Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Januari 18, 2022, 07:36:07 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 45
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 25
Total: 25

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Perilaku Mengurus Mayat  (Dibaca 15670 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.476
  • IQ: 221
  • Gender: Pria
  • Tjiasmanto, Wewin
Perilaku Mengurus Mayat
« pada: Agustus 16, 2009, 04:40:37 AM »
Beberapa serangga sosial seperti lebah madu dan semut punya kebiasaan unik, yakni perilaku mengurus mayat, artinya meyat temannya akan dibuang bersama-sama. Mungkin sekali kalau ini adalah suatu bentuk FAP / fixed action pattern atau PAT / pola aksi tetap (seperti halnya pada ikan stickleback pada contoh klasik etologi). Zat yang memicu FAP ini mungkin adalah asam oleat, suatu karboksilat. Saya tertarik meneliti lebih lanjut tentang perilaku mengurus mayat yang menarik ini. Yang punya info lebih lenjut, tolong posting disini. Trims.
"The pen is mightier than the sword"

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4.540
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Kliping Koran
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #1 pada: Agustus 20, 2009, 01:38:13 AM »
gimana dengan gajah?

Offline sith lord

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 194
  • IQ: 17
  • Gender: Pria
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #2 pada: Agustus 20, 2009, 04:27:39 AM »
Beberapa serangga sosial seperti lebah madu dan semut punya kebiasaan unik, yakni perilaku mengurus mayat, artinya meyat temannya akan dibuang bersama-sama. Mungkin sekali kalau ini adalah suatu bentuk FAP / fixed action pattern atau PAT / pola aksi tetap (seperti halnya pada ikan stickleback pada contoh klasik etologi). Zat yang memicu FAP ini mungkin adalah asam oleat, suatu karboksilat. Saya tertarik meneliti lebih lanjut tentang perilaku mengurus mayat yang menarik ini. Yang punya info lebih lenjut, tolong posting disini. Trims.

semut ngangkut mayat temennya buat dibuang :o?Gw kirain selama ini buat acara makan bersama! ::)

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.476
  • IQ: 221
  • Gender: Pria
  • Tjiasmanto, Wewin
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #3 pada: Agustus 24, 2009, 06:38:23 AM »
hoyyyy...yang serius dongggg!!!!

Offline asma

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 34
  • IQ: 8
  • Lady Arwen n Aragon
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #4 pada: Agustus 24, 2009, 11:43:29 AM »
  Menurut q ini,     
       Ketika seekor semut mati, teman satu sarangnya dengan segera mengevakuasi dan menyingkirkannya. Dengan begitu, risiko koloni tersebut terinfeksi suatu wabah penyakit dapat diminimalisir.
 
        Tetapi bagaimana mereka mengetahui rekannya sudah mati? Ada teori yang menyebutkan bahwa semut mati melepas zat kimia yang dihasilkan oleh pembusukan, semisal asam lemak. Bau zat kimia itu menjadi pertanda kematian mereka bagi koloni semut yang masih hidup.
        Kini ahli serangga yang meneliti semut Argentine, serangga galak yang sangat teritorial, menyodorkan bukti adanya mekanisme lain di balik necrophoresis, pembuangan anggota koloni yang mati.
         Semua semut, baik hidup maupun mati, memiliki “zat kimia kematian”, namun semut hidup mempunyai zat kimia lain yang diasosiasikan dengan kehidupan, yaitu “zat kimia kehidupan.” Ketika seekor semut mati, zat kimia kehidupannya memudar atau terurai, dan hanya zat kimia kematian yang tersisa.
       “Itu karena semut mati tidak lagi tercium seperti semut hidup sehingga langsung diangkut ke kuburan, bukan karena tubuhnya mengeluarkan zat kimia unik baru yang terbentuk setelah dia mati,” kata Dong-Hwan Choe, peneliti utama riset di University of California, Riverside, Amerika Serikat.
      Temuan Dong-Hwan Choe dipublikasikan dalam jurnal online Proceedings of the National Academy of Sciences. “Memahami mekanisme yang tepat tentang necrophoresis semut dapat membantu para peneliti mengembangkan strategi manajemen hama yang ramah lingkungan sehingga mencapai hasil maksimal dengan jumlah insektisida lebih sedikit,” kata Choe.
       Studi terhadap semut Argentine yang dilakukan Choe dan timnya mengindikasikan bahwa sesama penghuni sarang mendistribusikan insektisida yang bekerja lambat dan non-repellent yang efisien di antara mereka lewat necrophoresis.
       “Ketika seekor semut yang terpapar insektisida itu mati di dalam sarang, semut lainnya akan menggotong jasadnya berkeliling, dan insektisida pun dengan mudah tersebar dari mayat semut kepada semut sehat.

maaf ka sky klo gajah q ga tau....

Many people will walk in and out of your life.But only true friends will leave footprints in your heart." ^-^"

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.476
  • IQ: 221
  • Gender: Pria
  • Tjiasmanto, Wewin
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #5 pada: Agustus 27, 2009, 07:45:58 AM »
Nah, asam itu adalah karboksilat yang namanya asam oleat... lantas bagaimana asam oleat tsb bisa muncul pasca kematian?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4.540
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Kliping Koran
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #6 pada: Agustus 28, 2009, 10:58:48 PM »
asam karboksilat rantai panjang ini mungkin sebagai hasil urai bangkai semut ato lebah tersebut. idung mereka mungkin peka banget terhadap baunya sampe terpaksa buang ke luar sarang. sama halnya dengan mayat manusia yang membusuk, pasti ga ada yang mo nyimpen lama-lama tanpa pengawetan.
sekarang ada yang pernah coba tetesin sedikit oleic acid pada kerumunan semut dan mengamati apa yang terjadi?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4.540
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Kliping Koran
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #7 pada: Agustus 29, 2009, 02:12:04 AM »
ada artikel menarik 'Hey I'm Dead!' The Story Of The Very Lively Ant. di situ dilakukan penelitian dan percobaan... salah satunya dengan memberikan asam oleat pada seekor semut hidup dan semut tersebut dibuang ama temen-temennya karena dianggap mati. kasian banget.

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.476
  • IQ: 221
  • Gender: Pria
  • Tjiasmanto, Wewin
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #8 pada: Agustus 29, 2009, 05:47:32 AM »
Hmm, saya sudah mencoba dengan memberikan asam oleat pada lebah hidup, memang diangkut dari sarang dan dibuang, begitu juga dengan tutup bolpoin (sebagai kontrol). Yang saya ingin tahu adalah proses biokimianya, bagaimana muncul oleic acid pada bangkai?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4.540
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Kliping Koran
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #9 pada: Agustus 29, 2009, 07:36:46 AM »
mungkin ada kaitan dengan peruraian jaringan lemak pada bangkai semut... salah satunya membentuk asam oleat ini dan mungkin termasuk komponen yang besar.

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.476
  • IQ: 221
  • Gender: Pria
  • Tjiasmanto, Wewin
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #10 pada: Agustus 31, 2009, 06:22:30 AM »
hmmm.... berarti asam oleat ini termasuk komponen pembentuk trigliserid ya om?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4.540
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Kliping Koran
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #11 pada: Agustus 31, 2009, 11:47:32 PM »
emang termasuk salah satu asam lemak penyusun trigliserida.

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.476
  • IQ: 221
  • Gender: Pria
  • Tjiasmanto, Wewin
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #12 pada: September 02, 2009, 06:07:36 AM »
hmmm, bisa beri contoh artikel dan gambar mengenai lemak yang mengandung asam oleat, plus namanya dan fungsinya dalam tubuh serangga? thanks

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4.540
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Kliping Koran
Re: Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #13 pada: September 02, 2009, 07:39:39 AM »


pilih salah satu, mana yang oleic acid, atas, tengah ato bawah? ;D
itu cuma contoh aja secara umum, untuk yang spesifik pada semut gw ga tau...

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Perilaku Mengurus Mayat
« Jawab #14 pada: November 29, 2015, 09:26:23 AM »
Kalau gagak juga punya perilaku mengurus mayat nggak? Soalnya di kisah Nabi Adam, di endingnya ada gagak yang mengubur mayat gagak lainnya.
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
11 Jawaban
4990 Dilihat
Tulisan terakhir November 05, 2009, 12:22:20 AM
oleh monokorobo
0 Jawaban
1254 Dilihat
Tulisan terakhir November 29, 2015, 05:47:03 AM
oleh Farabi