Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Juni 17, 2021, 11:22:01 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139653
  • Total Topik: 10396
  • Online Today: 119
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 35
Total: 35

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Teori Awal Terbentuknya Fauna Serta Etimologi dan Karakteristik Fauna atau Hewan  (Dibaca 139250 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Mas_Ganteng

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 0
  • ForSa!
Fauna

Fauna atau disebut juga dengan animal ialah kelompok organisme yang dikategorikan dalam kerajaan Animalia atau metazoan, merupakan salah satu dari berbagai mahkluk yang bernyawa di dunia ini. Hal itu disebut juga fauna dan margasatwa (atau satwa saja).

Fauna dalam pengertian sistematika saat ini meliputi hanya anggota bersel banyak (multiselular) dan terorganisasi dalam fungsi-fungsi yang berbeda (jaringan), sehingga anggota ini dikenal juga dengan histozoa.

Semua binatang heterotrof, artinya tidak menghasilkan energi sendiri, tetapi memanfaatkan dan mengelola lingkungan sekitarnya.

Etimologi Binatang

Dalam bahasa Inggris, "hewan" disebut animal, dari bahasa Latin yaitu "animalis", yang berarti" mempunyai napas". Dalam penggunaan nonformal biasanya, kata ini menunjuk pada hewan bukan manusia.

Kadang kala, kerabat dekat manusia seperti mamalia dan vertebrata lainnya mengacu dalam penggunaan nonformal. Pengertian biologis dari kata tersebut menunjuk kepada seluruh anggota kingdom Animalia, meliputi makhluk yang beragam seperti spons, ubur-ubur, serangga dan manusia.

Karakteristik Fauna

Binatang memiliki daya gerak, respon cepat terhadap rangsangan eksternal, berkembang mencapai besar tertentu, memerlukan makanan bentuk kompleks dan jaringan tubuhnya lunak.

Perbedaan itu berlaku secara umum, tentu saja ada kelainan-kelainannya.
Tiap-tiap individu personal, baik pada hewan uniselular maupun pada fauna multiselular, merupakan satu unit.

Hewan itu berorganisasi, artinya tiap bagian dari tubuhnya adalah subordinat dari individu sebagai keseluruhan baik sebagai bagian suatu sel maupun seluruh sel. Inilah yang disebut dengan sistem organismal, suatu sistem yang penting dalam biologi.

Teori Bentuk Awal Hewan

Bentuk awal fauna atau hewan disangka mirip Protista yang berflagela yang selanjutnya kehilangan kloroplasnya dan tumbuh menyamai flagelata yang ada sekarang.

Teori lain mengatakan bahwa sel fauna tumbuh dan berkembang dari sel eukariotik aerobik. Organisme ini berevolusi membentuk kelompok Protozoa.

Selanjutnya terjadi perubahan dari fauna bersel satu menjadi hewan bersel banyak. Menyangka bahwa binatang bersel banyak awal-awal berbentuk bola yang berongga, dan lapisan sel terdiri dari satu.

Berdasarkan hipotesis fauna ini disebut dengan blastea. Nama blastea diambil dari satu bentuk dalam pertumbuhan embrio, yaitu blastula.

Alga dan Protozoa yang ada saat ini merupakan hasil radiasi yang pertama, sedangkan blastea sudah tidak dijumpai lagi kecuali pada bentuk blastula dalam perkembangan embrio hewan bersel banyak. Bentuk blastela memungkinkan untuk tumbuh lebih jauh pada radiasi kedua dan ketiga

Pertumbuhan dan perkembangan binatang pertama kali sejak terbentuknya zigot. Satu sel zigot akan tumbuh dan berkembang dengan tahap "zigot-morula-blastula-gastrula" hingga membentuk embrio.

Embrio akan berbeda sehingga terbentuk berbagai macam jaringan dan organ. Organ-organ akan menyatu dan bergabung menjadi organisme. Selanjutnya, organisme tumbuh dan berkembang menjadi organisme dewasa.

Pada siklus hidup hewan tertentu, terjadi peralihan bentuk tubuh dari embrio sampai dewasa. Peralihan bentuk ini disebut metamorfosis. Metamorfosis bisa dibagi menjadi dua macam, yakin metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.

Metamorfosis sempurna ciri-cirinya dengan adanya bentuk tubuh yang berbeda di setiap fase metamorfosis, contohnya ialah kupu-kupu dan katak. Metamorfosis tidak sempurna dicirikan dengan adanya bentuk tubuh yang sama, namun ukurannya berbeda pada salah satu fase metamorfosis, contohnya adalah belalang dan kecoa.

Faktor-faktor yang bisa menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan binatang dapat dibagi menjadi dua, yaitu: faktor dari dalam dan eksternal. Faktor internal ini meliputi gen dan hormon.

Gen merupakan faktor keturunan yang diturunkan dari orang tua (induk) kepada keturunannua, sedangkan hormon adalah senyawa organik yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan fauna. Faktor faktor dari luar atau eksternal meliputi air, nutrisi, cahaya, aktivitas, dan lingkungan.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1496 Jawaban
488819 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 26, 2019, 07:57:54 PM
oleh The Houw Liong
2 Jawaban
6791 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 25, 2009, 01:14:04 PM
oleh Dhantez
6 Jawaban
4508 Dilihat
Tulisan terakhir September 20, 2015, 02:42:02 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
182421 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 20, 2011, 11:20:46 AM
oleh Chanz99
7 Jawaban
7112 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 20, 2014, 02:34:15 PM
oleh IdontSpeakHuman