Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Oktober 02, 2022, 01:30:38 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 50
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 21
Total: 21

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Deskripsi Species Gimana Caranya ya?

Dimulai oleh astrid.nisca, Juni 13, 2011, 03:29:52 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

astrid.nisca

Selamat pagi teman2 forumsains  :)
perkenalkan, saya nubie banget nih.
ni saya lagi bingung dengan skripsi saya, apakah ada cara baku untuk mengidentifikasi/validasi suatu spesies berdasarkan tampilan/morfologinya?
Saya punya beberapa aksesi Amorphophallus, (milik kampus sebenarnya) nah, tugas saya adalah untuk mengidentifikasinya. Sejauh ini saya baru menggolongkannya kedalam beberapa spesies (berdasarkan beberapa karakter) masalahnya adalah, tidak ada deskripsi untuk tanaman ini. Apakah nanti hasilnya dapat valid dan dipublikasikan? Mekanismenya seperti apa?
Kalo ada yang paham, mohon sharing dan bantuannya ya teman2. hehe
Mohon pencerahannya yaa..

astrid.nisca

Selamat pagi teman2 forumsains 
perkenalkan, saya nubie banget nih.
ni saya lagi bingung dengan skripsi saya, apakah ada cara baku untuk mengidentifikasi/validasi suatu spesies berdasarkan tampilan/morfologinya?
Saya punya beberapa aksesi Amorphophallus, (milik kampus sebenarnya) nah, tugas saya adalah untuk mengidentifikasinya. Sejauh ini saya baru menggolongkannya kedalam beberapa spesies (berdasarkan beberapa karakter) masalahnya adalah, tidak ada deskripsi untuk tanaman ini. Apakah nanti hasilnya dapat valid dan dipublikasikan? Mekanismenya validasinya seperti apa?
Kalo ada yang paham, mohon sharing dan bantuannya ya teman2. hehe
Mohon pencerahannya yaa..

milmi

Mbak astrid, ada beberapa methode untuk melakukan identifikasi. Yang paling dasar adalah dengan membandingkannya dengan spesimen lain yang sudah teridentifikasi. Kalau tidak ada spesimen tersebut, bisa menggunakan kunci identifikasi morfologi, biasanya badan-badan penelitian atau universitas memilikinya. Ada cara lain, yaitu dengan melihat sekuens gen nya, dan nanti dicocokkan dengan gene bank. Untuk cara terakhir tergolong sedikit mahal dan rumit, namun hasilnya sangat bisa dipercaya. Semoga membantu...

biobio

Saya bisa membantu, mohon aplod fotonya disini biar kita bisa bahas rame2... kalo bisa asalnya sekalian, dan juga fotonya diberi pembanding berupa penggaris di pinggirnya untuk mempermudah identifikasi.
"The pen is mightier than the sword"

astrid.nisca

Setelah sekian lama saya.baru.berkunjung lagi ke laman ini. Benar sekali jawaban teman2 diatas, pada saat penelitian sy menggunakan kunci morfologi dan juga membandingkan dengan spesies yg telah teridentifikasi. Saya juga memetakan karakteristik tiap aksesi.
Terima kasih, sukses untuk kita semua.

MuhammadRyan

Kutip dari: astrid.nisca pada Juni 13, 2011, 03:29:52 AM
Selamat pagi teman2 forumsains  :)
perkenalkan, saya nubie banget nih.
ni saya lagi bingung dengan skripsi saya, apakah ada cara baku untuk mengidentifikasi/validasi suatu spesies berdasarkan tampilan/morfologinya?
Saya punya beberapa aksesi Amorphophallus, (milik kampus sebenarnya) nah, tugas saya adalah untuk mengidentifikasinya. Sejauh ini saya baru menggolongkannya kedalam beberapa spesies (berdasarkan beberapa karakter) masalahnya adalah, tidak ada deskripsi untuk tanaman ini. Apakah nanti hasilnya dapat valid dan dipublikasikan? Mekanismenya seperti apa?
Kalo ada yang paham, mohon sharing dan bantuannya ya teman2. hehe
Mohon pencerahannya yaa..

Deskripsi spesies gk bsa langsung disimpulkan lwt tampilan morfologi, krn dlm satu spesies pun variasi morfologi itu beda beda (orang afrika ama orang arab gw jejerin, langsung keliatan bedanya) :D.

Tampilan morfologi jga tergantung variasi, artinya gak konstan... bnyk peristiwa genetis yg buat penampilan morfologis jauh beda dgn ortuny walaupun udh cocok ke hukum mendell (kyk kriptomeri ato apalah) :D

Klo mau mbeda'in spesies, simpel ajj... klo 2 spesies itu saling kawin dan puny anak fertil, itu berarti mereka satu spesies... gitu gan. (Itu knapa jgn ragu klo temen kosanny ssama spesies...)

Thx
"Saat gerah keterlaluan"
"MATAHARI ADA DUA!!!"
"Liat ABG Kumisan..."
"Asli gak tahan, pake ini itu gak mempaaaan!"

embrio11s

Kutip dari: MuhammadRyan pada Oktober 31, 2014, 08:03:24 PM
Deskripsi spesies gk bsa langsung disimpulkan lwt tampilan morfologi, krn dlm satu spesies pun variasi morfologi itu beda beda (orang afrika ama orang arab gw jejerin, langsung keliatan bedanya) :D.

Tampilan morfologi jga tergantung variasi, artinya gak konstan... bnyk peristiwa genetis yg buat penampilan morfologis jauh beda dgn ortuny walaupun udh cocok ke hukum mendell (kyk kriptomeri ato apalah) :D

Klo mau mbeda'in spesies, simpel ajj... klo 2 spesies itu saling kawin dan puny anak fertil, itu berarti mereka satu spesies... gitu gan. (Itu knapa jgn ragu klo temen kosanny ssama spesies...)

Thx

Tergantung konteks yang dipelajari.
Mbak astrid ini kan tujuannya identifikasi spesies Amorphophallus, jadi kajiannya bersifat eksploratif.

Q: Apa yang dieksporasi?
A: sumber data taksonomi
Q: Apa saja sumber data taksonomi, kalau yang dikaji adalah tumbuhan?
A: 1) Morfologi, 2) Anatomi, 3) Embriologi, 4) Sitologi, 5) Palinologi,  6) Genetika, 7) Ekologi, 8 ) Fisiologi, 9) Fitokimia, 10)Fitogeografi

Sekarang, mana saja bukti (sumber data) taksonomi yang bisa dieksplorasi berkaitan dengan topik penelitian ini?
1) Morfologi sangat mungkin dilakukan: umumnya identifikasi untuk genus dan taksa dibawahnya menggunakan karakter generatif
2) Anatomi, Fisiologi, Fitokimia mungkin dilakukan : tipe stomata, trikoma, epidermis, dll bisa digunakan untuk identifikasi
3) Embriologi, susah dilakukan : tipe bakal biji, integumen, mikropil, biji, nuselar, perkembangan mega-mikrosporogenesis dan gametogenesis, sepertinya susah dilakukan pada spesimen ini.
5) Palinologi, susah dilakukan : stuktur spora? sepertinya sama dengan embriologi
6) Genetika, mungkin dilakukan : bisa dianalisis susunan genom (pemetaan sisi pemotongan), data sekuens (gen tertentu), dan marka molekuler. Akurat dalam penentuan spesies sih, tapi kalau bisa secara morfologi yang mudah dan murah, kenapa pakai teknik yang butuh infestasi besar
7) Ekologi, Fitogeografi mungkin dilakukan : bisa untuk verifikasi setelah ientifikasi dengan karakter morfologi karena antar spesies tumbuhan ada hubungan keruangan (spatial relationship).

Bagaimana cara mengidentifikasi spesies secara morfologi?
- Membandingkan dengan spesimen (tumbuhan hidup atau herbarium) yang telah teridentifikasi, biasanya di LIPI
- Bandingkan dengan kunci identifikasi
- Bandingkan dengan deskripsi. Pustaka taksonomi yang bisa dijadikan rujukan, meliputi: Flora, Monografi, Revisi, Manual, Indeks

Intinya sih bisa-bisa aja spesies disimpulkan dari karakter morfologi  ;D