Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Agustus 02, 2021, 02:42:37 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26721
  • Latest: joseqgq
Stats
  • Total Tulisan: 139661
  • Total Topik: 10401
  • Online Today: 324
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 37
Total: 37

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Efek Doppler – Hubble <Bracket>  (Dibaca 4088 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline qarrobin

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 137
  • IQ: 19
  • Gender: Pria
  • Alias Olaf Adler
    • Arch Carrying Angels
Efek Doppler – Hubble <Bracket>
« pada: Agustus 27, 2010, 11:28:11 PM »
Pergeseran merah

Setelah kembar A menempuh perjalanan 1 tahun dengan kelajuan 0,8 c, kembar B usianya bertambah 1+2/3 tahun. Pada titik ini kembar A mengirimkan sinyal pertamanya. Kemudian kembar A melanjutkan perjalanannya. Sinyal pertama dari A tiba di B selama 1+1/3 tahun. B menerima sinyal pertama dari A ketika usianya bertambah 3 tahun = (1+2/3 tahun) + (1+1/3 tahun). Ketika B menerima sinyal pertama, usia A bertambah 1,8 tahun. Setelah usia A bertambah 2 tahun, usia B bertambah 3+1/3 tahun.

Kembar A menempuh perjalanan 1 tahun dengan kelajuan 240000 km/detik. Ketika A menempuh perjalanan 1 detik, usia B bertambah 1+2/3 detik. Jadi dengan kelajuan 0,8 c, dalam 1 detik, A dapat menempuh jarak 400000 km. Efek Relativistik pertambahan jarak yang ditempuh A identik dengan pengembangan ruang pada galaksi yang saling menjauhi, sehingga panjang gelombang pada cahaya melebar dan energinya berkurang sehingga B mendapatkan frekuensi cahaya bergeser ke arah warna merah.

Misal ketika A mengirimkan sinyal pertamanya ke arah B, pada saat yang sama A mengirimkan sinyal ke arah <Bra|. Karena sinyal ke arah B dipengaruhi oleh gerak A, maka sinyal yang dikirimkan ke arah <Bra| dibawa oleh Efek Hubble hingga tiba di |Ket>. Jika arah A kita balik menjadi mendekati B, maka B akan mendapatkan Efek Relativistik penyusutan ruang, sehingga panjang gelombang pada cahaya akan memendek identik dengan frekuensi cahaya yang dipengaruhi oleh timpaan gravitasi lubang hitam. Dalam 1+2/3 detik, B melihat cahaya menempuh jarak 100000 km dalam 1 detik. Dalam 1 detik, B melihat cahaya menempuh jarak 60000 km. Karena dalam kondisi B tidak terdapat penyusutan ruang, maka B mengalami peremajaan waktu, dan sinyal yang dikirimkan ke arah <Bra| akan tiba di <Bra|. Sesuai dengan penjelasan superposisi kuantum oleh Paul Adrien Maurice Dirac, maka foton berada di <Bra| sekaligus berada di |Ket> dan keduanya disebut <Bracket>.

Pergeseran biru

Ketika kembar A dalam perjalanan mendekati B, efek Relativistik penyusutan jarak pada sinyal yang dikirimkannya ke arah B membuat frekuensi cahaya bergeser ke arah warna biru. Efek penyusutan jarak membuat foton berada di <Bra| sekaligus berada di |Ket>.

Waktu tidak menjalar pada peristiwa semesta, karena persamaan dimensi Minkowsky bukan r^2 = x^2 + y^2 + z^2 + t^2.

Waktu menjalar pada kondisi semesta, karena persamaan Minkowsky 0 = x^2 + y^2 + z^2 – (tc)^2 merupakan persamaan dimensi. Jadi kelajuan cahaya adalah kelajuan waktu.

In Quran Ma’aarij (The Ways of Ascent):70-4: The angels and the Spirit ascend unto Him in a Day the measure whereof is (as) fifty thousand years.

r^2  = x^2 + y^2 + z^2 + (xi)^2

Kozyrev menemukan bahwa, semesta kita adalah semesta datar dengan lebar yi dan luas zi. 2 bidang imajiner ini adalah penjuru dari Superspace. Kemudian Aiberg Weisschild menemukan bahwa terdapat bidang ke-3 (the fourth dimension) yang menembus Superspace ke Hyperspace dengan 7 layer Zig-Zag.

Offline M51

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 24
  • IQ: 5
Re: Efek Doppler – Hubble <Bracket>
« Jawab #1 pada: Agustus 28, 2010, 03:36:19 AM »
klo kita melihat foton sebagai gelombang mungkin memang efek dopler terjadi tetapi yg saya bingungkan bila kita melihat foton sebagai partikel seharusnya kita tidak melihat efek doplerkan karena pergerakan sebuah partikel tidak dipengaruhi oleh gerak sumber.
Mohon penjelasannya?

Offline qarrobin

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 137
  • IQ: 19
  • Gender: Pria
  • Alias Olaf Adler
    • Arch Carrying Angels
Re: Efek Doppler – Hubble <Bracket>
« Jawab #2 pada: Agustus 30, 2010, 01:08:31 AM »
Pada Red Shift, kita melihat foton sebagai gelombang. Perilaku ini identik dengan interferensi yang terjadi pada tengah plat fotografis ketika ke-2 celah ganda terbuka

Kalo melihat foton sebagai partikel, sepertinya yang kita lihat adalah superposisi Dirac, foton berada di celah <Bra| sekaligus berada di celah |Ket>

Offline M51

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 24
  • IQ: 5
Re: Efek Doppler – Hubble <Bracket>
« Jawab #3 pada: September 01, 2010, 02:42:55 AM »
super posisi dirac apa maksudnya???

Offline qarrobin

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 137
  • IQ: 19
  • Gender: Pria
  • Alias Olaf Adler
    • Arch Carrying Angels
Re: Efek Doppler – Hubble <Bracket>
« Jawab #4 pada: September 02, 2010, 09:37:14 PM »
Kalo di celah ganda, foton ada di celah A sekaligus ada di celah B
coba cari di google buku The principle of Quantum Mechanics, ditulis oleh Paul Adrien Maurice Dirac, dalam bentuk pdf, saya lupa linknya

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
5476 Dilihat
Tulisan terakhir November 20, 2006, 04:01:50 AM
oleh reborn
13 Jawaban
15828 Dilihat
Tulisan terakhir November 27, 2008, 04:03:43 AM
oleh superstring39
Efek Shisha

Dimulai oleh Eifraim « 1 2 3 » Kesehatan

32 Jawaban
21572 Dilihat
Tulisan terakhir September 19, 2010, 03:32:17 AM
oleh neoarm23
2 Jawaban
9790 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 22, 2009, 11:02:48 AM
oleh Idad
0 Jawaban
1998 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 08, 2012, 02:23:33 PM
oleh randall