Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 30, 2022, 11:46:00 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 91
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 57
Total: 57

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penyederhanaan pemikiran Einstein mengenai kecepatan cahaya

Dimulai oleh bayu220686, Januari 11, 2014, 02:34:39 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

bayu220686

Salam Forsa

Artikel ini ditulis husus untuk pemula, yang ingin belajar/tertarik tentang Teori Relativitas.

Pertanyaan dasarnya adalah: Bagaimana cahaya matahari bisa sampai ke bumi?
Jawabannya adalah: Menggunakan media Eter (edisi Fisika lama)

Ternyata Eter tidak ada, berarti cahaya sampai ke bumi tanpa media/perantara. (edisi Fisika modern)

Ingat,, tanpa perantara. Dengan tidak adanya media/perantara, maka seharusnya cahaya tidak memerlukan kecepatan untuk mencapai bumi.

Sederhananya, misalnya jika kita butuh makanan saat lapar dan kita telpon ke delivery order untuk pesan Pizza. Maka Pizza itu butuh perantara/media untuk sampai ke rumah kita, yaitu diantar oleh petugas delivery order sehingga membutuhkan waktu untuk menempuh perjalanan dari tempat delivery order ke rumah kita, dengan kata lain Pizza ini butuh kecepatan untuk sampai ke rumah kita. Seandainya Pizza ini tidak butuh seorang pengantar untuk sampai ke rumah kita, maka Pizza ini akan sampai sekejap mata. Wuuzzzz.... langsung sampai...

Mulai paham kan... Hehe...

Nah,, kenyataannya,, cahaya matahari mencapai bumi memerlukan waktu sekitar 8 menit.

Mengingat: Dalam berbagai percobaan di bumi telah diketahui bahwa kecepatan cahaya adalah 300.000 km/detik.
Saya belum tahu apakah sudah ada percobaan di luar angkasa yg hampa udara dan bebas dari gravitasi bumi, apakah kecepatan cahaya hasilnya sama....

Sampai sini dapat disimpulkan bahwa cahaya masih memerlukan kecepatan untuk merambat meskipun cahaya bisa merambat tanpa media.

Sampai sini juga dapat disimpulkan bahwa kecepatan cahaya adalah kecepatan tertinggi yang bisa dicapai di alam ini,,,, loh kok bisa menyimpulkan demikian yaaaa.....  hehe... kembali lagi alasannya karena cahaya matahari tidak memerlukan jasa pengantar (media) untuk mencapai bumi. Pahamkaannn........  :kribo: :kribo: :kribo: :kribo: :kribo:

Oke,,, kita sudah punya 2 kesimpulan, yaitu:

1. Cahaya merambat tanpa media
2. Kecepatan cahaya adalah kecepatan tertinggi

Ada pertanyaan lagi ni. Apa yang terjadi dengan kecepatan cahaya ketika sumber cahaya juga mempunyai kecepatan terhadap objek/layar tempat jatuhnya cahaya?

Giliran agan2 dech yang jawab.......  :kribo: :kribo: :kribo: :kribo: :kribo: :kribo: :kribo: :kribo: ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D

bayu220686

Gue jawab sendiri aja ah....

Jika sumber cahaya mempunyai kecepatan relatif terhadap layar, apa yang terjadi dengan kecepatan cahaya?

Mengingat: Kita telah mengenal Efek Dopler yang berlaku terhadap gelombang suara, Efek Dopler ini tidak berlaku terhadap cahaya karena cahaya tidak memerlukan media rambat.

Maka terjawab pertanyaan di atas bahwa kecepatan cahaya adalah tetap untuk setiap pengamat yang bergerak relatif atau bergerak dipercepat terhadap sumber cahaya.

Sampai sini dapat kita simpulkan bahwa ketika suatu berkas cahaya diciptakan oleh sumber cahaya, ketika itu pula cahaya mendeteksi keberadaan tujuannya/layarnya dan mengetahui waktu berapa lama dia akan sampai pada tujuannya itu sehingga ketika waktunya telah tepat, maka cahaya pasti sudah sampai pada tujuannya itu tidak peduli apakah tujuannya itu telah berpindah tempat.

bayu220686

Einstein pun mengakui kebenaran percobaan Morley dan Michelson, hal ini yang mendasari Einstein bahwa Eter itu tidak ada. Tetapi kali ini Einstein ceroboh, bahwa sebenarnya percobaan Morley Michelson menghasilkan dua pilihan kesimpulan, yaitu:

1. Pilihan kesimpulan pertama yaitu Eter itu tidak ada. Hal ini dibuktikan dengan peralatan percobaan Morley Michelson dimana kecepatan cahaya tetap walaupun peralatan itu diubah posisinya dengan diputar 90 derajat.

2. Pilihan kesimpulan kedua adalah Eter itu ada. Dengan percobaan yang dilakukan Morley Michelson, jika kita tetap mengasumsikan bahwa Eter itu ada, maka syaratnya adalah Zat Eter ini harus mempunyai kecepatan yang sama terhadap bumi dimana percobaan itu dilakukan. Dengan kata lain, Zat Eter ini diam terhadap bumi.

Einstein tidak pernah memikirkan pilihan kesimpulan yang kedua ini, atau bisa saja dia takut untuk mengungkapkannnya karena jika yang benar adalah pilihan kesimpulan yang kedua maka teori Heliosentris yang selama ini diyakini adalah salah.

Sebenarnya untuk lebih meyakinkan kita, perlu adanya percobaan Morley Michelson yang dilakukan di luar bumi. Misalnya saja di bulan.

Jika ternyata Eter itu ada, maka teori Geosentris berlaku dan teori Relativitas pun hanya akan jadi suatu kesalahan yang dilakukan oleh Einstein, kecepatan cahaya tidak lagi merupakan kecepatan tertinggi di alam.

ytridyrevsielixetuls

wah saya kurang paham nih. kalau sudah kesitu sudah diluar jangkauan pengetahuan saya..
[move]
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

fxyulias

setahu saya einsten orangnya simpel kok.....energi itu sebanding dengan massa den kuadrat kecepatannya..........

mhyworld

Fisikawan mainstream masih berprgang pada teori relativitas untuk menjelaskan kecepatan cahaya di ruang hampa. Meskipun demikian masih ada yg berusaha mencari penjelasan alternatif.
Hasil negatif dari experimen MM bisa juga dijelaskan dengan teori balistik Ritz, ataupun teori eter dengan melibatkan eter drag. Saya bel pernah baca artikel yg menyimpulkan kembalinya teori geosentris, karena jika benar begitu, experimen MM akan menghasilkan ouput yg berbeda jika dilakukan di planet lain, misalnya Mars.
once we have eternity, everything else can wait

bayu220686