Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Juni 24, 2021, 01:02:52 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139653
  • Total Topik: 10396
  • Online Today: 57
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 68
Total: 68

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: hati kita  (Dibaca 9140 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline utusan langit

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.509
  • IQ: 106
  • Gender: Pria
  • K
    • utusan langit
Re: hati kita
« Jawab #15 pada: Mei 14, 2009, 09:56:38 AM »
artikel sejenis tapi agak lebih lengkap!

Kutip
Cara pandang ilmu Kimia dan Biologi
Secara ilmiah, perasaan cinta dan kasih sayang yang timbul antara dua orang yang berlainan jenis tidak terlepas dari peranan senyawa-senyawa kimia yang membentuk rasa cinta diantara keduanya. Salah satu senyawanya adalah senyawa feromon. Istilah feromon (pheromone) berasal dari bahasa Yunani yaitu phero yang artinya “pembawa” dan mone “sensasi”. Senyawa feromon pada manusia terutama dihasilkan oleh kalenjar endokrin yang aktif ketika dewasa (baligh). Menurut para peneliti dan psikolog, senyawa feromon dapat mempengaruhi hormon-hormon dalam tubuh terutama otak kecil manusia dan diklaim mempunyai andil dalam menimbulkan rasa ketertarikan manusia pada manusia yang lain, baik itu perasaan cinta, suka,dan saat memilih mana orang yang dapat dijadikan teman yang cocok.

Senyawa feromon dapat menimbulkan rasa ketertarikan antara dua orang berlainan jenis dengan bekerja layaknya inisiator / pemicu dalam reaksi-reaksi kimia. Prosesnya adalah ketika dua orang berdekatan dan bertatapan mata, maka feromon yang kasat mata dan volatil, akan tercium oleh organ tubuh manusia yang paling sensitif yaitu vomeronasalorgan (VNO) yaitu organ dalam lubang hidung yang mempunyai kepekaan ribuan kali lebih besar daripada indera penciuman. Organ VNO ini terhubung dengan hipotalamus pada bagian tengah otak melalui jaringan-jaringan syaraf.

Bagaimana Senyawa Feromon Bekerja
Setiap feromon berhembus dari tubuh, maka senyawa ini akan tercium oleh VNO dan selanjutnya sinyal ini akan diteruskan ke hipotalamus (yang mengatur emosi manusia) agar memberikan respon/tanggapan. Hanya sepersepuluh ribu detik, maka akan ada respon dari otak melalui perubahan psikologis tubuh manusia baik itu perubahan pada detak jantung (berdetak lebih kencang), pernafasan (beraturan atau tidak), temperatur tubuh (panas dingin), peningkatan pada kalenjar hormon baik itu kalenjar keringat, dan kerja dari produksi hormon testoteron (pada laki-laki) atau hormon esterogen (pada wanita).

Setelah senyawa feromon bertindak sebagai inisiator, maka selanjutnya hipotalamus akan merangsang pembentukan senyawa kimia lain yaitu senyawa phenyletilamine (PEA), dopamine, nenopinephrine, senyawa endropin, dan senyawa oksitosin. Senyawa-senyawa inipun akan bertindak sesuai fungsinya masing-masing. Senyawa PEA, dopamine, dan nenopinephrine memberikan respon tersipu-sipu atau malu ketika berpandangan dengan orang yang dicintai. Senyawa Endropin akan menimbulkan perasaan aman, damai, dan tentram. Sedangkan senyawa oksitosin berperan dalam membuat rasa cinta itu rukun dan mesra diantara keduanya.

Selanjutnya efek dari senyawa feromon dan senyawa-senyawa kimia lain terhadap tubuh manusia dapatlah disamakan dengan efek narkoba. Senyawa-senyawa ini akan membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya atau orang idamannya sesering mungkin. Perasaan jatuh cinta ini selang beberapa waktu akan menghilang sedikit demi sedikit. Hal ini disebabkan produksi senyawa tersebut tidak berlangsung terus menerus, kemampuan tubuh menghasilkan senyawa itu mulai berkurang setelah dua sampai empat tahun.

http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=4324

Offline Muztank

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 410
  • IQ: 27
  • Gender: Pria
  • biotek...^^
Re: hati kita
« Jawab #16 pada: Mei 14, 2009, 09:57:53 AM »
lagiii yg laennnnn

Offline syneth d aark

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 35
  • IQ: 2
Re: hati kita
« Jawab #17 pada: Mei 15, 2009, 06:16:24 AM »
gw tanya tuh ya karena gw dah baca...

cuma blum jelas n masih kurang percaya...

tapi kayaknya om.UL bisa ngejawab de..

hehehe...

jadi sori ya...bukannya gabungin sama psikologi...

ini biologi...

Offline humaam dz.

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 128
  • IQ: 4
  • Gender: Pria
Re: hati kita
« Jawab #18 pada: Mei 15, 2009, 07:45:44 AM »
artikelnya bos UL keren...

sip deh..
akan ada pengorbanan di setiap mimpi yang kita perjuangkan.

Offline Muztank

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 410
  • IQ: 27
  • Gender: Pria
  • biotek...^^
Re: hati kita
« Jawab #19 pada: Mei 16, 2009, 03:24:57 AM »
yup..
aku baru tau..
trnyta dari phenyletilamine,dopamine...

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
10 Jawaban
10431 Dilihat
Tulisan terakhir September 21, 2008, 02:13:34 PM
oleh Mr.Cikal
8 Jawaban
5185 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 15, 2010, 05:51:09 AM
oleh heru.htl
4 Jawaban
10069 Dilihat
Tulisan terakhir Februari 28, 2011, 01:42:49 AM
oleh 12
20 Jawaban
12130 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 12, 2012, 05:47:25 AM
oleh Fariz Abdullah
2 Jawaban
2967 Dilihat
Tulisan terakhir September 03, 2014, 10:11:39 AM
oleh salendek