Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Juli 30, 2021, 07:13:49 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139657
  • Total Topik: 10399
  • Online Today: 86
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 47
Total: 47

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Paradoks Kembar  (Dibaca 12893 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline cignus

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 211
  • IQ: 12
  • Gender: Pria
  • nobitaaaaaaaa
Re: Paradoks Kembar
« Jawab #15 pada: Juli 24, 2009, 11:49:52 AM »
nerusin dari sky

klo setelah berhenti phice yg masuk ke ruang kbh dibumi (phice yg nurunin kecepatan) maka phice yg muda tapi klo kbh yg masuk ke ruangnya phice kbh yg muda/sama2 muda  (jadi bumi harus bergerak mendekati kecepatan cahaya juga agar kbh yg muda)

kira2 kasarnya gitu

Offline phice

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 414
  • IQ: 24
  • Gender: Wanita
    • ExtraordinaryAnggik
Re: Paradoks Kembar
« Jawab #16 pada: Juli 25, 2009, 08:05:50 AM »
kyana gw prnah baca artikel kya gitu deh.klo g salah yg nmuin einstein...
di forsa kyanya ad juga pembahasannya..coba cari deh

Makasi............
Mau Belajal Yang Pintel Bial Jadi Doktel Hewan Yang Ashoi

Offline Sky

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 473
  • IQ: 36
  • Gender: Pria
Re: Paradoks Kembar
« Jawab #17 pada: Agustus 04, 2009, 01:39:17 PM »
Iya, tapi sebenarnya, karena masing-masing kerangka pernah mengubah kecepatannya, sehingga harus menggunakan Teori Relativitas Umum untuk menentukan mana yang lebih muda.

Offline superstring39

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.143
  • IQ: 73
  • Gender: Pria
  • LES PRIVAT ONLINE
Re: Paradoks Kembar
« Jawab #18 pada: Agustus 05, 2009, 03:20:51 AM »
Kenapa disebut Paradoks? karena kita tidak bisa menentukan pengukuran 'waktu' di kerangka acuan mana yang benar. semuanya benar, bergantung dari kerangka mana kita mengukurnya. Misalkan si A menjelajah dengan pesawat luar angkasa dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya (asumsikan kecepatannya selalu konstan). sedangkan si B menetap di bumi (diam terhadap bumi). berdasarkan kerangka acuan di bumi si B mengukur 'waktu' di kerangka acuan A, ternyata si B mendapatkan 'waktu' di kerangka acuan A lebih lambat dibandingkan di bumi (kerangka acuan B) karena si B melihat bahwa si A lah yang bergerak.

Dilain sisi si A (yang berada dalam pesawat) mengukur 'waktu' di bumi (kerangka B) dan mendapati bahwa 'waktu' di bumi berjalan lebih lambat dibandingkan di dalam pesawat si A, karena menurut si A bumi-lah yang bergerak menjauhi pesawatnya dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Jadi mana yang benar apakah si A atau si B yang mengalami 'waktu' yang lebih lambat? sekali lagi dalam kerangka acuan inersial, gerak adalah relatif. baik si A maupun si B melakukan pengukuran yang benar dan hasil yang benar hanya saja hasil itu sangat bergantung dari kerangka acuan. benar bagi A belum tentu benar bagi si B.

Offline hawkin93

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 1
Re: Paradoks Kembar
« Jawab #19 pada: Agustus 05, 2009, 07:16:33 AM »
wah, bikin bingung juga yah??
apa itu berarti bisa membuat suatu dunia paralel dong??
maklum, saya baru denger istilah ini nih ;D

Offline dewaruci

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 52
  • IQ: 3
Re: Paradoks Kembar
« Jawab #20 pada: Agustus 10, 2009, 05:18:27 PM »
Jika kita bergerak, space-time akan mengkompressi kita sebanding dengan energy kinetik gerakan kita. Jika kita bergerak semakin cepat, struktur atomik tubuh kita akan melambat karena compression of space-time makin besar, waktu yang kita jalani jadi lebih lambat. Jika kita bergerak dengan kecepatan cahaya, compression of space time sangat besar sehingga eksistensi kita bisa dilenyapkan oleh compression of space time.
BTW, ini cuma teoriku yg dikembangkan dar gabungan Einstein-Newton, skrg lg aku usulkan ke berbagai ilmuwan.

Offline superstring39

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.143
  • IQ: 73
  • Gender: Pria
  • LES PRIVAT ONLINE
Re: Paradoks Kembar
« Jawab #21 pada: Agustus 12, 2009, 09:40:11 PM »
kalo ibaratnya sungai maka air yang mengalir adalah waktu sedangkat path tempat air mengalir itu adalah ruang. jalur sungai tanpa aliran air tidak bisa disebut sungai, air tanpa adanya tempat mengalir juga tidak bisa disebut sungai (banjir kalee). begitulah dunia yang kita tempati sekarang ini ruang-waktu merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

he...he... he... enggak nyambung ya ;D

Offline qarrobin

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 137
  • IQ: 19
  • Gender: Pria
  • Alias Olaf Adler
    • Arch Carrying Angels

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
10 Jawaban
10213 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 19, 2010, 10:25:00 PM
oleh qarrobin
4 Jawaban
6548 Dilihat
Tulisan terakhir Februari 23, 2011, 02:10:49 AM
oleh herrutama
1 Jawaban
3179 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 09, 2011, 03:39:18 AM
oleh Im
1 Jawaban
5208 Dilihat
Tulisan terakhir April 11, 2011, 04:08:40 AM
oleh Haryanto
2 Jawaban
4887 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 22, 2015, 11:28:57 PM
oleh Sandy_dkk