Forum Sains Indonesia

Ilmu Alam => Biologi => Topik dimulai oleh: nandaz pada Februari 23, 2009, 05:25:42 AM

Judul: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: nandaz pada Februari 23, 2009, 05:25:42 AM
baca koran pagi memang menyenangkan, selalu ada pengetahuan yang aneh2...salah satunya ini...
(http://www.erabaru.or.id/images/stories/ubur_ubur.jpg)Menurut laporan berita Rusia, beberapa ilmuwan baru-baru ini telah menemukan semacam mikro-organisme laut yang disebut "Turritopsis nutricula", mungkin adalah satu-satunya makhluk yang hidup abadi di dunia.

Para ilmuwan mengatakan diameter "Turritopsis nutricula" hanya 4-5 mm, organisme yang sangat kecil ini, malah mempunyai kemampuan "kembali awet muda".

Menurut ilmuwan yang telah lama terlibat dalam penyelidikan sekitar 4.000 "Turritopsis nutricula", hasilnya menunjukkan bahwa ubur-ubur semacam ini dapat menjadi "kembali muda" lagi, tidak ada satupun yang pernah mati karena unsur mereka sendiri. Ilmuwan menegaskan bahwa: "Turritopsis nutricula" adalah satu-satunya biologi yang ditemukan yang dapat kembali dari tahap sexual dewasa ke tahap larva.

Dalam keadaan normal, ubur-ubur setelah selesai bereproduksi akan mati, namun "Turritopsis nutricula" setelah mencapai kedewasaan sexual akan kembali ke tahap muda dan kembali memulai suatu proses kehidupan yang lain, dari teori ini dapat dikatakan siklus ini akan berulang terus.

“Turritopsis nutricula" termasuk  Hydrozoa adalah semacam organisme pemangsa dengan mikro-organisme sebagai makanan utama, menggunaan metode perambatan vegetatif, dan banyak hidup di perairan tropis, juga dapat melekat pada kapal yang berlayar ke seluruh dunia, karena volumenya  yang sangat kecil, sehingga tidak bisa dilihat apakah berdampak pada ekosistem.

Adapun bagaimana proses ajaib "Turritopsis nutricula" menyelesaikan "kembali ke muda", misteri di dalamnya masih harus menunggu para ahli biologi laut dan genetika untuk menjawabnya. (erabaru/lim).....
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Februari 23, 2009, 10:07:52 PM
sebenernya saya bisa katakan kalo banyak mikroorganisme bersifat abadi. dalam kondisi yang ideal, seekor amoeba memperbanyak diri melalui pembelahan. di sini kita tentu tidak bisa menentukan mana yang induk mana yang anakan. yang pasti selama kondisi mendukung saya rasa amoeba tersebut dapat terus hidup.
kalo masalah kembali ke muda saya ga bisa komentar. gimana cara mengetahui mikroorganisme tua dan muda dalam suatu populasi? kalo manusia kan bisa keliatan dari segi fisiknya...
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: nandaz pada Februari 24, 2009, 02:59:44 AM
bagaimana tanggapan Mr.syx untuk makhluk ini... ? :)
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Februari 24, 2009, 04:05:46 AM
kembali ke muda ya... sementara ini blom ada tanggapan dulu.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Februari 24, 2009, 04:29:59 AM
lho kalo gitu trus ntar bakal penuh dengan ubur2 itu dunk?
trus ada yang pernah mati ga?
sebabnya apa?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: biobio pada Februari 24, 2009, 04:52:06 AM
mungkin matinya kalau disaring sebagai makanan oleh paus biru dan sejenisnya, ya?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: iqshine pada Februari 24, 2009, 04:57:03 AM
klo itu mahluk abadi , berarti sama seerti tuhan dong ???
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: utusan langit pada Februari 24, 2009, 08:58:27 AM
mungkin mirip dengan siklus mikroorganisme bersel satu,..
setelah biner, maka enggak ada yang tua, dan begitu seterusnya,...
setuju ma syx,!!
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Februari 24, 2009, 09:01:32 AM
sepertinya bukan keabadian yang mo diutamakan di sini... tapi kemampuan untuk kembali muda. dari tahap dewasa menjadi larva kembali. kalo manusia dari tua kembali ke anak-anak lagi secara fisik.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Februari 25, 2009, 04:24:00 AM
lho klo gitu sama aja abadi dunk...
tapi cara dia balik ke muda lagi gimn ya...
bisa di per detil nda prosesnya dia menjadi muda kembali?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: ryoma pada Februari 25, 2009, 05:44:41 AM
regenerasi tubuh?   :-\
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Februari 26, 2009, 04:41:49 AM
lho waktu dia udah tua regenerasi dari tua ke muda nya gimn?
klo regenerasi trus trusan mala tambah tua toh?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: biobio pada Februari 26, 2009, 10:48:12 AM
lho waktu dia udah tua regenerasi dari tua ke muda nya gimn?
klo regenerasi trus trusan mala tambah tua toh?
mungkin tua umurnya tetapi jaringanyya muda kembali.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Februari 26, 2009, 10:33:13 PM
apa yang dimaksud dengan proses penuaan?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: superstring39 pada Februari 26, 2009, 10:46:34 PM
Penuaan = tambah keriput
Mau awet muda pake P**** Anti aging ;D
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Februari 27, 2009, 06:43:43 AM
wajakakakakkaka
nah maksudku proses jaringan nya muda kembali bagaimana?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Februari 27, 2009, 06:56:31 AM
ada regenerasi sel tanpa proses degenerasi... artinya sel yang terbentuk bener-bener selalu sama dengan sebelumnya, tidak ada kerusakan sama sekali.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Februari 27, 2009, 11:14:23 PM
lha trus sel yang lama di kemanain?
kan membentuk sel baru untuk menggantikan sel2 yang sudah tua?
 ??? ??? ??? ??? ???
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Februari 28, 2009, 01:57:25 AM
sel lama ya dibuang lah... biasanya kan gitu. conto paling keliatan di ular pas ganti kulit.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Februari 28, 2009, 02:37:55 AM
ow...
i see..
jadi ganti2 trus...
lama jadi baru lagi..
hmmmm
yang meregenerasi selnya itu bagian mananya ya?
setiap sel?
jaringan?sumber energi nya? sama kaya ubur2 lain ya?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: ryoma pada Februari 28, 2009, 10:29:59 PM
gak habis pikir, ada juga makhluk hidup yang memiliki kemampuan sepeti ini.  ::)

Apakah hanya spesies ini saja yang bisa seperti ini?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Maret 01, 2009, 03:15:08 AM
jwb ptanyaan gue dunk every body... :'( :'( :'( :'( :'( :'(
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: utusan langit pada Maret 01, 2009, 05:02:13 AM
bukankah dalam setiap sel juga begitu, terjadi penggantian bila sudah rusak? lalu mengapa pada manusia tidak abadi? apa karena sel otak yang tidak bisa regenerasi?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: nandaz pada Maret 01, 2009, 07:39:32 AM
benar...manusia saat dewasa sel otaknya tidaklagi bertambah...dalam makhluk hidup ini kemampuan jadi muda itulah yang menjadikannya dibilang awet muda dan enggak pernah disebut tua....ada yang bisa bantu jelaskan mengapa sel otak manusia sewaktu dewasa berhenti berkembang...?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: utusan langit pada Maret 01, 2009, 08:11:11 AM
dapat artikel bagus mengenai tentang otak manusia
dari kompas 2005
Kutip
Tidak benar pendapat yang mengatakan bahwa sel-sel otak berhenti tumbuh saat seseorang memasuki usia lanjut. Neuron-neuron otak terus tumbuh dan berubah sejak perkembangan yang pesat pada setahun setelah kelahiran hingga dewasa, demikian hasil penelitian.

Penelitian yang dilakukan terhadap tikus dewasa menunjukkan bahwa bagian bercabang di beberapa neuron yang disebut dendrit masih dalam kondisi baik. Dendrit meneruskan sinyal listrik yang diterima neuron lainnya ke neuron yang batang sel tempat neuron berada. Perubahan neuron berlangsung dalam waktu yang singkat, begitu yang tua rusak, yang muda segera tumbuh.

Pergantian sel bahkan beberapa kali berlangsung dengan sangat drastis untuk ukuran sebuah sel neutron. Sebuah dendrit tumbuh hingga 90 mikron dalam waktu kurang dari dua minggu.

"Memang lebih kecil daripada di saat pertumbuhannya, tapi faktanya ia akan selalu tumbuh kembali begitu mengalami kerusakan," kata penulis utamanya Elly Nedivi, seorang ahli otak di Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Selama masa pertumbuhan di tahun pertama sejak kelahiran, tubuh manusia membentuk sekitar 250 ribu neuron setiap menit kemudian menghabiskan beberapa tahun berikutnya untuk merangkainya. Sebelumnya, diperkirakan sifat elastis neuron akan melemah begitu memasuki usia lanjut.

Sejak puluhan tahun yang lalu para ilmuwan mengetahui bahwa bentuk ikatan dan respon permukaan neuron-neuron orang dewasa dapat berubah jika menghadapi perlakukan berbeda. Tapi, apakah strukturnya juga dapat berubah masih belum diketahui.

Dalam penelitian tersebut, mereka mengamati bagian otak yang berperan dalam proses penglihatan disebut visual cortex selama beberapa bulan. Untuk melihat secara langsung struktur otaknya, para peneliti menanam semacam kaca pada dua bagian visual cortex saat tikus masih muda.

Neuron saling berkomunikasi dengan cara mengubah sinyal listrik dan kimia yang disalurkan melalui ruang pendek di antara dua neuron yang disebut synaps. Sinyal-sinyal tersebut dapat ditolak (inhibitory) atau diterima (excitatory) atau aktif berdasarkan aktivitas neuron yang bekerja.

Penelitian lain mempelajari pertumbuhan neuron excitatory sedangkan para peneliti MIT mempelajari neuron jenis lainnya. Mereka menemukan bahwa struktur neuron-neuron excitatory tidak berubah, sedangkan kelompok neuron inhibitory yang disebut interneuron berubah.

Para peneliti memperkirakan, rata-rata sekitar 14 persen struktur antarneuron mengalami modifikasi. Sekitar 20 hingga 30 persen neuron di bagain neocortex yang mengatur fungsi berpikir terbuat dari interneuron inhobitory. Neuron-neuron ini diyakini berperan dalam pengaturan aktivitas otak dengan cara menghambat atau menutup sinyal dari neuron excitatory.

Mereka juga masih menduga-duga apakah interneuron berperan dalam mempertahankan sifat elastisitas otak dewasa. "Mungkin jaringan inhibitory memang terletak pada bagian-bagian yang secara rutin berubah," kata Nedivi. Hasil penelitian yang dipimpin Wei-Chung Lee dari MIT ini dijelaskan secara rinci dalam jurnal Public Library of Science (PLOS) Biology edisi 23 Desember.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: nandaz pada Maret 01, 2009, 08:22:33 AM
hmmm...jadi tidak mengerti, boleh tanya lagi...kenapa saat dewasa kemampuan daya ingat berkurang?... kalo sel kelabu itu bertambah apa dilakukannya, maksudnya aktifasi sel itu sendiri...seharusnya kalo umur bertambah daya ingat berkurang, kalo begini si, umur bertambah daya ingat bertambah pula...?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Maret 02, 2009, 11:26:16 PM
kalo itu karena ada degenerasi sel otak...
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Maret 04, 2009, 04:03:24 AM
penyebab degenerasi otak?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Maret 04, 2009, 07:28:09 AM
kematian sel tanpa dibarengi oleh pembuatan sel baru dalam kecepatan yang setara... kalo ga salah sel otak udah ga membelah lagi setelah kita berumur muda. gw lupa pastinya.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Maret 04, 2009, 10:43:02 PM
kematian sel tanpa dibarengi oleh pembuatan sel baru dalam kecepatan yang setara... kalo ga salah sel otak udah ga membelah lagi setelah kita berumur muda. gw lupa pastinya.
hah? berumur muda?
berumur tua ta?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Maret 05, 2009, 01:10:03 AM
maksud gw saat kita masi muda pembelahan sel otak itu uda brenti... yg ada tinggal kematian sel sedikit demi sedikit.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Maret 06, 2009, 04:13:14 AM
hummm
ya ya ya..
kapan ya ada cangkok otak gitu...
buat mengganti otak yang sudah tua..huhehehe
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Maret 06, 2009, 10:18:30 PM
cangkok otak? bisa jadi ntar bukan diri anda sendiri yang muncul, tapi orang yang otaknya ditanam di tubuh anda.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Maret 07, 2009, 05:54:39 AM
ohh gitu yah?
hampir sama dengan kloning dunk..
tapi kan otakny yg dicangkok kuantitasnya kecil..
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada Maret 07, 2009, 06:46:55 AM
gini... otak itu pusat memori juga. kalo kita cangkok otak orang ke kita bakal ada memori orang lain yang ada pada kita. bayangin aja kita mengingat sesuatu yang bukan dari pengalaman kita. ya kalo pengalamannya mengasikkan, tapi kalo mengerikan gimana?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Maret 11, 2009, 01:30:14 AM
hahaha..
bener juga yua...tq mr syx
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: penulispemula pada Maret 11, 2009, 01:49:08 AM
mahluk hidup abadi cuma satu, setelah ia mati, manun kontens sebagai mahluk hidup sudah lain lagi.... jadi ada yang mw coba... ;D ;D
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: ryoma pada Maret 17, 2009, 08:34:36 PM
jadi, makhluk itu akan mati saat dia tidak bisa lagi regenerasi tubuh?

Ketika kapan kk itu terjadi? Atau dengan apa matinya?  :-\
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Muztank pada Maret 18, 2009, 04:26:05 AM
dimakan ikan juga bisa matenya.....
klo nunggu ga regenerasi lagi rasanya ga mungkin, kan da di jelasin bisa regenerasi trus menerus...
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: suntzu pada April 03, 2009, 06:44:04 AM
gimana kalo kita cangkok memori kita dengan cara2 dirubah dulu jd data atau apalah terus dicangkok ke badab buatan kaya robot. Gimana tu ??
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: abusalza pada April 03, 2009, 06:51:19 AM
hmm... berarti matinya mesti jadi santapan makhluk lain, dong! dan kayaknya mesti dikunyah-kunyah sampe ludes. karena mungkin aja bisa berkembang biak dalam perut lagi nantinya...
ngomong2 berapa derajat suhu minimum / maksimum dia bs bertahan hidup?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada November 07, 2009, 05:51:19 AM
Harap dipahami disini bahwa yang dimaksud abadi maksudnya adalah Biologically Immortal..jadi secara biologis ia abadi, hanya mati kalau dimangsa oleh predator dan kecelakaan atau terkena bencana alam.
Penuaan dalam arti apa yang anda maksudkan? Aging atau sensence?Aging didefinisikan sebagai proses perubahan/perkembangan yang dialami setiap organisme sejak dia lahir. BEda dengan arti senesence yang merupakan suatu perubahan yang dialami organisme sesaat sebelum ia mati.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Mat Dillom pada November 23, 2009, 11:22:36 PM
Wah artikel menarik. Saya sampe mikir, kalau saja bagian penunjang hidupnya otak dalam diri kita bisa terjamin terus, mungkin kita juga bisa abadi. Kematian manusia selama ini khan karena penunjang hidupnya otak jadi rusak, atau otak itu rusak.

Ada tulisan daryi syx yang mengatakan degenerasi otak. Jika otak secara fisik juga mengalami degenerasi (Hukum Termo Dynamika II) maka kalaupun kita bisa melakukan terus mengadakan dukungan hidup buat otak, karena faktor degenerasi otak tentu tidak akan terjadi keabadian itu.

Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: syx pada November 24, 2009, 06:51:22 AM
... kecuali kalo diimbangi dengan regenerasi dalam kecepatan yang sama dari segi kualitas dan kuantitas?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Mat Dillom pada November 24, 2009, 06:57:04 AM
... kecuali kalo diimbangi dengan regenerasi dalam kecepatan yang sama dari segi kualitas dan kuantitas?

Saya mikirnya robot dengan penunjang inti otak manusia. Dimana penunjang hidupnya, otak itu mendapat suplay darah buatan. Nah zat untuk regenerasinya mungkin didalam darah buatan itu yah.

Ilmuwan katanya udah ada yang berhasil buat robot menggunakan otak tikus (di youtube). Tapi perilaku robot itu saya liat tidak menggambarkan sifat tikus yang suka celah sempit. robot malah menghindar celah sempit.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Februari 27, 2010, 04:14:23 PM
Sayangnya kehidupan suatu sel tidak tergantung hanya pada suplai nutrisi dari luar yang terus menerus,tapi juga harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas sistem internal dalam sel itu sendiri seperti mendegradasi molekul protein yang tidak terfolding dengan benar, mencegah akumulasi mutasi, meningkatkan efisiensi metabolisme energi dan lain-lain yang kesemuanya itu tidak mungkin dicapai setidaknya dengan berbagai teknologi yang ada sampai saat ini. Misalkan, untuk mencegah mutasi diperlukan berbagai macam protein yang juga dikode oleh gen, sebesar2nya kapasitasnya dalam mencegah mutasi, toh mutasi spontan tetap terjadi walaupun dengan frekuensi yang jauh lebih kecil. Bagaimana jika gen repair system itu sendiri juga akhirnya mengalami mutasi yang tak terhindarkan tersebut?Ada dua kemungkinan, bisa mati, bisa menjadi kanker. Misalkan cara untuk mengatasi agar selalu ada gen yang berfungsi adalah dengan menduplikasikan gen tersebut, namun semakin babnyak gen, semakin besar ukuran genom, efisiensi replikasi menurun dan mutation rate juga meningkat. Repair system yang ada pada manusia saat ini hanya berfungsi untuk mempertahankan konten gen dalam genom intak hanya sampai masa reproduksi berakhir, setelah itu akumulasi mutasi yang terjadi sudah sedemikian hebat dan tidak mungkin diperbaiki. Lagipula untuk apa repair system dipertahankan sampai lebih dari masa reproduksi, toh "tugas" makhluk hidup (yang berkembang biak secara seksual tentunya) dalam mlestarikan jenisnya sudah selesai terlepas apakah dia benar2 menghasilkan keturunan atau tidak.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: arydhamayanti pada Februari 28, 2010, 04:04:55 AM
hmm... topik yang sangat menarik... apa mungkin suatu hari, DNA-nya bisa dicontoh dan disisipkan ke DNA makhluk lain? dengan tujuan kemanusiaan tentunya.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Februari 28, 2010, 12:21:04 PM
Bukan suatu hari lagi, itu sudah terjadi sekarang, dan teknologinya disebut teknologi DNA recombinant, dan makhluk hasil rekayasa genetika disebut organisme transgenik atau GMO (Genetically Modified Organism). Tujuan dilakukannya rekayasa genetik ini banyak, di antaranya untuk kepentingan pengembangan ilmu, dan yang terutama untuk meningkatkan kesejahteraan manusia sendiri, misalkan menghasilkan insulin, rt-PA (recombinant tissue Plasminogen Activator) untuk mencegah Coronary Heart Disease, memproduksi antibodi, dan masih banyak lagi yag lain, misalkan menghasilkan enzim atau protein struktural lain yang sangat dibutuhkan untuk orang2 yang sedang sakit.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Maret 02, 2010, 01:28:01 PM
hehehe.......kok bisa ya yang paling cocok dengan manusia itu adalah gen dari porcine?
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Maret 02, 2010, 05:32:13 PM
Karena sepertinya hubungan kekerabatan antara manusia secara filogenetika dengan pocine lebih dekat daripada dengan si miki, sehingga rantai asam amino nya hampir sama dan memiliki parameter farmakokinetik yang hampir sama serta kecil kemungkinan menimbulkan reaksi imunologis. Tetapi dengan adanya recombinant DNA technology, sekarang manusia tidak perlu lagi menggunakan insulin babi untuk mengobati DM, tapi dengan Human recombinant insulin..mau dimodif dengan cara apapun bisa, makanya skrg banyak sekali produk insulin dengan parameter farmakokinetik yang berbeda2 (misal rapid acting, short acting, atau long acting insulin) hanya dengan mengubah sedikit sekali urutan asam amino dalam rantai peptida nya berdasarkan metode site specific mutagenesis dalam recombinant DNA tech..

Dan ironisnya, insulin rekombinan yang sedemikian pentingnya untuk terapi pasien DM yang seabrek di indonesia masih kita impor. Belum satu orang pun di Indo yang berhasil "membajaknya". Hal yang sama terjadi juga pada rt-pa (recombinant tissue palsminogen activator) untuk mencegah emboli berulang pada pasien yang telah menjalani CABG (Coronary Artery Bypass Grafting), atau terapi pada AMI, bahkan saya pernah mendapat keluhan dari seorang teman sejawat yang mengeluhakan bahwa susah sekali mendapatkan tuh obat di indo di samping harganya yang mahal sebab obat impor, untuk mengobati ayahnya yang menderita AMI sampai akhirnya meninggal..di sini pentingnya peran ahli genetika medis dan molekuler..
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Lunaris pada Maret 04, 2010, 06:44:34 AM
Urusan ubur-ubur yang awet muda, ini masalahnya ada ada pada cara ubur-ubur bereproduksi.

Sebenarnya manusia juga abadi, kalo kita hitung dari umur mitokondria dalam diri seseorang yang masih hidup.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Maret 04, 2010, 09:10:46 AM
Jangan hanya mtDNA, tapi juga keseluruhan  DNA secara utuh..kita kan hanya wahana mirip robot yang didesain untuk bisa survive sehingga bisa menurunkan atau melestarikan molekul egois bernama gen.
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: fazero pada Maret 27, 2010, 09:33:22 AM
[img]http://img11.imageshack.us/img11/7306/hydrozoa.jpg[img]
inikah ?
binatang ini bisa menggati selnya yg telah rusak dengan sel baru ...
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: wibi pada Maret 30, 2010, 05:48:57 AM
untuk hidup abadi (tidak hancur karna sel/zat diri sendiri)itu minimal kita harus menemukan cara agar kita:
-bisa menghancurkan patogen(sel/zat yang membuat kita mati)100%
-zat/mikroorganisme yang bisa membuat kita bisa terus melakukan pembelahan yang teratur
-zat yang bisa membuat kita sehat 100%
-dan semua syarat di atas tidak boleh menimbulkan efek samping yang buruk ke badan kita
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: sisca, chemistry pada Maret 30, 2010, 05:52:48 AM

ini gambarnya fazero.. saya bantuin masukin..
(http://img11.imageshack.us/img11/7306/hydrozoa.jpg)
Judul: Re: makhluk hidup abadi
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada April 06, 2010, 01:12:56 AM
untuk hidup abadi (tidak hancur karna sel/zat diri sendiri)itu minimal kita harus menemukan cara agar kita:
-bisa menghancurkan patogen(sel/zat yang membuat kita mati)100%
-zat/mikroorganisme yang bisa membuat kita bisa terus melakukan pembelahan yang teratur
-zat yang bisa membuat kita sehat 100%
-dan semua syarat di atas tidak boleh menimbulkan efek samping yang buruk ke badan kita
Tapi ironisnya, semakin panjang umur sel, semakin besar kemungkinan ia mendapatkan mutasi spontan yang merugikan. Ingat fenomena penyakit degenratif yang sekarang banyak muncul seperti halnya kanker. Dulu jarang sekali anda dapati penyakit kanker, salah satunya karena dulu orang banyak yang sudah meninggal karena infeksi seperti tetanus, small pox, typhus, TBC pada umur relatif lebih muda sebelum penyakit malignansi muncul.

Untuk mengatasi hal itu, diperlukan DNA repair system yang jauh lebih teliti dibandingkan yang dipunya makhluk hidup saat ini.