Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Oktober 23, 2021, 05:41:54 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 46
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 44
Total: 44

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...  (Dibaca 24362 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #30 pada: November 21, 2014, 03:07:43 AM »
https://www.youtube.com/watch?v=vA8aMpHwYh0

Inti dari rahasia kehidupan kan ada di meiosis, yaitu pembelahan pertama dari sel. Nah pertanyaannya, apakah inti dari kesadaran adalah sel yang pertama kali membelah, itu yang kita tidak tahu. Seandainya benar pasti munculnya kesadaran seseorang bersifat sangat random. Tapi saya meyakini kesadaran munculnya tidak random, melainkan ada suatu hal yang membuat apapun yang terjadi, saya pasti akan mengalami kehidupan, anda pasti mengalami kehidupan, bukannya saat anda misalkan mau hidup kemudian diaborsi maka anda batal hidup didunia. Tapi saya yakin saintis akan mengatakan bahwa munculnya kehidupan bersifat random.
Pertanyaannya adalah, apakah sel bisa dikatakan memiliki 'kesadaran'?

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #31 pada: November 22, 2014, 01:52:07 AM »
Pertanyaannya adalah, apakah sel bisa dikatakan memiliki 'kesadaran'?

Masalah sel saya tidak tahu, tapi mungkin kita pun sebetulnya hanya sel saja, satu sel yang entah bagaimana caranya diberikan input terus menerus sehingga kita hidup.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Offline ssdestroyer

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 43
  • IQ: 2
  • Gender: Pria
  • Cogito Ergo Sum
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #32 pada: November 28, 2014, 01:34:52 AM »
menurut saya yang akan anda lakukan ini tidak beretika dan melanggar sumpah dokter.

omong-omong dimana anda bisa mendapatkan mayat yang sesuai?

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #33 pada: Desember 03, 2014, 10:32:21 AM »
Saya jadi inget ini

Why 13:15 Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah q patung binatang itu, dibunuh

Offline MuhammadRyan

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 191
  • IQ: 2
  • Gender: Pria
  • Go, Go, Onii-chan!
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #34 pada: Februari 24, 2015, 01:50:36 PM »
https://www.youtube.com/watch?v=vA8aMpHwYh0

Inti dari rahasia kehidupan kan ada di meiosis, yaitu pembelahan pertama dari sel. Nah pertanyaannya, apakah inti dari kesadaran adalah sel yang pertama kali membelah, itu yang kita tidak tahu. Seandainya benar pasti munculnya kesadaran seseorang bersifat sangat random. Tapi saya meyakini kesadaran munculnya tidak random, melainkan ada suatu hal yang membuat apapun yang terjadi, saya pasti akan mengalami kehidupan, anda pasti mengalami kehidupan, bukannya saat anda misalkan mau hidup kemudian diaborsi maka anda batal hidup didunia. Tapi saya yakin saintis akan mengatakan bahwa munculnya kehidupan bersifat random.

Sel tdk sadar klo dia bakal membelah atau tdk, dia tdk punya pilihan; dia mau melakukan pembelahan meiosis atau mitosis kali ini, tdk ada. Semuanya sudh diatur di dalam Gen nya. Sama seperti fungsi otot otonom kita, tentu saja; mereka tdk punya kesadaran. Kesadaran bahkan, faktanya, hanya dimiliki Animalia kelas tinggi. Bisa bayangkan Porifera dgn pemikiran yg kompleks padahal Notokord aja gk punya, atau bahkan Bintang laut, dia punya otak, saraf, ya... tpi semua aktifitasnya gk lebih cmn respon dan juga aksi yg dihasilkan krn respon itu.

Tdk ada kesadaran buat selain utk hewan yg kompleks...
"Saat gerah keterlaluan"
"MATAHARI ADA DUA!!!"
"Liat ABG Kumisan..."
"Asli gak tahan, pake ini itu gak mempaaaan!"

Offline MuhammadRyan

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 191
  • IQ: 2
  • Gender: Pria
  • Go, Go, Onii-chan!
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #35 pada: Februari 24, 2015, 01:56:29 PM »
menurut saya yang akan anda lakukan ini tidak beretika dan melanggar sumpah dokter.

omong-omong dimana anda bisa mendapatkan mayat yang sesuai?

Jika manusia menolak utk mendobrak sebuah peraturan lama, mereka akan terus ada di dalam peradaban yg lama...
Siapa yg tahu bahwa era ke'emasan bangsa Eropa sekarang adalah hasil dobrakan mereka dari ajaran dogmatik yg terlalu relijius yg ditekankan oleh pihak Gereja? Siapa yg menyangkan ajaran sesat Galileo Galilei tentang Bumi yg mengitari matahari, adalah bumerang balik utk orang orang yg arogan? Siapa yg tahu juga Robot Al Jazari adalah hasil gebrakan Muslim di zaman kegelapannya?

Who knows?
Ditambah lagi, mayat yg sesuai? Semua mayat bisa kok, tenang ae... semua manusia itu sama...
Percobaan ini sudah dilakukan Muslim di Mesir dlm rangka menemukan Keabadian lwt Batu Filosofer, mereka meriset Jiwa. :)
Saya jadi inget ini

Why 13:15 Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah q patung binatang itu, dibunuh

Apa'an tuh, mas?

Offline embrio11s

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 31
  • IQ: 1
  • Gender: Pria
  • Student of Plant Physiology and Molecular Biology
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #36 pada: Juni 23, 2015, 04:33:07 PM »
Ngomongin immortality ya?
Percuma hidup lama kalau ada dalam tubuh dan memiliki pemikiran yang akhirnya menua. Potenai gagal fungsi organ meningkat sejalan dengan penuaan. Sepertinya org dengan kondisi seperti itu lebih tersiksa dan ujung-ujungnya menyusahkan orang lain.
Solusi untuk immortality menurut saya lebih tepat diarahkan untuk mengatasi penuaan.

Terima saja lah "hidup"mu akan berakhir, tapi pahami lah informasi tentang dirimu akan selalu ada (kalau punya anak).  ;D ;D ;D

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #37 pada: Juni 24, 2015, 08:35:20 AM »
Katanya sih, entah saya salah paham atau tidak, kesadaran itu ada karena konfigurasi elektron, jadi bukan karena satu atom diberikan input terus menerus. Kalau begini sih, selama kita tahu konfigurasi elektron anda, apapun yang terjadi, kesadaran anda akan tetap ada. Masalahnya, memori anda tidak bisa dikembalikan, kalau pun seandainya anda bisa dihidupkan kembali.

Akhir akhir ini saya kembali mempelajari agama lagi, jadi saya cenderung memahami kehidupan sebaga takdir. Masalhnya kalau saya tidak percaya takdir, saya mudah stress dan kalau mengambil keputusan yang keliru saya tertekan sekali dan terus menerus menyesalinya. Saya heran orang orang ateis bisa sangat kuat sekali menghadapi hidup. Saya pribadi sih tidak tahan hidup seperti itu.

Masalah kesadaran, kita mungkin sekali bisa membangkitkannya.

Offline ssdestroyer

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 43
  • IQ: 2
  • Gender: Pria
  • Cogito Ergo Sum
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #38 pada: Juni 25, 2015, 07:46:36 AM »
Jika manusia menolak utk mendobrak sebuah peraturan lama, mereka akan terus ada di dalam peradaban yg lama...
Siapa yg tahu bahwa era ke'emasan bangsa Eropa sekarang adalah hasil dobrakan mereka dari ajaran dogmatik yg terlalu relijius yg ditekankan oleh pihak Gereja? Siapa yg menyangkan ajaran sesat Galileo Galilei tentang Bumi yg mengitari matahari, adalah bumerang balik utk orang orang yg arogan? Siapa yg tahu juga Robot Al Jazari adalah hasil gebrakan Muslim di zaman kegelapannya?
lah itukan memang yang salah adalah para agamawan yang membenci pengetahuan.
Tapi menghidupkan orang mati sampai sekarang adalah sesuatu yang tidak bisa diterima, bangkan sejak zaman dahulu orang sudah tahu menghidupkan orang mati mustahil dan lebih banyak akibat buruknya. Contoh: mitologi jepang mengenai dewa Izanagi dan dewi Izanami
Kutip
Who knows?
Ditambah lagi, mayat yg sesuai? Semua mayat bisa kok, tenang ae... semua manusia itu sama...
Percobaan ini sudah dilakukan Muslim di Mesir dlm rangka menemukan Keabadian lwt Batu Filosofer, mereka meriset Jiwa. :)
Apa'an tuh, mas?
mayat yang kepalanya udah hancur atau yang  sebagian dari tubuhnya udah dimakan hewan bagaimana? nanti bukannya hidup malah jadi zombie :D

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #39 pada: Juli 04, 2015, 01:34:10 PM »
Akhir akhir ini saya kembali mempelajari agama lagi, jadi saya cenderung memahami kehidupan sebaga takdir. Masalhnya kalau saya tidak percaya takdir, saya mudah stress dan kalau mengambil keputusan yang keliru saya tertekan sekali dan terus menerus menyesalinya. Saya heran orang orang ateis bisa sangat kuat sekali menghadapi hidup. Saya pribadi sih tidak tahan hidup seperti itu.

Kalau saya justru sebaliknya. Sejak jadi agnostik, saya malah jadi bisa menikmati hidup dan menerima apapun yang terjadi. Dulu waktu saya masih agamis, saya cenderung sering menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi. Tapi saat saya sudah tidak beragama, saya sadar bahwa segala hal yang terjadi adalah akibat dari perbuatan saya sendiri sehingga saya bisa lebih mudah menerimanya.
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Offline Idad

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 823
  • IQ: 66
  • Gender: Pria
  • ZyuProject
    • Math is Fun, Math is Games, Math is Logic, and Math is Easy!!!
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #40 pada: Juli 04, 2015, 08:20:42 PM »
Katanya sih, entah saya salah paham atau tidak, kesadaran itu ada karena konfigurasi elektron, jadi bukan karena satu atom diberikan input terus menerus. Kalau begini sih, selama kita tahu konfigurasi elektron anda, apapun yang terjadi, kesadaran anda akan tetap ada. Masalahnya, memori anda tidak bisa dikembalikan, kalau pun seandainya anda bisa dihidupkan kembali.

Menarik nih mas (y)

Oia soal analisis kata di thread sebelah maaf sampe blom bisa bales,, masi terlalu sibuk minggu2 ini (_ _)
Visit My Site ! ! !
Download Soal Matematika SMA ZyuProject



Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #41 pada: Juli 27, 2015, 07:21:20 AM »
Kalau saya justru sebaliknya. Sejak jadi agnostik, saya malah jadi bisa menikmati hidup dan menerima apapun yang terjadi. Dulu waktu saya masih agamis, saya cenderung sering menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi. Tapi saat saya sudah tidak beragama, saya sadar bahwa segala hal yang terjadi adalah akibat dari perbuatan saya sendiri sehingga saya bisa lebih mudah menerimanya.

Saya pernah mengalami itu, bahkan sampai sekarang kalau yang seperti itu kambuh lagi saya sering dongkol sendiri. Hanya saja kalau saya ingat ingat waktu dulu, memang mempercayai Tuhan ada itu ternyata lebih menyenangkan. Kalau yakin ada neraka, saya tidak dongkol kalau orang tidak mendapatkan balasan, dan tidak sesak dada, dan kalau saya ingat ada surga, rasanya beban dihati hilang. Tapi tentu saja, saya masih harus memulai semuanya dari awal lagi. Sekarang pun jujur saja, saya sering merasa kesal kadang kepada Tuhan, tapi itu justru hanya membuat sesak dada semakin bertambah tambah, hanya kalau ingat surga saja tiba tiba perasaan tenang.

Semuanya proses, jadi silahkan dinikmati.

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #42 pada: Juli 27, 2015, 09:05:29 AM »
Saya pernah mengalami itu, bahkan sampai sekarang kalau yang seperti itu kambuh lagi saya sering dongkol sendiri. Hanya saja kalau saya ingat ingat waktu dulu, memang mempercayai Tuhan ada itu ternyata lebih menyenangkan. Kalau yakin ada neraka, saya tidak dongkol kalau orang tidak mendapatkan balasan, dan tidak sesak dada, dan kalau saya ingat ada surga, rasanya beban dihati hilang. Tapi tentu saja, saya masih harus memulai semuanya dari awal lagi. Sekarang pun jujur saja, saya sering merasa kesal kadang kepada Tuhan, tapi itu justru hanya membuat sesak dada semakin bertambah tambah, hanya kalau ingat surga saja tiba tiba perasaan tenang.

Semuanya proses, jadi silahkan dinikmati.

Ya, saya juga sadar bahwa tidak ada yang bersifat abadi di dunia ini. Pola pikir saya yang sekarang ini pun mungkin suatu saat nanti bisa berubah.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #43 pada: Juli 27, 2015, 12:07:36 PM »
Jujur saja, melihat fakta itu berat. Coba anda perhatikan sejarah manusia sepanjang zaman. Isinya kengerian semua, ini hanyalah salah satu contoh saja yang bisa saya temukan.

http://www.historycentral.com/dates/1300ad.html

Kalau saya perhatikan, setelah saya baca baca, karena yang ditulis disitu kebetulan roma, yang dimasanya menganut ajaran kristen. Jangankan ajaran islam atau yahudi yang memang memuat masalah peperangan, ajaran kristen yang menyuruh orang supaya mengalah saja kalau sudah bergabung dengan politik, menjadi dasar bagi perebutan kekuasaan, bisa berubag menjadi ajaran yang sangat brutal.
Apalagi kalau anda tahu sejarah perebutan wilayah antara islam dan kristen dimasa silam. Anda bayangkan saja, dari tahun 1300, bahkan setelah pecahnya kerajaan otoman diperang dunia satu, ketegangan bisa muncul setiap saat saat sejarah seperti ini saya ungkapkan kembali. Jelas jelas hidup di dunia itu mengerikan. Masih kurang ngeri? Anda lihat bagaimana cara hidup macan. Atau malah anda lihat video bagaimana ulat bisa kemasukan parasit didalam tubuhnya, dan keluar untuk hidup dengan cara memakan dinding tubuh ulat. Memang beginilah hidup di dunia ini.
Tapi anehnya, 15 tahun silam, saya masih bisa berfikir positiv dan mengatakan hidup itu anugrah, dan Tuhan itu baik. Tapi coba kita lihat faktanya. Di keliling kita saja ada orang yang akan menyeragamkan fikiran anda, tingkah laku anda, perkataan anda, dan akan membunuh anda jika anda menolak. Bisa anda lihat? Ini adalah fakta kehidupan dunia yang dibutakan dari penginderaan kita.

Sekarang bayangkan, dengan cara pandang seperti yang saya lihat beberapa tahun silam, saya harus mengimani bahwa Tuhan itu tidak ada. Saya tidak akan sanggup hidup didunia ini. Melihat anda, saya merasa yakin mungkin anda nanti akan menjalani apa yang saya jalani juga. Dulu saya pernah mendapatkan data statistik bahwa negara negara kaya memuat banyak atheist, ya tentu saja, atheism hanya bisa bertahan di negara negara kaya, tapi coba jika negara kaya tersebut kemudian bangkrut dan carut marut oleh kekerasan, apakah atheism bisa bertahan. Jangan salah, china itu dulunya komunis, tapi kalau anda memperhatikan koran koran tempo dulu, kalau tidak salah saat tahun 2005-2007, saat negara china mengalami krisis ekonomi, klenteng tiba tiba ramai, coba anda perhatikan keadaan disana saat sekarang, apakah klenteng masih ramai saat sekarang negara china adalah ekonomi nomer 2 terbesar didunia.

Ditengah banyak masalah dan kesulitan, hanya theism yang akan menjadi obat penenang, yang bisa membuat orang orang berfikir waras.

Post Script:
Ngomongin agama kita lanjut di subforum agama.

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Proyek Biologi baru Orang Indonesia> Project: Allah's Will...
« Jawab #44 pada: Juli 27, 2015, 03:13:04 PM »
Melihat anda, saya merasa yakin mungkin anda nanti akan menjalani apa yang saya jalani juga.

Kalau Anda berani bilang yakin begitu, apa Anda juga berani bilang yakin bahwa Fariz Abdullah dan MuhammadRyan nanti juga akan menjalani apa yang Anda jalani? Soalnya kalau saya lihat-lihat, jalan pikiran serta pandangan kita berempat mirip-mirip meskipun banyak pula perbedaannya antara satu sama lain.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
77 Jawaban
73250 Dilihat
Tulisan terakhir September 10, 2016, 01:04:04 AM
oleh Monox D. I-Fly
12 Jawaban
12746 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 04, 2008, 01:25:54 AM
oleh reborn
0 Jawaban
4632 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 01, 2009, 06:33:27 AM
oleh biobio
61 Jawaban
17859 Dilihat
Tulisan terakhir November 29, 2011, 08:05:10 PM
oleh Farabi
2 Jawaban
3634 Dilihat
Tulisan terakhir Februari 17, 2014, 12:34:53 AM
oleh MuhammadRyan