Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

November 30, 2021, 02:58:05 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 37
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 20
Total: 20

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: radiasi vs radioaktif  (Dibaca 13542 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline ksatriabajuhitam

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 791
  • IQ: 97
  • Gender: Pria
  • keep holding on
    • hsw weblog
Re: radiasi vs radioaktif
« Jawab #15 pada: November 05, 2011, 05:40:31 AM »
Pernah denger dulu kalo radioisotop tertentu dipakai buat mencari lokasi kebocoran gas atau minyak. bahan radioaktif dicampur ke minyak, nah berhubung bahan radioaktif ini memancarkan radiasi, jadi bisa kita tahu lokasi kebocoran di dalam tanah misalnya.
yup, untuk mendeteksi aliran darah yang tersumbat juga bisa; larutan NaCl (lupa yang mana yang dibikin isotop radioaktif) disuntikkan ke darah lalu radiasinya di-trace terus sampai ketahuan di mana posisinya berhenti.
banyak sih aplikasi radioaktif yang lainnya.
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.809
  • IQ: 11
Re: radiasi vs radioaktif
« Jawab #16 pada: November 24, 2011, 12:52:48 AM »
Saya pernah dengar bahwa tubuh manusia juga bersifat radioaktif,  karena tulang kita sedikit mengandung unsur radioaktif alam potasium.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.503
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
Re: radiasi vs radioaktif
« Jawab #17 pada: November 24, 2011, 03:04:21 AM »
Semua organisme hidup secara rutin mengkonsumsi isotop Carbon 14 yang bersifat radioaktif. Isotop itu berasal dari atom Nitrogen 14 di atmosfer yang berubah menjadi Carbon 14 karena radiasi kosmik. reaksinya

C14 diserap oleh tumbuhan dan dikonsumsi oleh hewan.

Jika hewan/tumbuhan mati, konsumsi C14 terhenti. Dengan demikian kandungan C14 dalam tubuhnya akan turun karena peluruhan radioaktif kembali menjadi N14.

Inilah yang dijadikan dasar carbon dating untuk menentukan berapa lama organisme hidup itu telah mati, yaitu dengan membandingkan komposisi C12 yang stabil dan C14 yang radioaktif di dalam tubuhnya.
once we have eternity, everything else can wait

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
5 Jawaban
10141 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 30, 2009, 09:40:46 PM
oleh superstring39
4 Jawaban
9330 Dilihat
Tulisan terakhir April 02, 2009, 01:03:29 PM
oleh nandaz
2 Jawaban
3952 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 20, 2011, 03:41:18 AM
oleh exile_rstd
2 Jawaban
6281 Dilihat
Tulisan terakhir April 15, 2012, 03:34:26 PM
oleh mhyworld
0 Jawaban
18764 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 29, 2017, 08:29:00 AM
oleh ariewooo