Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juli 03, 2022, 10:35:17 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 60
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 64
Total: 64

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Ether ada atau tidak ada ?

Dimulai oleh semut-ireng, Juni 10, 2010, 08:53:31 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

semut-ireng

In 1920 Albert Einstein stated [1]:

page 16: But on the other hand there is a weighty argument to be adducted in favor of the ether hypothesis. To deny the ether is ultimately to assume that empty space has no physical quality whatever. The fundamental facts of (quantum) mechanics do not harmonize with this view.

page 23: Recapitulating, we may say that according to the general theory of relativity space is endowed with physical qualities; in this sense, therefore, there exists an ether.According to the general theory of relativity space without ether is unthinkable; for in such space there not only would be no propagation of light, but also no possibility of existence for standards of space and time (measuring-rods and clocks), nor therefore any space-time intervals in the physical sense.


[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Silakan kalau mau dikomen.

Pi-One

Ether sendiri memiliki beberapa definisi, termasuk obat bius yang digunakan dalam dunia kedokteran. Tapi di sini, kita bicara ther sebagai medium hipotesis yang berperan menghantarkan cahaya dan panas, benar? Dalam hal ini, ether adalah hipotesis yang dicetuskan newtonian (penganut teori newton), yang percaya semua gelombang merambat melalui medium.

Saat James Clerk Maxwell mengeluarkan teori elektromagnetik cahaya, praktisi fisika newtonian mengajukan ether sebagai medium untuk perambatan gelombang elektromagnetik. Namun semua upaya untuk membuktikan keberadaan ether, termasuk Michelson-Morley di tahun 1887 gagal membuktikannya.

Dan teori relativitas khusus Einstein mengeliminir keharusan keberadaan ether sebagai medium.


nandaz

kalo bius dalam kedokteran itu eter, suatu senyawa dimana rumus umum molekul R-O-R,
..bukannya Cristian Huygens yang mengemukakan pertama bahwa cahaya bisa lewat karena ether(medium dari cahaya). Dan lagi teori ini cuman berlaku pada eranya saja, dan teory ini sudah digagalkan dulu oleh Maxwell, Einstein, dan bahkan Bohr...
pasalnya, dia(Huygens) berfikir bahwa bulan kenapa bisa terang bila disinari cahaya, lalu kenapa luar angkasa gelap...analisis tentang ether pertamanya sangat sederhana sekali.   
starting by doing what is necessary, then what is possible and suddenly you are doing the impossible...
\dia\cal{ANONYMOUS}\cl

semut-ireng

Cristian Huygens,  sepertinya ya.   Tetapi bukan Einstein dll itu yang  " menggagalkan " soal Ether,  melainkan percobaan Michelson-Morley yang gagal membuktikannya.  Bertitik-tolak dari percobaan M-M itu Einstein  "  mengeliminir keharusan keberadaan Ether sebagai medium  "  -  tidak menggagalkan atau menolak,  hanya menyarankan agar meninggalkan gagasan tentang Ether  - asal mau menerima deskripsi bahwa waktu tidak mutlak,  dalam TRK-nya.

Ada yang bisa menjelaskan,  seberapa sahih dan akuratnya percobaan Michelson- Morley ?   

12

banyak yg mengulang percobaan interferometri MM dan hasilnya sama: tidak ada eter, cahaya berbeda dengan suara atau gelombang mekanik lainnya, cahaya tidak perlu medium khusus (eter) untuk bergerak.
#12

semut-ireng

Kutip dari: 12 pada Agustus 01, 2011, 10:12:27 AM
banyak yg mengulang percobaan interferometri MM dan hasilnya sama: tidak ada eter, cahaya berbeda dengan suara atau gelombang mekanik lainnya, cahaya tidak perlu medium khusus (eter) untuk bergerak.

Kok bisa berbeda,  cahaya itu gelombang elektromagnit apa bukan ?

12

dalam penelitian mereka MM berhipotesis bahwa "angin ether" itu ada sesuai apa yg dipercayai oleh ilmuwan di jaman itu. melalui "angin ether" itulah cahaya berjalan sama seperti suara yg berjalan melalui udara (suara tidak bisa merambat jika di ruang vakum). mereka menguji keberadaan ether dengan cahaya sama halnya dengan menguji keberadaan arah angin dengan suara. mereka menembakan cahaya ke cermin ke dua arah yg saling tegak lurus (yg satu searah "angin ether" satu lagi tegak lurus) sehingga kedua berkas cahaya kembali bertemu dan membentuk pola interferensi.
jika cahaya merambat melalui ether maka waktu tempuh kedua cahaya tentu akan berbeda karena yg satu sejajar dengan ether yg satu lagi tegak lurus ether. tapi ternyata waktu tempuh kedua berkas cahaya itu sama. itu terlihat dari pola interferensi yg dibentuk oleh ke dua berkas cahaya.

intinya mereka gagal membuktikan adanya ether

eksperimentasi tidak berhenti. MM sendiri beberapa kali mengulang eksperimentasi mereka tapi hasilnya sama. kemudian sederet peneliti lain mencoba dengan alat yg jauh lebih canggih tapi hasilnya sama (silahkan googling). sampai sekarang saya belum mendengar ada eksperimentasi terbaru yg bisa dipercaya yg menemukan adanya ether.

Kutip dari: semut-ireng pada Agustus 10, 2011, 07:54:06 PM
Kok bisa berbeda,  cahaya itu gelombang elektromagnit apa bukan ?
kalau ga salah cahaya itu kan gabungan gel listrik dan magnet yg sefase dan frekuensinya sama.
#12


12

#8
Kutip dari: semut-ireng pada Agustus 13, 2011, 06:18:08 AM
BASIC CONCEPTS OF THE AETHER

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]


saya suka ide2 baru tapi tidak suka dengan ide lama yg sudah tidak relevan.

Kutip dari: semut-ireng pada Juni 10, 2010, 08:53:31 AM
..............To deny the ether is ultimately to assume that empty space has no physical quality whatever. [/b]The fundamental facts of (quantum) mechanics do not harmonize with this view...............according to the general theory of relativity space is endowed with physical qualities; in this sense, therefore, there exists an ether.According to the general theory of relativity space without ether is unthinkable; for in such space there not only would be no propagation of light, but also no possibility of existence for standards of space and time (measuring-rods and clocks), nor therefore any space-time intervals in the physical sense.

empty space itu sendiri adalah "sesuatu" (bukan ketiadaan) sehingga ia memerlukan ruang-waktu
#12

semut-ireng

#9
Kutip dari: 12 pada Agustus 11, 2011, 05:47:02 PM
dalam penelitian mereka MM berhipotesis bahwa "angin ether" itu ada sesuai apa yg dipercayai oleh ilmuwan di jaman itu. melalui "angin ether" itulah cahaya berjalan sama seperti suara yg berjalan melalui udara (suara tidak bisa merambat jika di ruang vakum). mereka menguji keberadaan ether dengan cahaya sama halnya dengan menguji keberadaan arah angin dengan suara. mereka menembakan cahaya ke cermin ke dua arah yg saling tegak lurus (yg satu searah "angin ether" satu lagi tegak lurus) sehingga kedua berkas cahaya kembali bertemu dan membentuk pola interferensi.
jika cahaya merambat melalui ether maka waktu tempuh kedua cahaya tentu akan berbeda karena yg satu sejajar dengan ether yg satu lagi tegak lurus ether. tapi ternyata waktu tempuh kedua berkas cahaya itu sama. itu terlihat dari pola interferensi yg dibentuk oleh ke dua berkas cahaya.

intinya mereka gagal membuktikan adanya ether

eksperimentasi tidak berhenti. MM sendiri beberapa kali mengulang eksperimentasi mereka tapi hasilnya sama. kemudian sederet peneliti lain mencoba dengan alat yg jauh lebih canggih tapi hasilnya sama (silahkan googling). sampai sekarang saya belum mendengar ada eksperimentasi terbaru yg bisa dipercaya yg menemukan adanya ether.

Istilah ' angin ether ' memberi kesan bahwa MM berhipotesis bahwa ether itu bergerak.   Sepengetahuan saya MM berhipotesis bahwa bila seluruh ruang seperti lautan ether yang diam,  maka akibat dari gerakan bumi akan timbul ' angin ether " atau arus ether.   Dan jika cahaya dirambatkan melalui ether,  maka ketika seberkas sinar diproyeksikan searah dengan arus ether,  maka akan sedikit dipercepat,  sebaliknya jika seberkas sinar diproyeksikan berlawanan arah dengan arus ether,  maka akan sedikit diperlambat.  Hal itu yang dicoba dibuktikan oleh MM dengan alat interferometer yang dirancang dengan ketelitian tinggi.

Menurut pendapat saya,  kegagalan percobaan MM  ( kalo gak salah percobaan tersebut diulang beberapa kali ) bukan karena alatnya kurang teliti,  tapi asumsi / hipotesisnya bahwa ether itu diam.

Para ilmuwan yang mendukung hasil percobaan MM secara berkelakar mengatakan,  mereka yang bersikeras pada konsep ether,  harus tidak percaya kepada teori Copernicus,  bahwa bumi itu bergerak.


semut-ireng

Dark matter is aether

'Interpretation of quantum mechanics by the double solution theory
Louis de BROGLIE'
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
(link has been down for a while)

"This result may be interpreted by noticing that, in the present
theory, the particle is defined as a very small region of the wave
where the amplitude is very large, and it therefore seems quite
natural that the internal motion rythm of the particle should always
be the same as that of the wave at the point where the particle is
located."

de Broglie's definition of wave-particle duality is of a physical
moving particle having an associated physical wave. The particle
occupies a very small region of the wave.

"I called this relation, which determines the particle's motion in the
wave, "the guidance formula". It may easily be generalized to the case
of an external field acting on the particle."

The external field acting on the particle is the aether.


[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

12

Kutip dari: semut-ireng pada Agustus 24, 2011, 02:06:36 PM
Dark matter is aether

.........."I called this relation, which determines the particle's motion in the
wave, "the guidance formula". It may easily be generalized to the case
of an external field acting on the particle
."

The external field acting on the particle is the aether.

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

untuk bagian yg di BOLD kalau saya nangkep debroglie relation itu implikasinya ga sepreti itu he2 melainkan bahwa pada dasarnya semua materi adalah gelombang. jadi ga ada itu yg namanya "external field"
#12

semut-ireng

Kutip

A Great Many Scholars Believe that"Ether" Exists
Shijia Yang


Moreover, there are a lot of scholars think that"ether" exists, for examples :

There is a parlance from Huang Xinwei : why we want to resume the concept "ether"?   The  speed of material particle is variable, why the speed of light is invariable? My viewpoint is: in order to explain the speed of light is invariable in an inertial reference frame, we must fill the vacuum of the inertial reference frame with a certain matter, otherwise, which cannot be justified.
Even if someone dislike the term"ether", in order to fill the vacuum ,he have no choice but to introduce"field", and so on, which are something have a change in form but not in essence, Even if anything would be introduced to fill the vacuum, but it have been admitted that the earth can drag partially a surrounding vacuum to influence the speed of light in which, no other than can explain a new optical phenomenon. In this circumstances, it would be better to restore "ether",
present it with a new characteristic. For example, in the sake of explanation of photoemission, we must think over Property of particle of light.

Professor Wang Ruyong says: the complexity of the"ether"may be exceed our imagination.

Wang Fei says: The problem of velocity of light and the problem of "ether" are same problems in essence, if the problem of "ether"have not been solved, even if the problem of velocity of light have been solved by a experiment, which cannot be make clear essentially; Whereas, if the problem of "ether"is settled clearly, the problem of velocity of light will come to light. However,  in order to prove the problem of "ether", We must use some experiments about the velocity of
light.

Hu Cangwei says: In fact, my model of ether and Sir Yang Shijia's model of ether are like. I  think, the ether and real object are similar, is also made from some basic particle, the ether of the pure electromagnetism field is an ocean that make of pair of positive electron and negative electron.

Ye Bo says : the Magnetic Field is a whirlpool of the "ether".
A web friend , his web name is 101 steps , in his viewpoint of locomotion, he says: The space is filled by the free electrons, light is a locomotion of the free electrons, velocity of light is a velocity of transferable force,the sporting direction of the electron will bend toward the direction with small resistance.
A web friend, his web name is jgr01234, he says: ether particle is made of pair of positive electron and negative electron.

In his thesis :"Research and Argue about Special Theory of Relativity" , Professor Huang Zhixun points out:《New Scientist》has made a news report, With a thesis"Theory of Ether Revives with a Hight-Sounding, Replace the Hidden Matter"in 2007, the article claim that G.Starkman and T.Zlosnik had been driving a explain of the hidden matter with a new fashion, this parlance means
that the Milky May galaxy contain more much substance then visible substance.

In their thesis :"the Hypothesis of conformation model of light medium , Zhang Yannian and Wang Qingjie point out: Transmitting light needs a light medium, the light medium has definite static mass and internal structure and definite distributing rule. The light medium includes a particle with positive electricity and an electronegative particle at least, they may be called positive photoelectron and negative photoelectron differently. Positive photoelectron and negative
photoelectron sway each other ceaselessly, taking a balance position as center, forming an electronic dipole of vibration.

Yu Benli's thesis《Recovery of the Ether and Negation of the Theory of Relativity》which published in《Matter Regularity》No2, 2009 ,54-55. Makes a view point: Einstein dislikes"ether",  but it has still been discovered by radio astronomer, It is just a problem of time that "ether"is accepted generally, the writer believe that it is the time to give a due status to the "ether". We have worked out a correct summary and prediction about the basic characters of "ether" according to
the test result and basic theories. writer will clarify the basic character with five aspect......

Dr Cynthia Kolb Whitney is a American scientist, in whose thesis "Is Optical Detection of Linear Velocity Possible?", ISSUE 69, 2006 · Infinite Energy. She described below:
And so possibly revive the nineteenth century concept of "luminiferous aether". Any such revival would in turn support the development of twenty-first century concepts of  "physical ether".