertama bukannya tidak mungkin.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada September 27, 2009, 12:56:18 AM
Dan perlu juga diingat, dalam menyusun novel, tidak ada keharusan isinya sama persis. Perubahan kata, kalimat, tetap bisa menyusun novel yang sama. Dan bahkan jika ditinjau isinya benar-benar beda (misal beda bahasa) tetap bisa membentuk novel yang sama. Lalu berapa nilai probabilitas riil dari pembentukan novel tersebut?
Judul: Re: Biobio
Ditulis oleh: The Houw Liong pada September 27, 2009, 10:04:47 AM
26 alfabet tidak hampir mungkin by chance menjadi sebuah buku (dipikir aja, ga usah pake chi square segala), namun masuk akal jika 26 alfabet by chance membentuk kata yang make sense... Dan jika kata itu bisa mereplikasi dirinya (ingat konsep awal kehidupan), terciptalah kalimat! Tidak lama kemudian terciptalah sebuah cerpen, kemudian dalam waktu yang cukup lama, muncullah buku... Mengingat ruang sampel untuk "percobaan alamiah" ini amatlah berlimpah (luas bumi ini berapa?), kemunculan molekul replikator pertama bukannya tidak mungkin.

Silahkan uji dengan program komputer, jalankan dengan superkomputer untuk mensimulasikan milyaran tahun. Pengertian yang inteligen tidak mungkin terbentuk, jika hukum yang dipakai hanya "by chance" . Ini berarti harus ditemukan hukum lain yang memungkinkan terbentuknya buku yang inteligen.

http://www.theory-of-evolution.net/chap9/zero-tries-2.php

http://www.theory-of-evolution.net/chap11/primordial-soup-myth.php

http://www.theory-of-evolution.net/chap10/RNA-self-replication-3.php

http://www.theory-of-evolution.net/intelligent-design-experiment/evolution-demo-7.html



Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: MonDay pada September 27, 2009, 11:19:46 AM
mau nanya ni
menurut kalian yang mana lebih dulu
telur atau ayam?
pertanyaan klise tp bgs utk dibhs

kalo saya telur
bisa telur ini mutasi alam
Judul: Biobio
Ditulis oleh: biobio pada September 27, 2009, 11:40:41 AM
@ Pak Houw Liong = Sekarang, menurut anda, apakah ruang sample yang ada di bumi ini selama 1 milyar tahun pertama sejarah terbentuknya prokariota tidak cukup untuk "trial and error" (sebetulnya istilah ini kurang tepat) kemunculan molekul pertama yang memiliki materi herediter, dan bisa mengatur pemisahan lingkungan internal dengan eksternal?

Saya meragukan pernyataan banyak kreasionis yang kira-kira bunyinya seperti ini, "Peluang kemunculan molekul pertama adalah sepersekian, peluang muncul eukariota sepersekian, peluang muncul H.erectus sepersekian, peluang muncul manusia, sepersekian. Berarti peluang kemunculan manusia adalah perkalian dari semua peluang tadi dan itu sangat kecil. Mustahil tercipta tanpa bantuan Tuhan"
Sekilas hal ini benar, namun jika diperhatikan lebih dalam, katakanlah peluang munculnya manusia adalah sepersatutriliun, nah, itulah yang terjadi. Telah terjadi "by chance" menghasilkan manusia! Sisa peluang yang (1-sepersatutriliun) nya mana? Jika kita ambil kemungkinan kedua, ketiga, keempat (yang sama besarnya, yakni sepersatutriliun) kita akan mendapatkan bentuk kehidupan lain, yang jelas berbeda. Saya menganalogikan penjelasan demikian seperti kita melempar dadu lima ribu kali dan hasilnya kita catat sebagai deretan bilangan (1-6) lima ribu buah, dan kita berkata "Peluang terciptanya deret ini adalah (1/6)^5000! Mustahil terjadi tanpa bantuan Tuhan!".

@atas=
1. Telur sama ayam mana yang lebih dulu?
Jawab = Telur.
2. Ayam sama telur yang mana lebih dulu?
Jawab = Ayam.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: raisuien pada September 27, 2009, 11:51:51 AM
@atas=
1. Telur sama ayam mana yang lebih dulu?
Jawab = Telur.
2. Ayam sama telur yang mana lebih dulu?
Jawab = Ayam.

hahahaha... bener2...
yg ditanya yg mana lebih dlu...
klo begitu apa yg ditanyakan lebih dlu...
di sini forum biologi sih...
mknya gag bisa nyakut ke agama... ;D

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: MonDay pada September 27, 2009, 12:13:02 PM
@atas=
1. Telur sama ayam mana yang lebih dulu?
Jawab = Telur.
2. Ayam sama telur yang mana lebih dulu?
Jawab = Ayam.

wkwkwk...kena dah
Judul: Biobio
Ditulis oleh: biobio pada September 27, 2009, 01:17:27 PM
Hmm, untuk kajian biologi pun, saya ragu pentingnya pertanyaan tadi. Apalagi, "telur" definisinya apa sih?
Judul: Re: Biobio
Ditulis oleh: The Houw Liong pada September 27, 2009, 10:06:19 PM
@ Pak Houw Liong = Sekarang, menurut anda, apakah ruang sample yang ada di bumi ini selama 1 milyar tahun pertama sejarah terbentuknya prokariota tidak cukup untuk "trial and error" (sebetulnya istilah ini kurang tepat) kemunculan molekul pertama yang memiliki materi herediter, dan bisa mengatur pemisahan lingkungan internal dengan eksternal?

Saya meragukan pernyataan banyak kreasionis yang kira-kira bunyinya seperti ini, "Peluang kemunculan molekul pertama adalah sepersekian, peluang muncul eukariota sepersekian, peluang muncul H.erectus sepersekian, peluang muncul manusia, sepersekian. Berarti peluang kemunculan manusia adalah perkalian dari semua peluang tadi dan itu sangat kecil. Mustahil tercipta tanpa bantuan Tuhan"
Sekilas hal ini benar, namun jika diperhatikan lebih dalam, katakanlah peluang munculnya manusia adalah sepersatutriliun, nah, itulah yang terjadi. Telah terjadi "by chance" menghasilkan manusia! Sisa peluang yang (1-sepersatutriliun) nya mana? Jika kita ambil kemungkinan kedua, ketiga, keempat (yang sama besarnya, yakni sepersatutriliun) kita akan mendapatkan bentuk kehidupan lain, yang jelas berbeda. Saya menganalogikan penjelasan demikian seperti kita melempar dadu lima ribu kali dan hasilnya kita catat sebagai deretan bilangan (1-6) lima ribu buah, dan kita berkata "Peluang terciptanya deret ini adalah (1/6)^5000! Mustahil terjadi tanpa bantuan Tuhan!".

Yang diperlukan ialah algoritma (yang mencerminkan axioma yang masuk akal) untuk mensimulasikan hukum yang berlaku untuk terjadinya organisme hidup. Hal ini yang belum ditemukan. Trial and error & kemunculan molekul pertama yang memiliki materi herediter, dan bisa mengatur pemisahan lingkungan internal dengan eksternal, belum bisa menjelaskan kemunculan organisme hidup karena jika disimulasikan akan diperoleh probabilitas sangat kecil yang berarti  memerlukan waktu lebih dari 14 milyar tahun (umur alam semesta) untuk kemunculan organisme hidup.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada September 28, 2009, 05:39:42 AM
14 mlyar tahun ini untuk kondisi yang bagaimana? Kondisi alam saat ini, atau kondisi alam di masa lalu? Dan sudah mempertimbangkan pembentukan simultan dari berbagai lokasi dan kondisi?
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada September 28, 2009, 06:41:17 AM
Hal itu baru perhitungan orde besar saja, namun sudah menunjukkan bahwa hipotesis evolusi yang sekarang masih memerlukan modifikasi dan perbaikan untuk bisa diterima sebagai sains.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: cignus pada September 28, 2009, 07:26:46 AM
klo diliat2 sekarang udah ada deh teori chaos yg menunjukan bahwa tidak semua prinsip termodinamika II menuju ke arah keacakan atau artinya tidak semua entropi semakin meningkat, ada hal2 tertentu yg menuju ke arah pengorganisasian diri. ya gak harus mahluk hidup benda matipun bisa misalnya bila kita memasukkan cairan ke dalam sebuah bejana bulat dan kemudian memanaskannya. memang pada awalnya gerakan didalam cairan tidak stabil ato chaostik lalu kemudian secara mendadak muncul pola teratur, gerak menggulung gulung membentuk suatu pola heksagonal pada permukaan cairan. keteraturan tersebut bersifat spontan proses pengaturan diri sedang terjadi. selain mengorganisasikan diri mereka juga membentuk pengulanan ato goemetri fraktal.

sebenarnya qta dikelilingi oleh gemetri ini liat aja elektron berputar mengitari atom dan planet mengitari matahari. ada pengulangan terhadap segala sesuatu.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: biobio pada September 28, 2009, 09:57:36 AM
Kutip dari: The Houw Liong link=topic=3404.msg54091#msg54091
akan diperoleh probabilitas sangat kecil yang berarti  memerlukan waktu lebih dari 14 milyar tahun (umur alam semesta) untuk kemunculan organisme hidup.
Saya menganalogikan penjelasan demikian seperti kita melempar dadu lima ribu kali dan hasilnya kita catat sebagai deretan bilangan (1-6) lima ribu buah, dan kita berkata "Peluang terciptanya deret ini adalah (1/6)^5000! Mustahil terjadi tanpa bantuan Tuhan!".

@atas=
1. Telur sama ayam mana yang lebih dulu?
Jawab = Telur.
2. Ayam sama telur yang mana lebih dulu?
Jawab = Ayam.

Hal itu baru perhitungan orde besar saja, namun sudah menunjukkan bahwa hipotesis evolusi yang sekarang masih memerlukan modifikasi dan perbaikan untuk bisa diterima sebagai sains.
Modifikasi apanya? Saya rasa teori evolusi jauh lebih mudah diamati dan "dibuktikan" dibandingkan teori sains lain, seperti relativitas einstein. Dan baru dengar nih, orang yang menyebut "hipotesa evolusi", bukannya "teori evolusi".... =)
Judul: Biobio
Ditulis oleh: biobio pada September 29, 2009, 03:12:56 PM
Masalah makroevolusi, saya rasa cukup dapat dilogika dengan adanya mutasi pada gen yang mengatur perkembangan. Sebagian besar avertebrata memiliki single cluster gen-gen homeotik (Hox Complex). Gen Hox mengarahkan perkembangan bagiam tubuh utama. Contohnya, mutasi (duplikasi) kompleks Hox sekitar 500 juta tahun lalu kemungkinan besar menjadi bahan genetik yang mengarahkan perkembangan tulang belakang, memunculkan vertebrata). Duplikasi Hox kembali terjadi kira-kira 400 juta tahun silam, menyebabkan perkembamgan rahang pertama, memunculkan Gnathostomata seperti Chondrichthyes, Osteichthyes, Amfibia, Reptil, Aves, anda, dan juga saya.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada September 30, 2009, 04:14:06 AM
Kita membangun sebuah teori atau konsep berdasarkan asumsi-asumsi dasar yang disusun menggunakan paradigma yang berlaku untuk suatu masa tertentu. Asumsi dasar ini tetap terbatas, sebatas kemampuan kecerdasan kita, seperti misalnya penyusunan suatu algoritma untuk memecahkan masalah. Tidak demikian halnya dengan alam yang tidak memerlukan asumsi dasar dan paradigma tetapi berdasarkan hukum alam yang sangat terkait satu sama lain atau interdependen. Tidak ada algoritma atau superkomputer yang bisa menciptakan hubungan seperti ini setidaknya di masa sekarang ini.
Lagipula, mengingat hubungan interdependen tersebut, perjalanan kita untuk mengerti alam seutuhnya bisa saja tidak membuahkan hasil, karena kemampuan kita juga dipengaruhi oleh hukum alam yang ingin kita ketahui itu, kecerdasan kita, begitu juga alat2 yang kita buat tidak terlepas satu sama lain. Apakah hukum alam telah menghasilkan manusia yang mampu mengerti hukum alam itu sendiri ataupun tidak, itu belum kita ketahui sekarang. Sesuatu yang tampaknya tidak masuk akal bagi kita, bisa saja merupakan sesuatu yang sangat masuk akal bagi hukum alam dan demikianlah adanya.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 02, 2009, 06:59:35 AM
Hukum alam yang lulus dari uji logico-empiricism seharusnya ditemukan (dicover) supaya ilmu itu berkembang. Hipotesis yang belum lulus uji logico-epiricism harus dimodifikasi/diperbaiki.
Contoh : Untuk memperluas daerah keberlakuannya teori mekanika klasik diperbaiki/ dimodifikasi menjadi teori relativitas khusus, kemudian menjadi teori relativitas umum.
Umumnya ilmuwan mengakui bahwa Teori Big Bang yang merupakan konsekuensi dari teori relativitas umum untuk waktu 10-37 detik setelah Big Bang sudah lulus dari uji logico-empiricism. Yang belum bisa dijelaskan secara ilmiah ialah keadaan sebelum 10-37 detik.
Banyak ilmuwan yang masih menyatakan bahwa hipotesis makroevolusi dan hipotesis asal mula kehidupan belum lulus uji logico-empiricism termasuk uji dengan bantuan komputer.
Uji dengan pertolongan komputer sudah umum dilakukan pada zaman informatika.
Jadi ada 2 hal penting yang belum/tidak bisa dijelaskan secara ilmiah : Asal energi awal dari Big Bang (energi awal dari alam semesta) dan awal dari kehidupan.
 

http://en.wikipedia.org/wiki/The_Origin_of_Species
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: biobio pada Oktober 03, 2009, 02:35:46 AM
Begini sajalah...
Saya dapat ide dari teman saya yang kejatuhan tahi burung tepat di kepalanya ketika berjalan di belakang sekolah kemarin. Kejadian itu, meskipun cukup sering terjadi, tetap saja memiliki peluang yang amat kecil.
Jika dihitung dengan superkomputer atau apalah, berapa sih peluang seseorang kejatuhan tahi burung?
Pasti amat kecil sekali, namun nyatanya itu dapat terjadi.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 03, 2009, 08:59:02 AM
Hitungannya ialah waktunya kejatuhan tahi burung kemungkinan terjadinya dalam waktu hidup manusia, tetapi terjadinya organisme hidup dari unsur anorganik memerlukan lebih dari 14 milyar tahun. Silahkan simulasikan dengan komputer.

Komponen erloji jika dikenakan proses acak tidak mungkin tersusun menjadi erloji, apa lagi organisme hidup. Jadi "by chance" saja tidak bisa menjelaskan terjadinya molekul yang kompleks, misalnya protein,RNA, DNA,  apalagi organisme hidup.

Terjadinya erloji memerlukan seorang designer yang inteligen kerena mempunyai fungsi serta tujuan, berlainan dengan kejatuhan tahi burung yang tidak berfungsi dan bertujuan. Apalagi organisme hidup yang kompleksitasnya tinggi yang harus bisa berevolusi menjadi manusia yang kompleksitasnya sangat sangat tinggi. Apakah mungkin terjadinya manusia tanpa Superinteligen designer ?
Apakah mungkin keberadaan (existensi) manusia hanya terjadi karena Hukum "by chance" & "survival for the fittest" tanpa existensi Super Inteligent Designer ?
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 03, 2009, 10:20:04 AM
Diagram inteligent design

Judul: Biobio
Ditulis oleh: biobio pada Oktober 03, 2009, 01:41:22 PM
Aha, arloji... Coba cari e-booknya "Blind Watchmaker", karangan Richard Dawkins.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 04, 2009, 01:14:38 AM
Diagram inteligent design
Apanya? Argumen paling konyol. karena A belum terbukti maka B pasti benar?

Coba dibalik aja skemanya, karena Intelligent Design gak terbukti (malah sama sekali gak bisa dibuktikan), maka teori origin of life PASTI benar :D
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Oktober 04, 2009, 02:02:24 AM
@The Houw liong
Ingatlah pak, bahwa untuk terciptanya organisasi jasad hidup beserta fungsinya yang kompleks tidak murni by chance, seperti anda melempar dadu sekian ribu kali dan menghasilkan deret angka persis seperti yang anda inginkan, tapi dibatasi oleh hukum alam.

Andaikan anda inginkan deret angka 453213456, maka kemungkinan anda untuk memunculkan angka itu hanya dengan 9 kali lempar memang kecil kalau hanya "by chance" dengan asumsi bahwa masing-masing kejadian benar-benar bebas (independent outcomes), yaitu (1/6)^9, namun jika untuk pertama kali lempar dadu, hukum alam sudah campur tangan dimana hanya angka 4 yang "lolos seleksi alam", selanjutnya lempar dadu, hanya angka 5 yang lolos seleksi, maka terbentuknya deret angka seperti itu sangat mungkin, sebab memang sudah dibatasi oleh hukum alam. Lagipula,dari analogi tersebut di atas tersirat bahwa terbentuknya organisme yang kompleks seperti sekarang ini tidak terbentuk sekali waktu, tapi secara bertahap, dimana untuk setiap langkahnya, hukum alam lewat seleksi alamnya menentukan langkah berikut.

Minimal bacalah sampai habis buku Cell Biology penerbit saunders elseviers. Penjelasan sistem biologis dan fungsi2nya sampai ke tingkat molekuler, semuanya dibatasi hukum alam TIDAK murni by chance dan BUKAN pula ada campur tangan atau kehendak sang "inteligent designer" seperti kata anda. Intelegent designer hanyalah istilah yang hanya ada pada kamus orang-orang kreasionis, sekelompok orang dengan ketakutannya akan sesuatu yang belum bisa dijelaskan dengan akal budinya, berusaha mencampur adukkan antara mistis dengan keilmuan. Saya rasa mirip orang primitif yang takut akan petir dan bilang bahwa petir merupakan tanda kemarahan dewa.
Ingat apa kata Stephen Hawking tentang usaha manusia mencari Theory Of Everything atau dikenal juga sebagai Quantum Theory of Gravity..
Semua kejadian alam saling tergantung satu sama lain, sedangkan kita meneliti berdasarkan pembatasan asumsi dasar, atau dengan meniadakan efek hukum alam lain, bisa saja perjalanan kita untuk mengerti alam seutuhnya tidak berujung sebab memang hukum alam yang "menciptakan" kita memang tidak membuat kita bisa memahami hukum alam itu sendiri.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Oktober 04, 2009, 02:26:45 AM
Sebaliknya, jika memang ada "inteligent designer" seperti kata anda, mana pula buktinya secara empiris bahwa dia memang ada menurut uji logico-empiricism anda?
Kita berbicara tentang hasil penelitian yang mengarah ke arah evolusi molekuler, bukan berspekulasi dalam ranah metafisika, untuk itu ada tempatnya di Agama. Saya rasa kita tidak perlu mencampur adukkan antara keyakinan pribadi dan iptek, karena keduanya memiliki alam yang berbeda dan menjamah aspek yang berbeda pula dari kehidupan manusia. Terus terang, saya sendiri secara pribadi percaya akan Sang Pencipta (dalam kata anda = inteligent designer) tapi bukan dalam bentuk seperti yang anda utarakan.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 04, 2009, 02:45:58 AM
Saya tidak mengatakan demikian, saya mengatakan bahwa hipotesis Darwin belum bisa dibuktikan secara ilmiah, sehingga perlu diperbaiki.

Mungkin sekali metoda ilmiah yang sekarang diterima memang tidak bisa membahas awal dari alam semesta dan awal dari kehidupan. Metoda ilmiah pun perlu pengembangan.

Statusnya sekarang  menyatakan bahwa hal tsb sudah masuk bidang teologi(Superinteligent design) atau metafisika, atau perlu perluasan metoda logico-empiricism.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Oktober 04, 2009, 03:29:58 AM
Memang betul teori Darwin masih perlu diperbaiki dan dikembangkan, tidak ada seorang pun di sini yang saya rasa bermaksud mengatakan bahwa teori tersebut sudah final, tapi terus mengalami perkembangan,namun fakta hasil penelitian yang baru semakin mendukung dan mengarah ke teori tersebut, bukan teori lain, walaupun belum ada deduksinya.
Anda sendiri setuju bahwa kelanjutan bidang tersebut sudah masuk bidang teologi kan bukan bidang biologi lagi? maka itu saya rasa tidak perlu Anda mencampurkan kembali bidang ini dengan bidang teologi dengan segala istilah tersembunyinya seperti superinteligent designer, sebab kita bicara fakta hasil penelitian. Menggali fakta tidak sama dengan mencari kebenaran dalam arti filosofi.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 04, 2009, 09:17:53 PM
Pertanyaan fundamental yang harus dipecahkan ialah :

Bagaimana molekul yang sederhana bisa tersusun menjadi molekul yang lebih kompleks ?
Dalam alam umumnya proses yang terjadi ialah molekul yang kompleks terurai menjadi yang lebih sederhana ( sistem menuju entropi maksimum).
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: ksatriabajuhitam pada Oktober 04, 2009, 09:46:53 PM
Pertanyaan fundamental yang harus dipecahkan ialah :

Bagaimana molekul yang sederhana bisa tersusun menjadi molekul yang lebih kompleks ?
Dalam alam umumnya proses yang terjadi ialah molekul yang kompleks terurai menjadi yang lebih sederhana ( sistem menuju entropi maksimum).

SETUJU!
inilah inti dari permasalahan "Asal Mula Kehidupan",,, bukankah begitu?
jika ya, mari kembali ke topik dan fokus pada hal ini.
Judul: Biobio
Ditulis oleh: biobio pada Oktober 04, 2009, 11:59:16 PM
Kita sering melupakan bahwa kondisi bumi masa lampau sangat berbeda dengan sekarang. 4 milyar tahun yang lalu, terdapat banyak petir, aktivitas vulkanik, hujan meteor, dan radiasi ultraviolet yang jauh lebih kuat. Selain itu, percobaan laboratorium menunjukkan bahwa agregat molekul yang dapat mempertahankan lingkungan internalnya, dan dapat dirangsang (protobion) ternyata dapat dibentuk secara spontan dari bahan abiotik. Jika dicampur dengan air dingin, bahkan dapat menghasilkan suatu tetesan (disebut mikrosfer) yang dibungkus oleh suatu membran selektif permeabel, bisa mengembang-mengerut secara osmotik bila terpapar larutan dengan konsentrasi garam yang berbeda.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Oktober 05, 2009, 01:25:20 AM
Aha..entropi..anda melupakan bahwa banyak makromolekul seperti micotubules, actin, intermediate filamen, flagel, cillia dan masih banyak lagi struktur sitoskeleton dalam sel tersusun dengan sendirinya (self assembly) secara in vitro berdasarkan hukum entropi (sebagian besar melalui hidrophobic interactions, ikatan vander waals, hidrogen, dll). Pernyataan "molekul kompleks selalu terurai menjadi bentuk yang lebih sederhana" sebenarnya tidaklah tepat, lebih tepat jika molekul selalu berusaha meningkatkan entropi nya, entah nanti hasilnya malah tampak lebih teratur menurut kesan kita ataupun tidak. Semua reaksi dalam sel, reaksi antara reseptor dengan ligandnya, signal-reseptor, feed-back mechanism merupakan reaksi random dalam suatu sistem (dalam hal ini sitosol) yang tunduk pada hukum alam atau ditentukan oleh kondisi lingkungan internal maupun eksternal.
Dan seperti yang telah saya bilang sebelumnya, terbentuknya molekul yang kompleks tidak terbentuk sekali waktu, dari tidak ada sel menjadi sel eukaryot atau bahkan sampai menjadi manusia..begitu maksud anda? Kalau memang demikian maksud anda, saya anjurkan anda baca buku ttg sejarah evolusi makhluk hidup.
Semua terjadi bertahap, dengan molekul asam nukleat (RNA) sebagai molekul "hidup" pertama, lalu berkembang menjadi molekul asam nukleat dengan kemampuan seperti enzim, disebut dengan ribozim, lalu berkembang menjadi molekul asam nukleat dalam kantong liposom, lalu berkembang suatu sistem tertutup, yang mampu mengisolasi lingkungan internal sel terhadap lingkungan eksternal, demikian seterusnya perkembangan yang terjadi berdasarkan seleksi alam atau hukum alam terhadap banyak variasi molekul hidup. Seleksi alam yang terjadi pada dasarnya tidak memiliki tujuan, tidak berarah dan tidak memiliki rencana jangka panjang. Bagaimana anda bisa menyusun algoritma dengan sesuatu yang tidak berarah dan tidak terencana?Anda pasti membuat asumsi bahwa "adanya pengarahan dan perencanaan dari molekul sampai ke manusia", apa anda bisa mensimulasikan setiap detik dalam alam beserta perubahan alam baik makro maupun mikro selama milyaran tahun?itu hal yang absurd untuk saat ini untuk dibuktikan, sama halnya dengan postulat Einstein, fakta yang tidak terelakkan tapi juga belum bisa dibuktikan. Sedangkan untuk mensimulasikan satu sel saja dalam computational biology masih sangat dini untuk dibicarakan.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 05, 2009, 06:19:38 AM
Saya tidak mengatakan demikian, saya mengatakan bahwa hipotesis Darwin belum bisa dibuktikan secara ilmiah, sehingga perlu diperbaiki.
Anda salah. Teori evolusi bisa (dan sudah) dibuktikan, tapi teori ini sama dengan sekian banyak teori ilmiah lain, belum sempurna.

Mungkin sekali metoda ilmiah yang sekarang diterima memang tidak bisa membahas awal dari alam semesta dan awal dari kehidupan. Metoda ilmiah pun perlu pengembangan.

Statusnya sekarang  menyatakan bahwa hal tsb sudah masuk bidang teologi(Superinteligent design) atau metafisika, atau perlu perluasan metoda logico-empiricism.
Kesimpulannya, anda mau memasukkan pandangan filosofis (agama) dalam sains? artinya anda sudah masuk ke pseudo sains...
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 05, 2009, 06:21:06 AM
Pertanyaan fundamental yang harus dipecahkan ialah :

Bagaimana molekul yang sederhana bisa tersusun menjadi molekul yang lebih kompleks ?
Dalam alam umumnya proses yang terjadi ialah molekul yang kompleks terurai menjadi yang lebih sederhana ( sistem menuju entropi maksimum).
Apakah anda mengabaikan fakta bahwa bumi ini adalah sistem terbuka, yang mendapatkan pasokan energi dari luar?
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 05, 2009, 10:16:02 AM
Penjelasan yang diajukan bisa menolong tetapi belum bisa merumuskan hukum dasarnya sehingga menurut metoda logico-empiricism masih kurang memadai. Lihatlah hukum alam yang dirumuskan fisikawan perumusannya sangat jelas dan mudah dijadikan algoritma dan disimulasikan untuk menguji kebenarannya dan terbukti pula dalam laboratorium/observasi.

Langkahnya sbb.:
Turunkan secara logis dari hukum dasarnya dan uji dalam laboratorium terjadinya molekul kompleks dari molekul sederhana.
Turunkan secara logis bahwa dari molekul kompleks bisa muncul organisme hidup juga harus terbukti pula dalam laboratorium/observasi atau simulasi komputer.
Judul: Re: Biobio
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 05, 2009, 10:36:40 AM
Kita sering melupakan bahwa kondisi bumi masa lampau sangat berbeda dengan sekarang. 4 milyar tahun yang lalu, terdapat banyak petir, aktivitas vulkanik, hujan meteor, dan radiasi ultraviolet yang jauh lebih kuat. Selain itu, percobaan laboratorium menunjukkan bahwa agregat molekul yang dapat mempertahankan lingkungan internalnya, dan dapat dirangsang (protobion) ternyata dapat dibentuk secara spontan dari bahan abiotik. Jika dicampur dengan air dingin, bahkan dapat menghasilkan suatu tetesan (disebut mikrosfer) yang dibungkus oleh suatu membran selektif permeabel, bisa mengembang-mengerut secara osmotik bila terpapar larutan dengan konsentrasi garam yang berbeda.

Jelaskan mengapa kondisi ini bisa terjadi. Secara fisika hal ini dimungkinkan karena kondisi awal dari alam semesta yang diatur secara cermat fine tuning dengan energi awal yang tepat yang dan hukum alam yang mengandung inteligen . Hal ini tidak bisa dijelaskan dengan hipotesis "by chance" .
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 05, 2009, 10:43:45 AM
Pertanyaan fundamental yang harus dipecahkan ialah :

Bagaimana molekul yang sederhana bisa tersusun menjadi molekul yang lebih kompleks ?
Dalam alam umumnya proses yang terjadi ialah molekul yang kompleks terurai menjadi yang lebih sederhana ( sistem menuju entropi maksimum).
Apakah anda mengabaikan fakta bahwa bumi ini adalah sistem terbuka, yang mendapatkan pasokan energi dari luar?
Saya tidak mengabaikan hal tsb. Walaupun sistem terbuka dan mendapat pasokan energi dari luar, tidak ada hukum yang mengatakan bahwa hal ini bisa memunculkan molekul sekompleks DNA dan memunculkan organisme hidup.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 05, 2009, 12:38:38 PM
Jelaskan mengapa kondisi ini bisa terjadi. Secara fisika hal ini dimungkinkan karena kondisi awal dari alam semesta yang diatur secara cermat fine tuning dengan energi awal yang tepat yang dan hukum alam yang mengandung inteligen . Hal ini tidak bisa dijelaskan dengan hipotesis "by chance" .
Sains tidak pernah mengenal kondisi 'pure chance'. Sains mengenal peristiwa acak yang dibatasi hukum-hukum alam. Dan aku tidak paham apa maksud anda hukum alam yang mengandung intelegensia. Apa yang terjadi sekarang adalah apa yang sudah terjadi, kondisi yang sedikit berbeda di masa lalu mungkin menghasilkan kondisi yang lebih buruk, atau sebaliknya lebih baik. Tapi percuma berandai=-andai karena kita hanya tahu apa yang telah terjadi saat ini.

Saya tidak mengabaikan hal tsb. Walaupun sistem terbuka dan mendapat pasokan energi dari luar, tidak ada hukum yang mengatakan bahwa hal ini bisa memunculkan molekul sekompleks DNA dan memunculkan organisme hidup.
Ilmuwan berpendapat yang terbentuk di alam bebas bukanlah DNA, melainkan RNA. Dan ilmuwan sedang merekonstruksi bagaimana RNA ini terbentuk di alam. Baru dua asam nukleid (sejauh yang kutahu) yang diketahui carapembentukannya. Jadi tunggu saja...

Dan jika bicara hukum, kurasa tidak satupun hukum yang mendukung kemungkinan muncunya makhluk hidup secara langsung di alam bebas, dan jika anda mengajukan penciptaan gaib, itu sudah di luar konteks sains. Anda tak bisa mengajukan fenomena supranatural untuk menjawab pertanyaan sains.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 05, 2009, 09:20:09 PM
Sains tidak pernah mengenal kondisi 'pure chance'. Sains mengenal peristiwa acak yang dibatasi hukum-hukum alam. Dan aku tidak paham apa maksud anda hukum alam yang mengandung intelegensia. Apa yang terjadi sekarang adalah apa yang sudah terjadi, kondisi yang sedikit berbeda di masa lalu mungkin menghasilkan kondisi yang lebih buruk, atau sebaliknya lebih baik. Tapi percuma berandai=-andai karena kita hanya tahu apa yang telah terjadi saat ini.

Hukum Newton, Postulat Teori Relativitas adalah contoh hukum alam yang mengandung inteligensia.

Sains harus dapat menjelaskan keadaan yang sekarang sudah terjadi, dan terbukti "by chance" dan hukum alam yang sekarang dikenal tidak mampu menjelaskan asal kehidupan.

Kutip
Ilmuwan berpendapat yang terbentuk di alam bebas bukanlah DNA, melainkan RNA. Dan ilmuwan sedang merekonstruksi bagaimana RNA ini terbentuk di alam. Baru dua asam nukleid (sejauh yang kutahu) yang diketahui carapembentukannya. Jadi tunggu saja...

Hal itu menunjukkan masih sangat jauh untuk bisa terbentuk organisme hidup. Harus menunggu sampai kapan ?


Kutip
Dan jika bicara hukum, kurasa tidak satupun hukum yang mendukung kemungkinan muncunya makhluk hidup secara langsung di alam bebas, dan jika anda mengajukan penciptaan gaib, itu sudah di luar konteks sains. Anda tak bisa mengajukan fenomena supranatural untuk menjawab pertanyaan sains.

Saya menyatakan kemungkinan bahwa metoda sains yang sekarang dikenal tidak bisa menjelaskan awal dari kehidupan. Metoda sains pun harus ditinjau kembali.
Judul: Biobio
Ditulis oleh: biobio pada Oktober 06, 2009, 12:17:08 AM
Meskipun sintesa protobion dilakukan pada kondisi laboratorium, jika kita memperhatikan jumlah molekul di bumi, amat masuk akal peristiwa "by chance" tersebut terjadi. Sama seperti saya bilang sebelumnya, naif sekali untuk mengatakan bahwa seseorang yang melempar dadu 20x dan mendapat urutan 63216642135565213615 pastilah bukan terjadi kebetulan karena peluangnya hanya (1/6)^20

Materi genetik pertama terbukti RNA, dan dalam kondisi laboratorium RNA bisa membuat polipeptida (seperti translasi mRNA) dan juga mengarahkan sintesa RNA lain.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 06, 2009, 01:29:19 AM
Hukum Newton, Postulat Teori Relativitas adalah contoh hukum alam yang mengandung inteligensia.
Gak ngerti definisi 'mengandung intelegensia' pada konteks di atas...

Sains harus dapat menjelaskan keadaan yang sekarang sudah terjadi, dan terbukti "by chance" dan hukum alam yang sekarang dikenal tidak mampu menjelaskan asal kehidupan.
Bukan tidak mampu, tapi belum mampu. Dan 'Tuhan menciptakannya' sama sekali tidak menjawab pertanyaan tersebut. Karena pertanyaan ilmiah harus dijawab oleh jawaban ilmiah, bukan dogma atau pandangan filosofis

Hal itu menunjukkan masih sangat jauh untuk bisa terbentuk organisme hidup. Harus menunggu sampai kapan ?
Ayolah. Apa yang dituduh kreasionis gak mungkin sudah banyak yang mungkin. Siapa yang bisa membayangkan rekonstruksi asam amino atau asam nukleid seratus tahun silam?

Saya menyatakan kemungkinan bahwa metoda sains yang sekarang dikenal tidak bisa menjelaskan awal dari kehidupan. Metoda sains pun harus ditinjau kembali.
Tidak. Pertanyaan ilmiah harus dijawab oleh jawaban ilmiah. Tidak ada peluang memasukkan faktor supranatural atau sejenisnya dalam konteks sains :)
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: biobio pada Oktober 06, 2009, 01:56:29 AM
Kutip dari: The Houw Liong link=topic=3404.msg55773#msg55773
Hal itu menunjukkan masih sangat jauh untuk bisa terbentuk organisme hidup. Harus menunggu sampai kapan ?
Dan paham kreasionis juga sama, masih sangat jauh untuk membuktikan bahwa makhluk hidup diciptakan secara terpisah pada tempatnya masing-masing seperti sekarang ini oleh Tuhan, atau apapun nama realita transenden itu.


Dalam sains, teori akan dianggap benar selama ia adalah suatu penjelasan terbaik bagi fenomena alam yang dibahasnya, dan tidak ada observasi atau hasil percobaan ilmiah yang menentangnya. Karena memenuhi syarat tersebut, teori evolusi sah sebagai teori sains.


Saya tantang siapa pun yang bisa membuktikan bahwa teori penciptaan ala kreasionis benar secara ilmiah!
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 06, 2009, 02:16:38 AM
Kebenaran yang bisa diungkapkan oleh metoda ilmiah terbatas, karena metoda ilmiah ingin memetakan segala kejadian dalam alam sebagai sistem formal. Ini diungkapkan oleh seorang matematikawan K. Goedel yang menyatakannya dalam teorema Goedel  bahwa sistem formal tidak pernah lengkap.
Selalu ada kebenaran di luar sistem formal yang sudah dirumuskan termasuk hipotesis Darwin yang anda pegang.

Memang untuk membahas kebenaran metoda ilmiah tidak termasuk dalam ranah sains. Untuk memabahasnya akan masuk meta-sains (meta-fisika).
Namun, banyak indikasi bahwa awal kehidupan dan awal alam semesta memang tidak bisa terbahas secara tuntas dengan metoda ilmiah yang dikenal sekarang . Hukum Newton yang diperluas menjadi teori relativitas umum berhasil mengungkapkan Teori Big Bang yang berhasil mengungkapkan sebagian besar gejala alam yang dapat diobservasi pada saat sekarang (ini yang saya maksudkan hukum ini mengandung inteligensi) mulai dari 10-37 detik setelah pengembangan ruang-waktu, namun tidak bisa menjelaskan awal energi semesta dan kondisi awal semesta yang memungkinkan timbulnya kehidupan dalam alam ini, karena adanya hukum alam yang mengatur alam semesta, dan perbedaan permilyar saja dalam kondisi awal dan energi awal alam semesta sudah tidak memungkinkan adanya keadaan yang bisa mendukung kehidupan. Hal ini menunjukan unsur "inteligent design", bukan "by chance".

Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 06, 2009, 02:54:15 AM
Dalam sains, teori akan dianggap benar selama ia adalah suatu penjelasan terbaik bagi fenomena alam yang dibahasnya, dan tidak ada observasi atau hasil percobaan ilmiah yang menentangnya. Karena memenuhi syarat tersebut, teori evolusi sah sebagai teori sains.
"Teori" evolusi belum mampu menjelaskan timbulnya organisme hidup, baik diuji secara eksperimen, maupun deduksi logis dari suatu hukum alam. "Teori" evolusi hanya mampu menjelaskan dengan baik mikroevolusi saja. Untuk menjelaskan awal kehidupan dan makroevolusi masih diperlukan perumusan hukum alam yang baru, bukan sekedar mengatakan "by chance" dan  "hukum seleksi alam"
Judul: Re: Biobio
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 06, 2009, 03:44:38 AM
Meskipun sintesa protobion dilakukan pada kondisi laboratorium, jika kita memperhatikan jumlah molekul di bumi, amat masuk akal peristiwa "by chance" tersebut terjadi. Sama seperti saya bilang sebelumnya, naif sekali untuk mengatakan bahwa seseorang yang melempar dadu 20x dan mendapat urutan 63216642135565213615 pastilah bukan terjadi kebetulan karena peluangnya hanya (1/6)^20

Materi genetik pertama terbukti RNA, dan dalam kondisi laboratorium RNA bisa membuat polipeptida (seperti translasi mRNA) dan juga mengarahkan sintesa RNA lain.
Pengertian yang salah. Pertanyaannya ialah :
Apakah mungkin milyaran kali lemparan dadu memperoleh suatu susunan yang bermakna (inteligen) misalnya kode yang bisa dipakai menyusun suatu kamus (karya inteligen)?

RNA sudah mempunyai struktur molekul tertentu.
Dalam laboratorium harus dimulai dengan molekul sederhana kemudian  buktikan bahwa molekul sederhana bisa tersusun menjadi RNA.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 06, 2009, 04:47:41 AM
Kebenaran yang bisa diungkapkan oleh metoda ilmiah terbatas, karena metoda ilmiah ingin memetakan segala kejadian dalam alam sebagai sistem formal. Ini diungkapkan oleh seorang matematikawan K. Goedel yang menyatakannya dalam teorema Goedel  bahwa sistem formal tidak pernah lengkap.
Selalu ada kebenaran di luar sistem formal yang sudah dirumuskan termasuk hipotesis Darwin yang anda pegang.
Sains hanya menjawab mengenai apa yang ada di dunia fisik. Di luar itu sudah buka urusan sains, tak ada perlunya memasukkan pandangan lain ke dalam sains.

Memang untuk membahas kebenaran metoda ilmiah tidak termasuk dalam ranah sains. Untuk memabahasnya akan masuk meta-sains (meta-fisika).
Sejak kapan pula metode ilmiah masuk ranah meta fisika?

Namun, banyak indikasi bahwa awal kehidupan dan awal alam semesta memang tidak bisa terbahas secara tuntas dengan metoda ilmiah yang dikenal sekarang . Hukum Newton yang diperluas menjadi teori relativitas umum berhasil mengungkapkan Teori Big Bang yang berhasil mengungkapkan sebagian besar gejala alam yang dapat diobservasi pada saat sekarang (ini yang saya maksudkan hukum ini mengandung inteligensi) mulai dari 10-37 detik setelah pengembangan ruang-waktu, namun tidak bisa menjelaskan awal energi semesta dan kondisi awal semesta yang memungkinkan timbulnya kehidupan dalam alam ini, karena adanya hukum alam yang mengatur alam semesta, dan perbedaan permilyar saja dalam kondisi awal dan energi awal alam semesta sudah tidak memungkinkan adanya keadaan yang bisa mendukung kehidupan. Hal ini menunjukan unsur "inteligent design", bukan "by chance".
masalahnya, adakah kondisi berbeda dari kondisi awal tadi? kita tidak pernah tahu, karena kita hanya kenal kondisi yang dihasilkan dari kondisi awal tadi. Lalu untuk apa berandai-andai? Kita hanya tahu adanya hukum yang mengatur fenomena di alam, kita tidak kenal atau melacak adalah 'sosok berintelegensia' yang anda maksud.

Aku serasa membaca tulisan 'seorang tukang obat terkenal', kalau membaca tulisan anda ini... :)
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 06, 2009, 04:51:00 AM
"Teori" evolusi belum mampu menjelaskan timbulnya organisme hidup, baik diuji secara eksperimen, maupun deduksi logis dari suatu hukum alam. "Teori" evolusi hanya mampu menjelaskan dengan baik mikroevolusi saja. Untuk menjelaskan awal kehidupan dan makroevolusi masih diperlukan perumusan hukum alam yang baru, bukan sekedar mengatakan "by chance" dan  "hukum seleksi alam"
Teori yang menjelaskan asal-usul makhluk hidup bukan teori evolusi (origin of species), tapi abiogenesis modern (origin of life). Jangan termakan propaganda tukang obat dong, masak membedakan keduanya saja gagal  :)

Dan teori evolusi tidak pernah bicara 'pure by chance'. Tapi random, yang dibatasi oleh seleksi alam. Kemunculan variasi baru pada keturunan itu random, juga sifat yang muncul, tapi seleksi alam sendiri tidak random.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 06, 2009, 04:55:29 AM
Pengertian yang salah. Pertanyaannya ialah :
Apakah mungkin milyaran kali lemparan dadu memperoleh suatu susunan yang bermakna (inteligen) misalnya kode yang bisa dipakai menyusun suatu kamus (karya inteligen)?
Masalahnya apakah proses pembentukan substansi tadi bisa disamakan dengan lemparan dadu? Lemparan dadu itu berlangsung 1 kali tiap waktu, sementara proses di alam berlangsung simultan, sekian banyak proses terjadi bersamaan apda satu waktu.

RNA sudah mempunyai struktur molekul tertentu.
Dalam laboratorium harus dimulai dengan molekul sederhana kemudian  buktikan bahwa molekul sederhana bisa tersusun menjadi RNA.
RNA yang bagaimana yang anda harapkan? yang sama dengan makhluk saat ini? Tidak bisa kan, karna RNA masa kini berbeda dengan RNA makhluk awal.
Judul: Re: Fenomena BADAI MATAHARI
Ditulis oleh: Yudi herdiana pada Oktober 06, 2009, 05:10:37 AM
 ;) BADAI MATAHARI

Laporan New Scientist edisi terbaru menyebut, ancaman itu bukan skenario ilmiah satu banding sejuta. Tapi ancaman itu sangat nyata, dan akan terjadi pada September 2012. Badai matahari dahsyat pernah terjadi pada pagi 1 September 1859. Astronomer Inggris terkenal Richard Carrington yang sedang mengamati matahari, mendapati permukaan matahari terjadi suatu hal yang tidak biasa. Cahaya terang keluar dari permukaan matahari. Cahaya itu membentuk gumpalan besar saat menuju bumi. Hanya dalam tempo 48 jam kemudian mulai menerpa dan efeknya luar biasa.stronomer Inggris terkenal Richard Carrington yang sedang mengamati matahari, mendapati permukaan matahari terjadi suatu hal yang tidak biasa. Cahaya terang keluar dari permukaan matahari. Cahaya itu Sebelum mencapai bumi, aurora terang muncul di langit malam. Saking terangnya, orang bisa membaca koran saat tengah malam. Di California sekelompok penambang bangun dari tidur, mengira hari sudah jajar. Padahal waktu itu baru jam 2 pagi.Saat badai itu menuju bumi, akan diawali aurora paling spektakular. Namun dalam beberapa waktu kemudian, cahaya akan mencapai daratan dan listrik mulai padam. Selanjutnya semua jaringan telepon dan internet akan padam. Begitu juga TV terestrial dan satelit hilang sinyal.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 06, 2009, 10:04:39 AM
Pi One

Argumentasi anda tetap tidak bisa menunjukkan bahwa hipotesis yang anda pakai membuktikan timbulnya organisme hidup dari molekul sederhana baik secara eksperimen maupun secara logis.

Metoda sains tidak bisa membuktikan bahwa dirinya benar. Untuk membahas kebenarannya termasuk bidang meta-sains (filsafat sains). Silahkan belajar filsafat sains dan pemahaman metoda logico-empiricism sebelum mencela orang lain.

http://en.wikipedia.org/wiki/Philosophy_of_science
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 06, 2009, 10:42:33 AM
Pi One

Argumentasi anda tetap tidak bisa menunjukkan bahwa hipotesis yang anda pakai membuktikan timbulnya organisme hidup dari molekul sederhana baik secara eksperimen maupun secara logis.
Aku sudah bilang bukan? Rekonstruksi pembentukan makhluk awal saat ini belum selesai, baru tahap pembentukan asam nukleid dari RNAnya. Sementara rancangan cerdas, mana bukti ilmiahnya? Nol besar sama sekali. mana bisa dibandingkan?

Metoda sains tidak bisa membuktikan bahwa dirinya benar. Untuk membahas kebenarannya termasuk bidang meta-sains (filsafat sains). Silahkan belajar filsafat sains dan pemahaman metoda logico-empiricism sebelum mencela orang lain.
Aku sudah bilang, sains hanya membahas masalah dunia fisik. Sains tidak bisa dibahas dengan metafisika.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 06, 2009, 09:08:15 PM
Kembali saja ke topik semula : Asal mula kehidupan (abiogenesis).

Kemukakan hipotesisnya secara gamblang.
Test secara logis dengan menterjemahkannya sebagai algoritma yang bisa disimulasikan dengan komputer.
Buktikan dengan eksperimen.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 06, 2009, 11:18:52 PM
Kembali saja ke topik semula : Asal mula kehidupan (abiogenesis).

Kemukakan hipotesisnya secara gamblang.
Test secara logis dengan menterjemahkannya sebagai algoritma yang bisa disimulasikan dengan komputer.
Buktikan dengan eksperimen.
Aku sudah bilang bukan? Kepingan puzzle untuk itu belum lengkap. Tapi itu lebih baik, ketimbang yang bahkan gak punya satupun kepingan puzzle kan?

Bisakah anda kasih satu bukti saja dari teori penciptaan? Bukannya berargumen teori origin of life gak terbukti maka penciptaan pasti benar. Itu argumen yang bodoh untuk diterapkan dalam sains.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 07, 2009, 12:40:40 AM
Pi One
Dalam forum ini saya membatasi pada metoda logico-empiricism.
Ternyata anda sendiri mengakui bahwa hipotesis dan eksperimen yang sudah ada masih sangat jauh untuk bisa membuktikan timbulnya organisme hidup dari molekul sederhana. Begitu ?

Inteligent design dibahas dalam forum filsafat
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Oktober 07, 2009, 02:55:38 AM
Penjelasan yang diajukan bisa menolong tetapi belum bisa merumuskan hukum dasarnya sehingga menurut metoda logico-empiricism masih kurang memadai. Lihatlah hukum alam yang dirumuskan fisikawan perumusannya sangat jelas dan mudah dijadikan algoritma dan disimulasikan untuk menguji kebenarannya dan terbukti pula dalam laboratorium/observasi.

Langkahnya sbb.:
Turunkan secara logis dari hukum dasarnya dan uji dalam laboratorium terjadinya molekul kompleks dari molekul sederhana.
Turunkan secara logis bahwa dari molekul kompleks bisa muncul organisme hidup juga harus terbukti pula dalam laboratorium/observasi atau simulasi komputer.
Oh, jadi anda ingin mereduksi masing-masing reaksi yang menjadi penunjang sistem kehidupan dan membuktikannya. Bukankah hal ini sudah terbukti secara gamblang bahwa dari molekul tak hidup, basa nitrogen, ribosa fosfat dapat membentuk RNA, suatu molekul hidup, dan dibawah konsisi tertentu dapat berkembang menjadi ribozyme dan mampu mengkatalis berbagai reaksi bahkan mengkopi dirinya sendiri. Itu salah satu bentuk reduksinya dan sudah terbukti bukan?
Yang saya bilang bahwa komputer dengan kemampuan untuk mensimulasikan mikroevolusi ke makroevousi sampai mengarah ke kehidupan saat ini belum ada, bukan berarti teorinya tidak terbukti. Seperti halnya pada saat hukum relativitas terungkap. Saat itu belum ada alat atau metoda untuk menguji kebenaran hukum itu walaupun hukum itu sudah terbukti secara matematis. Demikian halnya dengan teori origin of life, telah mampu direduksi di laboratotium dalam skala kecil seperti halnya pembuktian-pembuktian dalam fisika yang direduksi. Namun masalahnya, dalam hal biologis semuanya saling tergantung satu sama lain, DNA menentukan protein, protein menentukan ekspresi DNA, lingkungan menentukan keberadaan makhluk hidup, makhluk hidup juga mempengaruhi lingkungan. Keterkaitan ini sangat erat, dan tidak selalu bisa direduksi seperti hukum-hukum fisika yang anda maksudkan.
Semua peristiwa di alam tidak selalu mampu diprediksi sampai ke titik terkecilnya dengan komputer-komputer yang anda maksud. Misalnya saja gempa di Sumbar yang baru saja terjadi, tsunami di Aceh, walaupun semua mengikuti hukum alam, benturan lempeng benua, lempeng tektonik, komputer siapa di dunia ini yang bisa memprediksi hal itu?komputer anda?saya rasa tidak. Peristiwa-peristiwa alam di dunia seperti itulah yang mempengaruhi dan membatasi evolusi makhluk hidup dari benda-benda abiotik yang walaupun tak lepas dari hukum alam, ia belum bisa kita prediksi dengan tepat, apalagi jika berjalan dalam waktu milyaran tahun.
Dan saya rasa, jauh lebih mudah membuktikan adanya mikroevolusi sebagai batu bata makroevolusi daripada membuktikan super inteligent designer, sesuatu yang sangat absurd.
Filsafat ilmu BUKANLAH metafisika, yang termasuk metafisika adalah filsafat agama. Ilmu justru berkembang dari metode berpikir yang diberikan oleh filsafat sains. Jika demikian halnya, ilmu itu bisa membuktikan kebenarannya dengan metode-metode filsafat ILMU/SAINS sebagai cikal bakal ilmu pengetahuan sekarang bukannya dengan menggunakan filsafat agama. Kenapa anda malah ingin menjelaskan sesuatu yang dapat diterima indera kita (empiris) dengan menggunakan sesuatu yang tidak dapat diterima indera kita. Pahami betul apa arti kata empiris, sangat berbeda dengan metafisika. Kita menyusun teori ini berdassarkan data/simpulan hasil penelitian empiris, yaitu dapat dilihat, didengar, dipegang, diukur, diprediksikan sejauh kapasitas ilmu saat ini bukan diandai-andai menggunakan super inteligent designer anda. Hasil yang didapatkan menjadi suatu konsep atau teori, teori ini murni hasil pemikiran dan pengukuran, bukan bentuk kesombongan yang dibanggakan atau digembor-gemborkan seperti propaganda serta tanpa paksaan.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 07, 2009, 07:03:51 AM
Oh, jadi anda ingin mereduksi masing-masing reaksi yang menjadi penunjang sistem kehidupan dan membuktikannya. Bukankah hal ini sudah terbukti secara gamblang bahwa dari molekul tak hidup, basa nitrogen, ribosa fosfat dapat membentuk RNA, suatu molekul hidup, dan dibawah konsisi tertentu dapat berkembang menjadi ribozyme dan mampu mengkatalis berbagai reaksi bahkan mengkopi dirinya sendiri. Itu salah satu bentuk reduksinya dan sudah terbukti bukan?
Namun jauh dari terbentuknya suatu organisme hidup.

Kutip
Yang saya bilang bahwa komputer dengan kemampuan untuk mensimulasikan mikroevolusi ke makroevousi sampai mengarah ke kehidupan saat ini belum ada, bukan berarti teorinya tidak terbukti. Seperti halnya pada saat hukum relativitas terungkap. Saat itu belum ada alat atau metoda untuk menguji kebenaran hukum itu walaupun hukum itu sudah terbukti secara matematis. Demikian halnya dengan teori origin of life, telah mampu direduksi di laboratotium dalam skala kecil seperti halnya pembuktian-pembuktian dalam fisika yang direduksi. Namun masalahnya, dalam hal biologis semuanya saling tergantung satu sama lain, DNA menentukan protein, protein menentukan ekspresi DNA, lingkungan menentukan keberadaan makhluk hidup, makhluk hidup juga mempengaruhi lingkungan. Keterkaitan ini sangat erat, dan tidak selalu bisa direduksi seperti hukum-hukum fisika yang anda maksudkan.
Semua peristiwa di alam tidak selalu mampu diprediksi sampai ke titik terkecilnya dengan komputer-komputer yang anda maksud. Misalnya saja gempa di Sumbar yang baru saja terjadi, tsunami di Aceh, walaupun semua mengikuti hukum alam, benturan lempeng benua, lempeng tektonik, komputer siapa di dunia ini yang bisa memprediksi hal itu?komputer anda?saya rasa tidak. Peristiwa-peristiwa alam di dunia seperti itulah yang mempengaruhi dan membatasi evolusi makhluk hidup dari benda-benda abiotik yang walaupun tak lepas dari hukum alam, ia belum bisa kita prediksi dengan tepat, apalagi jika berjalan dalam waktu milyaran tahun.
Hal yang belum bisa dijelaskan secara logis/diprediksi  berarti masih ada hukum atau prisnsip dasar yang harus ditemukan (discover).
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 08, 2009, 12:21:33 AM
Pi One
Dalam forum ini saya membatasi pada metoda logico-empiricism.
Ternyata anda sendiri mengakui bahwa hipotesis dan eksperimen yang sudah ada masih sangat jauh untuk bisa membuktikan timbulnya organisme hidup dari molekul sederhana. Begitu ?

Inteligent design dibahas dalam forum filsafat
Aku sudah bilang, bahwa pengetahuan kita saat ini belum cukup untuk merekonstruksi proses tersebut secara lengkap. Tapi kita sudah bisa merekonstruksi sbagian pross itu.

Dan sekali lagi, bisakah anda tunjukkan, bagaimana 'teori kreasi' atau 'rancangan cerdas' memberi penjelasan ilmiah atas proses tersebut? Bisakah? Atau tidak? Itu yang utama saat ini.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 08, 2009, 01:05:22 AM

Aku sudah bilang, bahwa pengetahuan kita saat ini belum cukup untuk merekonstruksi proses tersebut secara lengkap. Tapi kita sudah bisa merekonstruksi sbagian pross itu.

Dan sekali lagi, bisakah anda tunjukkan, bagaimana 'teori kreasi' atau 'rancangan cerdas' memberi penjelasan ilmiah atas proses tersebut? Bisakah? Atau tidak? Itu yang utama saat ini.

Inteligent design dibahas dalam filsafat dan filsafat ilmu
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 08, 2009, 04:26:11 AM
Inteligent design dibahas dalam filsafat dan filsafat ilmu
Dan pada akhirnya ID tak bisa memberi penjelasan ilmiah? kalau begitu, abaikan saja ID untuk membahas origin of life.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Oktober 08, 2009, 12:26:13 PM
@Pi-One
SETUJU!!
Dan hukum atau prinsip dasar yang menjadi dasar teori the origin of life tentu bukan ID. Seperti halnya adanya petir bukan karena kemarahan dewa.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Oktober 08, 2009, 12:36:33 PM
Ingat apa kata John F. Kennedy
"The great enemy of TRUTH is not a lie..but a myth-persistent, persuasive and unrealistic.."
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 08, 2009, 09:39:27 PM

Dan pada akhirnya ID tak bisa memberi penjelasan ilmiah? kalau begitu, abaikan saja ID untuk membahas origin of life.

Lihat :

http://www.forumsains.com/agama-dan-filosofi/awal-alam-semesta-dan-awal-kehidupan/
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 08, 2009, 11:10:48 PM
Lalu apa? Aku minta penjelasan ilmiah, bukan segala argumen atau opini lain. Kalau ID tak bisa memberi penjelasan ilmiah apapun, buang saja ID dari teori asal mula kehidupan, karena dia bahkan tak pantas dibilang 'teori'...
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 09, 2009, 12:25:29 AM
The entire line of research of origin of life, though, begs the question: where would DNA, or any other material carrying instructions for replication, have come from?
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: si anak gajah pada Oktober 09, 2009, 02:53:46 AM
maaf ikut-ikutan dalam diskusi hangat ini, tapi banyak juga orang yang mencoba membantah teori evolusi ini, salah satunya Harun Yahya... lihat argumennya di
http://www.evolutiondeceit.com/indonesian
Harun Yahya kreasionis kan? tapi aku lihat pembuktiannya juga masih agak aneh... g ngejelasin ID secara ilmiah, kebanyakan melihat fenomena-fenomena yang "g biasa" z...

dan juga ada pembuktian tentang kebenaran teori evolusi Darwin di
http://www.gen.cam.ac.uk/Research/Majerus/Swedentalk220807.pdf

tapi satu pertanyaan juga neh, kan mintanya jelasin realita transenden secara ilmiah...
tapi bisa buktiin juga realita itu g ada secara ilmiah juga g?
di Schrodinger's cat kan bisa terjadi 2 kemungkinan, nah apa yang menyebabkan saat kita observasi, kucingnya mati atau g? apa ada faktor realita transenden yang menentukan pilihan mana yang terjadi, atau memang kejadiannya sangat acak?
trus andai terjadi many world interpretation, berarti ada dunia paralel yang tidak mengalami evolusi?
knapa dunia yang exist malah yang mengalami evolusi? padahal peluangnya jauh lebih kecil kan?

maaf kalau pertanyaannya kurang jelas atau aneh gt....
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 09, 2009, 08:34:05 AM
Jangan bicarain HY di forum ilmiah deh. Uah capek sendiri lihat bagaimana dia menyulap fakta yagn ada.

Kredibilitas? Lihat saja gambar di bukunya, atlas of creation:
(http://www.grahamowengallery.com/fishing/AoC-caddis.jpg)
http://www.grahamowengallery.com/fishing/Atlas-of-Creation.html

Gimana dia bisa bilang tak ada evolusi, jika serangga di gambar jelas-jelas telah berevolusi dan mengembangkan 'kawat pancing' :D
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: biobio pada Oktober 10, 2009, 04:47:58 AM
Harun Yahya tidak pantas dibicarakan secara ilmiah, bahas saja di Kedai Kopi.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: si anak gajah pada Oktober 12, 2009, 09:38:46 AM
ooh.. oke..
maaf, saya g tahu...
btw pertanyaan saya belum dijawab...
apa g pantas dibahas juga?
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 12, 2009, 10:38:44 AM
Memang pemikiran H.Yahya sebaiknya tidak dibahas dalam forum ini. Lebih baik dibahas dalam forum filsafat dan agama.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Oktober 13, 2009, 07:03:18 AM
Menanggapi konsep dunia pararel si anak gajah..
Konsep anda mengenai dunia pararel perlu dikoreksi..dalam konsep pararel universe menyebutkan bahwa ada banyak dunia yang exist dalam suatu waktu, jadi sekarang misalkan, pada tahun ini, hari ini, jam ini, detik ini, banyak dunia pararel yang berjalan sendiri-sendiri ke arah yang berbeda, misalkan ada dunia di mana aku tidur, ga ngetik jawaban tuk anda ini, dunia di mana aku lagi baca buku, juga ga lagi ngetik jawaban ini, atau bahkan ada dunia ketika aku masih kecil, ada dunia di mana masih berada di jaman dinosaurus hidup, atau dunia di mana evolusi makhluk hidup tidak terjadi. Semua itu eksis, ada, menurut konsep pararel universe, bukan hanya salah satu saja yang ada.. konsep ini pernah dihipotesiskan untuk menjawab adanya pola gelap/terang dari seberkas gelombang elektron tunggal, bagaimana pola gelap terang itu bisa terbentuk jika hanya ada satu partikel tunggal?apakah elektron itu berinterferensi dengan dirinya sendiri?dalam hipotesis itu disebutkan bahwa elektron itu memang berinterferensi dengan dirinya sendiri, tapi dari dunia pararel lainnya..mereka sama-sama eksis, bukan hanya salah satu..

Konsep ini juga pernah dipakai dalam film "Back to the future" yang disutradarai steven spielberg..atau juga dalam novel timeline karya michael crichton.

Dan seperti yang telah dituliskan di thread ini berulang kali (harap anda baca lagi), bahwa bermulanya kehidupan dari evolusi molekular TIDAK terjadi murni by chance..semua dibatasi hukum alam (jika itu yang anda maksudkan dengan realita transenden). Misalkan semua molekul berdasarkan entropinya tersusun menjadi struktur makromolekul, adanya seleksi alam akan "memilih" makromolekul mana yang tahan uji, dan mana yang tidak. Seleksi alam yang terjadi berulang kali itu lah yang akhirnya menciptakan existensi sederetan perkembangan makhluk hidup dari molekul abiotik sepanjang sejarah evolusi, semua tidak terlepas dari hukum alam dan terkait satu sama lain, bahkan dari sesuatu yang tidak terpikirkan sebelumnya.
Analogikan dengan perkembangan struktur bangunan dari beberapa abad yang lalu dengan yang ada sekarang, jauh berbeda kan, lalu dari mana segala bentuk bangunan yang ada sekarang itu berasal, semua diawali dengan proses adaptasi dibawah tekanan seleksi. Misalkan dulu orang membangun rumah tanpa menggunakan perhitungan yang rumit seperti sekarang, namun ketika bencana alam datang, rumah mereka roboh, hanya beberapa rumah yang tetap berdiri, dari rumah yang tetap beridiri itu dianalisa, jadi acuan membangun rumah berikutnya, nah bencana alam berikutnya datang, rumah yang masih berdiri kuat dipelajari lagi, jadi proses adaptasi-seleksi berulang yang membatasi perkembangan makhluk hidup dari tingkat molekul abiotik sampai ke bentuk yang rumit sekarang. Saking rumitnya perkembangannya, jika anda manusia jaman batu yang masih hidup di gua2 dan pergi ke jaman modern seperti sekarang mungkin anda akan kebingungan dan berkata bahwa dunia modern ini adalah dunia para dewa, karena anda tidak tahu segala ilmu yang mendasari cara membangun rumah dan gedung2, alat tranportasi, komunikasi dan lain sebagainya..dan jauh lebih mudah bagi anda untuk memahami bahwa semua itu adalah ciptaan dewa.

Oh, iya buku Schroedinger's cat yang anda baca itu maksudnya ada hubungannya dengan Erwin Schroedinger, ahli fisika itu?
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: si anak gajah pada Oktober 14, 2009, 02:28:40 AM
Schroedinger's Cat yang tentang Ketidakpastian kita memprediksi suatu kejadian....
k'lo g salah kasusnya itu seekor kucing dan bahan yang radioaktif dimasukkan kedalam sebuah kotak terisolasi dari luar, di dalam kotak itu juga terdapat detektor Geiger-Muller. kotak didesain sedemikian rupa sehingga jika detektor mendeteksi radiasi dari bahan radioaktif tersebut, kucing akan mati keracunan. yang jadi permasalahan, apakah kita tahu, kucing itu akan benar-benar mati tanpa mengobservasi langsung. yang saya tanya tuh, apakah ada faktor realita transenden yang 'memutuskan' radiasi terjadi pada waktu tertentu.

hmm, saya sedikit mengerti maksud anda tentang dunia paralel, mungkin saja saya sama sekali tidak pernah mengajukan pertanyaan itu...
apakah mungkin dunia paralel lain, secara makro, 'berinterferensi' dengan dunia paralel yang kita jalani saat ini, misalnya dunia yang tidak mengalami evolusi..

trus, hukum alam itu sendiri sebenarnya apa?
apakah alam yang kita miliki memang selalu punya property hukum sperti itu?
trus saya bingung, 'ada' apa di saat bigbang belum terjadi sampai 10-37 detik setelah alam terbentuk...

Maaf saya mengajukan pertanyaan yang cenderung ke pseudo-science...
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 14, 2009, 05:40:55 AM
Pengertian mekanika kuantum :
Bagi observer di dalam kotak keadaan kucing diketahui dengan pasti mati atau hidup.

Namun bagi observer di luar kotak, ia hanya mengetahui keadaan kucing dari keadaan partikkel yang merupakan keadaan campuran, sehingga ia hanya bisa mengatakan keadaan kucing dengan probabilitas 1/2 keadaan mati, dan probabilitas 1/2 keadaan hidup.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: The Houw Liong pada Oktober 14, 2009, 06:11:28 AM
Demikian juga parallel universe. Bagi observer di luar universes keadaannya bisa merupakan superposisi dari banyak universes, namun begitu terjadi disentanglement, hanya satu keadaan yang real terjadi.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: si anak gajah pada Oktober 15, 2009, 02:11:26 AM
hmm...  :-X :-X :-X :-X :-X
mungkin memang saya harus banyak belajar lagi tentang mekanika kuantum dan asal mula alam semesta...

btw diskusinya masih blom lanjut lagi neh?
pertanyaan om Houw Liong blm ditanggapi om Pi-One dkk kan?
maaf mengganggu diskusi anda...
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Daeng Fattah pada Oktober 15, 2009, 04:18:41 AM
menurut teori evolusi jg di katakan bahwa reptil berangsur" berubah menjadi mamalia.
bagaimana evolusionis menjelaskan hal tsb??
dari cara berkembang biak, sistem pernafasan, bulu dan sisik, banyak hal yang berbeda dari mamalia dan reptil.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Pi-One pada Oktober 15, 2009, 05:26:31 AM
Yang namanya evolusi jelas perkembangan bernagsur. Tapi kreasionis langsung mengaiktan dengan 'makhluk peralihan', misal mereka bakal nuntut makhluk setengah reptil setengah mamalia. Dan kita harus terus ingat bahwa kita masih terus berusaha melengkapi data. Itu semua emmakan waktu. Masih banyak proses perkembangan yang belum kita ketahui, apalgi jika kekurangan data.

kalau dari perkembangan ikan ke amphibi bisa kita lacak ke temuan tetrapod seperti tiktaalik. kalau dari reptil ke mamalia? Aku belum nemu sumber yang pas dalam hal ini.

Dan pertanyaan soal DNA, itu petanyaan yang masih dicari jawabannya. Ada hipotesis soal itu, rakni RNA world. Tapi seperti pernah kubahs dulu, bagaimana asam nukleid pembentuk RNA sendiri terbentuk masih belum lengkap. baru beberapa asam yang diketahui pembentukannya.
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Oktober 16, 2009, 05:31:27 AM
menurut teori evolusi jg di katakan bahwa reptil berangsur" berubah menjadi mamalia.
bagaimana evolusionis menjelaskan hal tsb??
dari cara berkembang biak, sistem pernafasan, bulu dan sisik, banyak hal yang berbeda dari mamalia dan reptil.
Bagaimana anda menjelaskan pula bahwa cAMP binding domain pada banyak protein signaling di manusia HOMOLOG atau dengan kata lain identik dengan yang ada pada E. coli?
Morfologi saja tidak cukup digunakan sebagai dasar acuan, tapi juga analisis molekuler. Analisis molekuler menunjukkan bahwa semua makhluk hidup di bumi come from one ancestor walaupun morfologinya beda-beda pada akhirnya. 
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: Daeng Fattah pada Oktober 17, 2009, 02:43:52 AM
waduh...
maaf nih om
saya cuma mau bertanya
saya ngk ngebela evolusi ataupun penciptaan
Judul: Re: Asal Mula Kehidupan
Ditulis oleh: biobio pada Oktober 17, 2009, 02:48:16 AM
saya cuma mau bertanya
dan telah terjawab.
Saran saya, jangan membela hal yang absurd seperti teori kreasi.
Sekarang, anda membela mana dong?